MAKALAH
“HUKUM TASYDID”
Dosen Pengampu : FADHILAH AL AZMI
Oleh :
Diana Sarila Putri (12270324936) Hari Risky Syahputra (12141104137)
Ida Wahyuni (12140220597) Rizky Rahmaddan (12270115179)
KELAS:
TA’ARUF 28
MA’HAD AL – JAMI’AH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM TAHUN AJARAN 2022/2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul
“Hukum Mim Mati” ini tepat pada waktunya. Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas kami pada mata kuliah . Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan bagi kita semua.
Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Fadhilah Al-Azmi selaku dosen yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat membuka dan menambah wawasan kami sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni. kami juga mengucapkan terima kasih kepadasemua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini.
Kami menyadari, makalah yang kami tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan kami nantikan demi kesempurnaan makalah ini.
Pekanbaru, 2 Januari 2023
Kelompok 6
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Melihat fenomena pada masyarakat saat ini, dimana masih banyak yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, terkhusus pada ilmu tajwid yang mengajarkan tata cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Selain itu masyarakat hanya sekedar membaca tapi tidak mengetahui makna dan mengetahui hukum bacaan dalam Al-Qur’an tersebut.
Maka dari itu kami sebagai penyusun makalah ini akan membahas tentang ilmu tajwid khususnya tentang Hukum Bacaan Mim Mati karena materi ini masih banyak yang belum memahaminya.
Dalam materi Hukum Bacaan Mim Mati ini juga mengandung nilai yang sangat penting dalam tata cara pembacaan Al-Qur’an karena dalam membaca Al- Qur’an tajwid mutlak digunakan karena didalam membaca Al-Qur’an salah penyebutan maka akan salah arti dan makna.
B. Perumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan Hukum Bacaan Mim Mati ? 2. Berapa pembagian Bacaan Mim Mati ?
C. Tujuan
1. Untuk mengetahui arti dari Hukum Bacaan Mim Mati .
2. Untuk mengetahui cara membaca Al-Qur’an dengan Hukum Bacaan Mim Mati .
D. Manfaat
1. Kita bisa mengetahui pengertian Bacaan Mim Mati 2. Dapat mengetahui pembagian Bacaan Mim Mati
BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN HUKUM BACAAN MIM MATI.
Hukum mim mati adalah salah satu tajwid yang terdapat dalam Al-Qur'an.
Hukum ini berlaku jika mim mati bertemu huruf-huruf tertentu.
Surah Al-Mu’minun ayat 55-59.
Keterangan tajwid: Ikhfa Syafawi, Idgham Mimi, Izhar Syafawi B. PEMBAGIAN HUKUM BACAAN MIM MATI
Hukum ini terdiri dari tiga jenis, yaitu:
1. Ikhfa Syafawi (ءاَف ْخِا ّيِوَفَش)
Ikhfa Syafawi adalah menyembunyikan atau menyamarkan huruf mim.Hukum bacaan disebut ikhfa syafawi apabila mim mati atau mim sukun bertemu dengan huruf ba ( ب). Adapun cara membacanya harus dibunyikan samar-samar di bibir dan didengungkan.
Contoh:
Mim mati bertemu huruf ba’ : اَمَو ْمُهَل َكِلَذِب Mim mati bertemu huruf ba’ : ْمِهْيِمْرَت ٍةَراَجِحِب 2. Idghom Mimi (ٌماَغْدِا يِميِم)
Hukum bacaan disebut idgham mimi apabila mim sukun bertemu dengn mim yang sejenis. Cara membacanya adalah seperti menyuarakan mim rangkap atau ditasydidkan dan wajib dibaca dengung. Idgham mimi sering pula disebut
idgham mitslain atau idgham mutamatsilain (idgham yang hurufnya serupa atau sejenis)
Contoh:
Mim mati bertemu huruf mim : اَمَو ْمُهَل َنِم ِا Mim mati bertemu huruf mim : ْنِا ْمُتْنُك َنْيِنِم ْؤُم 3. Idhar Syafawi (ِا ْراَهْظ ِيِوَفَش)
Idhar syafawi artinya apabila mim mati bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah selain huruf mim dan ba’, maka hukum bacaannya disebut idhar syafawi. Cara membacanya bunyi mim disuarakan dengan terang dan jelas tanpa berdengung di bibir dengan mulut tertutup.
Huruf-huruf idhar syafawi jumlahnya ad 26 huruf, yaitu:
– ھ -ـــوـ ن ـــ ل ـ ك ـ ق ـ ف ـ غ ـ ع ـ ظ ـ ط ـ ض ـ ص ـ ش ـ س ـ ز ـ ر ـ ذ ـ د ـ خ ـ ح ـ ج ـ ث ـ ت ـ ا ي
No Huruf Kalimat No Huruf Kalimat
1 ا ْمُهَلَف ٌر ْجَا 14 ض اوُضْماَو
2 ت ىِر ْجَتٍتن َج 15 ط مُهَلٌماَعَط
3 ث ا ًجاَجَث ًءاَم 16 ظ ِءوَسلا ْمُتنَنَظ َنَظ
4 ج ٍقْل َخ ٍدْيِد َج 17 ع ْمُهَلَو ٌباَذَع
5 ح ْمِهْيَلَع َنْيِظِفا َح 18 غ ْمُكُءاَماًر ْوَغ
6 خ ِةَيِرَبْلا ْمُه ُرْي َخ 19 ف ْمُهَلاَهْيِف
7 د ْمُهَلِةَرِخَلاراَد 20 ق ْمُه ْوَأَرا ْوُلاَق
8 ذ ْمُكُبَرا ْوُذ ٍةَم ْحَر 21 ك ْمُهَنِااوُناَك
9 ر ْمِهِفلْيِاَةَل ْحِر 22 ل َن ْوُنِم ْؤُياَمَف َاْمُهَلل
10 ز ءاَمَسلا ْمَااّنَيَز 23 ن ْمَلَا ْلَع ْجَن
11 س ْمُكَق ْوَفاًعْبَس 24 و َنوُنَز ْحَي ْمُهَلَو ْمِهْيَلَع
12 ش ِةَيِرَبلا ْمُه ُرَش 25 ه اًدْيَوُر ْمُهْلِهْمَا
13 ص ْنِا ْمُتْنُك َنْيِقِداَص 26 ي مَلاَم ْمَلْعَي
BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN
Hukum mim mati terdiri dari tiga, yaitu:
1. Ikhfa Syafawi 2. Idgham Mimi 3. Izhar Syafawi
B. SARAN
Penulis memohon maaf atas segala kekhilafan dan kekurangan makalah ini dan senantiasa mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar makalah ini lebih bermanfaat dan lebih baik kualitasnya dimasa mendatang. Mudah-mudahan makalah ini bermanfaat bagi kita semua.
DAFTAR PUSTAKA
http://ayobelajarngaji.com/2011/09/hukum-bacaan -mim-mati.html http://id.wikipedia.org/wiki/Hukum_mim_mati