• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nilai Akuntabilitas - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Nilai Akuntabilitas - Spada UNS"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

DIFUSI, OSMOSIS, TURGOR, IMBIBISI, PERTUMBUHAN

ANNISA NUR KHASANAH S-1 PENDIDIKAN IPA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

2020

(2)

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam TREY

Difusi gerakan partikel dari tempat dengan potensial kimia lebih tinggi ke tempat potensial kimia yang lebih rendah karena energi kinetiknya sendiri sampai terjadi keseimbangan dinamis (zat terlarutnya yang berpindah)

contoh solute : gula, garam, O2, CO2,

contoh solvent: Air, Alkohol, Amoniak, Raksa, Eter,

Asam sulfat

contoh proses difusi:

1. Tinta menyebar di dalam air 2. Sirup menyebar di gelas air

3. Difusi gas O2 dengan CO2 di alveolus 4. Adsopsi sari-sari makanan di usus halus

(3)

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam TREY

Kecepatan disfusi dipengaruhi oleh:

1. Kepadatan molekul atau ion yang berdifusi

Semakin padat molekul yang berdifusi, maka kecepatan difusi semakin rendah 2. Temperatur

Semakin tinggi temperatur pelarut, maka kecepatan makin tinggi

3. Konsentrasi

Semakin tinggi konsentrasi, maka

kecepatan difusi semakin cepat pula

(4)

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam TREY

Osmosis → Perpindahan air melalui membran selektif

permeabel dari bagian yang lebih encer ke bagian yang lebih

pekat. membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh

pelarut tapi tidak oleh zat terlarut (pelarutnya yang berpindah)

Osmosis → Proses perpindahan Zat pelarut dari larutan hipotonis ke larutan hipertonis melalu

membran semipermeabel.

Membran semipermeabel

mengakibatkan zat yang besar tidak bebas keluar masuk, yang bebas air.

(5)

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam TREY Larutan Hipotonis → Larutan yang konsentrasi zat

terlarutnya rendah dan konsentrasi zat pelarutnya tinggi (larutan

encer) air, aquades

Larutan Hipertonis → Larutan yang konsentrasi zat

terlarutnya tinggi dan konsentrasi zat pelarutnya rendah (larutan pekat)

air gula, air garam

Larutan Isotonis → Larutan yang konsentrasi zat terlarutnya sama dengan konsentrasi zat pelarutnya (Seimbang, netral)

(6)

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam TREY

Contoh peristiwa osmosis

1. Kentang direndam dalam aquadest 2. Wortel direndam didalam air

3. Akar menyerap air (karena air yang bergerak menuju akar) Persamaan difusi dan osmosis

1. Sama sama merupakan transpor pasif (karena tidak membutuhkan energi) 2. Sama sama membahas jenis larutan hipotonik dan hipertonik

Perbedaan difusi dan osmosis

1. Difusi tidak membutuhkan membran semipermeabel. Osmosis membutuhkan atau berpindah melalui membran semipermeabel

2. Difusi yang berpindah cair, padat, gas. Osmosis yang berpindah cair

3. Difusi terjadi di fotosintesis, transpirasi dan pertukaran gas. Osmosis ditumbuhan terjadi pada penyerapan air, proses pengaturan jumlah air. Hewan pengangkutan nutrisi, pengaturan air dalam sel, transportasi air di dalam sel.

(7)

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam TREY

1. Turgor

(kelebihan air pada sel

tumbuhan) 2. Plasmolisis

(kekurangan air pada sel

tumbuhan) 3. Lisis/pecah

(kelebihan air pada sel hewan) 4. Krenasi

(kekurangan air pada sel hewan)

(8)

TREY 1. Turgor merupakan tekanan yang mendorong membran sel terhadap

dinding sel pada tumbuhan, tekanan ini mengakibatkan turgiditas sel dan dikarenakan oleh timbulnya aliran osmosis air dari bagian dengan konsentrasi terlarut rendah (hipotonik) di luar sel ke dalam vakuola sel yang mempunyai konsentrasi terlarut lebih tinggi.

2. Plasmolisis adalah lepasnya membran plasma dari dinding sel pada sel tumbuhan. Plasmolisis terjadi jika sel tumbuhan diletakkan di

larutan garam terkonsentrasi (hipertonik), sel tumbuhan akan

kehilangan air dan juga tekanan turgor, menyebabkan sel tumbuhan lemah. Tumbuhan dengan sel dalam kondisi seperti ini layu.

3. Lisis adalah peristiwa pecah atau rusaknya integritas membran sel dan menyebabkan keluarnya organel sel.

4. Krenasi adalah kontraksi atau pembentukan nokta tidak normal di sekitar pinggir sel setelah dimasukkan ke dalam larutan hipertonik, karena kehilangan air melalui osmosis.

(9)

TREY

Praktikum dan Laporan

1. Judul 2. Tujuan 3. Dasar Teori 4. Alat dan Bahan

5. Cara Kerja

6. Tabulasi Data Pengamatan 7. Parameter

8. Analisa data (Pembahasan) 9. Kesimpulan

10. Daftar Pustaka 11. Lampiran

(10)

TREY Contoh praktikum osmosis

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam

(11)

TREY 1.Apa yang kalian ketahui tentang difusi?

2.Berikan contoh difusi?

3.Apa yang kalian ketahui tentang solute dan solvent?

4.Apakah itu osmosis 5. Berikan contoh osmosis

6. Apa yang kalian ketahui tentang larutan hipertonis, hipotonis dan isotonis

Mata Kuliah Obyek Ilmu Pengetahuan Alam

(12)

TREY

Terima

kasih

Referensi

Dokumen terkait

Partikel alfa mempunyai probabilitas untuk menerobos potensial perintang persegi inti atom meskipun energi partikel alfa lebih kecil daripada potensial. periotang

• mengidentifikasi peralatan, sistem & tempat yg potensial menimbulkan risiko tertinggi thd pasien & staf sbg contoh, mengidentifi kasi area yg memerlukan pencahayaan, pendinginan,

Peran mikroorganisme 6 Produsen: • Autotrof yang memperoleh energi dari matahari atau sumber kimia • Menggunakan energi untuk mensintesis bahan organik dari karbon dioksida dan

Sifat Lemak, serta industri kimia turunannya Chapter 23 Deskripsi Mata Kuliah : Kuliah ini berisi peran teori ilmu ikatan antar unsur dan molekul senyawa organik terhadap sifat fisis

Sifat Lemak, serta industri kimia turunannya Chapter 23 Deskripsi Mata Kuliah : Kuliah ini berisi peran teori ilmu ikatan antar unsur dan molekul senyawa organik terhadap sifat fisis

Jadwal Pembelajaran Pembelajaran di kelas oleh dosen: Hari : Kamis Jam : 4 - 5 Tempat : Ruang kuliah Kampus Pabelan PERTEMUAN KE MATERI 1 Koordinasi awal kuliah dan penjelasan

Kadar Bahan Organik:Kadar bahan organic tanah mempunyai pori pori yang jauh lebih banyak dari pada partikel mineral tanah yang berarti luas permukaan penyerapan juga lebih banyak

Penyusunan persamaan neraca massa dengan reaksi kimia pada keadaan steady, arus by pass, recycle dan purging.. Dasar neraca energi : sistem dan sifat-sifat dasar bentuk energi, hukum