"Heritage"
Modal Pembangunan
Pariwisatt
Dinarnika pembangunan di Kota Denpasar sangat diwarnai oleh kehadiran wisatawan yang setiap tahun meningkat dari berbagai etnis, negarar dan bangsa. Sebagai bdgian dard Provinsi Bali, konsep Pariwisata Budaya merupakan pijakan operasional kepari- wisataannya. Kota-kota Heritage di dunia bersepakat'untuk'membangun kota pusa- kanya dengan pariwisata berkelanjutan. Denpasar sebagai salah satu anggotanya ss{ang berupaya ke arah itu. Heritage terpelihara wisatawan datang, uang bertambah, masyarakat sejahtera.
Bali Post Selasa IJmanis, 12 Maret 2019 ffil
adalah
diwarnai
oleh kehidtiPandan penghidupan agraris.
Pola.papan
catur
denganjalan
Yangsempit dan
banYak simPangan dengan skalajalan kaki
tamPaksaneat nvaman ketika itu.
Ke- hidupan dan penghiduPan agraris oerlahan-Iahan di intervensi oleh perad.aban jasa yang dipopulerkan olehkolonialis
Belandamelalui
pembangunan Bali Hotel dan me-hindahkan
pasar yang awalnYaterletak di sekitar Kantor Wali
Ifutasekarang, ke dekat T\rkad Ba' Tdirng. dan mem.bangun lapangan"alun-aluiC'
di
ataslahan
bekas hunian para patih kerajaan.Alun-alun tersebut dikenal se- bagai lapangan Puputan Badung (perang antara kerajaan DenPasar
'
dengan.Belanda), kini diberi nama LapanganI Gust
Made Agung'Wajah Kota
Denpasar semakin banvak dihiasi bansunan kolonialma.rprrri Cina untuk kawasan pecinan, kampung Arab untuk etnik Arab
danIndia,
Kamprmg' Jawa
dan Bugis masing-masing bag! etnis Bugis dan Jawa,Dua peradaban yang
me-nyelimuti Kota
DenPasar, Yaitu agraris dan jasa saling menancap- kan pengaruh dan kekuaqaannYa yang dapatdilihat
dandinikmati melhlui warisan atau
Pusaka budaya fisikberupa objek arsitek- tural. Kaum kolonial menorehkan kehidupan dan penghiduPan Yangdilengkapi dengan unsur
danumbuhkembangtrya Kota Denpasar yang
.hwalnya dilandasi
olehbentuk
pemer-intahan kerajaan
fasiJitas pendidikan, perdagangan, perkantoran. dan lainnYa.
-
KehidupantradisiYangdikawal keraiaan berlangsung berdamP- insan dengan kehiduPan modern"iisal yang dilaksanakan
olehpemerintah kolonial Belanda.
Dua-dqanya beriringan menana- .
mkan
sekaligus melartggengkan pengaruh melalui peraturan danidentitas. Lahirlah Bali Hotel,
SMP Negeri 1, SD Negeri 1, Muse- um, KantorPos, Kantor Gubernur
(kini rumah tinggal
Gubernur).tangsi
Militer,
dan beberaPa ru-mah pejabat seperti kediaman
almarhum Ida Bagus Rurus(kini
Bank Mandiri), rumah almarhum BapakI Ketut Mandra di Jalan EHb"r;di", ;hr
lainrtya."'-
ITebaran peninggalan Puri mau- pun pura, kuburan mauPun balai
Lanjir.
desa maupun landscaPeberupa hamparan sawah dengan
sistem irigasinya subak
Yang merupakan peninggalan masa lalu hingeb kini masih dapat dinikmati.Potensi tersebut
dijadikan
objek sekalizus aset industri pariwisata satgul
cocok denganlatar
bela- kang potensi budaya agraris Yangdimililinya.
Tema ataupun konsePPariwisata
Budaya menjadi lan- dasanpembanguna! BaIi
Padaumumnya dan Kota
DenPasarpada khususnya.
Kini
Pariwisata iendemngtelah
tumbuh sebagai ideologi dengan segala damPak- nya.'Keseriusan
Pemerintah Kota Denpasar merencanakan
Pem- bangunankotanya
sebagai kota pusaka telah diakui oleh lembaga dunia,yaitu'Organization
WorldHeritage Cities (OWHC) Pada 10 Oktober 2013. Sejak
itu
warisanbudaya benda dan tak
bendabanyak yang disentuh melalui
program pembangunan Pemerin- tah danbanyak di antaranYaYang dilaksanakan oleh dan dari Peran serta komunitas ddn masYarakat.Khusus untuk produk tra- disi asli Denpasar antara lain
berupa:
Tari
Baris WaYang,Tari
Baria Cina, Basmerah dan TYadisi Ngerebong diakui sebagai Warisan BudayaTak
Benda Padatahun
2018. Selanjutnya akan diajukanagar diakui oleh badan dtrnia
Unesco. Sebelumnya penghargaanyang
samabagi Bali
(termasukDenpasar)
memperoleh. B.e-ng-'hargian
Unescoadalih
WaYailg (2003),Subak
(2012),dan
Seni Tari (2015).Seme.ntara
warisan
budaYabenda sangat banYak di Kota
Denpasar dapat beruPa, benda, bangunan atauPunstruktur
ca-gar
budaya,dan situs
serta ka- wasan cagar budaya sesuai denganamanat dari Undang-undang
Nomor 11 Tahun 2010 tentang Ca- gar Budaya. SetidaknYa tercatat aau +g Cagar Budaya
di
seh.rruhKota Denpasar, masih
banYakLasi vane belum terdaftar, tercatat, miripuridinvatakan sebagai Cagar Budaya.
Sadar akan banyaknYa Pusaka vang merupakan aset bagi Kota berrpa.ur, Pemerintah kota
tidak
hanva mencatatkannya dalam
hasii-hasil penelitian saja, bahkan secara khusus bagi karYa fisik ar- sitektur telah tercatat pula dalam katalog Cagar BudaYa' Sebutlahmisalnya
Pura
Belanjongdi
Sa- nur, Pura Maospahit di Grencbng, Pura Sakenan, dan lairurya. Seh- ingga sebagai implementasiVisi Pembangunan Kota Denpasar
yang Berwawasan Budaya adalah menjadikan Kota Denpasar seba- ear Heritase City.Ndmui
perubahan juga dapatberlangsrms karena domngantun-
tutan hidup
yang semakin luasdan banyak pilihan,
sehinggaharus diakui bahwa'terjadi
pe-rubahan oleh karena
doro/rganindividu
maupun kelompok. Ind- vidu y4ng berkumpul merupakan ikatan kelompok di I(otaDenpasar dapat berupabanjar,
desa adat ataupunjuga
klen.Intinya
mer- eka adalahmasyarakat pada um-umnya,
selakumakhluk
pelakubudaya. Industri budaya lahir
akibat tantangan dari dalam dan Iuar dirinya.Perubahan demi perubahan
akibat pengaruh di atas tersebutlterbukii ketila makin
berkem- banenyabisnis pariwis4ta yang
.berujuhs pada semakin
fiirlginya
perubnhan firngsi lahan
atauptn
kepemilikanaya.Hampir ribuan
hektarlahan sawah dimangsa un-daya
selagai roh
pembangunanmenjadi penting agar ideologi
dan identitastidak dihanlrrtkan
.oleh perubahan. Bukankah yang abarlr dalam pembangunan ada- Iah perubahan.
Jumlah kunjungan wisatawan marica negara langsung'ke
Bali pada tahun 2017 sejumlah
5.687.739 orang dengan 5 negara terbanyak adalah Cina, Australia,
Ihdia,
Jepang dan Inggris. Jum- Iahini
akan menjadi 12 juta lebihjika ditambahkan lagi
dengan kedatangan wisatawan domestik.Sedangkan
perhitungan untdk tahun 2018 terhitung sampai
denganbulan Agustus jumlah wisatawan
manca negara yang langsung datang ke Bali berjum.lah 4.097.982 orang.
Jika dibandingkan
kedatan-gan
wisatawan rata tiap
bulan-nya untuk tahun
2017 de4gan 2018,terlihat
bahwa wisatawankian meningkat di tahun
2018.Demilian
pulauntuk
kehadiranwisatawan domestik di tahun
20 18. Walaupun ada tanda-tanda bhhiva Gunung Agung meletus, keja4ia4 {empa di Pulau Iombok, maupun
di
Palu Sulawesi,tidak menyurutkan kehendak
oranguntuk
bepergian, khususnya.keBaIi dan tentunya Denpasar.
Walaupun seluruh wisatawan
domestik dan.manca negaratidak semuanya tidur di Denpasar
dengan penduduk sekitar 900.000 jiwa yang tingaldiatas
lahan se- luas 127,78 km2 atau 2,18persendari
luaswilayah Provinsi
Bali.Posisi
strategis Kota
Denpasaf y4n$juga
sebagailokasi ibu k
ota Provinsi
Bali
menjadikannya kota yang berdungsi'sebagdi,,kotapariwisata, disamping fungsi-
fungsi lainnya.Kenyataan
ini dijadikan
tan- taugan dan peluang oleh Pemer- intah Kota Denpasar untuk tlapat menarik jumlah wisatawan lebihbanyak dan lebih lama tinggal
denganmengajak invdstor
dhnmasyarakat mengembangkan
sig,isatE.eeggt5sss+d$tsF"
n
aSet herttagekota
sebagar daiatarikwisatawan.
Keinginan tersebut kiranya tidak berlehfhan, mengi4gat berbagai penghargtia+terhadap, pembangunan pari- wisata fi BaIi
sejak 2001-2009 denganpredikat
The BestIsland of
The World,tahun
2009 yang lalu memperoleh predikat sebagai The Best Spc- Destinatinn..Keinu-dian tahun 2010
mendapatkan penghargaan sebagaideitinasi terbaik di Asia Pasifik.
Selan-jutnya tahun
2015 memperoleh.peghargaa.n sebagai
Pulau
Pari- wisata dunia terbaik kedua. Dan beberapa penghargaanlainnya
hingga tahun 2018.Penulis, Guru fusar A.rsitek-
t ur Fakultns Teknih- Uniuersitas