Nama : Anisa Nurul Auliah – Dede Munasiroh – Dini Rahmawati – Elma Nur Hidayati – Ghisni Nasywati I
Kelompok: 2 (dua)
LEMBAR KERJA MAHASISWA KULIAH LAPANGAN A. Mata kuliah : Genetika
B. Lokasi : Balai Penelitian Sayuran(Balitsa), Balai Inseminasi Buatan (BIB), Balai Penelitian dan Pemuliaan Ternak Sapi Perah(BPPT) di Lembang Bandung C. Waktu : Selasa, 30 April 2019
D. Tujuan :
1. Mengamati hasil penelitian sayuran 2. Mengamati hasil penelitian hewan
3. Melakukan observasi terhadap hasil-hasil persilangan pada beberapa jenis tanaman dan hewan yang unggul
E. Langkah Kerja Pengamatan
I. Tempat : Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang Tugas
1. Bagaimana sejarah /latar belakang dan tujuan berdirinya lembaga BIB?
Jawaban:
Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lembang dibangun tahun 1975. Diresmikan oleh Menteri Pertanian RI dan Wakil Perdana Menteri Selandia Baru pada tanggal 3 April 1976. Sebagai BIB pertama di Indonesia, diberi mandat Pemerintah untuk memproduksi semen beku ternak sapi perah dan sapi potong, dalam rangka memenuhi kebutuhan pelaksanaan Inseminasi Buatan (IB) di Indonesia agar tidak selalu tergantung pada semen beku impor.
2. Apa saja hewan yang diinseminasi di BIB?
Jawaban:
Sapi potong (Limosin, Simental, Angus, Brahman, Ongol, Aceh, Madura, Pasundan), sapi perah (FH), domba garut, kambing (PE. Boehr), dan kerbau (lumpur, sungai).
3. Apa saja program – program yang dilakukan di BIB?
Jawaban:
Produksi dan distribusi semen beku, program bekerja (bagi-bagi ayam), program SIWAB, bagi-bagi domba, memelihara ternak yang unggul, produksi hijauan.
4. Apa yang dimaksud dengan inseminasi? Dan ada berapa macam?
Jawaban:
Inseminasi buatan yang telah popular dikalangan peternak yang disebut kawin suntik adalah upaya memasukan semen/mani kedalam saluran reproduksi hewan betina yang sedang birahi dengan bantuan petugas khusus
Nama : Anisa Nurul Auliah – Dede Munasiroh – Dini Rahmawati – Elma Nur Hidayati – Ghisni Nasywati I
Kelompok: 2 (dua)
menggunakan alat tujuannya supaya hewan menjadi bunting. Macam inseminasi:
IB individu, birahi alami siklus setiap 21 hari (IB 24 hari)
IB masal, birahi dirancang bersamaan dengan sinkronisasi memakai hormon (PGF 2a)
5. Bagaimana cara melakukan inseminasi di BIB?(Gunakan Bagan!) Jawaban:
Di BIB Lembang tidak ada inseminasi, hanya ada penampungan dan pengemasan semennya saja. namun untuk langkah-langkah inseminasi buatan adalah:
1. Siapkan dan ikat ternak 2. Pastikan waktunya tepat
3. Bersihkan vulva dengan kapas / tissue 4. Palpasi rektal :
Keluarkan kotoran tanpa mengelurkan tangan
Kenali dan pegang servix secara lembut, sambil di dorong ke depan
Masukkan Gun IB dengan posisi miring ke atas
Lewatkan cincin-cincin servix sampai cincin terakhir
Semprotkan semen beku secara pelan-pelan di depan dalam servix
Tarik gun IB----Cek kondisi straw
Catat nama, kode pejantan, tanggal IB, dan lain-lain
Tinggalkan catatan pada ternak.
Untuk skema:
Nama : Anisa Nurul Auliah – Dede Munasiroh – Dini Rahmawati – Elma Nur Hidayati – Ghisni Nasywati I
Kelompok: 2 (dua)
6. Setelah hewan diinseminasi, produk turunan hasil inseminasi dimanfaatkan untuk apa? (misal menghasilkan produk susu, hewan pedaging untuk dijual ke pasar atau bagaimana)
Jawaban:
Produk turunan hasil dari Inseminasi Buatan ( IB ) dimanfaatkan tergantung dari distribusi semen bekunya. Jika semen beku tadi didistribusi ke peternakan sapi perah maka produk turunannya berupa sapi perah yang unggul dalam kualitas penghasil susu. begitupun jika semen beku tadi didistribusikan ke peternakan sapi potong, maka produk turunannya berupa sapi potong yang
Nama : Anisa Nurul Auliah – Dede Munasiroh – Dini Rahmawati – Elma Nur Hidayati – Ghisni Nasywati I
Kelompok: 2 (dua)
unggul. Semen beku dari BIB lembang juga dipasarkan sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi BIB itu sendiri yaitu : “ Melaksanakan Produksi dan pemasaran semen beku benih unggul ternak serta pen gembangan inseminasi buatan”. ( Tugas Pokok ) “Distribusi dan Pemasaran semen beku unggul”.
( Fungsi no 9 ).
7. Tuliskan kesimpulan dari hasil observasi anda di BIB! (Ditinjau dari berbagai faktor misal hambatan, tingkat keberhasilan, pemasaran, jumlah yang dihasilkan,dll)
Jawaban:
Dapat disimpulkan bahwa proses inseminasi buatan di BIB lembang terbilang cukup sukses, mengingat fasilitas dan bibit unggul yang ada disana sangat baik. Dilihat dari segi perawatan ternak juga, pihak BIB sangat menjaga agar hewan ternak disana selalu sehat dan vitalitasnya tetap tinggi. Dilihat dari tingkat keberhasilan juga bisa dikatakan bagus. Tingkat keberhasilan IB dapat diukur dari angka S/C ( service per conception), yaitu jumlah pelayanan IB untuk mencapai bungting dan angka conseption rate (CR). Pemasaran / distribusi BIB lembang pada tahun 2011 saja sangat luas, distribusi semen beku DIPA yang menggunakan dana APBN ditargetkan ke 26 provinsi dengan dosis sebanyak 300.000 . Jumlah yang dihasilkan ( berdasarkan laporan tahunan SPI BIB lembang Tahun 2011 )
- Jumlah Kebuntingan : 152.089,93 - Jumlah Kelahiran : 152.089,93 - Jumlah Anak : 152.090 ekor - Jumlah Calon bibit : 129.276 ekor
Hambatan hampir tidak ada, hanya ada sedikit kendala dalam hal fertilitas.
Tingkat keberhasilan cukup memuaskan, pemasaran pun lancar, jumlah yang dihasilkan sekitar 3juta straw/tahun.