PARADIKMA PENELITIAN
Pengertian Paradigma
Istilah ini cenderung mengacu pada persoalan pemikiran atau pemecahan masalah teknis yang dilakukan oleh manusia. Dalam kaitannya dengan metode penelitian, ada dua paradigma besar yang sering menjadi bahan diskusi, yaitu kualitatif (naturalistik) dan kuantitatif (konvensional/eksperimental).
Penelitian Kuantitatif
Kaitannya dengan hubungan peneliti dengan objek penelitian, peneliti kuantitatif menganggap kebenaran berada di luar dirinya, sehingga hubungan antara peneliti dan objek penelitian harus dijaga jaraknya agar independen. Berkenaan dengan hubungan antar variabel, maka hubungan antara variabel dengan objek yang diselidiki dalam penelitian kuantitatif bersifat sebab akibat, sehingga dalam penelitian terdapat variabel bebas dan variabel terikat.
Penelitian Kualitatif
Dalam hal generalisasi, peneliti kualitatif tidak melakukan generalisasi, melainkan menekankan pada kedalaman informasi sehingga mencapai tingkat makna (data dibalik apa yang terlihat). Sebagai catatan, meski peneliti kualitatif tidak melakukan generalisasi, bukan berarti hasil penelitian kualitatif tidak bisa diterapkan di tempat lain.
Penelitian Kombinasi
Tahap pertama dapat menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif, kemudian dilanjutkan ke tahap berikutnya dengan menggunakan metode kualitatif atau kuantitatif. Strategi Triangulasi Konkuren: Strategi yang digunakan peneliti dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif baik dalam proses pengumpulan dan analisis data.
JENIS PENELITIAN
Penelitian Deskriptif
Di balik bentuknya yang sederhana, penelitian deskriptif tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan menjadi penelitian yang lebih kompleks dan naturalistik dengan mengangkat kasus-kasus yang lebih spesifik dan dijelaskan secara mendalam. Studi tindak lanjut (lanjutan); penelitian deskriptif yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui status responden setelah masa pengobatan tertentu, misalnya program pendidikan.
Penelitian Expostfacto
Rancangan metode penelitian yang akan digunakan antara lain dalam hal ini penentuan populasi, pengambilan sampel, teknik pengambilan sampel, penentuan instrumen pengumpulan data dan analisis data. Merancang metode penelitian yang akan digunakan, termasuk dalam hal ini pengumpulan data dan analisis data.
Penelitian Eksperimen
Perbandingan kelompok utuh; Pada desain ini terdapat satu kelompok yang digunakan untuk penelitian, namun dibagi menjadi dua, yaitu separuh kelompok untuk eksperimen dan separuh lagi kelompok yang akan dijadikan kelas atau kelompok kontrol. Desain kelompok kontrol pretest-posttest; Dalam desain ini dua kelompok dipilih secara acak, kemudian diberikan pre-test untuk mencari kondisi awal sehingga terdapat perbedaan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
Penelitian Tindakan Kelas
Oleh karena itu, penelitian tindakan kelas yang dilakukan dosen bertujuan untuk memperbaiki situasi pembelajaran yang menjadi tanggung jawabnya. Cerminan; langkah reflektif adalah langkah atau cara meninjau kembali tindakan yang dilakukan terhadap subjek penelitian dan dicatat dalam observasi.
Penelitian Pengembangan R&D
Kemudian hal-hal yang kurang dirasa harus diidentifikasi dan kemudian dimasukkan ke dalam desain produk yang dikembangkan. Kegiatan validasi merupakan proses atau kegiatan yang dilakukan pengembang pada saat mengembangkan produk untuk mengetahui kelayakan produk yang dikembangkan.
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Rumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
Dapat menjelaskan konsep populasi dan sampel yang digunakan dalam penelitian kualitatif dan penelitian tindakan kelas. Yang perlu diperhatikan adalah generalisasi dalam penelitian harus mempunyai keterkaitan dengan teori yang melandasi penelitian tersebut.
TINJAUAN PUSTAKA
Kajian Teori
Subyek penelitian adalah individu, benda, atau organisme yang dijadikan sumber informasi/data yang diperlukan untuk penelitian. Tes merupakan alat untuk mengumpulkan data yang berkaitan dengan aspek kognitif subjek yang diteliti (Susetyo, 2015). Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mendeskripsikan data yang dikumpulkan.
Kerangka Berpikir
Hipotesis Penelitian
Data kontinum adalah data yang pengumpulan datanya dilakukan dengan cara mengukur dengan alat ukur yang menggunakan skala tertentu. Metode ini dilakukan dengan menggunakan sesuatu selain data untuk memeriksa atau membandingkan data yang diperoleh. Dalam suatu penelitian, uji coba instrumen sangat diperlukan, terutama pada penelitian dengan paradigma penelitian kuantitatif karena kualitas data yang diperoleh sangat ditentukan oleh kualitas instrumen yang digunakan.
VARIABEL DAN FOKUS PENELITIAN
Variabel Penelitian
Dalam ilmu eksakta, variabel-variabel yang digunakan umumnya mudah diketahui karena dapat dilihat dan divisualisasikan. Ciri dari variabel ini adalah menunjukkan adanya saling keeksklusifan antara kategori yang satu dengan kategori yang lain. 2) Variabel ordinal: variabel yang dirangking menurut tingkatannya pada atribut tertentu. Variabel ini berfungsi sebagai kontrol terhadap variabel lain terutama yang berhubungan dengan variabel moderator dan variabel independen yang juga mempengaruhi variabel dependen.
Definisi Operasional Variabel
Berdasarkan pengertian tersebut maka variabel penelitian kemampuan menulis paragraf deskriptif judul siswa SMP Negeri 35 Makassar adalah kemampuan menulis paragraf deskriptif siswa. Yang dimaksud dengan “paragraf deskripsi” adalah paragraf yang bentuknya menggambarkan sesuatu kepada pembaca dan seolah-olah pembaca melihat hal yang dimaksud. Dari penjelasan tersebut dapat diperoleh definisi operasional dari variabel yang dimaksud yaitu keterampilan atau penguasaan siswa dalam menulis paragraf yang bersifat deskriptif sehingga pembaca seolah-olah melihat sendiri apa yang dimaksudkan penulis.
Korelasi Antarvariabel
Kemampuan membaca pemahaman siswa SMP Negeri 35 Makakssar merupakan judul penelitian yang mempunyai dua variabel bebas dalam arti tidak saling mempengaruhi tetapi ada kemungkinan adanya hubungan antar variabel. Jelasnya: ketika satu variabel berubah, variabel lainnya juga ikut berubah. f) korelasi antara tujuan dan sarana; misalnya penelitian tentang hubungan antara kerja keras dan kesuksesan. Jumlah jam belajar dengan nilai yang diperoleh pada saat ujian, rasio kasih sayang orang tua terhadap anaknya dan cara mendidiknya.
Fokus Penelitian
Menurut derajat; Jenis data ini terbagi menjadi empat, yaitu: a) data nominal adalah data yang dibutuhkan hanya sebagai tanda pembeda satu kategori dengan kategori lainnya. Secara umum, ada dua teknik pengumpulan data yang sering digunakan peneliti, yaitu teknik tes dan teknik non tes. Seperti telah dikemukakan sebelumnya, teknik pengumpulan data adalah teknik non tes yang meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi, sehingga instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang mengamati langsung pembelajaran.
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi dan Sampel Penelitian
Probability sampling adalah suatu teknik penentuan sampel penelitian yang memberikan kesempatan atau kesempatan yang sama untuk memilih setiap anggota populasi. Nonprobability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak menjamin adanya kesempatan yang sama untuk memilih setiap anggota populasi, digunakan misalnya untuk menguji keandalan alat ukur tertentu. Teknik sampling sistematis, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan anggota populasi yang telah diberi nomor urut.
Penentuan Ukuran Sampel
Seorang siswa ingin menguji hipotesis yang menyatakan bahwa indeks kinerja siswa pada mata pelajaran Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang berjumlah 175 siswa adalah 2,7. Untuk menguji hipotesis ini, diperlukan berapa sampel jika kita menginginkan tingkat kepercayaan 95% dan kesalahan estimasi kurang dari 0,05. Seorang mahasiswa ingin menguji hipotesis yang menyatakan bahwa indeks kinerja mahasiswa Prodi PGSD sebanyak 175 mahasiswa.
Data dan Jenis-jenisnya
Selain itu, peneliti mengkategorikan data penting dan tidak penting dalam pemilihan data. Hal ini bukan berarti data yang tidak penting harus dibuang, melainkan hanya untuk memperkuat interpretasi hasil analisis data. Sebuah karya ilmiah dapat dilengkapi dengan gambar atau ilustrasi untuk memudahkan pemahaman pembaca terhadap data yang disajikan.
Istileh yang Mewakili Populasi dan Sampel
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Teknik Pengumpulan Data
Dalam suatu penelitian, langkah pengumpulan data merupakan tahapan yang sangat menentukan proses dan hasil penelitian yang akan dilakukan. Teknik non tes dapat berupa teknik observasi, teknik angket, teknik dokumen, teknik wawancara, teknik skala, teknik triangulasi dan lain-lain.
Instrumen Tes
Format pertanyaan jawaban singkat; soal jawaban singkat adalah soal yang memerlukan jawaban berupa kata, angka, kalimat atau simbol dan jawabannya hanya dapat dinilai benar atau salah. Format pertanyaan benar-salah dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan subjek tentang fakta, definisi, dan prinsip. Namun apabila ada peneliti yang ingin menggunakan bentuk pertanyaan ini dapat memperhatikan kaidah penulisan yang disarankan oleh Sudjana (2011) sebagai berikut.
Instrumen Non Tes
Wawancara terstruktur merupakan wawancara yang dilakukan dengan terlebih dahulu mempersiapkan jawaban bagi narasumber, kemudian tinggal mengkategorikannya sesuai dengan alternatif jawaban yang telah dibuat. Skala nilai yang dicontohkan juga bisa menggunakan kategori baik, sedang, dan buruk atau dengan angka tergantung keinginan peneliti. Menurut Patton, ada beberapa jenis triangulasi yang dapat digunakan, yaitu: a) triangulasi data; Teknik ini bisa juga disebut triangulasi sumber.
Uji Coba Instrumen
Suatu instrumen yang dianggap valid atau valid mempunyai tingkat validitas yang tinggi, yaitu benar-benar dapat mengukur apa yang hendak diukur. Reliabilitas internal yaitu reliabilitas instrumen berdasarkan kecocokan skor antar bagian skor tes. Reliabilitas eksternal yaitu reliabilitas instrumen berdasarkan hasil pencocokan hasil tes yang berbeda, baik dari instrumen yang sama maupun dengan instrumen yang lain.
TEKNIK ANALISIS DATA
Teknik Analisis Data KUantitatif
Misalnya nomor urut, jenis kelamin, daerah asal, dan sebagainya. Pada tahap ini juga pemeriksa memeriksa apakah datanya lengkap atau belum, yaitu apakah semua instrumen yang disiapkan sudah terisi lengkap, apakah tidak ada data yang tersebar, dan sebagainya. terdapat responden yang tidak menjawab sesuai permintaan peneliti sebagaimana tercantum dalam alat penelitian. Laporan penelitian kini terdiri dari 5 bab, dimulai dari bab I (pendahuluan) hingga bab V (kesimpulan dan saran). Yang perlu diperjelas kembali adalah bagian laporan penelitian yang belum dibahas pada bagian proposal yaitu bab IV dan bab V.
Berdasarkan judul yang Anda tulis pada pertanyaan nomor satu, tuliskan secara sistematis komponen-komponennya sesuai dengan sistematika laporan penelitian. Untuk siswa; Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi mahasiswa bahwa metode pembelajaran langsung efektif digunakan dalam proses belajar mengajar.
Teknik Ananalisis Data Kualitatif
PROPOSAL DAN LAPORAN
Sistematika Proposal dan Laporan Hasil Penelitian
Laporan Hasil Penelitian
Pada bagian ini disajikan hasil atau temuan penelitian, baik temuan deskriptif maupun temuan mengenai hasil pengujian hipotesis. Ketika membahas hasil penelitian, peneliti harus memberikan interpretasi yang menjelaskan mengapa dan bagaimana hasil penelitian itu muncul. Dengan demikian, sistematika laporan penelitian dalam hal ini skripsi secara umum dapat dilihat sebagai berikut.
Aturan Umum
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengajaran menggunakan direct instruction pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Bosova. Situasi yang dihadapi dosen ketika memimpin perkuliahan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap proses pembelajaran itu sendiri. Variasi kegiatan belajar mengajar dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian sebagai berikut. a) Perubahan gaya mengajar dapat dilaksanakan dengan berbagai cara seperti :.
Diskusi kelompok kecil merupakan salah satu bentuk kegiatan belajar mengajar yang cukup sering digunakan. Faktor proses: interaksi yang terjadi selama penggunaan metode pembelajaran langsung dalam proses belajar mengajar pada mata kuliah pengembangan kompetensi mengajar.