1
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman tanaman pangan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Plasma nutfah atau sumber daya genetik merupakan keanekaragaman hayati yang sangat penting dan modal dasar yang dibutuhkan dalam pembangunan industri pertanian termasuk penemuan varietas baru dalam rangka peningkatan peningkatan produksi guna mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan (Budi R.S, 2018).
Budidaya padi salibu merupakansalah satu inovasi teknologi untuk memacu produktivitas/peningkatan produksi. Teknologi Salibu (ratun yang modifikasi) Adalah teknologi budidaya padi dengan memanfaatkan batang bawah setelah panen sebagai penghasil tunas/anakan yang akan dipelihara. Tunas ini berfungsi sebagai pengganti bibit pada sistim tanam pindah (James,2009).
Sifat fisika tanah merupakan unsur lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap tersedianya air, udara tanah dan secara tidak langsung mempengaruhi ketersediaan unsur hara tanaman. Sifat ini juga akan mempengaruhi potensi tanah untuk berproduksi secara maksimal (Naldo, 2011).
Sifat kimia tanah adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan peristiwa yang bersifat kimia dan terjadi di dalam maupun di atas permukaan tanah sehingga akan menentukan sifat dan ciri tanah. Komponen kimia tanah berperan dalam menentukan sifat dan ciri tanah pada umumnya dan kesuburan pada khususnya.
Uraian kimia tanah bertujuan untuk menjelaskan reaksi-reaksi kimia yang menyangkut masalah-masalah unusr hara bagi tanaman (Hakim,2006).
2
Penggunaan pupuk organik mampu menjadikan solusi dalam mengurangi aplikasi pupuk anorganik yang berlebihan dikarenakan adanya bahan organik yang mampu memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Fungsi pupuk organik terhadap sifat kimia yaitu meningkatkan kapasitas tukar kation, meningkatkan ketersediaan unsur hara dan meningkatkan proses pelapukan bahan mineral. Pupuk organik mampu menyediakan unsur hara yang difiksasi oleh Al, dan Fe sehingga dapat diserap dengan mudah oleh akar tanaman (Hadisuwito,2008).
1.2 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengaruh pemberian Kohe Sapi terhadap produksi tanaman padi salibu.
2. Untuk mengetahui pengaruh pemberianKohe Sapi terhadap sifat fisik dan sifat kimia tanah.
3. Untuk mengetahui pengaruh interaksi pemberian Kohe Sapi padat dan Kohe Sapi cair terhadap sifat sifat tanah dan produksi tanaman padi salibu.
1.3 Hipotesis
1. Adanya pengaruh pemberian Kohe Sapi terhadap produksi tanaman padi salibu.
2. Adanya pengaruh pemberian Kohe Sapi terhadap sifat fisik dan sifat kimia tanah.
3. Adanya pengaruh interaksi pemberian Kohe Sapi padat dan Kohe Sapi cair terhadap sifat sifat tanah dan produksi tanaman padi salibu.
3
1.4 Kegunaan Penelitian
1. Untuk mendapatkan data tentang pemberian Kohe Sapi terhadap sifat tanah dan produksi tanaman padi salibu.
2. Sebagai sumber informasi penulis tentang pemberian Kohe Sapi terhadap sifat tanah dan produksi tanaman padi salibu.
3. Sumber data untuk penulisan Skripsi.