Aspek Yang Diamati Ada Tidak Ada
Catatan
Saran Perbaikan
A. Kompotensi Inti KI-1:Menghayati
dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro- aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional"
KI-3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI-4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan B. Kompetensi Dasar dan
Indikator Pencapaian Kompetensi
• Kompetensi Dasar Sikap Spritual (KD dari KI-1)
3.7.2 mengevaluwasi cara menghitung harta waris sesuai hukum islam
3.7.1
mengungkapkan ketentuan sebelum pembagian harta waris
3.7.2 mengefalwasi jumlah ahli waris 3.7.3 menentukan rincian dan jumlah harta waris.
3.7.4 Menentukan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil)
3.7.5 Mengfalwasi
bagian masing- masing ahli waris
• Kompetensi Dasar Sikap Sosial (KD dari KI-2)
4.7.2 membedakan hikmah pelaksanaan harta waris dalam islam
4.7.1 menunjukan predikat sebagai umat islam yang bertakwa
4.7.2 menunjukan rezeki yang ditinggalkan halal dan berkah,
menegakan keadilan.
4.7.3 memelihara keutuhan keluarga dan mewujudkan syiar Islam.
• Kompetensi Dasar
Pengetahuan (KD dari KI-3)
1.7 menganailsiis makna dan ahli waris dalam hukum Islam.
1.7.1 menguraikan pengerti ahli watis (faraid) dalam hukum Islam.
1.7.2
mengemukakan tujuan pembagian Hukum waris dalam Islam.
1.7.3 Menunjukan dalil dan Hukum mempelajari ilmu waris (Faraid) 1.7.4 menerapkan sebab-sebab ahli waris memperoleh ahli waris.
1.7.5 membedakan sebab-sebab terhalangnya ahli waris.
• Kompetensi Dasar 2.7.2Mengevaluwasi
Pengetahuan (KD dari KI-4) pembagian harta waris sesuai ketentuan Islam 2.7.1
Mengidentifikasi ahli waris berdasarkan jenis kelamin.
2.7.2
mengidentifikasi harta waris beradasarkan hak memperoleh harta waris.
C. Tujuan Pembelajaran Melalui
Pembelajaran pendekatan saintifik dengan
menggunakan model problem based learning. Peserta didik dapat menganalsis, mengevalusi, mengidentifikasi ketentuan waris dalam Islam dengan mengakui kebenaran ketentuan waris berdasarkan syariat Islan, peduli kepada orang lain sebagai cerminan
pelaksanaan waris dalam Islam serta mempraktekan cara pembagian waris dalam Islam, mengemukakannya dalam bentuk tulisan dengan
mengembangkan rasa inggin tahu dan tanggungjawab memiliki rasa responsif (berpikir kritis) dan proaktif (kreatif) serta
mampu
berkomunikasi dan berkelanjutan (4C).
• Tujuan realistik, dapat dicapai melalui proses pembelajaran
• Relevan antara KI, kompetensi dasar dan indicator
• Mencakup pengembangan sikap, pengetahuan dan keterampilan
• Mengandung unsur proses dan hasil pembelajaran.
• Mengandung Audience Behavior Condition Degre D. Materi Pembelajaran
• Materi dikaitkan dengan pengetahuan lain yang relevan, perkem-bangan Iptek , dan kehidupan nyata
Ketentuan waris dalam islam
• Materi disusun secara sistematis (dari mudah ke sulit, dari konkrit ke abstrak
Dalil-dalil tentang ketentuan waris
• Materi menggambarkan keterpaduan antar mata pelajaran
Hikmah dan
manfaat ketentuan waris dalam islam E. Pendekatan, Model
Pembelajaran, dan Metode Pembelajaran,
• Pendekatan : Saintifik
• Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
• Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
G. Media Pembelajaran
Media
• Worksheet atau lembar kerja (siswa)
• Lembar penilaian
• Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
Gambar dan peta konsep , Al-
Qur’an dan
terjemahan
Alat / Bahan
• Penggaris, spidol, papan tulis
• Laptop & infocus
• Audio: kaset dan CD.
• Audio-cetak: kaset atau CD audio yang dilengkapi dengan teks
H. SUMBER BELAJAR
• Buku PAI kelas XII
kurikulum 2013 dan sumber buku yang relevan lainnya
• Pengalaman peserta didik dan guru
I. Kegiatan Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan Melakukan pengkondisian awal berdoa, absensi siswa, tadarus, menyampaikan kompetensi dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, menyampaikan kegiatan pembelajaran dan penilaian serta melakukan apresepsi.
• Memuat aktivitas penyiapan fisik dan psikis peserta didik dengan sapaan dan pemberian salam
• Memuat aktivitas penyampaian kompetensi yang akan dicapai
• Memuat aktivitas pengaitan materi pembelajaran dengan materi pembelajaran sebelumnya
• Memuat aktivitas pengajuan pertanyaan menantang untuk memotivasi
• Memuat aktivitas penyampaian manfaat mempelajari materi pembelajaran
• Memuat aktivitas penyampaian aspek yang akan dinilai selama proses pembelajaran
• Memuat aktivitas penyampaian rencana/langkah-langkah kegiatan (misalnya: kerja individual, kerja kelompok, diskusi, melakukan
observasi, dll.) 2. Kegiatan Inti
• Memuat aktivitas Stimulation (stimullasi/pemberian rangsangan) Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi yang diberikan
Mengamati gambar, Peristiwa, fenomena alam terkait ketentuan waris dalam islam
• Memuat aktivitas Problem statemen(pertanyaan/identifikasi masalah) Guru memberikan
kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan materi atau dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar
Menyimak tayangan dan penjelasan tentang ketentuan waris dalam islam
• Memuat aktivitas Data collection (pengumpulan data) Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi
Mencermati dalil-dalil dan
manfaat tentang
pentingnya ketentuan waris dalam islam
• Memuat aktivitas Data processing (pengolahan Data) Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan
Menanyakan makna dan cara ketentuan waris dalam islam
• Memuat aktivitas Verification (pembuktian) Peserta didik
mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil
pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber
Mendiksusikan makna dan cara-cara ketentuan waris dalam islam
• Memuat aktivitas Generalization (menarik kesimpulan)
Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan
Mengidentifikasikan dalil- dalil yang ketentuan waris dalam islam
J. Kegiatan Penutup Kesimpulan (resume) , refleksi dan kegiatan evaluwasi/penilaian , bersama peserta didik
merefleksikan pengalaman belajar ,memberikan penilaian lisan secara acak dan singkat, menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan berdoa
• Memuat aktivitas yang
mengagambarkan Refleksi dan Evaluasi
• Memuat aktivitas peserta didik bersama pendidik menyimpulkan materi yang di sampaikan
• Memuat aktivitas adanya umpan balik
• Memuat aktivitas Tindak Lanjut ( pemberian tugas , dll )
K.Penilain
a. Teknik Penilaian
Sikap :
- Penilaian Observasi - Penilaian diri
- Penilaian spiritual dan sosial
Pengetahuan :
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
- Penugasan menjawab soal atau masalah dan
pembuatan kesimpulan
Keterampilan - Penilaian berdiskusi & presentasi hasil kerja
- Penilaian menyusun laporan dan bahan Presentasi
- Penilaian unjuk kerja kelompok
- Penilaian Portofolio
b. Instrumen Penilaian Terkait sola-soal berdasarkan materi
c. Pembelajaran - Remedial dan
- Pengayaan
- Remedial
Dibuat untuk melayani peserta didik yang belum tuntas mencapai KD.
Pembelajaran remedial,
dilaksanakan melalui : remedial teaching (klasikal), melalui tutor sebaya, ataupun penugasan yang semuannya diakhiri dengan tes.
- Pengayaan:
Dibuat untuk melayani peserta didik yang memiliki kompetensi
melampaui batas nilai ketuntasan . pembelajaran pengayaan
dilakukan dalam bentuk
pemberian tugas mencari contoh- contoh atau pendalaman materi tambahan yang digali dari berbagai sumber.