• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP A. KESIMPULAN - Unisba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP A. KESIMPULAN - Unisba"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

83 BAB V

KESIMPULAN, SARAN DAN PENUTUP

A. KESIMPULAN

Setelah mengkaji dan menganalisis isi kandungan dari Al-Qur’an Surat Al- Hujarat ayat 11 tentangLaa Yaskhar, La Talmizuu, La Tanaabazuu Bil Alqaabi, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

1. Para Mufassirin berpendapat, bahwasahnya sesama manusia dilarang mengolok-ngolok karena bisa jadi seseorang yang diolok-olokan itu lebih ikhlas nuraninya dan lebih besih hatinya dari pada orang yang menghina, sehingga ia memiliki kedudukan yang lebih tinggi di hadapan Allah SWT dan lebih dicintai Allah SWT daripada orang yang menghina. Mencela mukmin yang lain karena mencela mukmin itu baik dengan perkataan maupun perbuatan berarti mengejek dirinya sendiri. Memanggil-manggil orang lain dengan gelar – gelar yang buruk yang tidak disukai orang tersebut. Karena semua itu dapat menjurus ke arah permusuhan sesama orang mukmin dan kedzaliman. Seorang mukmin yang tidak bertobat dari perbuatan mengolok- olok, mencela dan memanggil gelar buruk terhadap mukmin lain itu disebut sebagai orang-orang yang Dzalim oleh Allah.

2. Esensi yang terkandung dalam Al-Qur’an Surat Al-Hujurat ayat 11 tentang Laa Yaskhar, La Talmizuu, La Tanaabazuu Bil Alqaabi,yaitu :

repository.unisba.ac.id

(2)

84

a. Allah SWT melarang umatnya bersikap pengolok, pencela dan pemanggil gelar buruk, karena termasuk akhlak tercela.

b. Allah SWT membangun prinsip-prinsip dasar saling menghargai, menyayangi dan menghormati sesama manusia.

3. Para ahli pendidikan berpendapat, Akhlak buruk atau tercela merupakan suatu sikap serta perbuatan yang dilakukan jauh dari apa yang dilarang agama.

Karena pada dasarnya agama mengajarkan kita untuk selalu bersikap baik terutama menjaga perilaku serta perbuatan yang akan kita lakukan. Dengan berlandaskan agama maka sifat tercela ini sebenarnya bisa dicegah karena ancaman serta sangsi yang akan didapatkan dalam waktu cepat maupun dikehidupan selanjutnya. Akhlak tercela ini merupakan cerminan bahwa seseorang tersebut mempunyai prilaku yang kurang baik, hal tersebut bisa saja disebabkan karena kita mulai jauh pada aturan – aturan agama.

Akhlak tercela yang harus dijauhi dalam surat Al-hujurat ayat 11 yaitu;

mengolok-olok, mencela, panggilan dengan gelar-gelar yang buruk.

Seseorang yang suka mengolok-olok, mencela dan menggunakan panggilan dengan gelar-gelar yang buruk kepada orang lain, termasuk perbuatan yang zalim, karena perbuatan mengolok-olok dan mencela dapat merugikan orang lain serta akan membuat hati orang lain terluka sehingga dapat menimbulkan permusuhan. Perangai seperti itu sebenarnya muncul dari kebodohan dan kepicikan yang patut dicela. Orang lemah wajib dibantu, bukan harus dipermainkan, dan orang yang kebingungan wajib diberi petunjuk, bukan

repository.unisba.ac.id

(3)

85

harus ditertawakan ! Orang yang mempunyai cacad badan atau bertampang buruk biasanya dapat menimbulkan tertawaan dan olok-olokan orang lain, sebagai muslim yang baik seharusnya menghargai dan menghormati muslim lainnya bukan sebaliknya.

4. Nilai-nilai pendidikan akhlak yang terkandung di dalam Al-Qur’an Surat Al- Hujurat ayat 11 tentang Laa Yaskhar, La Talmizuu, La Tanaabazuu Bil Alqaabi.

1. Pendidikan menjunjung tinggi kehormatan sesama manusia agar setiap orang lebih menghargai dan menjaga kehormtan mereka, dengan demikian dalam kehidupan bermasyarakat akan terwujud kehidupan yang harmonis.

2. Menjauhkan manusia dari penyakit moral yang dapat merusak persaudaraan sesama manusia

3. Peringatan untuk manusia agar tidak memiliki akhlak tercela dan terhindar dari perbuatan zalim

B. SARAN

Berdasarkan kesimpulan diatas, maka dapat dikemukakan saran sebagai berikut:

1. Hendaklah setiap pendidik dan orang tua menanamkan akhlak yang baik kepada anak-anaknya sedini mungkin, sehingga terlahir anak-anak yang sopan dan santun

repository.unisba.ac.id

(4)

86

2. Hendaklah setiap orang intropeksi diri terhadap perilaku sehari-hari. Jangan sampai kehidupan dunia menjerumuskan diri ini kepada kedzaliman.

C. PENUTUP

Berakhirnya kesimpulan dan saran pada bab ini, maka berakhir pula penulisan skripsi ini, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan baik mengenai susunan kalimat maupun isinya. Akan tetapi penulis berharap semoga karya ini dapat memberikan manfaat untuk dunia pendidikan.

Akhir kata penulis mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil’aalamin”

repository.unisba.ac.id

Referensi

Dokumen terkait

Saat panggilan itu datang pada dirinya, partisipan merasakan kembali memiliki tujuan dalam hidupnya, tujuan untuk dapat menjadi orang yang lebih baik lagi dan inilah

Apa yang menjadi pilihan masyarakat adat Kampung Naga untuk menjatuhkan pilihan mereka atas dasar perasaan suka terhadap salah satu pasangan calon, hal tersebut berkenaan

Hasil penelitian pada skripsi ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kepribadian mahasiswa yang memakai jilbab dengan mahasiswa yang tidak

Ayam potong hasil sembelihan Ahli Kitab yang diperjualbelikan di pasar tradisional Cikande selama sembelihannya dapat dipastikan tidak diniatkan untuk bertaqorrub

Tingkat kesukaan pasien yang didapat masih ada beberapa pasien yang kurang suka dan tidak suka menu dari segi rasa, aroma, warna, tekstur dan suhu pada lauk hewani, lauk nabati dan

Implementasi Humas PSDA dalam membina dan mengatur hubungan baik dengan pihak pendidikan yaitu memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari berbagai Universitas yang ingin pelatihan

Dari pembahasan di Bab IV tentang tanggapan responden akan upaya membangun citra merek pada Distro Peter Says Denim terdapat beberapa masalah, yaitu : a Mayoritas konsumen belum

Sehubungan dengan hasil penelitian dan pembahasan dapat dilihat bahwa hubungan Daya tarik tayangan 86 di Net TV dengan citra polisi terdapat hubungan yang signifikan, maka diharapkan