OBLIGASI DENGAN CALL
PRICE
Perusahaan yang telah menerbitkan obligasi akan menanggung risiko perubahan tingkat bunga.
Apabila tingkat bunga naik, harga obligasi akan turun (pembeli obligasi rugi).
Apabila tingkat bunga turun, harga obligasi akan naik (perusahaan penerbit obligasi rugi).
CARA LAIN UNTUK MENGURANGI RISIKO BAGI PENERBIT OBLIGASI /PERUSAHAAN
Mancantumkan call price
Call price menunjukkan harga yang akan dibayar oleh perusahaan sebagai penerbit obligasi.
Misal disebutkan call price 110. Ini artinya perusahaan akan membayar obligasi sebelum jatuh tempo sebesar Rp 1.100.000,- (bila nilai nominal Rp. 1.000.000,-)
Pada saat obligasi “dipanggil” untuk dilunasi
sesuai dengan call pricenya, biasanya perusahaan akaan mengganti dengan obligasi baru dengan
coupon rate yang lebih rendah.
Dalam peristiwa penggantian obligasi lama dengan obligasi baru terdapat periode overlap.
Mis: Obligasi baru diterbitkan Januari 2018,
obligasi lama baru bisa ditarik bulan Maret 2018
terdapat 2 bulan periode overlap.