• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH: Jenis- Jenis Bahasa Pemrograman

N/A
N/A
Handayani

Academic year: 2023

Membagikan "MAKALAH: Jenis- Jenis Bahasa Pemrograman"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

1 MAKALAH

TEKNIK KOMPILASI

“Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman”

Oleh

Handayani (2020020001) Rahmayanti (2020020016)

Erwin (2020020019)

Andi Khozin Mubarak (2020020007)

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS HANDAYANI MAKASSAR

(2)

2 KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan Rahmat dan Petunjuk-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan tugas Makalah yang berjudul “Jenis- Jenis Bahasa Pemrograman” ini tepat pada waktunya.

Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas pada mata kuliah Interaksi Manusia dan Komputer. Bahan penulisan diambil berdasarkan hasil dari beberapa sumber literatur yang mendukung penulisan ini.

Penyusun menyadari bahwa tanpa dorongan dari semua pihak, maka penulisan makalah ini tidak akan lancar. Oleh karena itu penyusun menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan berkontribusi sehingga terwujudnya penyusunan makalah ini.

Penyusun juga menyadari bahwa makalah ini masih jauh sekali dari kata sempurna, untuk itu penyusun mohon kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulisan yang akan datang. Akhir kata semoga makalah ini dapat berguna bagi penyusun khususnya dan bagi pembaca yang berminat pada umumya.

Makassar, 30 Maret 2023

Penyusun

(3)

3 BAB I

PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Bahasa secara harafiah merupakan suatu alat yang merupakan hasil kebudayaan yang dimanfaatkan agar setiap makhluk bisa berkomunikasi satu sama lain. dengan adanya bahasa, maka baik itu manusia, hewan, tumbuhan, dan bahkan makhluk lain bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Pada era perkembangan komputer dan juga mesin, muncul sebuah masalah, dimana banyak para teknisi yang mungkin tidak mengerti bagaimana cara memberi perintah ke dalam sebuah mesin. Maka dari itu, tercetuslah sebuah ide untuk menciptakan sebuah bahasa yang bisa digunakan oleh manusia utnuk mengontrol sebuah mesin. Bahasa pemrograman atau bahasa mesin ini kemudian digunakan secara umum. Pada awalnya, bahasa pemrograman yang diciptakan hanyalah bermodalkan kode biner, satu – satunya kode yang dimengerti oleh mesin pada saat itu. Namun, berkat pengembangan teknologi dan juga ilmu pengetahuan, saat ini bahasa pemrgraman sudah mencapai level bahasa pemrograman tingkat tinggi, yang mana lebih mudah dimengerti oleh manusia, dan juga dimengerti oleh mesin.

Dengan begitu, tidak heran kalau Bahasa pemograman sering disebut sebagai bahasa komputer.

Hasil akhir dari penggunaan bahasa pemrograman adalah sistem operasi, aplikasi desktop, website, aplikasi mobile, bahkan berbagai perangkat teknologi yang biasa dioperasikan sehari- hari. Maka, bisa dipahami bahwa bahasa pemrograman adalah bagian dari website development.

1.2. Rumusan Masalah

a. Apa saja jenis-jenis Bahasa Pemrograman?

b. Apa saja contoh Bahasa Pemrograman?

1.3. Tujuan

a. Untuk mengetahui jenis-jenis Bahasa Pemrograman b. Untuk mengetahui contoh Bahasa Pemrograman

(4)

4 BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Jenis-Jenis Bahasa Pemrograman

2.1.1. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah

Bahasa tingkat rendah adalah jenis bahasa pemrograman yang paling dekat hubungannya dengan logika komputer. Bahasa jenis ini bisa dijalankan di komputer tanpa perlu diterjemahkan terlebih dahulu dengan Compiler atau Interpreter. Bahasa pemrograman tingkat rendah dibagi lagi menjadi dua, yaitu:

• Bahasa Mesin

Bahasa mesin adalah bahasa asli yang dipahami komputer. Bahasa ini juga dikenal sebagai kode mesin atau kode objek. Umumnya, bahasa mesin ditampilkan dalam kode biner (0 dan 1). Oleh karena itu, bahasa mesin cenderung sulit dipahami oleh manusia. Namun positifnya, program yang ditulis dengan bahasa mesin punya kinerja yang sangat gesit, karena tidak perlu diterjemahkan lagi.

• Bahasa Assembly

Bahasa Assembly atau bahasa rakitan adalah jenis bahasa pemrograman tingkat rendah untuk membangun sistem yang berhubungan langsung dengan perangkat keras. Contohnya untuk membuat sistem operasi atau driver. Bahasa Assembly memanfaatkan mnemonik, atau singkatan kata-kata dalam bahasa Inggris untuk membentuk perintah tertentu.

Karenanya, bahasa ini perlu dikonversi lagi menjadi bahasa mesin. Proses penerjemahan ini dilakukan sebuah tools bernama Assembler. Meski harus diterjemahkan dulu, performa program berbahasa Assembly terbilang cepat. Sebab, ia tidak membutuhkan banyak memori ketika dijalankan.

2.1.2. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah

Bahasa tingkat menengah adalah jenis bahasa pemrograman yang menjadi penghubung antara bahasa tingkat rendah dan bahasa tingkat tinggi. Makanya, bahasa ini sering disebut dengan pseudo-language atau bahasa semu. Sebagai bahasa penghubung, jenis bahasa pemrograman tingkat menengah menggunakan perintah yang mendekati bahasa manusia,

(5)

5 sehingga mudah dipahami. Di sisi lain, kompleksitasnya lumayan tinggi, mendekati bahasa Assembly.

Oleh sebab itu, bahasa tingkat menengah juga sering dipakai untuk membangun sistem operasi. Bahkan, ia biasa digunakan untuk membuat program yang dapat mengelola program lain, seperti Terminal. Beberapa contoh dari bahasa tingkat menengah antara lain bahasa C, C++, dan C#.

2.1.3. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi

Bahasa tingkat tinggi adalah jenis bahasa pemrograman dengan perintah yang menyerupai bahasa manusia. Dengan kata lain, perintah tersebut sangat mudah ditulis, dibaca, dan dikelola untuk keperluan lebih lanjut. Maka dari itu, bahasa tingkat tinggi sangat direkomendasikan bagi Anda yang baru belajar pemrograman. Mengingat, tingkat kesulitannya relatif lebih rendah dibanding dua jenis bahasa pemrograman yang telah disebutkan sebelumnya. Terlepas dari itu, bahasa tingkat tinggi sering dimanfaatkan untuk membangun website dan aplikasi. Bahkan, hampir semua website dan aplikasi yang kita install dibuat menggunakan bahasa tingkat tinggi. Jenis bahasa pemrograman tingkat tinggi perlu diterjemahkan dulu menjadi kode mesin. Tapi untungnya, setiap bahasa sudah mengikutsertakan Compiler atau Interpreternya masing-masing, sehingga nyaman digunakan. Bahasa tingkat tinggi masih dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu:

• Pemrograman Berorientasi Prosedural (Procedural Oriented Programming)

Pemrograman berorientasi prosedural adalah jenis bahasa pemrograman yang membagi perintah program menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Nantinya, bagian tersebut akan diurutkan secara sistematis. Jika sudah, komputer akan melaksanakan perintah sesuai dengan urutan yang sudah ditetapkan. Kelebihannya, programmer akan lebih mudah memahami alur program. Namun kekurangannya, akan lebih sulit memodifikasi satu bagian program tanpa mempengaruhi bagian yang lainnya. Contoh bahasa pemrograman berorientasi prosedural adalah Pascal, Basic, dan FORTRAN.

• Pemrograman Berorientasi Objek (Object Oriented Programming)

Pemrograman berorientasi objek adalah jenis bahasa pemrograman yang mengelola perintah program menjadi objek-objek tertentu. Nah, masing-masing objek akan memiliki

(6)

6 karakteristiknya tersendiri. Kemudian, komputer akan mengeksekusi perintah yang diberikan sesuai dengan karakteristik masing-masing objek. Keuntungan dari pemrograman berorientasi objek adalah kemudahan dari segi modifikasi, tanpa menyebabkan error di bagian program lain. Kekurangannya, program jadi lebih sulit dipahami alurnya. Contoh bahasa pemrograman berorientasi objek antara lain Java, PHP, Python, dan Ruby.

2.2. Contoh Bahasa Pemrograman 2.2.1. JavaScript

JavaScript adalah bahasa program yang dipakai untuk mengembangkan website dari segi klien (client side). JavaScript merupakan salah satu bahasa tertua di dunia, karena sudah dikembangkan sejak tahun 1995. JavaScript memungkinkan programmer menambahkan fitur-fitur kompleks sehingga halaman website jadi lebih dinamis dan interaktif. Contohnya untuk membuat pop up notifikasi, pesan konfirmasi, bahkan games sederhana di halaman web. Bahkan, kemampuan JavaScript semakin meningkat berkat adanya Node.js, sebuah runtime environment. Jadinya, JavaScript kini tidak hanya dipakai untuk membangun website dinamis. Ia juga dimanfaatkan dalam pengembangan server, aplikasi mobile, animasi grafis, games, dan masih banyak lagi.

Kelebihan bahasa pemrograman JavaScript:

• Membuat website jadi lebih dinamis, sekaligus menambah fitur-fitur baru di website.

• Mempersingkat waktu loading halaman website dari server.

• Memungkinkan untuk digunakan bersama bahasa lain.

• Merupakan bahasa pemograman yang sangat mudah dipahami dan dipelajari pemula.

• Mampu mengembangkan sistem yang solid karena ekosistemnya yang luas dan fleksibel.

Kekurangan bahasa pemrograman JavaScript:

• JavaScript murni tidak bisa berjalan di luar browser.

• Perintah JavaScript cenderung kurang aman dibanding bahasa pemrograman lain.

• Ekosistem yang terlalu luas berpotensi membingungkan programmer pemula.

(7)

7 2.2.2. Python

Bahasa pemrograman Python adalah bahasa pemograman open source populer yang cukup mudah dipahami pemula. Sama seperti JavaScript, Python sudah ada sejak dekade 90-an, tepatnya di tahun 1991. Bahasa Python sering disebut sebagai bahasa multiguna, karena bisa dipakai untuk berbagai jenis sistem. Tapi kebanyakan, Python dipakai untuk membangun Machine Learning, Artificial Intelligence, Big Data, dan Robotika.

Kelebihan bahasa pemrograman Python:

• Perintah Python sangat mudah dipahami, dibaca, dan ditulis.

• Sanggup terintegrasi dengan bahasa pemrograman lain, seperti C, C++, dan Java.

• Python mengeksekusi perintahnya baris demi baris, sehingga programmer bisa menemukan error lebih mudah.

• Perintah Python bisa dijalankan di berbagai platform tanpa terkendala masalah kompatibilitas, istilahnya Write Once Run Anywhere.

Kekurangan bahasa pemrograman Python:

• Perintah Python diterjemahkan oleh Interpreter, sehingga performanya tidak sebaik bahasa yang menggunakan Compiler.

• Interpreter juga membuat Python kurang cocok untuk membangun aplikasi mobile atau games.

2.2.3. SQL

SQL adalah bahasa pemrograman yang berguna untuk mengakses, mengelola, dan memanipulasi data berbasis relasional. SQL ini pertama kali dikembangkan oleh IBM pada tahun 1974. Sebagai bahasa program khusus data, ia sangat berguna dalam mendefinisikan struktur data dan alirannya dalam suatu program. Tanpa SQL, data program tidak dapat diolah dengan maksimal. Maka dari itu, SQL banyak dimanfaatkan untuk membangun sistem manajemen database (DBMS) untuk aplikasi dengan platform apapun.

Kelebihan bahasa pemrograman SQL:

• Performa pengolahan data yang sangat cepat, tidak sampai hitungan detik.

• Query SQL paling mirip dengan bahasa manusia, sehingga mudah dipelajari.

• Ekosistem yang terjamin, karena sudah ada sejak dekade 70-an.

(8)

8

• Kompatibel dengan berbagai platform dan bahasa pemrograman lain.

Kekurangan bahasa pemrograman SQL:

• Meski perintahnya mudah dipahami, interface SQL sendiri terbilang kompleks sehingga kurang ramah pengguna.

• Kemampuan yang terbatas, hanya berguna untuk mengelola data.

• Tidak bisa berdiri sendiri, harus digunakan bersama bahasa pemrograman lain jika ingin membangun sebuah sistem utuh.

2.2.4. Java

Java adalah bahasa pemrograman multiplatform dilengkapi performa stabil serta keamanan terjamin. Sama seperti JavaScript dan Python, Java juga tergolong veteran karena pertama kali diluncurkan tahun 1995. Mengingat keamanannya, Java banyak dipakai untuk membangun sistem informasi perbankan, retail, dan pemerintahan. Selain itu, Java banyak dimanfaatkan dalam pengembangan aplikasi mobile dan desktop.

Kelebihan bahasa pemrograman Java:

• Perintah Java cukup mudah dipahami, ditulis, dan diperbaiki ketika terjadi error.

• Program Java dapat dikonversi dan berjalan di berbagai platform.

• Hasil akhir perintah Java adalah kode mesin murni, sehingga lebih aman dari kemungkinan diintip penyusup.

• Mampu menjalankan beberapa perintah berbeda di waktu yang bersamaan.

Kekurangan bahasa pemrograman Java:

• Perintah Java cenderung berbelit-belit, alias butuh beberapa baris kode untuk menulis satu perintah sederhana.

• Banyaknya baris kode ini membuat program Java memakan banyak memori ketika dijalankan.

• Java tidak menyediakan fasilitas backup secara bawaan.

2.2.5. TypeScript

(9)

9 TypeScript adalah bahasa pemrograman open source yang dibangun di atas JavaScript.

Banyak yang bilang, bahasa yang baru dikenalkan tahun 2012 ini adalah superset dari JavaScript. Maksudnya, perintah JavaScript bisa digunakan di TypeScript, begitu pula sebaliknya. Meski begitu, TypeScript tetap membawa perubahan dan fitur-fitur baru.

Misalnya aturan pengetikkan ketat dan saran pengetikan otomatis (Autocomplete). Sebagai bahasa superset, apa yang dilakukan di JavaScript bisa juga dilakukan di TypeScript.

Dengan kata lain, ia bisa dimanfaatkan untuk pengembangan website, front end, back end, dan aplikasi mobile.

Kelebihan bahasa pemrograman TypeScript:

• Meminimalisasi error saat coding, karena aturan pengetikan yang ketat.

• Bisa digunakan di berbagai platform, karena masih memanfaatkan ekosistem JavaScript.

• Mudah dipahami bagi Anda yang telah menguasai JavaScript sebelumnya.

• Dapat digunakan bersama bahasa pemrograman lain.

Kekurangan bahasa pemrograman:

• Baris kode cenderung membludak, karena aturan penulisan yang kaku.

• Komunitas yang tidak begitu besar, karena belum sepopuler JavaScript.

• Dalam beberapa kasus membutuhkan Compiler, sementara JavaScript sama sekali tidak.

2.2.6. C#

C# (dibaca C sharp) adalah bahasa pemograman modern yang berorientasi objek. Bahasa ini memanfaatkan layanan web berbasis XML dan berjalan di atas platform .NET milik Microsoft. C# adalah bahasa untuk kebutuhan pengembangan umum. Namun, ia banyak digunakan untuk membangun aplikasi berbasis Web. Bahasa ini agak sulit dipelajari, jadi kurang cocok bagi pemula.

Kelebihan bahasa pemrograman C#:

• Bahasa C# sangat kompatibel dengan ekosistem Windows, karena memanfaatkan platform .NET.

• Bahasa C# lebih modern dibandingkan C dan C++, sehingga lebih mudah di- maintenance.

(10)

10

• Berbeda dengan Java, C++ menyediakan fasilitas backup untuk mencegah kebocoran memori.

Kekurangan bahasa pemrograman C#:

• Ketergantungan dengan platform .NET, sehingga kurang fleksibel untuk platform lain.

• Bahasa C# menggunakan kombinasi perintah bahasa lain seperti C dan Java, sehingga cenderung sulit untuk dipelajari.

2.2.7. C++

Bahasa yang tergolong tingkat menengah ini pertama kali dikembangkan tahun 1980 oleh ahli komputer bernama Bjarne Stroustrup. Bahasa perbaikan dari bahasa C ini punya fitur layaknya bahasa tingkat tinggi. Sebut saja pendekatan berorientasi objek, penanganan error, dan saran pengetikan (Autocomplete). Nah, ia paling cocok dipakai untuk membangun aplikasi berbasis desktop.

Kelebihan bahasa pemrograman C++:

• Bahasa C++ mendukung struktur pemrograman yang ringkas dan portabel.

• Mendukung beberapa kemampuan khas pemrograman berorientasi objek, seperti abstraksi, pewarisan, dan enkapsulasi.

• Perintah C++ mudah dipahami layaknya bahasa tingkat tinggi, tapi bisa dipakai untuk membangun sistem kompleks seperti bahasa tingkat rendah.

• Lebih kompatibel dengan banyak platform dibandingkan bahasa C.

Kekurangan bahasa pemrograman C++:

• Bahasa C++ masih kurang aman dibandingkan bahasa lain seperti Python, apalagi Java.

• Tidak mendukung fitur Garbage Collection (penghapusan objek tanpa deklarasi perintah), sehingga lebih boros memori.

• Bisa dipakai membangun aplikasi berbasis web, tapi proses debug-nya tidak semudah aplikasi desktop.

2.2.8. PHP

(11)

11 Bahasa pemrograman PHP adalah salah satu bahasa pemrograman paling populer saat ini.

Bahasa PHP juga tergolong veteran, karena sudah dikembangkan sejak tahun 1994, oleh Rasmus Laird. Bahasa yang satu ini sangat kompatibel, dan lazim digunakan bersama bahasa lain seperti JavaScript, HTML, CSS, bahkan SQL. PHP paling sering dimanfaatkan untuk membangun website dan aplikasi berbasis web. Terutama dengan dukungan web hosting yang baik agar website mudah diakses.

Kelebihan bahasa pemrograman PHP:

• Bahasa PHP sangat mudah dipelajari pemula, dan perintahnya tergolong aman.

• Kemampuannya bisa ditingkatkan dengan memasang library, modul, dan framework PHP tambahan.

• Dapat berjalan di berbagai sistem operasi, sebut saja Windows, Mac, Linux, atau Android.

• Kompatibel dengan berbagai layanan Cloud, seperti Amazon Web Services.

Kekurangan bahasa pemrograman PHP:

• Belum teruji kemampuannya untuk membangun sistem selain yang berbasis web.

• Performanya tidak begitu stabil ketika dipaksa mengelola aplikasi berskala besar.

• Harus dipasangkan dengan bahasa pemrograman lain agar hasil akhir sistem lebih optimal.

2.2.9. C

Bahasa program yang satu ini juga termasuk veteran, karena sudah dikembangkan sejak tahun 1972 oleh Dennis M Ritchie dari perusahaan AT&T. Bahasa C tergolong bahasa tingkat menengah yang menggabungkan kemudahan bahasa tingkat tinggi dan kemampuan bahasa tingkat rendah. Ia banyak digunakan untuk membangun sistem operasi, teks editor, driver, dan compiler.

Kelebihan bahasa pemrograman C:

• Sebagai bahasa tingkat menengah, perintah C masih cukup mudah dimengerti.

• Bahasa C dikenal punya kinerja yang cepat, efisien, dan tangguh.

• Dapat diandalkan untuk membangun program dengan kalkulasi yang rumit.

• Terdapat fitur alokasi memori dinamis, sehingga performanya terbilang stabil.

Kekurangan bahasa pemrograman C:

(12)

12

• Metode penanganan error yang kurang baik, sehingga agak sulit menemukan kesalahan pengetikan perintah.

• Tidak mendukung reusability, sehingga programmer harus menulis kode yang sama secara berulang-ulang.

2.2.10. Go

Go atau Golang adalah bahasa pemrograman open source yang diterjemahkan oleh Compiler. Bahasa ini mulai dikenalkan pada tahun 2009 oleh raksasa teknologi dunia, Google. Bahasa ini menggabungkan beberapa keunggulan dari bahasa lain, seperti kecepatan performa bahasa C dan kemudahan dari JavaScript dan Python. Bahasa Go banyak digunakan untuk membangun server dan aplikasi berskala besar.

Kelebihan bahasa pemrograman Go:

• Bahasa Go lumayan mudah dipahami dan dipelajari pemula.

• Sudah menyediakan tools bawaan untuk proses testing aplikasi.

• Performa yang terbilang cepat, karena menggunakan Compiler.

Kekurangan bahasa pemrograman Go:

• Belum mendukung metode penanganan error yang mumpuni.

• Masih belum populer, jumlah komunitasnya juga belum banyak.

• Ekosistem yang masih perlu waktu untuk berkembang.

2.2.11. Kotlin

Kotlin adalah bahasa multiplatform dan open source yang dikembangkan oleh perusahaan JetBrains pada tahun 2011 lalu. Meski multiplatform, Kotlin sebagai bahasa pemrograman adalah yang paling cocok dipakai untuk aplikasi Android. Alasannya, Kotlin didukung secara resmi oleh Google sebagai bahasa pengantar untuk pengembangan Android.

Kelebihan bahasa pemrograman Kotlin:

• Perintah bahasa Kotlin cenderung ringkas, sehingga bisa menghemat baris kode.

• Dukungan resmi Google untuk pengembangan fitur, peningkatan kinerja, dan pengamanan sistem secara berkelanjutan.

• Perintah program yang lebih aman dari kemungkinan error, karena aturan coding yang mewajibkan deklarasi variabel di awal.

(13)

13

• Bisa digunakan bersama Java untuk mengembangkan satu aplikasi yang sama.

Kekurangan bahasa pemrograman Kotlin:

• Kecepatan proses Compile yang cenderung tidak stabil.

• Jumlah komunitas programmer Kotlin masih minim.

• Kemampuan Kotlin dalam membangun aplikasi di platform selain Android masih belum teruji.

2.2.12. Ruby

Ruby adalah contoh bahasa pemrograman open source yang menggunakan pendekatan berorientasi objek. Bahasa yang satu ini dikenalkan ke publik pada tahun 1993 lalu.

Awalnya, Ruby hanya cocok digunakan untuk membangun aplikasi berbasis desktop.

Namun sejak hadirnya framework bernama Ruby on Rails, ia kini bisa diandalkan untuk membangun website, baik dari sisi front end maupun back end.

Kelebihan bahasa pemrograman Ruby:

• Sebagai bahasa veteran, Ruby sangat kompatibel dengan berbagai tools berbasis GUI, seperti GTK dan OpenGL.

• Cukup fleksibel, bisa diandalkan untuk membangun aplikasi berbasis desktop maupun web.

• Perintah Ruby cenderung simpel, sehingga mampu meringkas baris kode yang dihasilkan.

Kekurangan bahasa pemrograman Ruby:

• Performa cenderung lambat dibanding bahasa pemrograman lain.

• Kemampuan bahasa Ruby murni agak terbatas, hanya cocok untuk membangun aplikasi desktop.

• Wajib digunakan bersama framework Rails agar bisa mengembangkan aplikasi berbasis web.

• Kurang cocok untuk programmer pemula, karena mereka harus mempelajari Ruby dan Rails sekaligus.

2.2.13. Dart

(14)

14 Ternyata Go bukan satu-satunya bahasa yang dikembangkan oleh Google. Masih ada lagi bahasa pemrograman di bawah naungan raksasa teknologi tersebut, yaitu bahasa Dart yang dirilis tahun 2011. Dart adalah bahasa resmi untuk menggunakan UI toolkit gratisan bernama Flutter. Kombinasi keduanya dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android, iOS, dan web dengan perintah program yang sama.

Kelebihan bahasa pemrograman Dart:

• Perintah program menyerupai JavaScript, sehingga mudah dipelajari bagi yang sudah menguasai JavaScript.

• Performa yang cenderung lebih gesit, dibandingkan dengan JavaScript.

• Dokumentasi yang terbilang lengkap, sehingga tidak menyulitkan programmer pemula.

Kekurangan bahasa pemrograman Dart:

• Harus dipasangkan dengan Flutter, alias tidak bisa digunakan dengan tools lain.

• Masih belum begitu populer, berbanding lurus dengan komunitas yang minim.

• Masih dalam proses perkembangan, sehingga dokumentasi yang ada saat ini bisa saja berubah lagi.

14. Swift

Jika Kotlin adalah bahasa program pengantar untuk Android, maka Swift adalah bahasa pengantar untuk iOS. Bahasa pemograman ini dikembangkan secara eksklusif oleh Apple sejak tahun 2014 lalu. Mirip dengan Dart, Swift harus ditandemkan dengan sebuah UI toolkit bernama Xcode. Bedanya, Xcode ini berbayar dan hanya dapat diinstall di perangkat bikinan Apple. Maka bisa ditebak, bahasa pemrograman Swift khusus dipakai di perangkat Apple, untuk mengembangkan aplikasi berbasis Apple juga, seperti iOS dan Mac OS.

Kelebihan bahasa pemrograman Swift:

• Dukungan resmi dari Apple untuk pengembangan ekosistem.

• Cukup mudah dipahami untuk programmer pemula.

• Performanya diklaim sangat cepat dibanding bahasa pemrograman lain.

Kekurangan bahasa pemrograman Swift:

• Harus dipasangkan dengan Xcode, tidak bisa berdiri sendiri.

(15)

15

• Swift memang open source, tapi Xcode itu sendiri berbayar, sehingga menyulitkan sebagian programmer.

• Harus mempunyai perangkat Apple untuk belajar pemrograman Swift.

2.2.15. R

Bahasa yang dianggap sebagai gerbang ilmu data ini pertama kali dikembangkan oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman. Berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang dipakai untuk membangun sistem, bahasa R lebih condong dimanfaatkan untuk pengolahan dan analisis data. Selain itu, R juga dapat diandalkan untuk kebutuhan statistik dan machine learning.

Kelebihan bahasa pemrograman R:

• Bahasa pemrograman yang paling tepat untuk kebutuhan analisis dan ilmu data.

• Mampu mengolah dan menampilkan berbagai visualisasi data sesuai kebutuhan.

• Perintah dan interface yang ramah bagi programmer pemula.

• Dapat berjalan di berbagai platform seperti Windows, Linux, dan Mac.

Kekurangan bahasa pemrograman R:

• Bahasa R masih belum mendukung pemodelan grafis tiga dimensi.

• Performa yang tidak secepat bahasa pemrograman lain.

2.2.16. Visual Basic

Visual Basic, atau yang juga dikenal dengan nama Microsoft Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh raksasa teknologi dunia, yaitu Microsoft. Visual basic, yang juga emrupakan paket bundling dengan Microsoft Vsual Studio, merupakan salah satu bahasa pemrograman yang digunakan dalam membuat sebuah aplikasi yang berjalan di dalam platform sistem operasi windows. Berbeda dengan Java yang sifatnya multi platform, memang visual basic ini terbatas pada windows saja.

Namun demikian, fitur – fitur bahasa pemrogaman yang terdapat di dalam visual basic ini sangatlah beragam, sehingga visual basic juga menrupakan salah satu bahasa pemrograman yang banyak dan juga populer digunakan di dunia, termasuk di Indonesia. Visual basic menawarkan bahasa pemrograman basic, yang dipadukan dengan ide – ide visual dalam pembuatan sebuah aplikasi ataupun software. Jadi, hanya dengan menggunakan bahasa

(16)

16 pemrograman basic saja, sudah bisa memperoleh sebuah aplikasi yang memiliki visualisasi yang menarik.

Penggunaan bahasa pemrograman Visual Basic

Saat ini, kebanyakan visual basic digunakan dalam pengembangan software – software sederhana, seperti :

• Kalkulator

• Program absensi

• Program akuntansi

• Bahkan beberapa pengembang sanggup membuat sebuah permainan, alias game dengan menggunaan bahasa pemrograman Visual Basic.

2.2.17. Objective – C

Bahasa pemrograman berikutnya yang akan kita bahas adalah bahasa pemrograman Objective – C. sebenarnya bahasa pemrograman ini tidak terlalu terkait dengan bahasa pemrograman C, C ++ ataupun bahasa pemrograman C#. Namun demikian, bahasa pemrograman Objective – C ini menggunakan dasar – dasar bahasa pemrograman C juga untuk mengembangkan sebuah aplikasi dan juga software.

Secara umum, bahasa pemrograman Objective – C ini banyak digunakan pada seluruh aplikasi yang berbasi iOS dan juga Apple software. Sedikit tambahan, sistem operasi iOS yang digunakan pada perangkat mobile phone miliki Apple sendiri merupakan salah satu produk unggulan dari pengembangan software yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Objective – C ini. Jadi, bisa dibilang, bahasa pemrograman Objective – C ini merupakan salah satu bahasa pemrograman yang luar biasa, namun tidak besifat multi platform seperti beberapa bahasa pemrograman populer lainnya.

2.2.18. ActionScript

Bahasa pemrograman yang termasuk populer berikutnya adalah bahasa pemrograman ActionScript. ActionScript ini merupakan bahasa pemrograman yang banyak dimanfaatkan

(17)

17 untuk pengembangan website dan juga situs di dalam internet. Merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh macromedia, yang mana kemudian diakuisisi oleh perusahaan teknologi terkenal, yaitu Adobe. Secara umum, penggunaan actionscript juga merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dibuat dengan basis flash dan juga produk dari adobe, sehingga hal ini turut meningkatkan popularitas dari bahasa pemrograman ActionScript tersebut. ActionScript merupakan bahasa pemroraman yang dibuat dengan basis adobe dan juga flash. Selain digunakan untuk mengembangkan aplikasi dan juga software berbasi adobe dan juga flash, ctionScript juga banyak dimanfaatkan sebagai bahasa pemrograman yang digunakan pada beberapa aplikasi basis data, untuk melakukan proses manajemen basis data, contohnya adalah penggunaan sistem Alpha Five dalam basis data. Hingga saat ini, ActionScript sudah mencapai versi, alias generasi ketiga dari awal mula dikembangkan oleh macromedia, dan banyak dimanfaatkan oleh para programmer yang berbasi flash.

2.2.19. Perl

Perl adalah bahasa pemrograman dinamis tingkat tinggi. Perl adalah singkatan dari

“Practical Extraction and Reporting Language”, meskipun tidak ada akronim untuk Perl sendiri. Perl diperkenalkan oleh Larry Wall pada tahun 1987. Bahasa pemrograman Perl dirancang khusus untuk pengeditan teks. Tapi sekarang, Perl banyak digunakan untuk berbagai keperluan termasuk administrasi sistem Linux, pemrograman jaringan, pengembangan web, dan lainnya. nterpreter adalah bagian dari software yang akan mengubah program yang ditulis dalam bahasa tingkat tinggi ke bahasa tingkat rendah agar komputer dapat memahami dan menjalankan instruksi yang ditulis. Oleh karena itu, Perl merupakan intepreted programming language. Kekuatan bahasa scripting Perl sering diimplementasikan ke banyak bidang. Penggunaan Perl yang paling populer adalah untuk pengembangan Website, kemudian Perl juga digunakan untuk mengotomatisasi banyak tugas di server Web, dan pekerjaan administrasi lainnya, secara otomatis dapat menghasilkan email dan membersihkan sistem. Perl masih digunakan untuk tujuan aslinya, yaitu mengekstrak data dan menghasilkan laporan.

(18)

18 2.2.20. Scala

Scala merupakan bahasa pemrograman yang menggabungkan paradigma pemrograman yang berorientasi pada objek dengan fungsional. Bahasa pemrograman ini termasuk dalam bahasa pemrograman berorientasi objek murni yang dalam arti bahwa setiap nilai adalah objek. Serta termasuk bahasa pemrograman fungsional yang artinya setiap fungsi adalah nilai. Sama halnya seperti Java, Scala di tulis untuk dapat dijalankan pada JVM (Java Virtual Machine). Bahasa pemrograman lainnya yang dapat berjalan di JVM seperti Kotlin dan Ceylon. Semua bahasa ini dibuat dengan tujuan menyederhanakan atau membuat Java yang lebih baik. Meskipun dijalankan pada JVM, nyatanya Scala bukanlah perpanjangan dari Java. Ketika proses kompilasi (penyusunan) kode Scala di terjemahkan ke dalam betycode Java dan berjalan di JVM. Scala dapat digunakan dalam berbagai lingkungan, mulai dari script yang sederhana hingga sistem yang besar atau rumit sekalipun dalam dunia pemrograman ini disebut dengan istilah general purpose programing language.

(19)

19 BAB III

PENUTUP

Bahasa pemrograman merupakan serangkaian kata yang diwujudkan dalam sebuah instruksi atau perintah dan terdiri dari banyak baris yang bisa dimengerti oleh komputer. Secara mendasar, dengan adanya bahasa pemrograman ini nantinya akan membuat komputer mengolah data sesuai dengan instruksi yang diperintahkan. Bahasa program komputer ini wajib dipahami dan dikuasai oleh seorang Developer atau Programmer agar dapat membuat dan membangun sebuah aplikasi maupun software. Untuk membuat suatu aplikasi tertentu, akan digunakan bahasa program komputer yang sesuai dengan kebutuhan dari aplikasi yang akan dibuat nantinya. Jumlah dari bahasa program komputer sendiri cukup banyak dan beragam. Dari sekian banyak bahasa program komputer, tentu tidak seluruhnya akan digunakan oleh seorang Developer. Hanya akan ada satu atau dua bahasa program komputer yang digunakan dalam membuat software development.

(20)

20 DAFTAR PUSTAKA

Arifuddin Muhammad. 6 April 2022. “Bahasa Pemrograman: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan 15+

Contohnya!” https://www.niagahoster.co.id/blog/bahasa-pemrograman/, diakses pada 30 Desember 2023, pukul 21.15

Arifkha. 01 November 2021. “Pengertian Bahasa komputer Atau Bahasa Pemrograman dan Macamnya” https://swissjava.id/bahasa-komputer/, diakses pada 30 Desember 2023, pukul 21.29 Warta ekonomi. 15 Oktober 2021. “ap aitu perl?”.https://wartaekonomi.co.id/read367838/apa-itu- perl, diakses pada 31 Desember, pukul 10.28

Munira. 14 Desember 2021. “Pengenalan Bahasa Pemrograman Scala”.

http://www.mhs.ceritadosen.com/2021/12/pengenalan-bahasa-pemrograman-scala.html, diakses pada 31 Desember 2021, pukul 10.31.

Referensi

Dokumen terkait

Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman

DESKRIPSI MATAKULIAH : Matakuliah ini membahas Algoritma dan Pemrograman dengan Bahasa C, meliputi: pengantar algoritma, flowchart dan pseudocode , bahasa pemrograman

Hardware (perangkat keras) komputer, tidak akan dapat digunakan tanpa kita beri perintah dengan suatu kode atau bahasa pemrograman tertentu, atau

Bahasa Assembly atau Rakitan diprakarsaioleh IBM pada tahun 1956 – 1963. Bahasa assembly termasuk bahasa tingkat rendah. Backus berhasil mengembangkan sebuah

 Penterjemahan bahasa assembly menjadi kode biner bahasa mesin dapat dilakukan secara manual atau menggunakan program yang disebut dengan assembler.... Teknologi dan

a Bahasa pemrograman adalah jenis makanan b Bahasa pemrograman adalah nama sebuah kota c Bahasa pemrograman adalah alat musik d Bahasa pemrograman adalah kumpulan instruksi yang

Dokumen ini membahas tentang kalimat dalam bahasa Indonesia, termasuk jenis kalimat yang berbeda dan

Bahasa pemrograman Python sering direkomendasikan sebagai bahasa pemrograman dasar bagi pemula karena perintahnya yang sederhana, rapi, dan