MAKALAH
“KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP DAN PERSEBARANNYA”
Dosen : Adeng Hudaya, S.Si., M.Pd.
Disusun Oleh :
Annisa Marsally (202014500664) Jihan Elza Syifa (202014500651) Juwita Priana Sari Agustin (202014500689) Septiana Nur Azizah (202014500662)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI
2021
A. Biosfer dan Makhluk Hidup
Biosfer adalah zona tipis di bumi dan diatas permukaan bumi yang tidak lebih dari 20km tebalnya. Biosfer terdiri dari :
- Lapisan Atmosfer
Lapisan Atmosfer merupakan lapisan udara diatas bumi yang membungkus bumi dengan gas-gas yang terdiri dari 3 lapisan utama, yaitu:
Lonosfer (berada >80km diatas muka bumi)
Stratosfer (berada pada 16-80km diatas muka bumi)
Troposfer (berada pada 0-16km diatas muka bumi)
Troposfer adalah lapisan yang dinamis, dimana terdapat uap air yang dapat membentuk awan dan hujan periodik. Sampai saat ini, baru diketahui bahwa makhluk hidup hanya dapat beraktivitas di lapisan ini.
- Lapisan Kulit Bumi
Listosfer : bagian yang padat dari lapisan kulit bumi
Hidrosfer : bagian yang cair dari lapisan kulit bumi
Makhluk Hidup
Ciri-ciri dari makhluk hidup yaitu :
- Respirasi, adalah proses mobilisasi energi yang dilakukan jasad hidup melalui pemecahan senyawa berenergi tinggi (SET). Respirasi dapat disamakan dengan pernafasan. Namun, istilah respirasi mencakup proses-proses yang juga tidak tercakup dalam istilah pernafasan. Respirasi terjadi pada semua tingkatan organisme hidup, mulai dari individu hingga satuan terkecil, yaitu sel.
- Memerlukan nutrisi, nutrisi adalah substansi organic yang dibutuhkan organisme untuk fungsi normal dari system tubuh, pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan.
Nutrisi didapatkan dari makanan dan cairan yang selanjutnya diasimilasi oleh tubuh - Bergerak
- Tumbuh dan berkembang
- Reproduksi, merupakan proses yang dilakukan oleh makhluk hidup untuk menghasilkan individu baru (keturunan) dari jenisnya dinamakan reproduksi. Tujuan reproduksi adalah untuk mempertahankan kelestarian suatu spesies (jenis) makhluk hidup.
- Adaptasi, adalah cara bagaimana organisme mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk bertahan hidup. Organisme yang mampu beradaptasi terhadap lingkungannya mampu untuk memperoleh air, udara dan nutrisi, mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperature, cahaya dan panas, mempertahankan hidup dari musuh alaminya, bereproduksi, merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya.
- Irritabilitas, yaitu peka terhadap rangsang. Gerakan pada tumbuhan merupakan suatu resapan terhadap rangsangan (stimulus) yang baik yang berasal dari dalam maupun dari luar individu.
B. Asal Mula Kehidupan dan Evolusi Makhluk Hidup di Bumi Hipotesis tentang asal mula kehidupan :
Teori Cosmozoa
Makhluk hidup datang dari bumi dari bagian lain alam semesta ini. Diperkirakan bahwa suatu benda berat telah menyebarkan benda hidup dan benda hidup itu merupakan suatu partikel-partikel kecil. Teori ini berdasarkan dua asumsi :
- Benda hidup itu ada atau telah ada di suatu tempat dalam alam semesta ini
- Benda hidup itu dapat dipertahankan selama perjalanan antar benda angkasa ke bumi.
Teori Pfluger
Bumi berasal dari suatu materi yang sangat panas, kemudian dari bahan itu mengandung karbon dan nitrogen terbentuk senyawa cyanogen (CN). Senyawa ini terbentuk pada suhu yang sangat tinggi dan selanjutnya terbentuk zat protein pembentuk protoplasma yang akan menjadi makhluk hidup.
Teori Moore
Hidup muncul dari kondisi yang cocok dari bahan anorganik pada saat bumi mengalami pendinginan melalui suatu proses yang kompleks dalam larutan yang labil. Bila fase keadaan kompleks itu tercapai akan muncullah hidup.
Teori alien
Beberapa reaksi terjadi yaitu energi yang datang dari sinar matahari diserap oleh zat besi yang lembab dan menimbulkan pengaturan atom dari materi-materi. Interaksi antara C, H, N, S dalam genangan air dimuka bumi akan membentuk zat-zat yang akhirnya membentuk protoplasma benda hidup.
Teori Transendental
Merupakan jawaban secara religi benda hidup itu diciptakan oleh super nature (Tuhan Yang Maha kuasa), diluar jangkauan Sains.
Konsep atau Teori Modern
- Teori Abiogenesis (Generatio spontanea) oleh Aristoteles (384-322 SM)
“Makhluk hidup berasal dari benda mati yang timbul secara spontan karena adanya gaya hidup”. Pendukung teori ini adalah:
– Antonie van Leuwenhook (belanda) pada air hujan dan rendaman air jerami terlihat adanya jentik-jentik (makhluk hidup).
– John Needham (Inggris) “mikroorganisme itu berasal dari air kaldu (rebusan daging)”
- Teori Biogenesis
“Makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga”.
– Omne vivum ex ovo (Fransisco Redi) (Setiap kehidupan berasal dari telur)
– Omne ovo ex vivo ( Spallanzani) (Setiap telur berasal dari kehidupan
sebelumnya)
– Omne vivum ex vivo (Louis Pasteur) Setiap kehidupan berasal dari kehidupan
sebelumnya
Evolusi Makhluk Hidup di Bumi
Mahluk hidup pertama di bumi tidak lama dan dalam bentuk sederhana. Proses perubahan dari mahluk sederhana ke bentuk makhluk yang kompleks, terjadi melalui 4 Tahap terjadinya proses evolusi, yaitu:
1. Variasi genetik, variasi sifat yang dapat diturunkan ke generasi berikutnya 2. Seleksi alam, alam menseleksi sifat-sifat tertentu agar tetap bertahan hidup
3. Adaptasi, mahluk hidup yang mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan tertentu akan terus hidup
4. Mutasi genetik, sifat-sifat tertentu akan mengalami perubahan melalui perubahan struktur DNA dan RNA yang mengarah ke pembentukan species baru
C. Keanekaragaman Makhluk Hidup
Menurut para ahli, keanekaragaman makhluk hidup seperti yang kita lihat sekarang ini terbentuk dari proses evolusi. Ketika bumi baru saja terbentuk, yang terjadi adalah proses evolusi yang lebih besar, yang kemudian memunculkan sel pertama (ancestor cell). Setelah dalam waktu yang cukup lama dalam sejarah evolusi, dari sel pertama ini kemudian memunculkan organisme multiseluler pada awal era Paleozoikum. Proses evolusi makhluk hidup berlanjut seiring dengan perubahan iklim dan pergeseran benua. Pada akhirnya sebagai hasil proses evolusi, bermunculanlah beranekaragam makhluk hidup.
- Keanekaragaman gen
GEN adalah faktor pengatur sifat yang terdapat dalam sel makhluk hidup. Warna kulit pada manusia, warna bunga pada tumbuhan dan variasi warna bulu kucing merupakan contoh sifat hasil ekspresi gen. GEN diwariskan dari induk kepada keturunannya. Gen yang diwariskan merupakan kombinasi antara kedua gen induk. Kombinasi ini menyebabkan terjadinya keturunan yang dihasilkan memiliki gen dan susunan yang baru.
- Keanekaragaman jenis
Jenis (spesies) merupakan suatu satuan organisme yang dapat dikenal dari bentuk atau penampilannya. Terdiri atas pengelompokan populasi atau gabungan individu yang mampu kawin sesamanya secara bebas (tapi tidak dapat melakukannya dengan jenis lain), untuk menghasilkan keturunan dipengaruhi oleh lingkungan tempat hidupnya.
- Keanekaragaman ekosistem
Keanekaragaman tingkat ekosistem disebabkan adanya perbedaan letak geografis setiap ekosistem. Perbedaan geografis suatu tempat akan menyebabkan adanya perbedaan iklim. Keadaan yang berbeda-beda ini akan berpengaruh terhadap jenis flora dan fauna yang menempati suatu daerah.
Klasifikasi Makhluk Hidup
5 kelompok besar (kerajaan/kingdom), yaitu :
- Kingdom monera (organisme sel tunggal tak berinti sel) contoh: bakteri dan alga biru.
- Kingdom protista (organisme sel tunggal berinti sel) contoh : Protozoa - Kingdom fungi (organisme multisellular) contoh : Jamur
- Kingdom plantae (organisme tumbuhan) - Kingdom animalia (organisme hewan) D. Persebaran Makhluk Hidup
Faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran organisme, yaitu : 1. Faktor lingkungan, terdiri dari:
- Faktor Abiotik, misalnya daratan, lautan, suhu, curah hujan dan lain-lain - Faktor Biotik, kehadiran mahluk hidup lain, baik tumbuhan, hewan dan bakteri 2. Faktor barrier (penghambat fisik)
- Land barrier (penghambat fisik oleh daratan) - Water barrier (penghambat fisik oleh perairan) 3. Faktor sejarah geologi
- Continental Drif (pergeseran benua)
- Garis Wallace dan Garis weber (merupakan pemisahan oleh palung laut yang dalam
Persebaran Hewan
- Wilayah Paleartik (Eropa dan Asia Utara) dihuni antara lain oleh bison dan rusa rein.
- Wilayah Neartik (Amerika Utara) dihuni oleh bison dan semacam rusa rein yang disebut Caribau.
- Wilayah Neotropik (Amerika Tengah-Selatan) dihuni antara lain oleh tapir dan monyet Howler.
- Wilayah Ethiopia (Afrika dan Arabia) dihuni antara lain oleh gajah Afrika, jerapah dan gorila.
- Wilayah Australia (Australia & sekitarnya) dihuni antara lain oleh kangguru, koala, wombat.
- Wilayah Oriental (Asia Selatan, Indonesia) dihuni oleh antara lain harimau, gajah India dan kerbau.
Persebaran Tumbuhan
A. Berdasarkan Ketinggian (Vertikal)
1.) < 700 m, wilayah iklim panas, suhu rata-rata > 22oC yaitu padi, tebu, kelapa dan jagung.
2.) 700-1500 m, wilayah iklim sedang, suhu rata-rata 15o – 22 o C yaitu teh, kopi, kina dan karet.
3.) 1500-2500 m, wilayah iklim sejuk, suhu rata-rata 11o – 15o C yaitu pinus, cemara, dan hortikultura.
4.) 2500-4000 m, wilayah iklim dingin, suhu rata-rata < 11oC yaitu lumut B. Berdasarkan Garis lintang (horizontal)
1. Daerah Tropika ( 23,5 o LU – 23,5o LS), wilayah iklim tropis, suhu rata-rata >22oC, dengan ciri tumbuhan:
- Pohonnya besar dan tinggi, adanya tumbuhan menempel (epifit) contohnya benalu dan anggrek.
- Ada tumbuhan menjalar ke atas, contohnya rotan.
2. Daerah Subtropika (23,5o – 66,5o LU/LS), wilayah iklim sedang, mengalami empat musim (panas, gugur, dingin, semi), dengan ciri tumbuhannya:
- Pohonnya tinggi, ada pohon yang daunnya gugur pada musim gugur - Ada padang rumput di tengah benua.
3. Daerah Kutub (66,5o – 90o LU/LS), wilayah iklim dingin, pada musim panas matahari bersinar > 12 jam, musim dingin matahari bersinar < 12 jam, dengan ciri tumbuhannya:
- Spesies homogen, berdaun jarum: contoh: pinus, cemara®Hutan taiga - Ada lumut ® Tundra
Manfaat Keanekaragaman Makhluk Hidup - Sumber Obat dan Kosmetik
- Sumber pangan, papan, dan sandang.
- Lahan Penelitian dan Pengembangan Ilmu - Sarana Peningkatkan Nilai Budaya.
- Sumber Plasma Nutfah - Sarana Rekreasi
- Penunjang Keberlanjutan Ekosistem - Sumber Energi
Upaya Manusia Melestarikan Keanekaragaman Makhluk Hidup - Penghijauan
- Pembuatan taman kota - Pengembang biakkan
- Memelihara kelestarian hutan