• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Demokrasi

N/A
N/A
Yosafat Hariosetyo Rindanto

Academic year: 2025

Membagikan "Makna Demokrasi"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Demokrasi

No Rasisme, No Diskriminasi

Kelompok 5

(2)

Kelompok 5

Yosafat Hariyosetyo R

Handaru Galih Candramurti Alya Zuhra Ramadina

Vincentia Stefanny Puspitasari

22/493542/SV/20707

22/498057/SV/21180

22/503664/SV/21528

22/504949/SV/21733

(3)

Demokrasi

Secara etimologis, demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu demos

yang berarti rakyat dan cratos atau cratein yang berarti pemerintahan

atau kekuasaan. Jadi, demos -cratein atau demos -cratos berarti

pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Abraham Lincoln mantan

Presiden Amerika Serikat, yang menyatakan bahwa “demokrasi adalah

suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” atau “the

government from the people, by the people, and for the people”.

(4)

Tiga Tradisi Pemikiran Politik Demokrasi

Teori Aristotelian Klasik

Demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan, yakni pemerintahan oleh seluruh warganegara yang memenuhi syarat kewarganegaraan.

Teori Abad Pertengahan

Demokrasi yang pada dasarnya menerapkan

“Roman law” dan konsep “popular souvereignity”

menempatkan suatu landasan pelaksanaan kekuasaan tertinggi di tangan rakyat.

Dokrin Kontemporer

Demokrasi menerapkan konsep “republik” dipandang sebagai bentuk pemerintahan rakyat yang murni. Proses demokrasi itu dapat diidentifikasi dalam empat bentuk demokrasi antra lain: Demokrasi Protektif, Demokrasi Pembangunan, Demokrasi Ekuilibrium, dan Demokrasi Partisipatoris.

(5)

Pemikiran tentang

Demokrasi di Indonesia

Demokrasi yang dianut di Indonesia adalah demokrasi yang berdasarkan Pancasila yang masih terus berkembang dan sifat dan ciri-cirinya terdapat perbagai tafsiran dan pandangan.

Menurut Moh. Hatta, kita sudah mengenal tradisi demokrasi jauh sebelum Indonesia merdeka, yakni demokrasi desa. Demokrasi desa atau desa-demokrasi merupakan demokrasi asli Indonesia, yang bercirikan tiga hal yakni 1) cita- cita rapat, 2) cita-cita massa protes, dan 3) cita- cita tolong menolong.

Dengan demikian, demokrasi diyakini dan diterima sebagai sistem politik yang baik guna mencapai kesejahteraan bangsa

(6)

Demokrasi berdasarkan Ketuhanan YME 1.

Demokrasi dengan Kecerdasan 2.

Demokrasi yang Berkedaulatan Rakyat 3.

Demokrasi dengan rule of law 4.

Demokrasi dengan Pembagian kekuasaan 5.

Demokrasi dengan HAM 6.

Demokrasi dengan Pengadilan yang merdeka 7.

Demokrasi dengan Otonomi Daerah 8.

Demokrasi dengan Kemakmuran 9.

Demokrasi yang berkeadilan 10.

Esensi dan Urgensi

Demokrasi Pancasila

(Sepuluh Pilar Demokrasi

Pancasila)

(7)

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik

Demokrasi yang bersumber dari Pancasila

Demokrasi yang diformulasikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat merupakan fenomena baru bagi Indonesia ketika merdeka. Mengenai adanya demokrasi dalam tradisi desa kita akan meminjam dua macam analisis berikut :

Pertama, paham kedaulatan rakyat sebenarnya sudah tumbuh sejak lama di Nusantara.

Kedua, tradisi demokrasi asli Nusantara tetap bertahan sekalipun di bawah kekuasaan feodalisme raja-raja Nusantara karena di banyak tempat di Nusantara, tanah sebagai faktor produksi yang penting tidaklah dikuasai oleh raja, melainkan dimiliki bersama oleh masyarakat desa.

Sumber Nilai yang Berasal dari Demokrasi Desa

1.

(8)

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik

Demokrasi yang bersumber dari Pancasila

Nilai demokratis yang berasal dari Islam bersumber dari akar teologisnya. Inti dari keyakinan Islam adalah pengakuan pada Ketuhanan Yang Maha Esa (Tauhid, Monoteisme). Dalam keyakinan ini, hanya Tuhanlah satu-satunya wujud yang pasti.

Semua selain Tuhan, bersifat nisbi belaka. prinsip Tauhid adalah paham persamaan (kesederajatan) manusia di hadapan Tuhan, yang melarang adanya perendahan martabat dan pemaksaan kehendak antarsesama manusia

2. Sumber Nilai yang Berasal dari Islam

(9)

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik

Demokrasi yang bersumber dari Pancasila

Masyarakat Barat (Eropa) mempunyai akar demokrasi yang panjang. Pusat pertumbuhan demokrasi terpenting di Yunani adalah kota Athena, yang sering dirujuk sebagai contoh pelaksanaan demokrasi partisipatif dalam negara-kota sekitar abad ke-5 SM. Model pemerintahan demokratis model Athena dan Roma ini kemudian menyebar ke kotakota lain sekitarnya, Kehadiran kolonialisme Eropa, khususnya Belanda, di Indonesia, membawa dua sisi dari koin peradaban Barat: sisi represi imperialisme-kapitalisme dan sisi humanisme-demokratis.

3. Sumber Nilai yang Berasal dari Barat

(10)

Masa Republik Indonesia I (1945-1959) yang dinamakan masa demokrasi konstitusional

Masa Republik Indonesia II (1959-1965) yaitu masa Demokrasi Terpimpin

Masa Republik Indonesia III (1965-1998) yaitu masa demokrasi Pancasila.

Demokrsi

Masa Republik Indonesia IV (1998-sekarang) yaitu masa reformasi

Perkembangan sejarah demokrasi Indonesia sampai

masa Orde Baru dapat dibagi dalam empat masa, yaitu:

(11)

Di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, pada

17 Agustus 1945, Soekarno, yang didampingi Hatta membacakan teks proklamasi setelah kekalahan

Jepang. Sejumlah tokoh dan pemuda menyaksikan pembacaan ini, yang disiarkan melalui radio,

menandai berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengakhiri penjajahan, memulai era kemerdekaan dan kemajuan bangsa.

Momen Proklamasi

(12)

Tujuan Kemerdekaan

Tujuan kemerdekaan

berdasarkan UUD Tahun 1945

Untuk membentuk negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Memberikan perlindungan kepada seluruh rakyat Indonesia dan setiap wilayahnya.

Meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Menciptakan perdamaian dunia dan menghormati kemerdekaan negara lain.

Membangun sistem pendidikan yang berkualitas untuk

mencerdaskan kehidupan bangsa.

(13)

Rasisme di Indonesia

Organisasi Human Rights Watch menyebutkan diskriminasi dan penangkapan yang terjadi pada orang asli Papua selama pemerintahan Joko Widodo "sangat kelihatan dan jumlah lebih banyak" dibandingkan dengan era presiden sebelumnya.

Salah satu cara menghentikan sikap rasisme yang terjadi di kalangan masyarakat Indonesia adalah dengan menerapkan ideologi Negara kita, yaitu Pancasila. Sila ketiga, yang berbunyi, “Persatuan Indonesia” berkaitan dengan moto bangsa Indonesia “Bhineka Tunggal Ika”, menyatakan bahwa Indonesia hidup dengan berbagai keragaman dan merupakan satu kesatuan tanpa membeda- bedakan satu dengan yang lainnya menurut perbedaan suku, agama, ras, dan adat(SARA).

(14)

Transformasi

Sosial dan Ekonomi

Perubahan struktur sosial & urbanisasi Perubahan nilai dan norma

Perubahan kelembagaan

Transformasi Sosial 1.

Ekonomi agraris ke ekonomi industri Perubahan dalam sektor ekonomi

Reformasi ekonomi dan infrastruktur

2. Transformasi Ekonomi

(15)

Dinamika

Perjuangan 1

2 3 4

5 6 Strategi dan

Konfrontasi

Melakukan diplomasi untuk mendapatkan dukungan internasional.

Perlawanan fisik dan gerilya terhadap para penjajah

Melibatkan seluruh lapisan

masyarakat dalam perlawanan

Konfrontasi agresi militer I dan II oleh Belanda

Konfrontasi di meja perundingan

Dukungan dari negara-negara lain dan tekanan dari PBB

(16)

Melalui perlawanan bersenjata dan diplomasi, pengakuan internasional terhadap kemerdekaan Indonesia

diperjuangkan setelah proklamasi pada 17 Agustus 1945.

Dukungan datang dari berbagai negara global, setelah agresi militer yang dilakukan oleh Belanda. Berbagai

perundingan dan tekanan internasional telah dilakukan, termasuk dari PBB. Puncaknya, setelah Konferensi Meja

Bundar (KMB), Belanda akahirnya mengakui kemerdekaan Indonesia dan pengukuhannya di seluruh dunia pada 27 Desember 1949.

Pengakuan Internasional

(17)

Refleksi Kemerdekaan

Sejak Proklamasi pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia menghadapi tantangan berat, baik dari agresi militer Belanda maupun konfrontasi diplomatik. Melalui tekad dan kesatuan, serta dukungan internasional, Indonesia akhirnya memperoleh pengakuan kedaulatan pada 27 Desember 1949. Proses ini menegaskan pentingnya kemerdekaan sebagai landasan pembangunan bangsa, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan keinginan untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

(18)

Kesimpulan

Melalui perjuangan diplomasi, perlawanan bersenjata, dan dukungan internasional,

Indonesia akhirnya memperoleh pengakuan kedaulatan pada 27 Desember 1949.

Proses ini menggarisbawahi nilai-nilai perjuangan, kesatuan, dan semangat nasionalisme yang harus terus kita jaga dan kembangkan.

Proklamasi pada 17 Agustus 1945 bukan hanya menandai berakhirnya penjajahan, tetapi juga membuka jalan bagi pembentukan Negara

Kesatuan Republik Indonesia.

(19)

Terimakasih

Atas Perhatiannya

Referensi

Dokumen terkait

Demokrasi dapat didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat; khususnya, oleh mayoritas pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi tetap pada rakyat dan dilakukan

mengambil keputusan politik secara rasional dan menguntungkan bagi dirinya, juga bagi masyarakat (Zamroni, 2002). Negara demokrasi adalah suatu negara dengan

1) Demokrasi atau pemerintahan rakyat yang digunakan oleh pemerintah Indonesia adalah sistem pemerintahan rakyat yang dijiwai dan dituntun oleh nilai-nilai

Demokrasi dapat didefinisikan sebagai pemerintahan oleh rakyat; khususnya, oleh mayoritas; pemerintahan di mana kekuasaan tertinggi tetap pada rakyat dan dilakukan

Demokrasi adalah sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah segara tersebut.. Salah satu

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan

Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh

Dapat disimpulkan bahwa pengertian demokrasi adalah pemerintahan rakyat yang memberikan kebebasan pemerintahan kepada rakyat namun tetap diatur dan diarahkan oleh sebuah lembaga