• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DI RA AN-NAJAH KECAMATAN SEI BAMBAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DI RA AN-NAJAH KECAMATAN SEI BAMBAN "

Copied!
141
0
0

Teks penuh

Latar belakang permasalahan penelitian ini adalah: rendahnya minat belajar anak di RA An-Najah Kecamatan Sei Bamban. Permasalahan penelitian yang diangkat adalah “Apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar anak di RA. Tujuan penelitian adalah meningkatkan minat belajar anak dengan menggunakan media audio visual untuk meningkatkan minat belajar anak di RA An-Najah, Kecamatan Sei Bamban dan agar anak-anak tidak cepat bosan ketika melakukan kegiatan pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesimpulan penelitian ini adalah minat belajar anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan media audiovisual. Dari hasil penelitian terlihat adanya peningkatan minat belajar anak di RA An-Najah Kecamatan Sei Bamban dengan bantuan media audiovisual.

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah
  • Identifikasi Masalah
  • Rumusan Masalah
  • Cara Memecahkan Masalah
  • Hipotesis Tindakan
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian

Berdasarkan permasalahan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: “Apakah penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar anak di RA. Berdasarkan permasalahan di atas maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah adanya penggunaan media audiovisual untuk meningkatkan minat belajar anak di RA. meningkatkan minat belajar anak di RA Meningkatkan minat belajar anak dengan menggunakan media audio visual untuk meningkatkan minat belajar anak di RA An-Najah Kecamatan Sei Bamban.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai penggunaan media audiovisual untuk meningkatkan minat belajar anak di sekolah. Penggunaan media audiovisual dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan minat belajar anak di sekolah.

LANDASAN TEORITIS

Media Audio Visual

Media audiovisual bergerak merupakan media yang paling lengkap yaitu penggunaan kemampuan audiovisual dan gerak. Media audiovisual ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena mencakup dua jenis media yang terdiri dari: 9. A. Video sebagai media audiovisual yang menggambarkan gerakan semakin populer di masyarakat kita.

Media audiovisual tidak dapat digunakan dimanapun dan kapanpun karena media audiovisual cenderung diam pada tempatnya. Berdasarkan teori-teori di atas dapat disimpulkan bahwa kekurangan media audiovisual antara lain sebagai berikut: (1) Kesulitan dalam mencari letak suatu pesan atau informasi;

Minat Belajar

Merupakan minat yang timbul dalam diri seseorang karena pengaruh luar, berupa kegiatan sosial. Minat yang kuat akan memunculkan usaha yang sungguh-sungguh, gigih, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Dari penjelasan tersebut, beberapa faktor yang dapat meningkatkan minat belajar adalah sebagai berikut, yaitu: (a) terciptanya kebutuhan, (b) adanya hubungan antara pelajaran dengan kehidupan nyata, (c) adanya kesempatan untuk berperan aktif, dan (d) untuk menggunakan metode pembelajaran.

Ada beberapa indikator siswa mempunyai minat belajar yang tinggi, hal ini terlihat dari proses pembelajaran di kelas maupun di rumah, antara lain : 32. Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa indikator minat belajar anak antara lain: (a) Lebih memperhatikan topik, (b) Menyukai satu hal dibandingkan yang lain, dan (c) Berpartisipasi aktif dalam kegiatan.

METODE PENELITIAN

  • Setting Penelitian 1. Tempat Penelitian
  • Persiapan Penelitian Tindakan Kelas
  • Subjek Penelitian
  • Sumber Data
  • Teknik dan Alat Pengumpulan Data
  • Indikator Kinerja
  • Analisa Data
  • Prosedur Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di dalam kelas dengan tujuan untuk meningkatkan pembelajaran dan memperbaiki proses belajar mengajar anak pada kelas tertentu yang akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) siklus. Penelitian tindakan dalam pendidikan agama dan umum mulai dari teori hingga praktik dengan contoh temuan penelitian. Penelitian tindakan kelas yang akan dilakukan adalah prosedur peningkatan minat belajar anak dengan menggunakan media audio visual untuk anak RA An-Najah yang diberi judul Dusun XV Kp.

Subyek penelitian ini adalah anak kelompok B RA En-Najah yang beralamat di Dusun XV Kp. Desa Jati Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai dengan jumlah anak sebanyak 20 orang yang terdiri dari 6 perempuan dan 14 laki-laki. Data yang diperoleh dari anak merupakan data tentang kegiatan anak dengan menggunakan media audio visual untuk meningkatkan minat belajar anak.

Sumber data dari guru berupa lembar observasi hasil kegiatan anak untuk meningkatkan minat belajar anak dengan menggunakan media audio visual selama proses penelitian. Rekan dalam penelitian ini adalah para guru yang membantu dan mengamati kegiatan penelitian, baik dengan mengamati anak selama proses pembelajaran maupun dengan mengamati peneliti sebagai pelaksana kegiatan. Tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah meningkatkan minat belajar anak dengan menggunakan media audio visual di RA An-Najah kecamatan Sei Bamban.

Indikator kinerja guru apabila guru mampu melaksanakan seluruh kurikulum dengan baik, ditunjukkan dengan kinerja anak dalam survei yang mencapai 80% dengan predikat Perkembangan Minimal Sesuai Harapan (BSH). Penelitian ini menggunakan strategi tindakan kelompok model siklus karena subjek penelitian hanya mencakup satu kelas. Pada tahap ini berlangsung observasi langsung terhadap proses pembelajaran dengan bantuan lembar observasi yang telah disiapkan.

Tabel 6  Indikator Kinerja
Tabel 6 Indikator Kinerja

Refleksi

Deskripsi prasiklus merupakan penampakan awal atau prasiklus anak RA An-Najah yang beralamat Dusun XV Kp. Desa Jati Sei Bamban Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai untuk mengetahui lebih lanjut apakah minat belajar anak masih sangat rendah. b.. a) Membuat skenario perbaikan b) Membuat rencana kegiatan pada siklus I. Namun apabila siklus ini tercapai maka penelitian ini akan selesai pada siklus III.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Kondisi Awal

Keadaan awal minat belajar anak dengan persentase yang dicapai anak sebelum diberikan perlakuan dengan bantuan media audiovisual sesuai indikator yang telah ditentukan yaitu mengetahui minat belajar anak yang prestasinya belum berkembang, mulai berkembang, berkembang sesuai harapan dan berkembang dengan sangat baik. Anak merasa senang mengikuti kegiatan pembelajaran yaitu Belum Berkembang (BB) sebanyak 13 orang yaitu 65%, Mulai Berkembang (MB) sebanyak 3 orang. Anak memberikan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran yaitu Belum Berkembang ( BB ), sebanyak 11 orang yaitu 55%, Mulai Berkembang (MB) sebanyak 5 orang yaitu 25%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebanyak 3 orang yaitu 15%, dan Berkembang Sangat Baik ( BSB) sebanyak 1 orang yaitu 5%.

Anak lebih memperhatikan kegiatan pembelajaran dengan fokus yaitu Belum Berkembang (BB) sebanyak 13 orang yaitu 65%, Mulai Berkembang (MB) sebanyak 3 orang yaitu 15%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH ) ) sebanyak 2 orang yaitu 10%, dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 2 orang yaitu 10%. Dari tabel dan gambar di atas, perkembangan kemampuan minat belajar anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB) dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Kondisi awal minat belajar anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB).

Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa kondisi awal pembelajaran selesai sebelum diberikan tindakan masih rendah. Dari data tersebut diketahui anak merasa senang mengikuti kegiatan pembelajaran yaitu 20%, anak memberikan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran yaitu 20%, dan anak lebih memperhatikan kegiatan pembelajaran dengan fokus yaitu 20%. Oleh karena itu, peneliti termotivasi untuk melakukan penelitian peningkatan pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual sebagai media pembelajaran dalam melakukan kegiatan pembelajaran di RA.

Deskripsi Hasil Penelitian 1. Deskripsi Siklus I

Siklus I Kondisi : minat belajar anak, siapa yang berkembang sesuai harapan (BSH) dan siapa yang berkembang sangat baik (BSB). Kondisi pada siklus I menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar anak. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan media audiovisual dapat memotivasi belajar anak sehingga lebih menarik dan menyenangkan untuk diikuti.

Pembelajaran yang dilakukan adalah pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual untuk meningkatkan minat belajar anak. Anak lebih memperhatikan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dengan fokus. Kondisi siklus II : Minat belajar anak yang berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB).

Kondisi pada siklus II menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar anak. Pada tahap observasi yang dilaksanakan pada siklus III dengan pelaksanaan pembelajaran peningkatan minat belajar anak dengan bantuan media audiovisual, diperoleh hasil sebagai berikut. Kondisi Siklus III: Minat belajar anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan berkembang sangat baik (BSB).

Kondisi pada siklus III menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan minat belajar anak. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan media audio visual dapat memberikan motivasi belajar pada anak. Berdasarkan hasil refleksi pada siklus III, hasil observasi mengenai minat belajar anak menggunakan media audio visual sangat baik sesuai dengan yang diharapkan.

Pembahasan Hasil Penelitian

Hasil yang diperoleh pada siklus III sangat baik sesuai dengan yang diharapkan dengan rata-rata minat belajar anak sebesar 80%.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

DAFTAR PUSTAKA

Materi dalam Kegiatan

Materi yang Masuk dalam Pembiasaan

Alat dan Bahan

Inti (60 menit) 1. Anak mengamati

Tema/subtema : tumbuhan ciptaan Allah SWT/Tumbuhan buah Subtema : bagian-bagian tumbuhan buah.

Penutup (15 menit) SOP Kepulangan

Tema/Sub-tema: Tumbuhan Ciptaan Allah SWT/Tumbuhan Buah-buahan Sub-subtema: Dusun. Tema/Subtema: Tumbuhan ciptaan Allah SWT/Tumbuhan buah Sub tema: Cara menanam dan merawat tanaman buah.

Refleksi Komponen Pembelajaran

Jawaban : Saya menggunakan alat penilaian berdasarkan kurikulum RA terkini yang digunakan oleh RA.

Refleksi Proses Kegiatan Pembelajaran

Jawaban : Alasan kuatnya saya dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran adalah karena saya menyusun RPPH sesuai dengan kurikulum yang saya gunakan. Hal unik apa saja (positif atau negatif) yang terjadi pada kegiatan pembelajaran yang saya lakukan? Bagaimana tanggapan anak terhadap pengelolaan kelas saya (perlakuan saya terhadap anak, cara saya mengatasi masalah yang memotivasi anak, dan sebagainya).

Jawaban : Respon anak-anak tidak semuanya termotivasi untuk mengikuti kegiatan pembelajaran yang saya lakukan. Dapatkah anak menjelaskan apa yang saya berikan (misalnya dapat menjawab pertanyaan yang saya berikan, mengerjakan tugas dengan benar). Jawaban: Semua kegiatan pembelajaran yang saya lakukan tidak terlaksana sesuai waktu yang saya tetapkan.

Jawaban: Ya, kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan saya terhadap materi yang telah saya sampaikan. Jawaban : Ya, pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang saya laksanakan sudah sesuai dengan RPPH yang saya siapkan. Jawaban: RPPH yang saya siapkan dapat memudahkan saya sebagai guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Jawaban : Ya, pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang saya laksanakan berlangsung sesuai dengan RKH yang saya susun. Agar anak-anak merasa senang dan termotivasi untuk mengikuti setiap kegiatan pembelajaran yang saya lakukan. Jawaban: Ya, kegiatan penutup yang saya lakukan dapat meningkatkan penguasaan saya terhadap materi yang telah saya sampaikan.

RPPH Perbaikan

Bacalah RPPH dengan cermat untuk mengetahui penyempurnaan dan skenario peningkatan pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru/siswa dalam pengajaran.

Skenario Perbaikan

Kemudian nilai seluruh aspek rencana menggunakan item penilaian di bawah ini. Fokuskan perhatian guru pada kemampuan siswa/guru penelitian dalam mengelola kegiatan perkembangan dan dampaknya terhadap anak. Pilihlah poin 5 khususnya yaitu demonstrasi kemampuan khusus dalam kegiatan pengembangan, salah satu item penilaian yang sesuai dengan kegiatan yang diajarkan.

Gambar

Tabel 6  Indikator Kinerja
Tabel 7  Ketuntasan Belajar

Referensi

Dokumen terkait

Studi empiris yang dilakukan penulis di SMA Negeri 1 Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, disiplin kerja guru yang diharapkan belum sesuai dengan yang diharapkan. Hal

yang berkaitan dengan kadar bahan organik menurun sehingga kemampuan tanah. dalam mendukung produktivitas tanaman

Rincian kegiatan penelitian terbagi menjadi 3 (tiga) sub kegiatan, yaitu (pre-test) yang merupakan suatu kegiatan penyebaran kuesioner dengan tujuan untuk mengukur

Dari perhitungan tersebut, hasil yang diperoleh guru pada siklus I adalah aspek yang sudah dilaksanakan guru dengan dengan baik mengenai data hasil pengamatan aktivitas

Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan membantu pelaku usaha untuk membuat kemasan yang baik dan menarik sehingga diharapkan menambah daya jual yang semakin

aktif dalam kegiatan yang menyangkut irigasi maka kinerja kelembagaan petani. dapat dikategorikan

Dengan demikian dalam melaksanakan proses belajar mengajar dengan penggunaan media pembelajaran yaitu khususnya dengan media audio visual yang dilakukan oleh guru

Ada tiga hal yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu anak mampu menyusun kembali cerita yang disimak dari proses penceritaan, anak terampil menggunakan bahasa lisan melalui kegiatan