Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Mapel PPKn
Tema 5 Kelas 5 SD/MI
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Sumpah Pemuda merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah nasional Indonesia. Peristiwa ini makin menyadarkan masyarakat Indonesia yang kala itu berada di bawah penjajahan Belanda, terhadap pentingnya persatuan dan
kesatuan untuk melawan penjajah. Kongres Pemuda II yang diadakan pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 melahirkan peristiwa Sumpah Pemuda.
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Kongres Pemuda mempersatukan seluruh pemuda di Indonesia untuk
membentuk sebuah negara merdeka yang bebas dari penjajahan. Sumpah Pemuda diikrarkan di gedung Indonesische Clubgebouw di Jakarta, kini menjadi Museum Sumpah Pemuda.
Museum Sumpah Pemuda
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Berikut isi sumpah pemuda : Pertama:
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu,
tanah Indonesia.
Kedua:
Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu,
bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan,
bahasa Indonesia.
Peristiwa Sumpah Pemuda 1928
Pada saat itulah pertama kalinya Lagu Indonesia Raya diperdengarkan. Lagu yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman (WR Supratman) ini meningkatkan
semangat persatuan dan kesatuan bangsa di kalangan pemuda untuk segera membentuk sebuah negara yang merdeka dan berdaulat. Setelah merdeka, Lagu Indonesia Raya menjadi lagu kebangsaan Indonesia.
Makna Isi Sumpah Pemuda
1. Makna Satu Nusa
Mengakui memiliki tanah air yang sama, yaitu Indonesia. Kewajiban rakyat Indonesia yaitu menjaga keutuhan wilayah Indonesia dengan semangat persatuan.
2. Makna Satu Bangsa
Mengaku berbangsa satu yaitu bangsa Indonesia. Saling menghargai keragaman suku bangsa dan budaya demi tercipta persatuan dan kesatuan.
3. Makna Satu Bahasa
Mengaku berbahasa satu Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang mempersatukan bangsa Indonesia.
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI) Mapel PPKn
Tema 5 Kelas 5 SD/MI
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Dokter Wahidin Sudirohusodo ingin mengubah cara berjuang rakyat Indonesia dari perjuangan fisik kepada cara perjuangan melalui pendidikan. Ide ini menarik
perhatian seorang mahasiswa STOVIA bernama Sutomo yang pada akhirnya mendirikan organisasi modern pertama di Indonesia bernama
Budi Utomo.
Budi Utomo berdiri pada tanggal 20 Mei 1908.
Organisasi itu berdiri berdasarkan pemikiran seorang lulusan sekolah
dokter Jawa (STOVIA) bernama dr. Wahidin
Sudirohusodo.
dr. Wahidin Soedirohoesodo dr. Soetomo
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Perjuangan dr. Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo adalah berusaha
membangkitkan kesadaran masyarakat Indonesia kala itu terhadap pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa tanpa perlu mempermasalahkan perbedaan agama dan suku. Keberadaan Budi Utomo telah menumbuhkan semangat dan menandai terjadinya kebangkitan bangsa secara nasional.
Budi Utomo berdiri pada tanggal 20 Mei 1908.
Organisasi itu berdiri berdasarkan pemikiran seorang lulusan sekolah
dokter Jawa (STOVIA) bernama dr. Wahidin
Sudirohusodo.
dr. Wahidin Soedirohoesodo dr. Soetomo
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Bung Tomo merupakan pemimpin perang Surabaya pada 10 November 1945 yang melawan tentara Inggris. Pertempuran Surabaya menjadi simbol perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Bung Tomo mengajak warga Surabaya untuk
melawan penjajah tanpa melihat perbedaan agama dan suku bangsa.
Keragaman suku bangsa dan agama yang dimiliki oleh warga Surabaya merupakan kekuatan untuk melawan penjajahan.
Pertempuran Surabaya dipimpin oleh Bung Tomo
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Pertempuran itu disebabkan oleh pengibaran Belanda di Hotel Yamato. Para pemuda Surabaya sangat marah karena menghina kedaulatan negara. Pemuda merobek warna biru pada bendera tersebut, lalu mereka mengibarkan
kembali bendera yang tersisa, yaitu bendera merah putih.
Pertempuran Surabaya dipimpin oleh Bung Tomo
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Pertempuran kembali terjadi setelah Brigadir Mallaby (Inggris) terbunuh. Tentara Inggris memberikan peringatan agar seluruh pemimpin dan orang Indonesia yang bersenjata melapor dan meletakkan senjatanya. Peringatan tersebut
merupakan penghinaan bagi persatuan bangsa Indonesia.
Pertempuran Surabaya dipimpin oleh Bung Tomo
Usaha Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Bung Tomo dan warga Surabaya bersatu untuk melawan penjajah. Bung Tomo mengobarkan semangat perjuangan melalui pidatonya. Pidato Bung Tomo
berhasil membakar semangat warga Surabaya untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Pertempuran Surabaya dipimpin oleh Bung Tomo
Mapel PPKn
Tema 5 Kelas 5 SD/MI
Upaya Untuk Mengatasi
Ancaman Terhadap Persatuan
Dan Kesatuan Indonesia
Upaya Untuk Mengatasi Ancaman
Terhadap Persatuan Dan Kesatuan Indonesia
1. Agresi Militer I dan Agresi Militer II
Agresi terjadi setelah kemerdekaan Indonesia.
Agresi dilakukan oleh Belanda dengan tujuan memecah persatuan Indonesia. Belanda
melakukan agresi militer agar dapat menguasai wilayah Indonesia kembali
Berikut contoh ancaman bagi persatuan dan kesatuan Indonesia
2. Pemberontakan
Pemberontakan merupakan peristiwa
pertempuran bersenjata. Tujuan pemberontakan adalah ingin memisahkan diri dari Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
Upaya Untuk Mengatasi Ancaman
Terhadap Persatuan Dan Kesatuan Indonesia
3. Perpecahan
Keragaman di Indonesia merupakan sebuah
perbedaan yang dapat menimbulkan perpecahan jika tidak disikapi dengan baik. Perpecahan disebabkan antara lain, mengganggu teman, tidak mau bermain dengan teman yang berbeda suku dan agama, serta tidak saling menghargai dan menghormati
antarsesama.
Berikut contoh ancaman bagi persatuan dan kesatuan Indonesia
4. Penyalahgunaan narkoba.
Penyalahgunaan narkoba merupakan pemakaian obat-obat berbahaya tanpa memperhatikan aturan dokter. Narkoba dapat merusak generasi penerus bangsa.
Upaya Untuk Mengatasi Ancaman
Terhadap Persatuan Dan Kesatuan Indonesia
5. Korupsi
Korupsi merupakan perilaku tidak jujur
dengan memberikan uang atau barang yang dilakukan secara tidak wajar. Korupsi tidak hanya terjadi di pemerintahan, tapi dapat juga terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut contoh ancaman bagi persatuan dan kesatuan Indonesia
Ancaman-ancaman tersebut dapat membahayakan persatuan dan kesatuan Indonesia. Jika kita tidak segera mencegahnya , maka keutuhan negara
Indonesia dapat terpecah
Upaya Untuk Mengatasi Ancaman
Terhadap Persatuan Dan Kesatuan Indonesia
1. Para pejuang Indonesia melakukan diplomasi atau pertemuan untuk menanggulangi Agresi Militer Belanda I dan II
2. Penumpasan terhadap para pemberontak.
3. Penerapan nilai-nilai nasionalisme dan rasa cinta tanah air
4. Meningkatkan toleransi antarsesama warga.
5. Membiasakan sikap jujur dan berani bertanggung jawab.
6. Menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman 7. Menerapkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka
Tunggal Ika.
Berikut upaya pencegahan dan penyelesaian terhadap peristiwa yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia