Oleh :
S. Junaedah AR
Disampaikan Dalam Acara
Tata Cara Pembentukan LKS Bipartit Yang Diselenggarakan Oleh
Dinas Tenaga Kerja , Transmigrasi Dan Energy Provinsi DKI Jakarta Jakarta, 16 Agustus 2023
NAMA LENGKAP : S. JUNAEDAH. AR ( IDHA . AR )
ALAMAT RUMAH : PERUMAHAN RENI JAYA, JL. MALUKU RAYA BLOK Q 5 NO.15 PAMULANG - TANGERANG SELATAN
PADA SAAT SEKARANG : 1. PRAKTISI KETENAGAKERJAAN BIDANG HUBUNGAN INDUSTRIAL 2. KONSULTAN HUBUNGAN INDUSTRIAL
3. TRAINER HUBUNGAN INDUSTRIAL
4. NARA SUMBER BIDANG HUBUNGAN INDUSTRIAL 5. DIREKTUR PT. DAYKO MULIA KONSULTAN
PENGALAMAN KERJA : 1. DIREKTUR. KELEMBAGAAN DAN KERJASAMA HUBUNGAN INDUSTRIAL 2. DIREKTUR. PERSYARATAN KERJA
3. DIREKTUR. PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL 4. ANGGOTA LKS TRIPARTIT NASIONAL
5. WIDYASWARA LUAR BIASA HUBUNGAN INDUSTRIAL PENGALAMAN LAINNYA : SEBAGAI PENYUSUN BUKU TENTANG:
1. KETERAMPILAN BERNEGOSIASI DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL SERI SERIKAT PEKERJA
2. KETERAMPILAN BERNEGOSIASI DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL SERI PENGUSAHA
3. PERKEMBANGAN HUBUNGAN KERJA DI INDONESIA
4. PERKEMBANGAN PENGATURAN SYARAT KERJA MELALUI PERATURAN PERUSAHAAN DN PERJANJIAN KERJA BERSAMA DIERA DIGITALISASI
DELAPAN SARANA
PELAKSANAAN HUBUNGAN INDUSTRIAL
1. Serikat Pekerja/Serikat Buruh;
2. Organisasi Pengusaha;
3. Lembaga Kerja Sama Bipartit;
4. Lembaga Kerja Sama Tripartit;
5. Peraturan Perusahaan;
6. Perjanjian Kerja Bersama;
7. Peraturan Per-UU Ketenagakerjaan;
8. Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.
Dialog Sosial LKS
Bipartit LKS Tripartit
Perundingan PKB
Lembaga PPHI
Forum Lainnya
DASAR HUKUM LKS BIPARTIT
➢ Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan pasal 106
➢ Permenakertrans No.32/MEN/2008
Tentang Tata Cara Pembentukan Dan Susunan Keanggotaan LKS Bipartit.
4
LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTIT
Forum Komunikasi Dan Konsultasi
Mengenai Hal – Hal Yang Berkaitan Dengan Hubungan Industrial Di Satu Perusahaan Yang Anggotanya Terdiri Dari Pengusaha Dengan Pekerja Atau Serikat Pekerja Yang Sudah Tercatat Di Instansi Yang Bertanggung Jawab Dibidang Ketenagakerjaan.
5
➢Perusahaan Yang Mempekerjakan 50 Orang Atau Lebih Wajib Membentuk LKS Bipartit
➢Susunan Keanggotaan LKS Bipartit Terdiri Dari Unsur Pengusaha,Unsur Pekerja / Serikat Pekerja /Serikat Buruh Yang Ditunjuk Oleh Pekerja Secara Demokratis Untuk Mewakili Kepentingan Pekerja/ Buruh Diperusahaan Yang Bersangkutan
TUJUAN LKS BIPARTIT
Menciptakan
Hubungan Industrial
Yang Harmonis,Dinamis,Berkeadilan Di Perusahaan
7
PERBEDAAN LKS BIPARTIT DAN PERUNDINGAN BIPARTIT
LKS BIPARTIT PERUNDINGAN BIPARTIT
Perundingan Yang Dilakukan Antara Wakil Pekerja/Buruh Atau Wakil SP/SB Dengan Wakil Pengusaha Untuk Menyelesaikan Perselisihan Karena Perbedaan Pendapat Yang Mengakibatkan Pertentangan Diantara Pengusaha Dan Pekerja/Buruh
Forum Komunikasi Dan Konsultasi Mengenai Hal- Hal Yang Berkaitan Dengan Hubungan Industrialdi Suatu Perusahaan Yang Anggotanya Terdiri Dari Pengusaha Dan SP/SB Yang Sudah Tercatat Di Instansi Yang Bertanggung Jawab Dibidang Ketenagakerjaan Atau Unsur Pekerja/Buruh.
STRATEGI FASILITASI PENGEMBANGAN KERJASAMA HI UNTUK PENINGKATAN INTENSITAS DIALOG SOSIAL
NEGOSIASI
( Pelaku HI yang memahami teknik negosiasi )
KONSULTASI
(Pertemuan/forum/dialog/ konsultasi dan penyebarluasan HI dan penguatan kelembagaan HI, LKS Tripartit yang
diberdayakan)
PERTUKARAN INFORMASI
(SP/SB diberdayakan, Pengurus Organisasi Pengusaha
diberdayakanSP/SB dan Pengusaha yg memahami tata cara bentuk LKS Bipartit)
9
Tinggi
Rendah
Intensitas Dialog
KEBIJAKAN SOSIAL & EKONOMI SKALA NASIONAL, DAERAH & PERUSAHAAN MENJADI KEPENTINGAN BERSAMA
PERTUKARAN INFORMASI
➢ Merupakan Proses Dialog Sosial Yang Mendasar
➢ Tidak Memberikan Dampak Secara Nyata Pada Diskusi–Diskusi Atau Tindakan Atas Isu-IsuYang Menjadi Konsentrasi Bahasan.
Tetapi Merupakan Hal Yang Esensial Untuk Memulai Dengan Titik Awal Kemajuan Dialog Sosial Yang Lebih Substansif
10
KONSULTASI
Dialog Yang Didalamnya Ada Beberapa Aktivitas Dan Pertukaran Informasi Dalam Rangka Untuk Memastikan Pihak Yang Berkonsultasi Agar Mengetahui Lebih Dalam Tentang Suatu Tema .
Konsultasi Adalah Sesuatu Yang Edukatif Dan Inklusif
11
NEGOSIASI
Komunikasi Dua Pihak Atau Lebih , Yang Dirancang Untuk Menghasilkan Kesepakatan Atas Suatu Hal Yang Menjadi Kepentingan Bersama Dan Kepentingan Yang Dipertentangkan Diantara Mereka.
KUNCI KEBERHASILAN DALAM
LKS BIPARTIT
➢ Komitmen Yang Sama
➢ Persepsi Yang Sama
➢ Komunikasi
➢ Empati
➢ Fakta/Data
JENIS KOMUNIKASI
➢ KOMUNIKASI VERBAL
Berbentuk Verbal, Kata kata Atau Symbol
➢ KOMUNIKASI NON VERBAL
Dapat Berupa Ekspresi Wajah ,Sikap Tubuh, Cara Bersalaman , Penampilan, Tata Ruang.
Kedua Jenis Komunikasi Ini Sangat Penting
Untuk Dikelola Dengan Tepat
Saat Berdialog
Sangatlah Penting LKS Bipartit Mengembangkan Ketrampilan Berkomunikasi Yang Efektif
FUNGSI LKS BIPARTIT
1. Forum Komunikasi, Konsultasi Dan Musyawarah Antara Pengusaha dan Wakil SP/SB Atau Pekerja/Buruh Pada Tingkat Perusahaan.
2. Forum Untuk Pengembangan Hubungan Industrial Dan Kelangsungan Hidup Perusahaan Serta Pertumbuhan Dan Perkembangan Perusahaan, Termasuk Kesejahteraan Pekerja / Buruh.
TUGAS LKS BIPARTIT
➢ Melaksanakan Pertemuan Periodik dan/atau Sewaktu- waktu Bila Diperlukan.
➢ Mengkomunikasikan Kebijakan Pengusaha Dan Aspirasi Pekerja/buruh Dalam Angka Mencegah Terjadinya Permasalahan HI Di Perusahaan.
➢ Menyampaikan Saran, Pertimbangan, Dan Pendapat Kepada Pengusaha, Pekerja/Buruh, Dan/Atau SP/SB Dalam Rangka Penetapan Dan Pelaksanaan Kebijakan Perusahaan.
TATA CARA PEMBENTUKAN
➢ Anggota Menyepakati Dan Menetapkan Susunan Pengurus
➢ Pengusaha, Dan Wakil SP/SB Dan/Atau Wakil Pekerja/Buruh Mengadakan Musyawarah Untuk Membentuk, Menunjuk, Dan Menetapkan Anggota
➢ Pembentukan Dan Susunan Pengurus Ditetapkan Dalam Berita Acara Yang Ditandatangani Oleh Pengusaha Dan Wakil SP/SB Atau Wakil Pekerja/Buruh.
KEPENGURUSAN
➢Ditetapkan Dari Unsur Pengusaha Dan Unsur Pekerja / Buruh Dengan Perbandingan 1 : 1 Disesuaikan dengan Kebutuhan
➢Sekurang-kurangnya 6 orang ( Tidak Ada Batas Maksimal )
➢ Masa Kerja 3 tahun
➢ Susunan Pengurus Sekurang2nya Terdiri Dari Ketua, Wakil Ketua, Sekret aris dan Anggota.
➢ Ketua Dapat Dijabat Secara Bergantian Antara Unsur Pengusaha Dan Unsur Pekerja/Buruh
➢ Penggantian Kepengurusan Sebelum Berakhirnya Masa Jabatan Dapat Dilakukan Atas Usul Dari Unsur Yang Mewakilinya
➢ Masa Jabatan Berakhir Apabila : - Meninggal dunia, - Mutasi
- Mengundurkan Diri
- Penggantian Pengurus Atas Usulan Dari Unsur Yang Mewakili,
- Sebab-sebab Lain yang Menghalangi Tugas Dalam Kepengurusan LKS.
TATA KERJA
➢ Minimal 1x Sebulan, Atau Setiap Kali Bila Perlu
➢ Materi Dari Pengusaha,Pekerja, Atau Dari Pengurus LKS Bipartit
➢ Menetapkan Agenda Pertemuan Secara Periodik
➢ Hubungan Dengan Lembaga Lainnya Di Perusahaan : Koordinatif, Konsultatif, dan Komunikatif
➢ Tidak Mengambil Alih Hak SP/SB Maupun Pimpinan Perusahaan
➢ Hasil Konsultasi Dan Komunikasi Terbatas Intern Perusahaan Sebagai Saran, Rekomendasi Bagi Pimpinan Perusahaan Dan Pekerja Dalam Proses Produksi
➢ Tidak Mencampuri Otoritas Manajemen Dan Hal Bersifat Rahasia (Pekerja/Pengusaha)
PEMBERITAHUAN PENCATATAN LKS BIPARTIT
➢ Pemberitahuan LKS Bipartit Yang Telah Dibentuk Dicatatkan Di Instansi Yang Membidangi Ketenagakerjaan Kab/Kota Selambat- lambatnya 14 hari kerja Setelah Pembentukan
➢ Bukti Penerimaan Pemberitahuan Akan Dikeluarkan Selambat - lambatnya 7 Hari Kerja Setelah Menerima Pemberitahuan Pembentukan LKS Bipartit ,
PELAPORAN LKS BIPARTIT
➢ Pengurus LKS Bipartit Melaporkan Setiap Kegiatan Kepada Pimpinan Perusahaan
➢ Pimpinan Perusahaan Secara Berkala Setiap 6 Bulan Sekali Melaporkan Kepada Instansi Yang Bertanggungjawab Di Bidang Ketenagakerjaan Kab/kota
➢ Instansi Yang Bertanggungjawab Di Bidang ketenagakerjaan Kab/
Kota secara berkala setiap 6 bulan Sekali Melaporkan Kepada Instansi Yang Bertanggungjawab Di Bidang Ketenagakerjaan Provinsi
➢ Instansi Yang Bertanggungjawab Di Bidang Ketenagakerjaan Provinsi Secara Berkala Setiap 6 Bulan Sekali Melaporkan Kepada Menteri Ketenagakerjaan Melalui Dirjen PHI Dan Jamsos .
AKTIVITAS LKS BIPARTIT DIPERUSAHAAN
➢ Terciptanya Kondisi yang Harmonis , Dinamis dan Berkeadilan serta Bermartabat Dalam Hubungan Industrial di Perusahaan
➢ Terbangunnya Komitmen dan kebersamaan Dalam Mewujudkan Visi dan Misi Perusahaan
➢Menjaga Kelangsungan Usaha Secara Berkesinambungan
➢Sebagai Upaya Untuk Mencegah Terjadinya Perselisihan Antara Karyawan Dengan Perusahaan
➢ Meningkatkan Ketahanan Perusahaan Dari Pengaruh Negatif (Destruktif)
➢ Terbangunnya Budaya Komunikasi Yang Terkoordinatif, Konsultatif Dan Positif
STRATEGI PENINGKATAN PERAN DAN FUNGSI LKS BIPARTIT
➢ Memberikan Pembinaan Kepada LKS Bipartit diperusahaan yang Sudah Terbentuk yaitu dengan Peningkatan Kapasitas Pengurus LKS Bipartit diperusahaan
29
➢ Memberikan Pembinaan dan Sosialisasi Kepada Perusahaan yang Belum Membentuk LKS Bipartit Diperusahaan
➢ Memberikan Penghargaan Kepada LKS Bipartit di Perusahaan yang Mampu Memberikan Konstribusi Nyata Kepada Perusahaan
SEKIAN DAN TERIMA KASIH IDHA. AR
0812 925 1612