• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH “Komunikasi Dalam Teknologi Digital”

N/A
N/A
akun fekk

Academic year: 2024

Membagikan "MAKALAH “Komunikasi Dalam Teknologi Digital”"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

“Komunikasi Dalam Teknologi Digital”

DISUSUN OLEH Nama : Dhadang Efendi

Kelas : XI TO

Mata Pelajaran : Komunikasi

Smk Yadika Palu Tahun Ajaran 2023/2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaian Makalah `Komunikasi dalam Teknologi Digital. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas komunikasi.

Saya berharap makalah ini dapat berguna bagi penulis dan pembaca. Semoga Makalah ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan kita mengenai teknologi . Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun untuk menyempurnakan makalah ini menjadi lebih baik lagi.

Palu, 31 Agustus 2023

Penulis

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ...

i

KATA PENGANTAR...ii

DAFTAR ISI...iii

BAB I PENDAHULUAN...4

A. Latar Belakang...4

B. Rumusan Masalah...5

C. Tujuan Penulisan...5

BAB II PEMBAHASAN...6

A. Pentingnya Jaringan Komunikasi...6

B. Fasilitas Komunikasi Bisnis di Era Digital...8

C. Etika Komunikasi Bisnis di Era Digital...11

D. Tantangan Komunikasi Bisnis di Era Digital...13

BAB III PENUTUP...18

A. Penutup...18

B. Saran...18

DAFTAR PUSTAKA...19

(4)
(5)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Perkembangan peradaban manusia saat ini begitu pesat terjadi, salah satu penyebabnya adalah proses penyampaian informasi yang jalan lancar, cepat dan cenderung tak terkendali. Saat ini di jaman ba modern, berbagai macam informasi dengan mudah dapat eroleh melalui media baik konvensional (surat kabar dan majalah), dia elektronik (TV dan radio), hingga media baru (media online, dia sosial, dan lain sebagainya). Media ketiga ini yang biasa dikenal ngan nama teknologi informasi dan komunikasi atau komunikasi itemporer. Komunikasi kontemporer ini berdampak signifikan bagi nsformasi informasi manusia. Orang dapat menggunakannya setiap it tanpa terhalang jarak dan waktu. Arus informasi yang begitu at disebar dan diterima, tidak terlepas dari penggunaan teknologi ormasi dan komunikasi yang semakin banyak dan berkembang. Di gara-negara maju hal ini sudah menjadi kegiatan sehari-hari dalam hidupan manusia untuk menunjang taraf hidupnya.

Komunikasi bisnis terdiri dari dua kata, yakni komunikasi dan bisnis, yang mana komunikasi merupakan aktivitas dasar manusia. Dengan berkomunikasi, manusia dapat berhubungan satu sama lain baik dalam kehidupan sehari- hari dalam berumah tangga, di pasar, di tempat pekerjaan dalam masyarakat dimanapun manusia berada. Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur dan sistem organisasi bisnis. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif tetapi juga haruslah persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan. Komunikasi digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam jenis dan bentuk komunikasi untuk mencapai tujuan bisnis. Oleh karena itu komunikasi yang terjadi di dunia bisnis, tidak boleh melanggar norma-norma bisnis.

Komunikasi digital adalah semua jenis komunikasi yang mengandalkan penggunaan teknologi sebagai saluran komunikasi digital seperti email, panggilan telepon, konferensi video, dan banyak jenis pesan instan seperti SMS dan obrolan web, blog, podcast, dan video, dan lain sebagainya. Komunikasi digital menjadikan komunikasi lebih interaktif, lebih partisipatif, lebih egaliter, lebih terdesentralisasi, dan kurang hierarkis.

Kualitaskualitas komunikasi yang terjadi melalui saluran digital akan secara inheren

5

(6)

berbeda dengan komunikasi tatap muka (Alhadlaq, 2016; Rogers, 1986). Teknologi digital meningkatkan efisiensi komunikasi bisnis. Karyawan tidak perlu bepergian ke kantor untuk menerima tugas baru dengan hanya mendapatkan panggilan atau pesan seluler saat berada di lapangan. Karyawan di lapangan dan karyawan yang terpisah jarak jauh dapat tetap terhubung ke kantor dan dengan rekan kerja berkat email, pesan teks (SMS), pesan melalui media aplikasi WhatsApp, panggilan telepon, panggilan video, konferensi jarak jauh, dan lain sebagainya. Perkembangan dalam teknologi informasi dan komunikasi (ICT) telah membantu bisnis tetap terhubung pada waktu tertentu, meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kemampuan untuk merespon dengan cepat.

Teknologi menciptakan dinamika tim dalam bisnis karena karyawan di lokasi yang berbeda memiliki interaksi yang lebih baik dalam koordinasi dan mengurangi konflik maupun ketidakpercayaan (Alhadlaq, 2016; Patrutiu-Baltes, 2016).

B. Rumusan Masalah

1. Jelaskan pentingnya jaringan komunikasi?

2. Jelaskan fasilitas komunikasi bisnis di era digital?

3. Bagaimankah etika bisnis di era digital?

4. Bagaimankah tantangan komunikasi bisnis di era digital?

C. Tujuan Penulisan

1. Untuk mengetahui pentingnya jaringan komunikasi?

2. Untuk mengetahui fasilitas komunikasi bisnis di era digital?

3. Untuk mengetahui etika bisnis di era digital?

4. Untuk mengetahui tantangan komunikasi bisnis di era digital?

6

(7)

BAB II PEMBAHASAN A. Pentingnya Jaringan Komunikasi

Jaringan secara sederhana bisa didefinisikan sebagai seperangkat aktor yang mempunyai relasi dengan aktor lain dalam tipe relasi tertentu. Jaringan adalah seperangkat item yang disebut dengan vertices atau kadangkala disebut dengan nodes, dengan hubungan antara mereka yang disebut dengan edges atau ties (Newman, 2006).

Jaringan sosial adalah seperangkat orang atau kelompok orang-orang dengan beberapa bentuk kontak dan interaksi antara mereka (Scott, 2000). Jaringan komunikasi adalah individu-individu yang terkoneksi antara satu dengan lainnya yang dihubungkan oleh arus komunikasi yang terpola (Rogers dan Kincaid, 1981). Hal ini memperlihatkan esensi perilaku manusia yaitu interaksi melalui pertukaran informasi antara satu individu dengan individu lainnya dalam suatu sistem. Informasi berbeda dengan pemaknaan karena individu tersebut memberikan informasi yang dapat dipertukarkan. Pertukaran informasi yang terjadi dilakukan dalam suatu sistem komunikasi interpersonal yang kemudian menjadi pola.

Kekuatan jaringan merujuk pada kekuatan aktor dan organisasi termasuk dalam jaringan yang membangun pusat jaringan global masya - rakat diantara sekumpulan individu (Castells, 2009). Studi jaringan komunikasi menggambarkan relasi aktor (bisa orang, lembaga, perusahaan, negara dan lain sebagainya) satu dengan lainnya dalam struktur sosial tertentu. Ada dua kata kunci utama dari jaringan komunikasi. Pertama, aktor yaitu jaringan komunikasi melihat fenomena atau peristiwa dari sisi mikro (aktor) bukan makro. Kedua, relasi yaitu bagaimana aktor-aktor tersebut berinteraksi satu sama lain. Eriyanto (2015) menjelaskan bahwa istilah jaringan komunikasi (communication networks) atau jaringan sosial (social networks) setidaknya dipakai untuk tiga hal yang berbeda.

Pertama, jaringan komunikasi sebagai teknik analisis data. Analisis jaringan dipakai pada tahap analisis, terutama dengan menggunakan perangkat lunak (software) pengolah data jaringan sosial, seperti UCINET, NodeXL, PAJEK, Phyton dan sebagainya. Kedua, jaringan komunikasi sebagai metode. Analisis jaringan di sini posisinya setara dengan eksperimen, analisis isi atau metode survei. Analisis jaringan bukan sekedar dilihat sebagai teknik analisis data, tetapi juga sebuah metode yang berbeda dengan metode kuantitatif lain. Analisis jaringan mempunyai perspektif, asumsi, dan teknik pengumpulan

7

(8)

data yang khas yang membedakan dengan metode lain. Jaringan komunikasi di sini dilihat sebagai strategi penelitian dalam memahami fenomena atau realitas. Metode jaringan komunikasi berbeda dengan metode penelitian kuantitatif yang dikenal luas dalam studi komunikasi. Ketiga, jaringan komunikasi sebagai teori. Jaringan komunikasi atau sosial, juga bisa menempati posisi sebagai sebuah teori, yakni seperangkat konstruk yang menghubungkan dan menjelaskan realitas, seperti homofili adalah contoh dari teori mengenai jaringan.

Esensi dari perilaku manusia umumnya adalah interaksi dimana individu bertukar informasi dengan satu atau lebih individu. Setiap individu tertentu pada suatu sistem kemungkinan menghubungi orang-orang tertentu, dan mengabaikan banyak orang lain (khususnya ketika berada pada suatu sistem dengan ukuran yang besar). Oleh karena itu aliran komunikasi interpersonal membentuk pola dari waktu ke waktu. Suatu struktur komunikasi atau jaringan muncul, dan relatif stabil dan memprediksi perilaku. Analisis jaringan komunikasi menggambarkan keterkaitan yang dibuat oleh berbagi informasi, dan keterhubungan pada struktur komunikasi interpersonal. Sebuah jaringan komunikasi terdiri dari saling berhubungan orang-orang yang terhubung oleh arah komunikasi yang berpola (Rogers&Kincaid, 1981).

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan llmu Pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif} yang pada zaman sekarang terus berkembang pesat. Kemajuan tersebut telah memberikan kemudahankemudahan dan kesejahteraan bagi kehidupan manusia sekaligus merupakan sarana bagi kesempurnaan manusia sebagai hamba Allah dan khalifah-Nya. Karena Allah telah mengaruniakan anugerah kenikmatan kepada manusia yg bersifat saling melengkapi yaitu anugerah agama dan kenikmatan teknologi yang diberikan untulk dinikmati oleh masyarakat banyak

B. Fasilitas Komunikasi Bisnis di Era Digital

Kondisi ekonomi di bidang bisnis yang serba kompetitif terutama di era globalisasi, pengusaha bisnis diharapkan dapat menempatkan dan mempertahankan posisinya diantara berbagai persaingan. Pengusaha bisnis yang tidak dapat mempertahankan posisinya di

8

(9)

masyarakat, akan kalah bersaing dan jatuh dalam waktu cepat atau lambat. Sejalan dengan semakin pesatnya pertumbuhan dan perubahan ekonomi dan kegiatan bisnis yang berjalan, pengusaha membutuhkan strategi dan konsep komunikasi yang tepat dalam menjaga keberlangsungan hidup dari usahanya, terutama dalam mencapai tujuan yang diinginkan yaitu untuk mendapatkan konsumen agar usahanya tetap berjalan. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Purwanto (2011: 5) yaitu “komunikasi bisnis merupakan komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal untuk mencapai tujuan tertentu.

Dengan media komunikasi yang beragam dan akses informasi yang mudah, pengusaha menjadi lebih mudah dalam berkomunikasi baik dengan pelanggan ataupun dengan pihak- pihak lain yang terlibat di dalam bisnis yang ia tekuni.

Komunikasi digital disebut pula komunikasi online. Komunikasi digital artinya komunikasi berbasis personal komputer buat mengirim serta mendapatkan pesan atau bertukar fakta lewat platform. Komunikasi daring terbagi dalam dua tipe, yaitu:

Komunikasi Sinkron (Serempak): adalah komunikasi yang dilakukan pada waktu yang bersamaan (real time) memakai media perantara berupa komputer, smartphone, atau alat sejenisnya. Komunikasi Asinkron (Tidak Serempak): adalah jenis komunikasi yang dilakukan pada waktu yang berlainan. Jenis-jenis Komunikasi Daring Berikut adalah jenisjenis komunikasi daring yang sering dipakai di kehidupan sehari-hari:

1. Komunikasi Sinkron Chat Jenis komunikasi sinkron chat bisa dibilang menjadi cara berkomunikasi yang sudah umum dilakukan oleh sebagian besar orang. Komunikasi dilakukan dengan pesan berbentuk tulisan yang dikirim ke lawan bicara. Diawali dengan SMS (Short Message Service), kini pengguna bisa berbicara (chatting) dengan platform yang menyediakan jasa komunikasi obrolan yang bisa digunakan di smartphone dan komputer. Beberapa jenis aplikasi chat yang umum digunakan antara lain WhatsApp, Line Chat, WeChat, dan lainnya.

2. Komunikasi Sinkron Call Untuk berkomunikasi sinkron call, pengguna menggunakan aplikasi yang di-install pada smartphone yang terhubung dengan internet. Cara berkomunikasi ini tidak akan memakai pulsa atau tagihan telepon, melainkan kuota internet.

3. Komunikasi Sinkron Video Call Sesuai dengan namanya, jenis komunikasi daring ini memakai video call (panggilan video) sebagai penghubung. Dengan komunikasi sinkron video call, Anda bisa melihat lawan bicara Anda melalui layar komputer atau

9

(10)

smartphone. Jenis komunikasi semacam ini sekarang semakin diminati banyak pengguna teknologi karena tidak hanya bisa mendengar suara, tapi juga bertatap muka dengan lawan bicaranya.

4. Komunikasi Asinkron Video Meski sama-sama memakai video, tapi jenis ini berbeda dengan komunikasi sinkron video call. Pada komunikasi asinkron video, Anda hanya bisa berbagi rekaman video pada lawan bicara Anda. Jadi Anda tidak bisa melihat secara langsung keadaan orang tersebut.

5. Komunikasi Asinkron Chat Memiliki metode yang sama seperti asinkron video, komunikasi asinkron chat memungkinkan penggunanya untuk berbagi pesan singkat memakai pilihan platform yang ada. Hanya saja jenis komunikasi yang terjalin adalah komunikasi tunda.

6. Komunikasi Jaringan Kerja Komunikasi jaringan kerja bersifat pribadi dan tentunya berkaitan dengan urusan pekerjaan. Biasanya sebuah perusahaan mempunyai alat komunikasi sendiri yang hanya bisa digunakan oleh para pegawai perusahaan tersebut, seperti email atau platform khusus.

7. Komunikasi Kelompok Komunikasi kelompok dilakukan secara berkelompok atau grup yang terdapat beberapa orang di dalamnya. Biasanya jenis komunikasi ini terbentuk dalam platform. Komunikasi kelompok memudahkan dalam menyebarkan informasi yang dikhususkan untuk sebuah kelompok, sehingga langsung diterima oleh orang-orang yang tergabung di dalamnya.

8. Komunikasi Formal Sesuai dengan namanya, jenis komunikasi daring ini dilakukan saat acara formal (resmi). Tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan sebuah kepentingan. Beberapa cara untuk melakukan komunikasi formal adalah memakai video conference, surat perintah, atau komunikasi pada sebuah rapat.

9. Komunikasi Non Formal Jenis komunikasi non formal dapat terjadi di acara resmi maupun tidak resmi. Saat dilakukan di acara resmi, jenis komunikasi ini lebih kepada bersifat pribadi.

10. Komunikasi Informal Berkebalikan dengan jenis komunikasi formal, jenis komunikasi informal bertujuan untuk menjaga hubungan sosial. Pesan atau obrolan yang dikirim pun tidak direncanakan.

Adapun contoh fasilitas dalam komunikasi bisnis di era digital diantaranya social media Media Sosial (Social Media) terdiri dari dua kata: media dan sosial. Pengertian

10

(11)

menurut bahasa, media sosial adalah alat atau sarana komunikasi masyarakat untuk bergaul. Istilah lain media sosial adalah "jejaring sosial" (social network), yakni jaringan dan jalinan hubungan secara online di internet. Karenanya, menurut Wikipedia, media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya (user) bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi (sharing), dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan sebagainya (Saragih dan Ramdhany, 2012). Media sosial juga merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien. Media sosial sperti blog, facebook, instagram, twitter, youtube, dan sebagainya memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan.

Komunikasi bisnis dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi semakin berkembang dan terus maju terutama di era 5.0. Pelaku bisnis kini dituntut untuk memiliki dan mengimplementasikan strategi yang tepat agar mampu menghadapi persaingan di pasar global dan modern ini. Adanya digitalisasi dan revolusi industri 5.0 telah menghasilkan berbagai produk yang berbasis teknologi atau ditunjang oleh kecanggihan teknologi dan artificial intelegent yang tersemat.

Bentuk penerapan komunikasi bisnis dalam operasional suatu organisasi tentunya beragam, berikut adalah beberapa contoh penerapan komunikasi bisnis yang sering digunakan di era digital yaitu:

1. Endorsment

Endorsment adalah suatu istilah yang dipakai untuk memasang iklan dengan cara disampaikan oleh pemilik blog. sosial media atau promotor lain contohnya seniman, selebgram atau influencer, lewat unggahan sosial medianya. Unggahan ini bertujuan untuk membangun citra perusahaan, produk atau jasa yang ditawarkan dapat dikenal oleh followers atau pengguna media sosial.

2. Penawaran Produk Via E-mail

Penawaran produk atau jasa masih kerap diterbitkan melalui e-mail, selain dapat memuat kiriman dengan kuota yang besar, e-mail juga dapat dijadikan sebagai bukti aktivitas bisnis.

3. Telemarketing

11

(12)

Telemarketing adalah aktivitas memasarkan suatu produk atau jasa melalui telepon, contohnya mungkin anda pernah mendapatkan telepon penawaran seperti pinjaman, kartu kredit atau paket pariwisata dan lain masih dirasakan mengganggu, untuk itu kita harus mengetahui peta demografi dan waktu yang tepat saat akan melakukan telemarketing. Internet of Thing saat ini sudah menjadi kebutuhan dan tidak bisa dilepaskan, demikian juga dalam aktifitas bisnis contohnya jejaring sosial di era digital menyebabkan komunikasi antar pebisnis semakin lebih luas dan cepat dalam menjalankan bisnis. Hal ini dikarenakan informasi produk atau jasa akan lebih mudah disebarkan. Dapat disimpulkan bahwa komunikasi bisnis memiliki peranan yang sangat sangat penting terutama di era digital saat ini.

C. Etika Komunikasi Bisnis di Era Digital

Bisnis dalam era keterbukaan informasi global tentu saja memiliki tantangan dalam proses komunikasinya. Tingkat penetrasi penggunaan internet pada masyarakat menjadikan masyarakat sebagai konsumen yang kritis. Karenanya, informasi yang disediakan oleh organisasi bisnis haruslah dinamis dan kompleks. Misalnya, sebuah produsen produk kecantikan harusnya mencantumkan informasi yang sesuai terkait dengan kandungan bahan- bahan yang digunakan dalam produk tersebut secara lengkap.

Komunikasi B Tausun dalam buku ini (Piston Says Balu di Google Play Persatuan Layanan) Pemilik organisasi bisnis harus mampu dan terampil dalam memilih dan menyebarkan informasi yang relevan dan disesuaikan dengan dinamika yang ada di masyarakat dan juga sesuai dengan kepentingan dari stakeholder (pemangku kepentingan). Hal ini disesuaikan dengan perubahan sosial dalam dunia bisnis yang terjadi dimana persaingan semakin ketat sehingga diperlukan strategi komunikasi bisnis yang tepat karena maraknya pemalsuan produk, pembohongan publik, dan pelanggaran etika bisnis lainnya yang akan mebuat rugi perusahaan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku bisnis karena perkembangan teknologi komunikasi informasi yang amat cepat berubah.

Kehadiran media sosial menjadi dua sisi mata uang yang dapat memberikan keuntungan namun juga sebaliknya apabila tidak digunakan dengan baik. terdapat etika komunikasi bisnis yang dapat diterapkan dalam komunikasi bisnis baik dengan menggunakan media baru ataupun tidak, yaitu:

1. Memaparkan informasi yang benar

12

(13)

2. Memberikan informasi yang efektif dan tepat sasaran

3. Memberikan pesan dengan kalimat yang baik tanpa memojokkan komptetitor 4. Menggunakan kalimat yang mudah dimengerti

Apapun media yang digunakan dalam menyampaikan komunikasi bisnisnya, maka keempat hal dasar tersebut dapat diterapkan, apalagi bagi pelaku bisnis yang baru saja ingin memperkenalkan produk atau jasanya keapda khalayak luas. (Bulu di Google Play Feryatuan Layanan) Selain itu, etika komunikasi dalam berbisnis merupakan cerminan wajah perusahaan di hadapan publik dan rekanan bisnis sehinga etika dalam berkomunikasi termasuk di dalamnya keseluruhan informasi yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Thill dan Bovee, 2013, dalam Ridharyanti dan Priyono, 2021: 63). Pola komunikasi dengan menggunakan komputer pun menjadikan individu-inidvidu menjadi tidak bertatap muka secara langsung sehingga media elektronik dan digital memungkinkan bagi indvidu dalam organisasi bisnis melaukan etiket yang buruk dalam berkomunikasi. Dalam artikelnya yang berjudul Penyuluhan Daring: Etika Komunikasi Menggunakan Email untuk Menunjang Efektivitas Komunikasi dalam Bisnis', Ridharyanti dan Priyono (2021) menyebutkan bahwa literasi komunikasi dengan menggunakan media elektronik dan digital dalam praktik interaksi sosial yang terdapat di dalamnya menjadi sangat penting. Terlebih lagi dalam menggunakan email. Interaksi komunikasi bisnis dengan menggunakan email tentu menjadi hal yang harus dipahami oleh pelaku bisnis. Tentu saja, pelaku bisnis akan mengalami kerugian apabila terdapat penolakan dari rekan bisnis hanya karena mengirimkan email yang tidak beretika.

Misalnya, melampirkan proposal kerjasama tanpa memberikan pengantar pada email, melampirkan poster produk atau jasa kepada divisi yang berbeda tanpa memberikan keterangan dan lain sebagainya.

Komunikasi B Piston Says Keterbukaan informasi global termasuk di dalamnya dalam menggunakan media sosial merupakan tantangan sendiri bagi pelaku bisnis. Media sosial menurut Mandibergh (2012) adalah media yang mewadahi kerjasama di antara pengguna yang menghasilkan konten (user-generated content). Sementara itu, Boyd (2009) menjelaskan media sosial sebagai kumpulan perangkat lunak yang memungkinkan individu maupun komunitas untuk berkumpul, berbagi, berkomunikasi, dan dalam kasus tertentu saling berkolaborasi atau bermain (Nasrullah, 2016:11)

13

(14)

D. Tantangan Komunikasi Bisnis di Era Digital

Dalam melakukan komunikasi bisnis yang efektif, kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting.

Komunikasi bisnis seringkali terganggu atau bahkan dapat menjadi buntu sama sekali.

Faktor hambatan yang biasanya terjadi dalam proses komunikasi, dapat dibagi dalam 3 jenis sebagal berikut:

1. Hambatan Teknis.

Hambatan jenis ini timbul karena lingkungan yang memberikan dampak pencegahan terhadap kelancaran pengiriman dan penerimaan pesan. Dari sisi teknologi..

keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi, akan semakin berkurang dengan adanya temuan baru di bidang teknologi komunikasi dan sistem informasi, sehingga saluran komunikasi dalam media komunikasi dapat diandalkan serta lebih efisien.

2. Hambatan Semantik.

Gangguan semantik menjadi hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau idea secara efektif. Semantik adalah studi atas pengertian, yang diungkapkan lewat bahasa. Suatu pesan yang kurang jelas, akan tetap menjadi tidak jelas bagaimanapun baiknya transmisi Untuk menghindari mis-komunikasi semacam ini, seorang komunikator harus memilih kata-kata yang tepat dan sesuai dengan karakteristik komunikannya, serta melihat dan mempertimbangkan kemungkinan penafsiran yang berbeda. terhadap katakata yang digunakannya.

3. Hambatan Manusiawi.

Hambatan jenis ini muncul dari masalah- masalah pribadi yang dihadapi oleh orangorang yang terlibat dalam komunikasi, baik komunikator maupun komunikan.

Menurut Cruden dan Sherman, hambatan ini mencakup: (a) Hambatan yang berasal dari perbedaan individual manusia, seperti perbedaan persepsi, umur, keadaan emosi, status, keterampilan mendengarkan, pencarian informasi, penyaringan informasi, (b) Hambatan yang ditimbulkan oleh iklim psikologis dalam organisasi atau lingkungan sosial dan budaya, seperti suasana dan iklim kerja serta tata nilai yang dianut. Ditinjau dari aspek bisnis, organisasi adalah sarana manajemen (dilihat dari aspek kegiatannya). Korelasi antara komunikasi dengan organisasi terletak pada

14

(15)

peninjauannya yang berfokus kepada manusia-manusia yang terlibat dalam mencapai tujuan organisasi.

Dalam lingkup organisasi, tujuan utama komunikasi adalah memperbaiki organisasi, yang ditafsirkan sebagai upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan manajemen.

Komunikasi organisasi terjadi setiap saat. Komunikasi organisasi didefinisikan sebagai pertunjukan dan penafsiran pesan di antara unit-unit komunikasi yang merupakan bagian dari suatu organisasi. Suatu organisasi terdiri dari unit-unit komunikasi dalam hubungan hierarchies antara satu dengan lainnya dan berfungsi dalam suatu lingkungan. Komunikasi bisnis adalah proses pertukaran pesan atau informasi untuk mencapai efektivitas dan efisiensi produk kerja di dalam struktur (jenjang/level) dan sistem organisasi yang kondusif. Dalam kegiatan komunikasi bisnis, pesan hendaknya tidak hanya sekedar informatif, yaitu agar pihak lain mengerti dan tahu, tetapi juga haruslah Persuasif, agar pihak lain bersedia menerima suatu paham atau keyakinan atau melakukan suatu perbuatan atau kegiatan. Dalam proses komunikasi semua pesan atau informasi yang dikirim akan diterima dengan berbagai perbedaan oleh penerima pesan, baik karena perbedaan latar belakang, persepsi, budaya maupun hal lainnya. Komunikasi bisnis harus dilakukan dalam memahami bentuk dasar bisnis, karena seorang komunikator yang baik harus memiliki beberapa alat komunikasi yang menunjang dalam menyampaikan. suatu pesan bisnis, seperti bagaimana cara menempatkan kata dalam suatu komunikasi sehingga memiliki arti dan bisa menarik minat dan simpati dari para konsumen dan mengajak konsumen dan stakeholder untuk ikut aktif dalam berkomunikasi bisnis.

Kendala komunikasi bisnis dapat bermacam macam namun dengan kehati-hatian serta kecermatan, sebagian kendala tersebut akan dapat diatasi. Presentasi yang disampaikan akan lebih bermakna dengan kendala yang diminimalisir, sehingga pesan yang disampaikan dapat memberikan efek yang diharapkan. Seiring dengan perkembangan teknologi dan sistem informasi, komunikasi berkembang menjadi suatu bisnis tersendiri.

Perkembangan sistem informasi dan teknologi mempercepat proses globalisasi, sehingga proses komunikasi terjadi setiap saat tanpa berhenti dan berlangsung pada saat yang hampir bersamaan di seluruh belahan dunia. Informasi dengan mudah dan cepat menyebar. bahkan nyaris tanpa penghalang apapun Perkembangan teknologi yang semakin pesat, memungkinkan orang untuk berkomunikasi melalui berbagai macam media. Tantangan ke depan, bukan saja sekedar menjual produk & jasa perusahaan, tetapi bagaimana menyampaikan pesan bahwa produk atau jasa yang ditawarkan dapat

15

(16)

memberikan manfaat kepada banyak orang dari berbagai ragam budaya, latar belakang, dan sebagainya. Proses penyampaian pesan atau informasi tersebut, dapat dilakukan secara satu arah, seperti melalui media elektronik atau media cetak juga dapat dilakukan secara dua arah (interaktif) melalui jaringan internet.

Pada realitasnya keberhasilan komunikasi di dalam suatu organisasi akan ditentukan oleh kesamaan pemahaman antara orang yang terlibat dalam kegiatan komunikasi.

Kesamaan pemahaman ini dipengaruhi oleh kejelasan pesan, cara penyampaian pesan, perilaku komunikasi, dan situasi (tempat dan waktu) komunikasi. Komunikasi organisasi biasanya menggunakan kombinasi cara berkomunikasi (lisan, tertulis dan tayangan) yang memungkinkan terjadinya penyerapan informasi dengan lebih mudah dan jelas.

Keberhasilan komunikasi bisnis juga ditentukan oleh adanya efektivitas dalam komunikasi bisnis. Efektifitas komunikasi bisnis, seperti halnya jenis komunikasi lainnya ditentukan beberapa hal yaitu: (1) Persepsi komunikator harus dapat memprediksi apakah pesan yang disampaikan dapat diterima komunikan. (2) Keberhasilan. penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Salah satu faktor keberhasilan komunikasi bisnis dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yaitu adanya proses integrasi informasi menyangkut ketersediaan komunikasi data yang tepat guna.

Dalam implementasi ada beberapa faktor pendukung dalam komunikasi bisnis antara lain, adalah sebagai berikut", yaitu:

1. cakupan (range) produk jasa komunikasi data yang dimiliki. Dengan adanya hirarki, jenis, dan besar kecilnya manufaktur mempunyai perbedaan karakteristik sistem informasi yang dibutuhkan sehingga diperlukan jenis layanan komunikasi yang berbeda pula.

2. Coverage. Diperlukan provider yang dapat menyediakan layanan di lokasi mana pun mengingat lokasi manufaktur yang menyebar dan terkadang di daerah yang terpencil (rural area).

3. Unjuk kerja (performansi). Performansi yang tinggi merupakan syarat utama agar komunikasi selalu dapat dilakukan.

4. Biaya Faktor biaya menjadi salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan agar efisiensi tetap dapat ditingkatkan.

Dalam bisnis struktur komunikasi adalah faktor esensial, yang menentukan baikburuknya komunikasi bisnis. Dalam praktik tidak penting apakah audience hanya satu

16

(17)

orang atau ribuan orang, struktur komunikasi yang baik tetaplah yang terbaik di tengah bisingnya lingkungan bisnis dan pemasaran saat ini, Pesan tetap harus teridengar di tengah riuh-rendahnya aktivitas bisnis. Kita hidup di tengah derasnya perkembangan sistem komunikasi kontemporer. Internet berkembang dengan cepat dan menjadi bagian terpenting dalam bidang ekonomi.

Beberapa ciri lingkungan komunikasi kontemporer dengan new medianya adalah sebagai berikut:

1. Teknologi yang dahulu berbeda dan terpisah seperti percetakan dan penyiaran sekarang bergabung

2. Kita sedang bergeser dari kelangkaan media menuju media yang melimpah.

3. Kita sedang mengalami pergeseran dari mengarah kepuasan masa audiens kolektif menuju kepuasan grup atau individu.

4. Kita sedang mengalami pergeseran dari media satu arah kepada media Interaktif.

Masalah yang muncul dalam praktik komunikasi bisnis berkaitan dengan peranan teknologi informasi dan komunikasi, diantaranya: (a) Masalah Infrastruktur. Sarana dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi yang terbilang membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga bagi pelaku bisnis yang tidak memiliki banyak modal mengakibatkan kurangnya pembangunan infrastruktur pendukung komunikasi bisnis, (b) Masalah kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. Walaupun fasilitas komunikasi bisnis telah memadai, kendala yang bisa saja muncul adalah kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. Masih ada beberapa pelaku bisnis yang belum mampu menggunakan alat komunikasi dalam bisnisnya, sehingga walaupun peralatan yang digunakan adalah peralatan dengan teknologi canggih sekalipun, jika manusianya tidak dapat mengoperasikan/menggunakan peralatan tersebut maka akan menjadi percuma, (c) Masalah kemampuan individu dalam berkomunikasi. Masalah ini merupakan hal yang paling mendasar dalam praktik komunikasi bisnis baik dengan peran teknologi informasi dan komunikasi. Kemampuan berkomunikasi yang kurang baik, maka praktik komunikasi bisnisnya mengalami kendala, walaupun telah didukung oleh peranan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi yang memadai sekalipun.

17

(18)

BAB III PENUTUP A. Penutup

komunikasi bisnis merupakan komunikasi yang digunakan dalam dunia bisnis yang mencakup berbagai macam bentuk komunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal untuk mencapai tujuan tertentu. Dengan media komunikasi yang beragam dan akses informasi yang mudah, pengusaha menjadi lebih mudah dalam berkomunikasi baik dengan pelanggan ataupun dengan pihak-pihak lain yang terlibat di dalam bisnis yang ia tekuni. fasilitas dalam komunikasi bisnis di era digital diantaranya social media Media Sosial (Social Media) sperti blog, facebook, instagram, twitter, youtube, dan sebagainya memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan.

Terdapat etika komunikasi bisnis yang dapat diterapkan dalam komunikasi bisnis baik dengan menggunakan media baru ataupun tidak, yaitu:

1. Memaparkan informasi yang benar

2. Memberikan informasi yang efektif dan tepat sasaran

3. Memberikan pesan dengan kalimat yang baik tanpa memojokkan komptetitor 4. Menggunakan kalimat yang mudah dimengerti.

B. Saran

Dengan membaca makalah ini diharapkan kita mampu memahami lebih jauh tentang Teknologi digital dalam komunikasi lebih dalam lagi. Penulis menyadari bahwa dalam

18

(19)

penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Untuk itu, penulis menyarankan agar mencari referensi-referensi bacaan lebih banyak lagi selain dari makalah ini.

DAFTAR PUSTAKA

Hapsari, D. R. (2016). Peran jaringan komunikasi dalam gerakan sosial untuk pelestarian lingkungan hidup. Jurnal komunikasi, 1, 25-36.

Lubis, M. S. (2021). Teknologi informasi dan komunikasi dalam perspektif islam. Jurnal prosiding, 8(1), 79-88.

Praditya, A. (2019). Pengaruh media sosial dan komunikasi bisnis terhadap perkembangan bisnis online shop. Jurnal semarak, 2(1), 31-43.

Syarif, N. (2019). Komunikasi bisnis kontemporer bisnis islam di era digital. yogyakarta: Grup penerbitan CV BUDI UTAMA.

Yuan Badrianto, V. W. (2022). Komunikasi bisnis. Bandung: CV. MEDIA SAINS INDONESIA.

19

Referensi

Dokumen terkait

Dengan harapan, komunikan (baik pendengar maun pembaca) bisa lebih mudah memahami pesan-pesan yang disampaikan. Komunikasi non verbal menempati porsi penting.

Komunikasi mimbar artinya seorang pengkhotbah menyampaikan pesan atau gagasan kepada para pendengar dengan cara yang efektif supaya pesan atau berita yang disampaikan bisa

Pesan bisnis adalah suatu pesan atau surat yang digunakan oleh pengirim ( source ) untuk menyampaikan informasi yang tertulis maupun tidak tertulis, dalam

Komunikasi Verbal (Verbal Communications) merupakan salah satu bentuk komunikasi bisnis yang lazim digunakan dalam dunia bisnis untuk menyampaikan pesan-pesan bisnis kepada pihak

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi seakan telah mendarah daging di dalam setiap manusia di era sekarang ini, termasuk dalam dunia pendidikan, menuntut dunia pendidikan

Pelaku Usaha IP Processing Hub di Tempat Sehubungan dengan semakin pentingnya peran teknologi informasi dan komunikasi dalam menghadapi era digital, kami mengundang Anda untuk hadir

Ringkasan dokumen ini membahas analisis media konvensional dan media digital dalam promosi bisnis di era

Tulisan ini membahas transformasi komunikasi dari analog ke digital di era digitalisasi, menekankan pentingnya pengembangan SDM dalam menerima informasi agar komunikasi publik tetap berimbang dan tidak