• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO 1439 H / 2018 M - metrouniv.ac.id

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PDF INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO 1439 H / 2018 M - metrouniv.ac.id"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Secara teori saat mengajukan pembiayaan ijarah ini, anggota bisa datang langsung ke BMT As-Syafi'ah Kota Metro dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan seperti KTP, buku nikah dan survey. Kemudian BMT As-Syafi'ah Metro City akan bekerja sama dengan pemilik objek (objek yang disewakan) untuk menyewakan barang tersebut. BMT As-Syafi'ah Metro City kemudian menawarkan skema pembiayaan ijarah ini kepada anggota terkait mekanisme leasing antara BMT dengan anggota.

Dasar penentuan keuntungan dari BMT As-Syafi'ah di Kota Metro sendiri adalah penerapan konsep qord al-hasan yaitu dengan memberikan bantuan yang ikhlas. Berbeda dengan akad murabahah, BMT As-Syafi'ah Kota Metro tidak menggunakan bagi hasil melainkan memberikan fee/ujrah/imbalan.

Pertanyaan Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka mengkontekstualisasikan hukum Islam sesuai dengan dinamika zaman tanpa harus meninggalkan dimensi tekstualnya, khususnya dalam pengembangan khazanah ilmu hukum Islam di Indonesia.

Penelitian Relevan

Skripsi Alkila Fata Diviney berjudul Tinjauan Hukum Islam tentang Praktek Ijarah Multijasa di BMT Batik Mataram, Wirobrajan Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk merinci praktik ijarah multijasa di BMT Batik Mataram dan menjelaskan pandangan hukum Islam tentang praktik bagi hasil dalam akad pembiayaan multijasa ijarah di BMT Batik Mataram. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa praktik ijarah multijasa yang berjalan di BMT Batik Mataram sudah sesuai dengan hukum Islam ditinjau dari akad ijarah.

11 Alkila Fata Diviney, skripsi, “Kajian Hukum Islam tentang Praktik Ijarah Multijasa di BMT Batik Mataram, Wirobrajan Yogyakarta” (Fakultas Syariah dan Hukum: UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta) 2013 diunduh dari halaman: digilib. uin-suka.ac.id pada tanggal 23 Maret 2018. Adapun focal point yang membedakan penelitian yang akan peneliti lakukan adalah penelitian ini mengkaji tentang pelaksanaan akad ijarah yang dilakukan oleh BMT As-Syafi’ah Kota Metro tentang Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 09/DSN-MUI/VI/2000 Tentang Pembiayaan Ijarah.,.

LANDASAN TEORI

Teori Implementasi

  • Pengertian Implementasi
  • Implementasi Akad Ijarah

Akad Ijarah

  • Pengertian Akad Ijarah
  • Dasar Hukum Akad Ijarah
  • Rukun dan Syarat Akad Ijarah
  • Jenis Akad Ijarah
  • Akad Ijarah di Lembaga Keuangan Islam

Pembiayaan dengan akad ijarah yang dilaksanakan oleh BMT As-Syafi’iah Kota Metro merupakan salah satu contoh dari berbagai konsep ekonomi syariah. Mekanisme pembuatan akad ijarah di BMT As-Syafi'iah Metro City dilaksanakan dalam praktik dengan menerapkan prinsip syariah. Dalam prakteknya, sebelum melakukan akad/pembuatan akad khususnya akad ijarah, calon anggota terlebih dahulu datang ke BMT As-Syafi’iah Kota Metro untuk mengajukan pembiayaan ijarah.

Setelah itu, BMT As-Syafi'iah Metro City akan melakukan verifikasi permohonan dan melakukan survey kepada calon anggota. Calon anggota bertemu/dengan BMT as-Syafi'iah Kota Metro biasanya diwakili oleh Account Officer (AO) atau manager untuk menentukan isi akad/perjanjian ijarah. Calon anggota akan bersepakat dengan BMT Kota Metro as-Syafi'iah untuk bersama-sama merumuskan.

Saat anggota mengajukan pendanaan, BMT as-Syafi'iah Kota Metro akan menyaring terlebih dahulu calon anggota. Penilaian ini nantinya akan menjadi dasar bagi BMT Kota Metro as-Syafi'iah untuk memutuskan apakah usulan pendanaan layak atau tidak. Dalam praktik pembiayaan ijarah di BMT as-Syafi'iah Kota Metro, terjadi akad pembiayaan ijarah antara BMT dengan anggota pemohon.

Ijarah merupakan salah satu bentuk produk akad pembiayaan di BMT as-Syafi'iah Kota Metro. Melihat mekanisme tersebut dapat disimpulkan bahwa pembiayaan ijarah yang diterapkan di BMT as-Syafi'iah Kota Metro belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syara'. Praktek pembiayaan ijarah yang dilakukan di BMT as-Syafi'iah Metro City tidak menyewakan suatu barang untuk mendapatkan keuntungan darinya atau mempekerjakan seseorang untuk menerima upah.

Namun dari BMT Kota Metro as-Syafi'iah menegaskan kepada anggota pada saat mencairkan dana bahwa dana yang diberikan adalah untuk penyewaan barang ijarah atau sebagai upah jasa ijarah. Kepada BMT kota Metro as-Syafi'iah, agar lebih istiqomah (konsisten dalam penerapan prinsip syariah dalam penyelenggaraan/penyaluran jasa pembiayaan.

Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 09/DSN-UI/VI/2000

METODOLOGI PENELITIAN

Jenis dan Sifat Penelitian

Penelitian lapangan adalah penelitian yang bertujuan untuk melakukan penelitian secara intensif terhadap latar belakang situasi terkini dan interaksi sosial, individu, kelompok, lembaga dan masyarakat. Penelitian lapangan ini akan mencari informasi langsung ke lokasi penelitian yang akan diteliti yaitu di BMT Assyafi’iyah cabang Kota Metro. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk membuat prediksi yang sistematis, faktual, dan akurat tentang fakta dan karakteristik populasi atau wilayah tertentu.

Penelitian kualitatif ini memberikan data deskriptif hasil wawancara langsung dengan pengurus BMT Assyafi'iyah di kantor cabang Kota Metro, serta dokumen terkait.

Sumber Data

Teknik Pengumpulan Data

Dalam pelayanan pembiayaan, sebagian besar anggota yang menggunakan jasa pembiayaan ijarah di BMT As-Syafi'iah Kota Metro kurang mengetahui tentang akad ijarah, sehingga BMT menjelaskan kepada anggota secara detail sebelum mengajukan akad ijarah. Anggota melengkapi Surat Permohonan Keuangan (SPP) yang diperoleh dari customer service, melampirkan surat keterangan identitas dan dokumen lain yang disetujui oleh BMT as-Syafi'iah Kota Metro 3. Setelah semua ketentuan yang tercantum dalam isi kontrak jatuh disepakati oleh kedua belah pihak pihak, maka BMT as-Syafi'iah Kota Metro akan mencetak lembar kontrak tersebut dan kemudian menawarkannya kepada calon anggota untuk disetujui dan ditandatangani.

Agunan adalah jaminan yang diberikan oleh calon anggota untuk melindungi BMT as-Syafi'iah dari resiko kerugian atau pada saat anggota tidak mau mengembalikan pinjaman. Kondisi BMT Kota Metro as-Syafi'iah juga perlu menilai kondisi perekonomian saat ini dan proyeksi ke depan dalam pembiayaan modal produktif. Praktisnya, BMT as-Syafi'iah Kota Metro bekerja sama dengan penyedia jasa lalu membayar sewa secara tunai kepada mitra haji dan umrah, kemudian menyewakan kepada anggota dibebankan dengan membayar cicilan pokok (PA), ongkos dan biaya lainnya.

Dengan menggunakan pembiayaan Ijarah di BMT as-Syafi'iah Metro City, BMT menyewakan peralatan seperti gedung atau barang, mesin dan lainnya kepada salah satu anggotanya berdasarkan biaya yang telah ditentukan dan pembayaran kembali secara angsuran. Pada BMT as-Syafi'iah Kota Metro terdapat tiga pihak yang terlibat dalam proses pembiayaan ijarah yaitu bank, pihak yang menyewa (anggota) dan pihak yang digaji oleh anggota dengan pembiayaan dari bank . BMT as-Syafi'iah Kota Metro menerapkan prinsip ijarah pada salah satu produk pembiayaannya, yaitu pembiayaan haji dan umrah serta pembiayaan barang tertentu.

Dalam hal ini BMT as-Syafi'iah beralasan, mereka melakukan pembiayaan ijarah dengan cara mencairkan dana dalam bentuk uang dan mewakili anggota untuk mengembalikan dana kepada pihak ketiga sebagai penyedia jasa. Praktek ijarah yang dilakukan oleh BMT as-Syafi'iah hanya menyalurkan bantuan berupa uang kepada anggota yang harus membayar biaya sewa objek ijarah. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa praktik pembiayaan ijarah yang dilakukan di BMT as-Syafi'iah di Kota Metro bukanlah menyewakan suatu barang untuk mendapatkan keuntungan atau mempekerjakan seseorang untuk menerima gaji.

Amalan ijarah yang dilakukan oleh BMT as-Syafi'iah Metro hanya menyalurkan dana keringanan berupa uang kepada nasabah yang harus membayar biaya sewa fasilitas ijarah. Namun BMT as-Syafi'iah Metro City menegaskan kepada nasabah dalam pencairan dana bahwa dana yang diberikan adalah untuk sewa fasilitas ijarah atau sebagai upah jasa ijarah.

Foto 2. Wawancara Dengan H.M Saleh, Ketua MUI Metro Tanggal 3 Juli  2018
Foto 2. Wawancara Dengan H.M Saleh, Ketua MUI Metro Tanggal 3 Juli 2018

Teknik Analisa Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Lokasi penelilian

Praktek Akad Ijarah di BMT As-Syafi’iah Kota Metro

Analisis Data

Pembiayaan ijarah adalah akad untuk membiayai kegiatan leasing yang dilakukan oleh bank syariah atau lembaga keuangan syariah. Prinsip ini digunakan sebagai salah satu dasar penyaluran dana.13 Ijarah adalah akad pemindahan hak pakai hasil (manfaat) atas suatu barang atau jasa untuk jangka waktu tertentu dengan pembayaran sewa/upah tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan. . Kesesuaian tersebut dapat dilihat pada fatwa DSN no.09/DSN-MUI/VI/2000 tentang Pembiayaan Ijarah dengan memperhatikan syarat dan rukun ijarah yaitu “Para pihak yang berakad: terdiri dari pemberi sewa/penyedia jasa dan penyewa/ pengguna layanan.".

Ijarah adalah akad atau perjanjian untuk kegiatan sewa guna usaha. Prinsip ini dijadikan sebagai salah satu dasar dalam penyaluran dana yang dilakukan oleh bank syariah atau lembaga keuangan syariah. Sebagaimana BMT as-Syafi’iah Kota Metro melihat mekanisme pemberian pembiayaan ijarah, BMT as-Syafi’iah Kota Metro tidak membayar kebutuhan pelayanan anggota dengan bermitra dengan penyedia jasa, BMT as-Syafi’iah Kota Metro hanya memberikan sejumlah uang tertentu dengan menyerahkan kuasa kepada anggota untuk membayar atau membeli jasa yang dibutuhkan anggota, hal ini tanpa digunakan dalam kontrak tertulis, hanya secara lisan. Ada point kewajiban LKS sebagai penyedia barang atau jasa untuk menyediakan barang atau jasa yang disewakan atau jasa, penyedia jasa, tetapi dananya berupa uang.

BMT seharusnya menyewa akomodasi untuk jasa perjalanan haji dan umrah, menyewa gedung, menyewa mesin, kendaraan dan lain-lain, kemudian menyewakannya kepada anggota dengan pembayaran cicilan. Untuk efisiensi dan memberikan kesempatan kepada anggota untuk memilih objek yang diinginkan untuk disewa, untuk memenuhi kebutuhannya. Selain itu, masih sedikitnya minat masyarakat untuk menggunakan produk pembiayaan ijarah yang juga menjadi pertimbangan.

Meski tidak sepenuhnya sesuai dengan fikih, fatwa DSN MUI menyebutkan bahwa tujuan ijarah adalah kemaslahatan penggunaan barang atau jasa, dalam praktiknya menyalurkan dana dalam bentuk uang, bukan dalam bentuk barang atau jasa. Kewajiban LKS memberikan barang ijarah, namun secara umum prinsipnya sama, hal ini sah karena bermanfaat bagi semua orang, baik manfaat jasmani maupun rohani. Meski tidak sepenuhnya sesuai dengan fikih, fatwa DSN MUI menyatakan bahwa tujuan ijarah adalah kemaslahatan penggunaan barang atau jasa, praktis mengeluarkan dana dalam bentuk uang, bukan dalam bentuk barang atau jasa.

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Gambar

Foto 2. Wawancara Dengan H.M Saleh, Ketua MUI Metro Tanggal 3 Juli  2018

Referensi

Dokumen terkait

Pengaruh Keaktifan Mahasiswa dalam Organisasi terhadap Prestasi Belajar Prestasi belajar yang dicapai seorang individu merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang