• Tidak ada hasil yang ditemukan

NILAI AGAMA ISLAM DI BTN MINASA UPA Proposal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "NILAI AGAMA ISLAM DI BTN MINASA UPA Proposal"

Copied!
99
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan masalah

Bagaimana peran orang tua dalam membentuk kepribadian anak dengan internalisasi nilai-nilai agama Islam di BTN Minas Upa.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

RelasiPedidikanantaraOrangtuadanAnak

KepribadianAnak

Kepribadian mempunyai banyak pengertian, bahkan jumlah pengertian dan pengertian kepribadian sangat beragam, bahkan jumlah orang yang memilikinya. Kata persona sendiri berasal dari bahasa latin persona yang berarti topeng yang digunakan oleh aktor dalam suatu lakon atau pertunjukan. Di sini para aktor menyembunyikan kepribadian mereka yang sebenarnya, menampilkan diri mereka sesuai dengan topeng yang mereka gunakan.

Persona berasal dari kata persona, kata persona mengacu pada topeng yang biasa digunakan oleh para pemain pada zaman Romawi. Secara umum, kepribadian mengacu pada bagaimana seseorang terlihat dan memberi kesan pada orang lain. Hasil penelitian mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kepribadian secara umum, sebagaimana dikemukakan dalam kesimpulan Allport dalam Guilford (1959), menyimpulkan bahwa. Lebih spesifiknya, pengertian kepribadian adalah organisasi dinamis sistem psikofisik individu yang menentukan perilaku dan pemikiran khas individu.

Atau dengan kata lain, kita memandang kepribadian sebagai “organisasi” yang menentukan atau mengarahkan perilaku kita. Para ahli teori kepribadian memandang kepribadian sebagai sesuatu yang unik dan/atau khas dari setiap orang. Karakter diartikan sebagai budi pekerti yang berarti tingkah laku atau perbuatan yang selalu dilakukan, atau kebiasaan atau dapat diartikan watak, yaitu sifat batiniah seseorang yang mempengaruhi segala pikiran dan tingkah laku atau kepribadiannya.

Orang yang berkelakuan tidak jujur, kejam atau tamak dikatakan buruk akhlaknya, manakala orang yang bersikap jujur ​​dan suka menolong dikatakan orang yang berakhlak mulia. Maka Allah mengilhamkan jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa. Dan sesungguhnya orang yang merugi ialah orang yang mengotorinya". kebaikan (moral sentiment) dan akhirnya benar-benar beramal (moral conduct).

Dengan kata lain, karakter mengacu pada serangkaian pengetahuan (kognitif), sikap dan motivasi, serta perilaku dan keterampilan. Pembentukan kepribadian anak merupakan hal yang sangat mendesak karena orang tua sangat mempengaruhi perkembangan seorang anak. Siswa bukanlah miniatur orang dewasa yang mempunyai dunianya sendiri sehingga proses belajar mengajar tidak bisa disamakan dengan dunia orang dewasa. Siswa mengikuti masa-masa perkembangan tertentu dan mempunyai pola perkembangan serta kecepatan dan irama Siswa mempunyai kebutuhan dan tuntutan untuk memuaskan kebutuhan tersebut, siswa mempunyai banyak perbedaan antara individu dengan individu lainnya, siswa dipandang sebagai suatu sistem manusia yang terpadu, dan siswa merupakan objek pendidikan yang aktif, kreatif dan produktif.

Agama Islam

Dari pemikiran di atas dapat ditarik sebuah benang merah bahwa kehidupan manusia bersifat dinamis dalam menjalani roda kehidupan, sehingga manusia tetap berada dalam koridor ketuhanan, dan yang terpenting terkait dengan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri adalah hendaknya manusia berada dalam koridor ketuhanan. keagamaan. . Karena dengan agama manusia akan mendapat petunjuk, terlebih lagi dengan agama Islam, maka satu-satunya jalan keselamatan yang harus dilalui manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat adalah dengan cara Islam, yaitu jalan yang benar. manusia mengalami berbagai permasalahan, maka tentu ia akan berpaling dan bersandar pada permasalahannya dan bersandar pada kebesaran Allah.

METODE PENELITIAN

  • Lokasi dan Objek Penelitian
  • Variabel Penelitian
  • Definisi Operasional Variabel
  • Populasi dan Sampel
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Secara lafdzhiyah Siri' artinya: Malu (harga diri), sedangkan Pacce atau dalam bahasa Bugis disebut Pesse yang artinya: Menyakitkan/pedas (kuat, kuat sikapnya). Kemudian, untuk melengkapi keempat struktur Siri tersebut diperlukan tempat Pacce atau Pesse, sehingga terbentuklah budaya (karakter) yang dikenal dengan Siri' Na Pacce. Siri' itulah yang berkaitan dengan harga diri pribadi, serta harga diri atau martabat keluarga. Siri' jenis ini merupakan sesuatu yang tabu dan tidak boleh dilanggar karena nyawa dalam bahaya.

Logikanya, orang lain tidak bisa memahami hal ini, kecuali mereka yang sudah memahami arti Siri sebenarnya. Sesuatu yang berkaitan dengan Siri 'Mappakasiri'siri' dan hubungannya dengan etos kerja yang tinggi adalah kisah sukses orang Bugis dan Makassar di luar negeri. Selain itu Siri 'Mapakasiri'siri' juga dapat mencegah seseorang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum, nilai moral, agama, adat istiadat dan perbuatan lain yang dapat merugikan orang dan kemanusiaan itu sendiri.

Masyarakat Bugis atau Makassar yang masih menganut nilai Siri, ketika berhutang tidak perlu menagihnya. Dengan memahami pengertian siri' dan pacce' ada hal-hal positif yang dapat diambil sebagai konsep terbentuknya hukum nasional, dimana dalam falsafah tersebut bagaimana menjaga nilai-nilai kemanusiaan - bersikap adil terhadap diri sendiri dan orang lain - bagaimana caranya. hidup dengan tetap memperhatikan kepentingan rakyat. Perbandingan istilah siri' dan pacce' dengan pandangan Plato tentang keadilan (428-348 SM), yang berpendapat bahwa keadilan hanya untuk kepentingan pihak yang lebih kuat.

Siri’ na pacce’ dalam masyarakat Bugis sangat dihormati sebagai falsafah dalam segala aspek kehidupan, dan hal ini juga berlaku pada aspek ketaatan masyarakat terhadap aturan (hukum) tertentu, dengan pemahaman terhadap nilai tersebut (siri’ na pacce’). yang sangat mempengaruhi masyarakat dalam kehidupan hukum. Siri' yang merupakan konsep kesadaran hukum dan filosofi masyarakat Bugis-Makassar merupakan sesuatu yang dianggap sakral. Siri'. Dengan filosofi dan ideologi Siri'na pacce/pesse maka keterikatan dan solidaritas antar mereka menjadi kuat, baik antar suku maupun dengan suku lainnya.

Sebutan Siri' naPacce/pesse tidak hanya dikenal oleh kedua suku tersebut, namun juga oleh suku-suku lain yang mendiami daratan Sulawesi. Kepribadian yang melekat pada diri anak-anak di BTN Minasa Upa dan nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan dalam filosofi suku/adat Bugis Makassar, seperti Siri', dalam bahasa Makassar (Bugis: .Pesse) dapat berarti “tidak punya hati” atau "kasihan" atau "kasih sayang". Mappakasiri'siri', (3) Siri' Tappela' Siri (Bugis: Teddeng Siri'), dan (4) Siri' Mate Siri'. Hendaknya orang tua/masyarakat melestarikan nilai-nilai budaya luhur yang diwariskan selama tidak bertentangan dengan agama, sebagaimana sirri (Bahasa Bugis: malu) yang dalam bahasa agama adalah Al-haya' (Arab: malu) tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

PEMBAHASAN

Profil Pemerintah Kota Makassar

Peran orang tua dalam membentuk kepribadian anak melalui internalisasi nilai-nilai di BTN Minasa Upa. Pernyataan di atas menunjukkan bahwa sebenarnya orang tua mempunyai tanggung jawab yang sangat besar terhadap pendidikan anaknya. Oleh karena itu, penulis akan menjelaskan lebih detail mengenai tanggung jawab orang tua mengenai pendidikan anaknya ditinjau dari Al-Qur'an dan hadis pada artikel berikut ini.

Melihat sinkronisasi realitas pendidikan masyarakat dengan ayat di atas pada BTN Minasa Upa Blok G yang berjumlah 300 KK dengan jumlah orang tua sebanyak 982 orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan. Melihat fakta di lapangan, faktor pendidikan masyarakat didasarkan pada fitrahnya. Dengan demikian, dapat disarankan orang tua yang berpendidikan mempunyai pendidikan umum sebesar 55,1%, pendidikan agama sebesar 20,5% dan pendidikan agama umum sebesar 5,1%, sedangkan yang berpendidikan pesantren sebesar 0%, artinya meskipun orang tuanya mengenyam pendidikan di BTN Minasa Komunitas Upa. Peran orang tua dalam memberikan pendidikan sosial etika pada anak dengan mengucapkan salam selalu 50%, sering 25.

Contoh lainnya adalah kasus-kasus kekerasan seperti penganiayaan atau pembunuhan, dimana pihak atau keluarga korban yang merasa harkat dan martabatnya (Siri'na) dilanggar wajib menjunjungnya kembali meskipun harus membunuh atau dibunuh. Dalam kepercayaan Bugis/Makassar, seseorang yang meninggal karena menjunjung Siri' maka kematiannya adalah mati syahid atau disebut dengan Mate Risantangi atau Mate Rigollai yang artinya kematiannya seperti kematian yang dilumuri santan atau gula. Untuk mengetahui betapa pentingnya menjaga Siri' bagi kategori Siri' Ripakasiri', maka perlu diketahui filosofi berikut ini: Sirikaji nanimmantang attalasa' ri linoa, punna tenamo siri'nu matemako kaniakkangngami angga'na olo-oloka.

Artinya hanya karena Siri' kita masih hidup (ada), kalau kita malu tidak ada, maka kehidupan ini akan menjadi hina seperti binatang, bahkan lebih hina dari binatang. Siri' jenis ini berkaitan dengan etos kerja. Filosofi Bugis menyatakan: “Narekko degaga siri'mu, inrengko siri'.” Artinya kalau tidak punya rasa malu, pinjamlah pada orang yang masih punya rasa malu (Siri'). Dan sebaliknya. , "Narekko engka siri'mu, aja' mumapakasiri'-siri." Artinya, kalau malu, jangan malu (malu). 3. Siri' Tappela' Siri' (Makassar) atau Siri' Teddeng Siri' (Bugis) Maksudnya hilang rasa malu seseorang “terganggu” oleh sesuatu hal. Misalnya, ketika seseorang berhutang dan telah berjanji untuk membayarnya, maka pihak yang berhutang berusaha semaksimal mungkin untuk menepati janjinya atau membayar utangnya dalam waktu yang telah ditentukan (disepakati). debitur tidak menepati janjinya, berarti ia telah mempermalukan dirinya sendiri.

Pacce atau Pesse merupakan sistem nilai yang berasal dan dianut oleh masyarakat Bugis/Makassar. Passe lahir dan dilatarbelakangi oleh nilai budaya Suriah' (malu). Misalnya, jika seorang anak durhaka kepada orang tuanya (menimbulkan aib bagi keluarga) maka anak yang membawa aib itu (siri') dikeluarkan dan dicatat dalam daftar keluarga, namun jika suatu saat orang tuanya mendengarnya. , biarkan dia melihat anak mereka menderita dan hidup terlupakan. , mereka mengambil kembali anak itu. Mereka malu dan tidak tega melihat anaknya menderita. Punna tena siri'nu pa'niaki paccenu. Artinya walaupun Anda marah karena anak Anda telah mempermalukan keluarga Anda, namun Anda akan semakin malu jika melihat anak Anda menderita. Jika Anda tidak punya rasa malu, Anda membuat diri Anda merasa kasihan pada diri sendiri. hati (Paccenu).Anak adalah amanah Allah, jangan disia-siakan. Melalui latar belakang dasar kehidupan inilah siri'na pacce' menjadi pola tingkah laku berpikir, merasakan, bertindak dan melakukan aktivitas dalam pengembangan diri menjadi manusia. Juga dalam hubungan antar manusia dalam masyarakat. Antara siri' dan pacce' satu sama lain saling terjalin dalam hubungan kehidupan, saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Saking sakralnya kata ini, jika seseorang kehilangan Siri'n atau De'ni gaga Siri'n, maka tidak ada gunanya lagi hidup sebagai manusia. Berdasarkan uraian dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran pendidikan orang tua di BTN Minas Upa dilihat dari latar belakang orang tua, sehingga faktanya orang tua yang mengenyam pendidikan di berbagai jenjang pendidikan sebesar 21,4%. . sekolah menengah pertama, sekolah menengah pertama 41,8%, dan pendidikan tinggi 41,8%, dan sekolah dasar 0.

Tabel 4.1 Data penduduk kota Makassar dari 1997-2010
Tabel 4.1 Data penduduk kota Makassar dari 1997-2010

Gambar

3. Tabel 4.1 PendidikanMasyarakat BTN MinasaUpa Blok G……….57 4. Tabel 4.2 PendidikanOrangtuadidasarkanpadasifatnya…….…....59
Tabel 4.1 Data penduduk kota Makassar dari 1997-2010
Tabel 4.1. Pendidikan Masyarakat BTN Minasa Upa Blok G 2. Latarbelakang Pendidikan
Tabel 4.2. Pendidikan Orang didasarkan pada sifatnya

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimanakah gambaran nilai budaya siri’ na pacce dalam novel Silariang Cinta Yang Tak Direstui karya Oka Aurora.. Penelitian ini