Panitia pembimbing mempunyai tanggung jawab akademik terhadap skripsi mahasiswa yang dibimbingnya, ditinjau dari kebenaran ilmiah dan format penulisannya. Oleh karena itu, mahasiswa harus mendapat persetujuan dari seluruh panitia pembimbing untuk dapat mengikuti ujian skripsi. Penguji di luar panitia pembimbing, selain berwenang menguji, juga berwenang memberikan saran guna perbaikan skripsi mahasiswa.
Penentuan topik penelitian skripsi ditentukan berdasarkan peminatan mahasiswa sesuai ruang lingkup bidang keilmuan program studi dengan persetujuan panitia pembimbing. Pemilihan pendekatan dan metode penelitian disesuaikan dengan topik penelitian yang telah disetujui oleh panitia pengawas.
Pergantian dan Penggantian Pembimbing
Berdasarkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh calon pembimbing, selanjutnya calon pembimbing skripsi diusulkan oleh koordinator program studi dalam bentuk tim calon pembimbing skripsi, yang ditandatangani oleh koordinator program studi kepada Direktur i Pascasarjana Undiksha. . Direktur Pascasarjana Undiksha mengangkat dan menetapkan tim pengawas dengan keputusan berdasarkan usulan koordinator program studi.
Kriteria Penguji
Pengangkatan dan Penggantian Penguji
PERSYARATAN DAN PROSEDUR PROPOSAL TESIS SAMPAI DENGAN TESIS
- Pengajuan Tema/Topik dan Calon Pembimbing
- Proposal
- Ujian Proposal Tesis
- Revisi Proposal Tesis
- Penelitian
- Penyusunan Naskah dan Draf Artikel Tesis
- Ujian Tesis
Mendaftar untuk mengikuti ujian masuk skripsi pada sekretaris program studi (bukti pendaftaran diserahkan pada saat naskah diserahkan ke bagian akademik). Mendaftar untuk mengikuti ujian skripsi pada sekretaris program studi (bukti pendaftaran diserahkan pada saat naskah diserahkan ke bagian akademik). Ujian masuk atau ujian skripsi dilaksanakan secara lisan dan tertutup (hanya diikuti oleh tim penguji dan mahasiswa yang mengikuti ujian).
Nilai penilaian tes bakat atau ujian skripsi menggunakan skala 0-100 dalam format resmi yang dikeluarkan Pascasarjana Undiksha. Apabila revisi skripsi telah disetujui oleh tim penguji dan tim pembimbing, mahasiswa diharapkan mengikuti ujian skripsi ulang.
SISTEMATIKA UMUM PENYUSUNAN PROPOSAL TESIS
Bagian Awal
- Sampul luar
- Halaman Persetujuan
- Daftar Isi
- Latar Belakang dan Permasalahan
- Rumusan Masalah
- Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Landasan Teori
- Metode Penelitian
- Jadwal Penelitian
Perlu juga dijelaskan subjek dan pokok penelitian yang akan diteliti, sehingga dapat terlihat pentingnya penelitian yang kita lakukan. Pada bagian ini rumusan penelitian dituliskan dengan jelas, yang akan dijawab dalam bentuk kalimat tanya. Tujuan penelitian memuat penjelasan secara spesifik tentang hal-hal yang ingin dicapai melalui penelitian yang dilakukan.
Bagian ini memaparkan secara lengkap seluruh langkah penelitian yang akan dilakukan tergantung pada jenis penelitian yang dipilih. Uraian tersebut hendaknya cukup rinci dan menggambarkan secara lengkap langkah-langkah penelitian dan instrumen yang akan dilakukan.
Bagian Akhir
- Lampiran
Bagian pokok proposal penelitian meliputi beberapa bagian, antara lain: latar belakang dan permasalahan, rumusan masalah, tujuan dan hasil penelitian, landasan teori, metode penelitian dan skema penelitian. Penulisan latar belakang dan permasalahan disajikan dalam bentuk uraian yang berorientasi kronologis agar langsung menuju ke rumusan masalah. Beberapa uraian singkat penelitian terdahulu dapat dicantumkan latar belakang dan permasalahannya, sehingga dapat memperkuat alasan mengapa penelitian ini akan dilakukan.
Bagian ini memuat pengertian dasar dan teori-teori yang akan digunakan dalam menjawab permasalahan penelitian untuk mencapai tujuan penelitian. Lampiran dapat digunakan untuk menyajikan prosedur atau informasi lain yang tidak dapat diringkas dan akan digunakan dalam penelitian.
SISTEMATIKA UMUM PENYUSUNAN TESIS
Bagian Awal
- Sampul luar
- Halaman judul
- Halaman pengesahan
- Halaman moto dan persembahan (jika diperlukan)
- Prakata
- Daftar isi
- Abstrak
- Abstract
Halaman ini memuat pernyataan bahwa isi skripsi ini bukan hasil plagiarisme, juga bukan hasil karya orang lain, dalam bentuk seperti contoh pada lampiran 6 atau contoh dalam bahasa Inggris dapat dilihat pada lampiran 19. Nama harus ditulis lengkap, termasuk judul dan kata akademis sebaiknya dihindari. terima kasih kepada pihak-pihak yang tidak terkait. Daftar isi memberikan gambaran keseluruhan isi skripsi, yang digunakan sebagai pedoman bagi pembaca.
Apabila skripsi memuat daftar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran, maka daftar tersebut wajib dicantumkan dalam daftar isi. Bagian ini memuat uraian singkat (maksimal 1 halaman, spasi satu), namun ringkas dan jelas serta memberikan gambaran menyeluruh mengenai isi skripsi.
Bagian Utama
- Latar Belakang dan Permasalahan
- Rumusan Masalah
- Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Landasan Teori
- Metode Penelitian
- Hasil Penelitian dan Pembahasan
- Penutup
- Simpulan
- Saran
Pembahasan hasil penelitian yang diperoleh dapat disajikan dalam bentuk uraian teoritis, baik kualitatif maupun kuantitatif. Dalam praktiknya, bagian ini dapat digunakan untuk membandingkan hasil penelitian yang diperoleh pada penelitian yang sedang dilakukan dengan hasil penelitian yang dilaporkan oleh peneliti sebelumnya. Dari sudut pandang ilmiah, hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian dapat berupa pengetahuan baru atau perbaikan, konfirmasi atau penolakan terhadap penafsiran suatu fenomena ilmiah oleh peneliti sebelumnya.
Bagian rangkuman memuat unsur-unsur seperti: konteks masalah, tujuan dan manfaat penelitian, teori-teori yang digunakan dalam penelitian, metode penelitian dan hasil penelitian. Peneliti menguraikan kesimpulan yang merupakan tesis (hipotesis penelitian yang teruji) atau hipotesis penelitian yang didukung oleh data empiris.
Bagian Akhir
- Daftar Pustaka
- Lampiran
- Riwayat Hidup
SISTEMATIKA PENULISAN ARTIKEL ILMIAH
Artikel Publikasi Ilmiah
Sistematika Artikel Publikasi Ilmiah
Metode penelitian memuat subjek penelitian, metode pengumpulan data, teknik analisis dan interpretasi data
Catatan memuat unsur-unsur sebagai berikut: nama penulis, tahun penerbitan, judul (buku, artikel, artikel, tulisan lain), edisi atau periode pencetakan, tempat penerbitan dan nama penerbit. Daftar Pustaka untuk artikel dalam publikasi ilmiah adalah daftar pustaka yang diacu/digunakan sebagai rujukan dalam penulisan artikel yang diterbitkan. Dengan demikian, jumlah referensi artikel dalam suatu publikasi ilmiah berbeda dengan jumlah daftar pustaka skripsi.
TEKNIK PENULISAN
- Bahan .1 Sampul
- Kertas
- Pengetikan
- Teknik Pengetikan
- Margin
- Letak Nomor Halaman
- Sistematika Penomoran
- Penyajian Tabel
- Penyajian Gambar
- Penulisan Daftar Pustaka
- Bahasa Karya Tulis Ilmiah
- Lampiran
Jarak 1,5 spasi, digunakan dalam daftar pustaka untuk jarak antara satu sumber bacaan dengan sumber bacaan lainnya. Jarak baris teks dengan nomor halaman adalah 2 cm, dengan catatan nomor halaman harus terletak di bawah bagian halaman BAB (halaman awal setiap bab). Baik untuk dua angka maupun tiga angka arab, angka terakhir tidak diikuti titik (.), penulisannya selalu dimulai dari margin kiri.
Judul gambar ditulis dua spasi di bawah gambar, diawali dengan kata Gambar.. nomor gambar dalam angka arab tanpa titik). Cara mengutip (Clark & Clark dalam Marzano, 1993) dapat dibenarkan, jika sumber bacaan yang ditulis oleh Clark & Clark sulit atau bahkan tidak mungkin ditemukan. Apabila pada catatan kaki nama penulis ditulis apa adanya, pada daftar pustaka nama penulis pertama ditulis dengan nama belakang, kemudian nama, nama penulis kedua, dan seterusnya tidak dibalik.
Dalam penulisan daftar pustaka digunakan standar baku yang dikeluarkan oleh lembaga bahasa dengan ketentuan sebagai berikut. Pada daftar pustaka terdapat titik-titik di antara nama penulis, tahun, judul artikel (yang tidak diakhiri dengan tanda tanya atau tanda seru) dan tempat penerbitan. Tanda titik dua digunakan untuk menunjukkan judul dan subjudul suatu buku atau artikel, serta antara nama kota dan penerbit dalam daftar pustaka.
Informasi penerbit terdiri dari dua bagian yaitu kota dan penerbit yang dipisahkan dengan titik dua. Urutan atau detail yang ditulis secara horizontal tidak perlu menggunakan titik koma (;), namun cukup menggunakan koma. Urutan tertulis vertikal (atas ke bawah) pada dasarnya merupakan pengganti urutan horizontal (berdasarkan kalimat).
DAFTAR PUSTAKA
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
PASCASARJANA
PROGRAM STUDI …
Apabila di kemudian hari ternyata seluruh atau sebagian skripsi ini bukan hasil karya saya sendiri, atau terdapat plagiarisme pada bagian tertentu, saya bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang saya pegang dan sanksi lainnya sesuai peraturan perundang-undangan. dan peraturan yang berlaku di wilayah negara. Persatuan Republik Indonesia. Skripsi ini ditulis untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Magister Pendidikan Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha pada program studi. Oleh karena itu izinkan penulis menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak-pihak berikut ini. nama lengkap dengan gelar), selaku pembimbing I yang dengan sabar membimbing, memberi petunjuk dan memberikan motivasi yang berarti sehingga penulis mampu mengatasi berbagai kendala dalam perjalanan studi dan penyelesaian skripsi ini; nama lengkap dengan gelar), selaku pembimbing II, yang dengan gaya dan pola komunikasinya yang khas telah membangkitkan semangat, motivasi dan harapan penulis selama penelitian dan penulisan naskah laporan skripsi ini, sehingga skripsi ini dapat terwujud sesuai harapan. ; nama lengkap dengan gelar) dan. nama lengkap bergelar) selaku penguji yang telah memberikan banyak masukan yang berguna untuk penyempurnaan skripsi ini; nama lengkap dengan gelar), sebagai rekan peneliti di tempat penelitian yang telah banyak membantu penulis dalam melakukan penelitian;
Rektor Universitas Pendidikan Ganesha yang telah memberikan bantuan moril dan memfasilitasi berbagai kepentingan penulis dalam menyelesaikan skripsi ini; Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi civitas akademika khususnya mereka yang mengaku dilindungi di bawah panji besar pendidikan. Penerapan Model Pembelajaran Group Inquiry (GI) pada Mata Kuliah Pendidikan IPS Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di PGSD Universitas Negeri Makassar.
Pengaruh Teknik Group Inquiry dan Cooperative Learning yang Digunakan dalam Mata Kuliah Gaya dan Gerak Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Melaksanakan inkuiri kelompok untuk kemajuan siswa. Pendidikan Karakter: Penanaman Kebajikan. Perbedaan Hasil Belajar Fisika antara Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Inquiry (GI) dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Berpikir Kuadrat pada Kelas X SMA Negeri 9 Palu.
The effect of group investigation of cooperative learning model on students' conceptual knowledge and scientific process skills, IOSR Journal of Research & Method in Education (IOSR-JRME. The effect of group investigation learning model, accelerated team and role play on elementary school students' writing skills from the perspective of cognitive style. Implementing Cooperative Learning with Group Inquiry Model to Improve Learning Outcomes of Vocational School Students in Indonesia.
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Group Inquiry terhadap hasil belajar fisika ditinjau dari kemampuan berpikir logis. Pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan media flash dan sikap ilmiah terhadap pengetahuan konseptual siswa.
GANESHA UNIVERSITY OF EDUCATION GRADUATE PROGRAM
LANGUAGE EDUCATION
Pentingnya Orisinalitas Tulisan
Pada saat itu, istilah orisinalitas merujuk pada makna bahwa tulisan orang lain belum pernah ditulis oleh orang lain. Orisinalitas merupakan kriteria utama dan kata kunci bagi karya akademis, khususnya pada jenjang doktoral (Murray, 2002).
Pengertian Plagiarisme
Mengambil gagasan dari pikiran orang lain dan menuliskannya kembali ke dalam tulisan baru merupakan hal yang digalakkan oleh para penulis terdahulu sebagai bentuk realisasi konsep mimesis (peniruan). Pandangan yang muncul saat itu adalah bahwa pengetahuan atau pemikiran tentang kondisi manusia harus dimiliki oleh semua orang, bukan dimiliki (Williams, 2008). Namun dalam konteks dunia akademis saat ini, tindakan tersebut sebaiknya dihindari karena dapat menimbulkan masalah serius bagi pelakunya.
Bentuk-bentuk Tindakan Plagiat
Jenis tindakan ini melibatkan pengambilan ide dari tulisan sendiri yang telah ditulis sebelumnya, namun menggunakannya dalam tulisan baru tanpa kutipan dan pengakuan yang tepat. Meskipun penulis percaya bahwa ide-ide dalam tulisan sebelumnya adalah miliknya sendiri dan dapat dengan bebas menggunakannya sesuka hatinya, hal ini dianggap sebagai praktik akademis yang buruk. Para plagiator dapat melakukan plagiat dari satu sumber atau lebih, atau menggabungkan dua atau lebih bentuk plagiarisme tersebut di atas dalam tulisan yang ditulisnya.
Sanksi bagi Tindakan Plagiat