Berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Badan Nasional Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) mempunyai tugas melaksanakan pengendalian penduduk dan keluarga berencana. Kami menyambut baik diterbitkannya Toolkit Pelatihan Perluasan Kategori Keterampilan Keluarga Berencana melalui e-Learning baik berupa kurikulum, modul maupun media pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan. Alat pelatihan ini sangat berguna untuk meningkatkan kapasitas penyuluh KB yang akan dipromosikan menjadi penyuluh KB ahli.
Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh penyusun alat pelatihan yang diprakarsai oleh Pusdiklat Kependudukan dan Keluarga Berencana BKKBN ini atas dukungan, komitmen dan partisipasinya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur dan pelaksanaannya. Bangga Program Kencana. Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas izin dan ridho-Nya, perangkat pelatihan penyuluh KB tingkat kategori keterampilan telah dilaksanakan melalui e-learning dalam bentuk kurikulum, modul dan media pembelajaran. Kami atas nama Pusdiklat Kependudukan dan Keluarga Berencana menyambut baik diluncurkannya Toolkit Pelatihan Penyuluhan Keluarga Berencana Kategori Keterampilan melalui e-Learning baik berupa kurikulum, modul maupun media pembelajaran yang akan digunakan dalam pelatihan.
Sarana pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memfasilitasi penyuluh KB untuk mengikuti pelatihan tingkat guna meningkatkan pangkat/jabatannya dari mahir menjadi ahli dan juga sebagai upaya untuk meningkatkan standar profesionalisme dan kompetensi keluarga penyuluh berencana anggota BKKBN. Akhir kata kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada penulis, kontributor dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian Alat Pelatihan Penyuluhan Keluarga Berencana Kategori Keterampilan melalui E-Learning dalam bentuk kurikulum, modul dan media pembelajaran.
Latar Belakang
Modul Pengembangan Diri dan Orang Lain ini dimaksudkan agar PKB dapat mengenali potensi diri, memiliki pola pikir Aparatur Sipil Negara (ASN) dan siap mengembangkan diri agar kinerjanya meningkat serta dapat memotivasi orang lain untuk ikut mengembangkan diri sehingga visi organisasi dapat segera tercapai. Dalam pelaksanaan program Bangga Kencana, PKB hendaknya berusaha mencari dan membaca buku-buku lain yang dapat digunakan untuk menambah ilmunya, namun tidak hanya itu, PKB harus tanggap dalam melakukan koordinasi dan kerjasama baik di dalam organisasi BKKBN maupun dengan pihak diluar BKKBN. . Karena Anda dapat meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan kompetensi Anda dengan berbagai cara misalnya dengan mengikuti pelatihan, orientasi, seminar, membaca atau aktif dalam kegiatan kompetisi yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi PKB baik secara offline maupun online.
Dengan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan semua pihak, kami berharap PKB dapat menunjang perkembangannya sendiri dan mampu memotivasi pihak lain juga. Sehingga semangat yang harus dikembangkan PKB sendiri menjadi teladan bagi PKB lainnya, termasuk tenaga didiknya dan anak-anak yang bersekolah. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan melalui pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku di tempat kerja, kami berharap tujuan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan keluarga berkualitas dapat segera terwujud.
Deskripsi Singkat
Manfaat Modul
Standar Kompetensi
Materi Pokok Dan Sub Materi Pokok
Hambatan dan cara mengatasi hambatan dalam pengembangan diri dan orang lain. Diri dan orang lain.
Petunjuk Belajar
KONSEP DASAR PENGEMBANGAN DIRI DAN ORANG LAIN
- Tujuan [Pengembangan Diri Dan Orang Lain
- Manfaat Pengembngan Diri Dan Orang Lain
- Rangkuman
- Latihan
Modul | Pengembangan diri dan orang lain.. Anda bisa langsung menilai diri sendiri untuk menjadi pribadi yang lebih positif. Indikator Keberhasilan: Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta pelatihan diharapkan mampu mempraktikkan langkah-langkah untuk mengembangkan diri dan orang lain. Kesehatan jasmani dan rohani yang sehat tentunya akan memudahkan kelancaran perkembangan diri sendiri dan orang lain.
Terdapat beberapa halangan dalam perkembangan diri dan orang lain, antara lain: tidak mempunyai matlamat tertentu, sentiasa.
CARA PENGEMBANGAN DIRI DAN ORANG LAIN
Pengenalan Potensi Diri Dan Mengenal Orang Lain
Bentuk-Bentuk Pengembangan Diri Dan Orang Lain
Hambatan Dan Cara Mengatasi Hambatan Dalam Pengembangan Diri
Menpraktikan Langkah Pengembangan Diri dan Orang Lain
PENUTUP
Evaluasi
Berencana harus selalu mengembangkan diri untuk selalu belajar dan berlatih agar semakin terampil dalam mengembangkan diri dan orang lain. Dengan cara ini diharapkan akan tercipta keselarasan dalam pelaksanaan program Bangga Kencana di lapangan, sehingga dapat mempercepat terwujudnya visi BKKBN. Andik Widodo MM, Pengembangan Potensi Pribadi Aparatur Sipil Negara melalui Pengembangan Pribadi DDTK, BDK, Surabaya. Beliau mengawali pendidikan dasar di SD Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Gurah, Kediri, kemudian dilanjutkan pada jenjang SMA di SMP Negeri 1 Kediri, dan pada jenjang SMA di SMA Negeri 1 Kediri.
Pada tahun 1992 memperoleh gelar Sarjana dari Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen Universitas Jember dan pada tahun 2007 lulus dengan gelar Magister Manajemen Sumber Daya Manusia dari STIE ABI Surabaya. Perjalanan karir sebagai Pegawai Negeri Sipil di BKKBN dimulai pada tahun 1994 sebagai Penyuluh Keluarga Berencana di Kota Blitar, kemudian pada tahun 2003 beralih profesi menjadi Widyaiswara di Pusdiklat BKKBN Provinsi Jawa Timur, pada tahun 2007 dimutasi ke Pusat BKKBN sebagai Widyaiswara pada Pusdiklat Kerjasama Internasional, pada tahun 2010 dipindahkan ke Pusat Pelatihan Gender dan Peningkatan Kualitas Perempuan sebagai Widyaiswara BKKBN Pusat dan pada tahun 2011 dipindahkan ke Pusat Kependudukan dan Keluarga Berencana Diklat, BKKBN Pusat juga sebagai co-expert Widyaiswara hingga Agustus 2017 dan ditunjuk sebagai Kepala Bidang Advokasi, Mobilisasi dan Informasi pada Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat. Pada April 2018, beliau menjadi Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat.
Dan terhitung sejak tanggal 17 Juli 2020, beliau diangkat kembali menjadi Spesialis Madya Widyaiswar dengan penugasan sampai saat ini menjadi Koordinator Lapangan IMP pada Direktorat Pembinaan Mobilisasi Jalur Lapangan BKKBN Pusat. Sebagai pegawai BKKBN berusia 27 tahun, beliau berkesempatan mengikuti berbagai jenis pendidikan dan pelatihan baik di dalam maupun luar negeri, serta terlibat dalam berbagai kegiatan di tingkat nasional dan internasional.