• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nathan Bala 201699811667 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai

N/A
N/A
ALFANI HERIANI SARAGIH

Academic year: 2025

Membagikan "Nathan Bala 201699811667 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL 3

Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai Topik

“Filsafat Pancasila dan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Sebagai Landasan Pemikiran Nasional”

NAMA : NATHAN BALA, S.Pd

BIDANG STUDI : Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Sekolah : SD Kristen Rantepao 5

NO. UKG : 201699811667

LPTK : Universitas Negeri Gorontalo

PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN TAHUN 2025

(2)

JURNAL AKSI NYATA

Modul Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai

Topik : Filsafat Pancasila dan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara Sebagai Landasan Pendidikan Nasional

Judul : Mewujudkan Pembelajaran Bermakna Berbasis Pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan Nilai Pancasila

Jenjang : Sekolah Dasar (Kelas 3) Nama Guru : Nathan Bala, S.Pd Tanggal Pelaksanaan : 18 Juni 2025

1. Rancangan Pembelajaran Berpusat pada Peserta Didik

Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student-centered learning) adalah pendekatan yang :

- Menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses belajar - Memfasilitasi kemandirian belajar, kreativitas, dan partisipasi aktif siswa

- Memperhatikan kebutuhan, minat, potensi, dan gaya belajar peserta didik secara individual

- Mendorong tumbuhnya karakter dan nilai-nilai luhur, sesuai dengan prinsip

“memerdekakan manusia” menurut Ki Hajar Dewantara

Pembelajaran ini menuntut guru untuk tidak mendominasi proses belajar melainkan menjadi pendamping, fasilitator, motivator, dan teladan.

a. Langkah-Langkah Spesifik 1. Pemahaman Awal (Niteni)

Melakukan asesmen diagnostik awal untuk mengetahui latar belakang pengetahun, minat, dan gaya belajar siswa.

(3)
(4)
(5)
(6)

DOKUMENTASI KEGIATAN

Mewujudkan Pembelajaran Bermakna

Berbasis Pemikiran Ki Hajar Dewantara Dan Nilai Pancasila

(7)

UMPAN BALIK REKAN SEJAWAT/GURU

Kepala Sekolah, Bare’ Pabisa, S.Pd : menyatakan bahwa pembelajaran Filsafat Pancasila dan Pemikiran Ki Hadjar Dewantara sangat relevan dalam membentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia. Ia menekankan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran, seperti mengembangkan pendidikan karakter, mendorong kreativitas peserta didik, dan menerapkan pembelajaran yang menjunjung tinggi kodrat alam dan zaman.

Guru, Soetri Mario, S.Pd : menyatakan bahwa pemikiran

Ki Hadjar Dewantara sangat relevan dalam konteks pendidikan saat ini. Ia menekankan pentingnya mengimplementasikan pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam pembelajaran, seperti mengembangkan pendidikan yang berpusat pada peserta didik, menerapkan pembelajaran yang menyenangkan, dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengekspresikan diri dan mengembangkan potensi yang dimiliki

Referensi

Dokumen terkait

1) Dapat memberikan masukan mengenai pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered learning) yang memanfaatkan kemampuan indera. 2)

4 Pendekatan pembelajaran dibagi menjadi dua yaitu student centered approach (pendekatan yang berpusat pada siswa) dan teacher centered approach (pendekatan

Hal ini telah sesuai dengan karakteristik pembelajaran PBL yaitu pembelajaran berpusat pada peserta didik ( student centered ) dan guru hanya sebagai fasilitator dalam

KTSP mengutamakan active learning, yakni hubungan dua arah antara guru dengan peserta didik, student centered (peserta didik sebagai pusat pembelajaran) (Depdiknas,

Beberapa ahli pendidikan mendukung pendekatan yang berpusat pada peserta didik (student centered) bahkan meletakkan kriteria ini di atas dua kriteria yang

Keberhasilan pembelajaran Bahasa Jepang dengan metode e-learning yang berbasis memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang berpusat pada peserta didik

Berdasarkan pendapat diatas mengenai student centered learning, maka dapat ditarik sintesis bahwa student centered learning adalah model pembelajaran yang berpusat pada siswa, artinya

Pembelajaran Berpusat Pada Siswa Student Centered Learning Perubahan paradigma dalam proses pembelajaran yang tadinya berpusat pada guru teacher centered menjadi pembelajaran yang