• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pariwisatt

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Pariwisatt"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

"Heritage"

Modal Pembangunan

Pariwisatt

Dinarnika pembangunan di Kota Denpasar sangat diwarnai oleh kehadiran wisatawan yang setiap tahun meningkat dari berbagai etnis, negarar dan bangsa. Sebagai bdgian dard Provinsi Bali, konsep Pariwisata Budaya merupakan pijakan operasional kepari- wisataannya. Kota-kota Heritage di dunia bersepakat'untuk'membangun kota pusa- kanya dengan pariwisata berkelanjutan. Denpasar sebagai salah satu anggotanya ss{ang berupaya ke arah itu. Heritage terpelihara wisatawan datang, uang bertambah, masyarakat sejahtera.

Bali Post Selasa IJmanis, 12 Maret 2019 ffil

(2)

adalah

diwarnai

oleh kehidtiPan

dan penghidupan agraris.

Pola.

papan

catur

dengan

jalan

Yang

sempit dan

banYak simPangan dengan skala

jalan kaki

tamPak

saneat nvaman ketika itu.

Ke- hidupan dan penghiduPan agraris oerlahan-Iahan di intervensi oleh perad.aban jasa yang dipopulerkan oleh

kolonialis

Belanda

melalui

pembangunan Bali Hotel dan me-

hindahkan

pasar yang awalnYa

terletak di sekitar Kantor Wali

Ifutasekarang, ke dekat T\rkad Ba' Tdirng. dan mem.bangun lapangan

"alun-aluiC'

di

atas

lahan

bekas hunian para patih kerajaan.

Alun-alun tersebut dikenal se- bagai lapangan Puputan Badung (perang antara kerajaan DenPasar

'

dengan.Belanda), kini diberi nama Lapangan

I Gust

Made Agung'

Wajah Kota

Denpasar semakin banvak dihiasi bansunan kolonial

ma.rprrri Cina untuk kawasan pecinan, kampung Arab untuk etnik Arab

dan

India,

Kamprmg

' Jawa

dan Bugis masing-masing bag! etnis Bugis dan Jawa,

Dua peradaban yang

me-

nyelimuti Kota

DenPasar, Yaitu agraris dan jasa saling menancap- kan pengaruh dan kekuaqaannYa yang dapat

dilihat

dan

dinikmati melhlui warisan atau

Pusaka budaya fisikberupa objek arsitek- tural. Kaum kolonial menorehkan kehidupan dan penghiduPan Yang

dilengkapi dengan unsur

dan

umbuhkembangtrya Kota Denpasar yang

.hwalnya dilandasi

oleh

bentuk

pemer-

intahan kerajaan

fasiJitas pendidikan, perdagangan, perkantoran. dan lainnYa.

-

KehidupantradisiYangdikawal keraiaan berlangsung berdamP- insan dengan kehiduPan modern

"iisal yang dilaksanakan

oleh

pemerintah kolonial Belanda.

Dua-dqanya beriringan menana- .

mkan

sekaligus melartggengkan pengaruh melalui peraturan dan

identitas. Lahirlah Bali Hotel,

SMP Negeri 1, SD Negeri 1, Muse- um, KantorPos, Kantor Gubernur

(kini rumah tinggal

Gubernur).

tangsi

Militer,

dan beberaPa ru-

mah pejabat seperti kediaman

almarhum Ida Bagus Rurus

(kini

Bank Mandiri), rumah almarhum Bapak

I Ketut Mandra di Jalan EHb"r;di", ;hr

lainrtya.

"'-

I

Tebaran peninggalan Puri mau- pun pura, kuburan mauPun balai

Lanjir.

desa maupun landscaPe

berupa hamparan sawah dengan

sistem irigasinya subak

Yang merupakan peninggalan masa lalu hingeb kini masih dapat dinikmati.

Potensi tersebut

dijadikan

objek sekalizus aset industri pariwisata sat

gul

cocok dengan

latar

bela- kang potensi budaya agraris Yang

dimililinya.

Tema ataupun konseP

Pariwisata

Budaya menjadi lan- dasan

pembanguna! BaIi

Pada

umumnya dan Kota

DenPasar

pada khususnya.

Kini

Pariwisata iendemng

telah

tumbuh sebagai ideologi dengan segala damPak- nya.'

Keseriusan

Pemerintah Kota Denpasar merencanakan

Pem- bangunan

kotanya

sebagai kota pusaka telah diakui oleh lembaga dunia,

yaitu'Organization

World

Heritage Cities (OWHC) Pada 10 Oktober 2013. Sejak

itu

warisan

budaya benda dan tak

benda

banyak yang disentuh melalui

program pembangunan Pemerin- tah danbanyak di antaranYaYang dilaksanakan oleh dan dari Peran serta komunitas ddn masYarakat.

Khusus untuk produk tra- disi asli Denpasar antara lain

berupa:

Tari

Baris WaYang,

Tari

Baria Cina, Basmerah dan TYadisi Ngerebong diakui sebagai Warisan Budaya

Tak

Benda Pada

tahun

2018. Selanjutnya akan diajukan

agar diakui oleh badan dtrnia

Unesco. Sebelumnya penghargaan

yang

sama

bagi Bali

(termasuk

Denpasar)

memperoleh. B.e-ng-

'hargian

Unesco

adalih

WaYailg (2003),

Subak

(2012),

dan

Seni Tari (2015).

Seme.ntara

warisan

budaYa

benda sangat banYak di Kota

Denpasar dapat beruPa, benda, bangunan atauPun

struktur

ca-

gar

budaya,

dan situs

serta ka- wasan cagar budaya sesuai dengan

amanat dari Undang-undang

Nomor 11 Tahun 2010 tentang Ca- gar Budaya. SetidaknYa tercatat aau +g Cagar Budaya

di

seh.rruh

Kota Denpasar, masih

banYak

Lasi vane belum terdaftar, tercatat, miripuridinvatakan sebagai Cagar Budaya.

Sadar akan banyaknYa Pusaka vang merupakan aset bagi Kota berrpa.ur, Pemerintah kota

tidak

hanva mencatatkannya dalam

hasii-hasil penelitian saja, bahkan secara khusus bagi karYa fisik ar- sitektur telah tercatat pula dalam katalog Cagar BudaYa' Sebutlah

(3)

misalnya

Pura

Belanjong

di

Sa- nur, Pura Maospahit di Grencbng, Pura Sakenan, dan lairurya. Seh- ingga sebagai implementasi

Visi Pembangunan Kota Denpasar

yang Berwawasan Budaya adalah menjadikan Kota Denpasar seba- ear Heritase City.

Ndmui

perubahan juga dapat

berlangsrms karena domngantun-

tutan hidup

yang semakin luas

dan banyak pilihan,

sehingga

harus diakui bahwa'terjadi

pe-

rubahan oleh karena

doro/rgan

individu

maupun kelompok. Ind- vidu y4ng berkumpul merupakan ikatan kelompok di I(otaDenpasar dapat berupa

banjar,

desa adat ataupun

juga

klen.

Intinya

mer- eka adalahmasyarakat pada um-

umnya,

selaku

makhluk

pelaku

budaya. Industri budaya lahir

akibat tantangan dari dalam dan Iuar dirinya.

Perubahan demi perubahan

akibat pengaruh di atas tersebutl

terbukii ketila makin

berkem- banenya

bisnis pariwis4ta yang

.

berujuhs pada semakin

fiirlginya

perubnhan firngsi lahan

atauptn

kepemilikanaya.

Hampir ribuan

hektarlahan sawah dimangsa un-

daya

selagai roh

pembangunan

menjadi penting agar ideologi

dan identitas

tidak dihanlrrtkan

.

oleh perubahan. Bukankah yang abarlr dalam pembangunan ada- Iah perubahan.

Jumlah kunjungan wisatawan marica negara langsung'ke

Bali pada tahun 2017 sejumlah

5.687.739 orang dengan 5 negara terbanyak adalah Cina, Australia,

Ihdia,

Jepang dan Inggris. Jum- Iah

ini

akan menjadi 12 juta lebih

jika ditambahkan lagi

dengan kedatangan wisatawan domestik.

Sedangkan

perhitungan untdk tahun 2018 terhitung sampai

dengan

bulan Agustus jumlah wisatawan

manca negara yang langsung datang ke Bali berjum.

lah 4.097.982 orang.

Jika dibandingkan

kedatan-

gan

wisatawan rata tiap

bulan-

nya untuk tahun

2017 de4gan 2018,

terlihat

bahwa wisatawan

kian meningkat di tahun

2018.

Demilian

pula

untuk

kehadiran

wisatawan domestik di tahun

20 18. Walaupun ada tanda-tanda bhhiva Gunung Agung meletus, keja4ia4 {empa di Pulau Iombok, maupun

di

Palu Sulawesi,

tidak menyurutkan kehendak

orang

untuk

bepergian, khususnya.ke

BaIi dan tentunya Denpasar.

Walaupun seluruh wisatawan

domestik dan.manca negara

tidak semuanya tidur di Denpasar

dengan penduduk sekitar 900.000 jiwa yang tingal

diatas

lahan se- luas 127,78 km2 atau 2,18persen

dari

luas

wilayah Provinsi

Bali.

Posisi

strategis Kota

Denpasaf y4n$

juga

sebagai

lokasi ibu k

ota Provinsi

Bali

menjadikannya kota yang berdungsi'sebagdi,,kota

pariwisata, disamping fungsi-

fungsi lainnya.

Kenyataan

ini dijadikan

tan- taugan dan peluang oleh Pemer- intah Kota Denpasar untuk tlapat menarik jumlah wisatawan lebih

banyak dan lebih lama tinggal

dengan

mengajak invdstor

dhn

masyarakat mengembangkan

sig,isatE.

eeggt5sss+d$tsF"

n

aSet herttage

kota

sebagar daia

tarikwisatawan.

Keinginan tersebut kiranya tidak berlehfhan, mengi4gat berbagai penghargtia+

terhadap, pembangunan pari- wisata fi BaIi

sejak 2001-2009 dengan

predikat

The Best

Island of

The World,

tahun

2009 yang lalu memperoleh predikat sebagai The Best Spc- Destinatinn..Keinu-

dian tahun 2010

mendapatkan penghargaan sebagai

deitinasi terbaik di Asia Pasifik.

Selan-

jutnya tahun

2015 memperoleh.

peghargaa.n sebagai

Pulau

Pari- wisata dunia terbaik kedua. Dan beberapa penghargaan

lainnya

hingga tahun 2018.

Penulis, Guru fusar A.rsitek-

t ur Fakultns Teknih- Uniuersitas

Referensi

Dokumen terkait

JAWA TENGAH SEBAGAI BENDA CAGAR BUDAYA, SITUS, ATAU KAWASAN CAGAR BUDAYA YANG DILINDUNGI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 1992 TENTANG BENDA

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 yang dimaksud cagar budaya adalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa benda cagar budaya, bangunan cagar

Candi Ngempon termasuk dalam kategori Situs Cagar Budaya, yaitu lokasi yang berada di darat yang mengandung Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, dan struktur Cagar

(1) Setiap orang atau badan dapat memiliki dan/atau menguasai Benda Cagar Budaya Daerah, Bangunan Cagar Budaya Daerah, Struktur Cagar Budaya Daerah, dan/atau Situs

(1) Setiap orang yang berada dalam wilayah daerah dapat memiliki dan/atau menguasai benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya dan atau

Pendaftaran Cagar Budaya adalah upaya pencatatan benda, bangunan, struktur, situs dan kawasan untuk diusulkan sebagai Cagar Budaya kepada pemerintah

Sehubungan dengan banyaknya situs atau Benda Cagar Budaya di Kawasan Borobudur dan Mungkid, dan sering adanya laporan dari masyarakat yang menemukan Benda Cagar Budaya di

Penduduk sekitar penampungan cagar budaya atau yang dikenal sebagai situs cagar budaya Sokoliman tidak lagi memanfaatkan benda-benda megalitik tersebut dalam keseharian mereka, baik