• Tidak ada hasil yang ditemukan

Masyarakat Indonesia

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Masyarakat Indonesia"

Copied!
223
0
0

Teks penuh

Kata kunci: sumber daya alam; pendanaan pembangunan; pengembangan sumber daya manusia; degradasi lingkungan; konflik sosial. Pembangunan dengan dana yang bersumber dari eksploitasi sumber daya alam tidak hanya dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

KONSERVASI BERBASIS KOMUNITAS RELIGI: MEMBEDAH PERAN ORMAS

Pada dasarnya Fikih Lingkungan merangkum ayat-ayat Alquran beserta hadis-hadis tentang lingkungan hidup. Di negara maju, organisasi keagamaan telah berpartisipasi dalam upaya perlindungan lingkungan dari kerusakan dan mempengaruhi kebijakan.

RUANG MASYARAKAT ADAT DALAM PEMANASAN GLOBAL DAN PERUBAHAN

DI KALIMANTAN TENGAH

Memberikan kepastian hukum atas tanah ulayat yang seringkali menimbulkan konflik antara masyarakat adat dengan investor. Pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam harus memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat adat untuk terlibat aktif dalam program REDD+ di Kalimantan Tengah.

PERTAMBANGAN BATU BARA

ANTARA MENDULANG RUPIAH DAN MENEBAR POTENSI KONFLIK 1

Ketika batu bara berkualitas tinggi ditemukan di Eropa, tambang batu bara Belanda di Kalimantan Timur mengalami kemunduran. Keberadaan tambang batu bara di Kalimantan Timur tidak lepas dari keluarnya UU No. Provinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi yang kaya akan potensi sumber daya alam (Muliastra, Tt), khususnya sumber daya mineral (lihat Gambar 1 dan Tabel 2).

Sumber daya batu bara menutupi hampir seluruh provinsi, bahkan tidak sedikit pemukiman di Kalimantan Timur yang dibangun di atas batu bara itu sendiri. Sumber daya alam yang ada di Kaltim mendominasi PDRB provinsi Kaltim. 12 Perusahaan Listrik Negara (PLN) merupakan konsumen terbesar batubara Indonesia (Kompas, 11 November 2011), termasuk dari Kalimantan Timur.

Dengan izin tersebut, jumlah Kuasa Pertambangan di Kaltim mencapai 1.187 KP per Februari 2009 menurut catatan Jatam Provinsi Kaltim. Mereka yang menolak menggunakan lahannya sebagai lahan tambang telah menjadi perhatian lembaga swadaya masyarakat (LSM) Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Provinsi Kalimantan Timur. Perlu juga dicatat bahwa sumber daya batubara yang dimiliki oleh Kalimantan Timur belum dimanfaatkan secara berkelanjutan.

TANTANGAN DAN STRATEGI IMPLEMENTASI MP3EI KORIDOR KALIMANTAN

Pemerintah pusat merasa perlu mengintervensi pemerintah daerah melalui kebijakan MP3EI guna mempercepat pembangunan di daerah. Namun yang tidak boleh dilupakan oleh pemerintah pusat adalah bahwa apa yang terjadi saat ini dengan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari kebijakan pemerintah pusat. Tulisan ini membahas salah satu isu utama dalam rangka implementasi kebijakan MP3EI oleh pemerintah pusat di Kalimantan.

Usulan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) untuk seluruh provinsi di Kalimantan belum mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Yang tidak bisa dikesampingkan adalah pemerintah pusat harus bercermin pada kegagalan pembangunan 1 Juta Hektar Lahan Gambut di Kalimantan Tengah. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, khususnya pasal 14 huruf (e) dan huruf (f) (Lihat Kuncoro 2012: 7).

Asam Hadi | Tantangan dan implementasi strategi ..| Pemerintah pusat juga menutup mata terhadap keinginan daerah yang menginginkan otonomi khusus. Kehadiran MP3EI merupakan wujud kekesalan pemerintah pusat terhadap lambannya pembangunan daerah oleh pemerintah daerah. Hal ini terlihat misalnya dalam konteks Koridor Kalimantan yang merupakan salah satu Kawasan Koridor Ekonomi Nasional dimana usulan RTRWP untuk empat provinsi di Kalimantan belum disetujui oleh pemerintah pusat.

DAMPAK EKONOMIS PENAMBANGAN EMAS BAGI MASYARAKAT

William Chang | Dampak ekonomi penambangan emas..| 117 kelompok penambang emas tak berizin yang sejak 1997 cenderung pindah karena cadangan emas menipis. William Chang | Dampak ekonomi penambangan emas..| 119 Penambangan emas merupakan sumber pendapatan, memenuhi kepentingan politik dan kesejahteraan rakyat. William Chang | Dampak ekonomi penambangan emas..| 121 tanggapan dari pemerintah daerah terhadap kegiatan penambangan emas ilegal.

William Chang | Dampak Ekonomi Pertambangan Emas..| 127 Keempat, penggunaan merkuri yang berlebihan di wilayah sungai, menurut dr. Bagaimana program penambangan emas mandor dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat mandor dan tidak merugikan lingkungan manusia di kemudian hari. Paradigma apa yang harus digunakan agar pertambangan emas di daerah ini lebih berpeluang menyejahterakan rakyat.

William Chang | Dampak ekonomi penambangan emas..| 131 Kebijaksanaan ini harus menyentuh kemanusiaan, solidaritas dan keamanan lingkungan. William Chang | Dampak ekonomi penambangan emas..| 135 Sikap yang tidak menghargai kemanusiaan sebagaimana mestinya menimbulkan ketidakadilan. William Chang | Dampak ekonomi penambangan emas..| 137 Beberapa warga mengeluhkan tanah di sekitar rumahnya telah direklamasi sebagai area pertambangan.

TANAMAN HUTAN YANG LESTARI

UPAYA MENGANTISIPASI PERUBAHAN IKLIM 1

Selama dekade berikutnya, pasokan kayu dari hutan tanaman di Asia Tenggara (Indonesia, Thailand, Vietnam) cenderung menggantikan sebagian besar impor dari daerah yang lebih jauh seperti Chile dan Amerika Selatan lainnya (Carrere dan Lohmannx 1996: 57). Oleh karena itu, 'hutan tanaman' dan konservasi hutan menjadi salah satu isu utama pada KTT Bumi tahun 1992. Keterlibatan pemangku kepentingan, baik aktor langsung (pemerintah, perusahaan swasta dan masyarakat lokal) maupun aktor tidak langsung (akademisi dan lembaga swadaya masyarakat) dalam pelaksanaan konservasi hutan tanaman sangat penting.

Beberapa lembaga internasional telah menyusun pedoman, kriteria dan indikator hutan tanaman lestari (Dwi R. Muhtaman et al. 2000). Dari segi ekonomi pembangunan, hutan tanaman dapat menyediakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi banyak orang. Dampak ekonomi, sosial dan lingkungan (ekologis) dari perusahaan perkebunan hutan yang secara intensif dan efisien mengelola hutannya, seperti PT.

Oleh karena itu, melindungi hutan alam dan memperluas hutan tanaman telah menjadi prioritas nasional di China. Indonesia memprakarsai kebijakan untuk memperbanyak hutan tanaman yang menekankan aspek konservasi dan ekonomi. Pemerintah menyalurkan dana reboisasi untuk menghijaukan dan menanam tanaman hutan cepat tumbuh (akasia dan kayu putih).

RINGKASAN DISERTASI PENGGUNAAN BAHASA DALAM KOMUNITAS

PERANTAU BUGIS DI PAPUA

Diaspora Bugis ke Papua

Dari segi bahasa, masyarakat Bugis di Papua hidup di tengah kompleksitas bahasa yang dituturkan oleh masyarakat asli Papua. Meskipun skala keragaman bahasa begitu kompleks, hanya empat bahasa yang umum digunakan oleh orang Bugis Papua, yaitu bahasa Bugis, dialek Melayu Papua, dialek Melayu Makassar, dan bahasa Indonesia. Selain itu, hubungan sosial juga terjadi antara orang Bugis dengan masyarakat lokal (penduduk asli Papua).

Sukardi Gau | Penggunaan bahasa komunitas ..| Mereka yang masuk dalam kategori Bugis tetapi berbahasa Melayu dialek Makassar adalah pendatang Bugis yang lahir dan besar di tanah Bugis kemudian merantau ke Papua. Bagian ini membahas beberapa contoh pilihan bahasa (bahasa Bugis, dialek Melayu Makassar, Melayu Papua dan Indonesia) oleh orang Bugis dalam konteks sosial. Umumnya, di antara keluarga-keluarga yang beragama Bugis (baik ibu maupun bapaknya orang Bugis), bahasa utama interaksi mereka adalah bahasa Bugis, yang menjadi bahasa matriks ketika suami istri berkomunikasi satu sama lain (lihat poin pengamatan 1, 2 dan 3).

Namun, dalam beberapa kasus mereka dapat beralih ke Bugis ketika pelaku mengetahui bahwa orang lain adalah orang Bugis. Observasi poin (6) menunjukkan bahwa bahasa Bugi dituturkan karena peserta (pemain sepak takraw) yang terlibat dalam interaksi tersebut umumnya adalah orang Bugi. Artikel ini secara khusus melaporkan pergeseran bahasa yang terjadi dalam keluarga Bugis di Papua.

Interaksi Ibu Bapak Æ Anak

Laporan pengamatan penggunaan bahasa mengemukakan dua hal, yaitu (i) penggunaan bahasa oleh orang tua dan anak, dan (ii) penggunaan bahasa oleh anak dan orang tua atau saudara kandungnya. Di antara anak-anak; anak ke-1 berbicara kepada anak ke-2, ke-3, ke-4 dan ke-5 menggunakan dialek Bugis, Indonesia dan Melayu Papua atau campuran kode dari ketiga bahasa tersebut. Dengan anak kedua mereka menggunakan bahasa Indonesia dan Bugis, sedangkan dengan anak ketiga dan keempat mereka berkomunikasi dalam bahasa Indonesia.

Suami istri ini berkomunikasi dengan bahasa Bugis, namun dengan anak-anaknya menggunakan bahasa Indonesia atau dialek Melayu Papua. Di antara saudara kandung, mereka berkomunikasi dalam bahasa Indonesia atau dialek Melayu Papua, serta ibu dan ayah mereka. Laporan observasi pada Tabel 2 di atas menunjukkan bahwa Anda mengakui bahwa Anda tidak lagi berbicara bahasa Bugis saat berkomunikasi dengan anak mereka, kecuali Anda (1) dan (2).

Fakta ini sependapat dengan apa yang dikatakan Fasold (1984), yaitu pergeseran bahasa terjadi bila menggunakan L2 dan fungsi B1 bergeser. Mereka yang menguasai bahasa Bugis sebelum tiba di Jayapura10 masih berbicara bahasa Bugis di rumah. Misalnya, di keluarga Anda (3), anak-anaknya sering menegur orang tuanya untuk tidak berbicara bahasa Bugis.

Interaksi Anak Æ Ibu Bapak dan Adik-Beradik

Lebih jauh lagi, yang lebih penting lagi adalah mengkaji rekaman tuturan terkait dengan persoalan alih kode, campur kode, dan peminjaman kode, yang kemudian dideskripsikan dari segi faktor sosial dan etnografi di Jayapura, serta faktor penulis. pengamatan pribadi sebagai partisipan dan juga penutur bahasa Bugis. . Sukardi Gau | Penggunaan Bahasa di Komunitas ..| 185 Dari wacana di atas terlihat bahwa tuturan antara penjual ikan dan kedua pembeli tersebut melibatkan empat kode bahasa yang berbeda sekaligus, yaitu bahasa Indonesia, dialek Melayu Papua, dialek Melayu Makassar, dan bahasa Bugis. Fakta ini terutama terlihat ketika kontak bahasa menjadi lebih intensif antara bahasa Indonesia (termasuk banyak dialek Melayu yang berbeda) dan bahasa Bugis di antara komunitas Bugis di Papua.

Pengamatan yang diperoleh dari penutur bahasa Bugis di Jayapura menunjukkan bahwa peristiwa interferensi yang melibatkan bahasa Indonesia, Melayu Papua, Melayu Makassar, dan Bugis ditemukan di kalangan pendatang Bugis, misalnya pola interferensi morfologi dalam hal penggunaan bukit pasir dan partikel tertentu yang terkait untuk berbagai jenis kosa kata. Namun bentuk –mi bahasa Bugis ini belum pernah digunakan oleh penutur bahasa Makassar dalam bahasa Indonesia (lihat Masrurah Mokhtar 2000: 223). Dengan contoh seperti di atas, dapat dipahami bahwa bentuk - secara semantik memiliki arti 'lah' dalam bahasa Indonesia dan berperan sebagai penegas arti kata yang dimaksud.

Namun penggunaan bahasa Bugis dalam keluarga Bugis juga tergantung pada kompetensi anggota keluarga tersebut. Meskipun dalam hal-hal tertentu dialek Melayu dan bahasa Bugis juga dapat digunakan, namun sangat tergantung pada peran dan partisipan yang terlibat, apakah hanya melibatkan suku bangsa atau beberapa suku bangsa sekaligus. Dalam konteks persoalan penggunaan dan pergeseran bahasa di kalangan masyarakat Bugis di Papua, diketahui bahwa para pendatang generasi pertama (kelas tua) masih menguasai bahasa Bugis karena bahasa tersebut memang B1 dan masih dalam tahap awal. kedatangan mereka, bahasa Bugis masih menjadi sarana komunikasi dan interaksi di antara masyarakat Bugis yang rata-rata merupakan pendatang dari negara Bugis.

MENGAPA KRISIS KEUANGAN KEMBALI TERULANG

Gambar

Tabel 3.  Penggunaan Bahasa oleh Anak dengan Ibu Bapak dan Adik Beradik Informan (Anak)

Referensi

Dokumen terkait

Secara khusus, objektif kajian ini adalah untuk (1) Mengenal pasti gaya pengajaran guru yang paling dominan mengikut kategori subjek bahasa dalam kalangan guru Bahasa Melayu dan

Cikal bakal ejaan bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu yang ditetapkan pada tahun 1901.. Pada tahun

Satu di antaranya ada Bahasa Melayu Dialek Mempawah (BMDM). BMDM merupakan ragam bahasa Melayu yang ada di Kalimantan Barat yang berada di Kabupaten Mempawah.

Jika memandang ke hadapan, usaha menghasilkan kamus bersifat preskriptif ini sebenarnya akan mengayakan lagi penggunaan bahasa Melayu dalam kalangan masyarakat di Singapura, dan

Dalam fungsi ini ragam baku menyatukan semua penutur bahasa dari tingkat dialek yang berbeda-beda dan tidak dapat berhubungan satu sarna lain dengan bahasa kedaerahannya

Penggunaan dialek Melayu Sarawak sebagai bahasa ibunda dalam kalangan generasi dewasa lebih tinggi daripada generasi tua, diikuti oleh remaja dan tercorot ialah kanak-kanak.. Hal ini

xiii ABSTRAK PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MELAYU DIALEK PONTIANAK SEBAGAI PEMERTAHANAN BAHASA DI DESA KAPUR KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA Yessy Dianfita1,

Penelitian tentang penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah Melayu dialek Pontianak sebagai pemertahanan bahasa di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya dapat