Media Massa dan Sistem Pemerintahan
1. Media Massa
Media massa merupakan sarana penyebaran informasi kepada masyarakat luas.
menurut Bungin, media massa didefinisikan sebagai sarana yang digunakan oleh banyak orang untuk berkomunikasi dan menyebarkan informasi secara sinkron dan mudah diakses. Media komunikasi massa berfungsi sebagai
a. Fungsi Informasi, komunikasi media massa ini dapat menyampaikan informasi yang didapat dari sumber terpercaya dan disebarluaskan kepada masyarakat.
b. Fungsi Hiburan, selain sebagai fungsi informasi komunikasi massa juga dapat digunakan sebagai media hiburan. Dapat kita lihat di Tv , seperti acara musik dll yang dapat menghibur masyarakat.
2. Sistem Pemerintahan
Sistem Pemerintahan dapat dibilang adalah sebuah bagian-bagiann yang terdiri atas beberapa susunan yang berinteraksi dan memiliki tujuan dalam pemerintah. Susunan itu berupa prinsip yang melandasi beragam kegiatan dan hubungan kerja antar Lembaga. Lembaga tersebut berkesinambungan dalam kesatuan dalam rangka penyelenggara negara.
3. Hubungan media massa dan system pemerintahan
a. Sebagai salah satu system komunikasi. Pers menjadi perangkai bagian unsur system komunikasi dalam satu kesatuan yang padu dan utuh
b. Tujuan pers juga menjadi tujuan system berkomunikasi itu sendiri
c. Pers merupakan unsur pengolah data, peristiwa ide, atau gabungan dari ketiganya yang menjadi sebuah output ke dalam system komunikasi Indonesia.
4. Teori Pers
a. Teori otoriter (Authoritarian Theory) b. Teori Liberal (Libertarian Theory)
c. Teori Tanggung Jawab Sosial (Social Responsibility Theory) d. Teori Soviet Totalitarian
5. System Pers Indonesia
System pers Indonesia tidak dapat dikategorikan pada salah satu teori pers yang dikemukakan Siebert dan kawan-kawannya. Meskipun mendekati teori tanggung jawab sosial, tetapi system pers Indonesia tidak identic dengan teori tanggung jawab sosial. System pers Indonesia memiliki ke khas an karena ideologi dan falsafah negara Indonesia yakni Pancasila dan budaya masyarakat Indonesia yang khas pula.
Kebiasaan pers Indonesia dijamin oleh pasal 28 UUD 45 yang intinya mengemukakan bahwa setiap negara Indonesia bebas mengeluarkan pendapat, baik lisan maupun tulisan. Dengan demikian setiap warga negara mempunyai hak penerbitan pers asal sesuai dengan hakikat demokrasi Pancasila (UU Pokok Pers No.11 Tahun 1982).
Kebebasan pers Indonesia adalah kebebasan yang bertanggung jawab yang
berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Misalnya, setiap pemberitaan atau jenis pesan komunikasi lainnya tidak boleh menyinggung “SARA” (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan) yang pada akhirnya akan menimbulkan keresahan masyarakat dan memecah persatuan dan kesatuan bangsa. Hal lainnya yang tidak boleh dilakukan adalah menghina kepala negara dan menghina aparatur pemerintah yang sedang
bertugas. Apabila media massa melakukan pelanggaran, maka pemimpin redaksi tersebut akan dapat diajukan ke pengadilan.
6. Pengaruh Media Terhadap Masyarakat dan Pemerintah Sejauh mana kekuatan media berpengaruh pada masyarakat?
Media bisa mempengaruhi perilaku masyarakat. Kekuatan media ini kemudian dimanfaatkan oleh banyak perusahaan untuk memperkenalkan produk yang mereka hasilkan dan kemudian mengubah mereka menjadi konsumen produk tersebut. Para politisi dan pengambil kebijakan juga memanfaatkan kekuatan dan pengaruh ini untuk merebut simpati masyarakat. Keikutsertaan media dalam mengubah system politik dengan melalui pembentukan opini public atau pendapat umum, yakni upaya pembangunan sikap dan tindakan khalayak mengenai sebuah masalah politik atau aktor politik.
Media tidak bisa menentukan apa yang dipikirkan oleh masyarakat, namun media bisa mempengaruhi apa yang masyarakat pikirkan. Pers juga memiliki posisi yang sangat penting ketika berjalan atau tidaknya roda pemerintahan yang demokratis.
Berkaitan dengan kekuasaan atau kebijaksanaan yang akan atau telah dibuat, pers bisa melakukan kritik atau bahkan oposisi, atau sebaliknya memberikan dukungan.
7. Contoh Media Massa a. Surat kabar b. Televisi c. Radio d. Media sosial
8. Contoh system pemerintahan
a. System Demokrasi, system pemerintahan dimana kekuasaan politik dipegang oleh rakyat melalui pemilihan umum, contoh negara dengan dengan system demokrasi adalah Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.
b. System Monarki, system pemerintahan dimana kekuasaan poilitik dipegang oleh seorang monarki atau keluarga kerajaan. Contoh negara dengan system monarki adalah Britania Raya, Swedia, dan Jepang.
9. Contoh hubungan media massa dengan pemerintah
Contoh hubungan antara media massa dan system pemerintahan dapat ditemukan diberbagai negara. Sebagai contoh, di AS media massa seperti CNN, Fox News, dan MSNBC sering kali membahas kebijakan pemerintah dan memberikan opini tentang kebijakan tersebut. Di Indonesia, media massa seperti Kompas, Tempo, dan Detik sering kali memberitakan kebijakan pemerintah dan memberikan opini tentang kebijakan tersebut. Namun hubungan antara media massa dan system pemerintahan dapat berbeda-beda tergantung pada negara dan system pemerintahan yang ada.