Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan selama masa studi pada mahasiswa IAIN Metro. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya perkawinan selama masa studi mahasiswa IAIN Metro terdiri dari faktor internal dan eksternal. Kemudian peneliti melakukan wawancara dengan para siswa tersebut untuk mendapatkan informasi tentang apa saja faktor penyebab terjadinya pernikahan selama masa penelitian.
Wawancara dengan mahasiswa IAIN Metro yaitu mahasiswa NS, mahasiswa fakultas FEBI adalah mahasiswa yang menikah pada masa studinya. Berdasarkan wawancara dengan mahasiswa IAIN Metro yaitu saudara IT, mahasiswa fakultas FEBI merupakan mahasiswa yang menikah pada saat kuliah. Wawancara juga dilakukan kepada mahasiswa TF Fakultas Syariah yang merupakan mahasiswa yang menikah pada masa studinya.
Wawancara dengan mahasiswa IAIN Metro yaitu mahasiswa fakultas LK FKIP merupakan mahasiswa yang menikah pada masa studinya. Wawancara dengan mahasiswa IAIN Metro yaitu mahasiswa fakultas IPT FKIP merupakan mahasiswa yang menikah pada saat kuliah. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul “Faktor-Faktor Penyebab Perkawinan Selama Masa Studi (Studi Kasus Mahasiswa IAIN Metro)”.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan selama masa studi pada mahasiswa di IAIN Metro. Penelitian ini dapat menambah keilmuan dan pengetahuan tentang apa saja faktor penyebab terjadinya perkawinan selama masa studi bagi mahasiswa di IAIN Metro. Manfaat bagi peneliti sendiri adalah untuk memperluas wawasan berpikir dalam menganalisa suatu permasalahan yang muncul terkait pernikahan selama masa studi bagi mahasiswa di IAIN Metro.
Sedangkan penelitian tidak menyebutkan penyebab terjadinya perkawinan selama masa penelitian. Pembahasan dalam penelitian ini lebih ditekankan pada faktor-faktor penyebab perkawinan mahasiswi selama masa penelitian. Peneliti mencoba mencari data langsung di lapangan untuk mengetahui apa saja faktor penyebab terjadinya perkawinan selama masa studi di IAIN Metro.
Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 8 mahasiswa IAIN Metro yang menikah selama masa studi. Peneliti mewawancarai mahasiswa yang menikah, orang tua mahasiswa yang menikah, dan teman mahasiswa yang menikah di IAIN Metro mengenai faktor-faktor penyebab pernikahan selama masa penelitian. Seperti dalam pernikahan pada masa studi, banyak mahasiswa yang melakukan hal tersebut, khususnya di IAIN Metro.
Menikah pada masa studi deskriptif Menikah pada masa studi di Universitas Airlangga Surabaya.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
LANDASAN TEORI
Pernikahan
- Pengertian Pernikahan
- Dasar Hukum
- Tujuan Pernikahan
- Syarat-syarat Pernikahan
- Usia Pernikahan
- Larangan Nikah
Kuliah.” 17 Artikel yang ditulis oleh Lolla Oktora, mahasiswi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (Stkip) Pgri Sumbar, berjudul “Strategi Mahasiswa Kawin Dalam Menimba Ilmu (Studi Kasus: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumbar)”.18 Artikel yang ditulis oleh Siti Zubaidah Harahap, Heru Santosa dan Erna Mutiara yang berjudul “Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Terhadap Terjadinya Perkawinan Muda di Desa Seumadam Kecamatan SMK Baru Kabupaten Aceh Tamiang” 19 Maka dalam penelitian ini terdapat pertanyaan penelitian yang memfokuskan pada Faktor-Faktor yang penyebab pernikahan pada masa studi. Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas, maka pertanyaan penelitian adalah “Apa saja faktor penyebab pernikahan pada masa studi pada mahasiswa IAIN Metro?”. Penelitian yang ditulis oleh Ahmad Fauzan Skripsi pascasarjana mahasiswi UIN Raden Inten Lampung dengan judul “Dampak Perkawinan di Perguruan Tinggi”.
Penelitian yang ditulis oleh Oryza Sativa, Skripsi Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya dengan judul “Perkawinan Di Bawah Kuliah” dalam skripsi ini peneliti memfokuskan pada bagaimana menjalankan peran istri dan sebagai mahasiswa dan tidak menyebutkan apa yang menyebabkan terjadinya perkawinan selama masa studi karena pada Penelitian ini berfokus pada alasan menikah selama masa studi. 20 Ahmad Fauzan, Dampak Perkawinan Saat Kuliah, Skripsi Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Raden Inten Lampung, 2017. 21 Oryza Sativa, Perkawinan Di Bawah Kuliah (Studi Deskriptif Menikah di Tengah Masa Kuliah di Universitas Airlangga Surabaya), Skripsi Universitas Airlangga Surabaya tahun 2016.
Berdasarkan uraian di atas, dapat diketahui bahwa skripsi pertama membahas tentang dampak perkawinan selama kuliah. Skripsi ketiga membahas pernikahan semasa kuliah tentang bagaimana menjalankan peran sebagai istri dan sebagai mahasiswa.
Masa Studi
- Pengertian
- Lama Studi
Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Pernikahan Pada Masa
- Faktor Internal
- Faktor Eksternal
Usia minimum untuk menikah adalah 21 tahun untuk pria dan wanita, dan untuk wanita berusia 16 tahun dan untuk pria berusia minimal 19 tahun, diperlukan persetujuan kedua orang tua sebagai syarat administratif. Menikah Mengharapkan Pertolongan Allah Karena Takut Zina Motivasi menikah dengan membentuk keluarga bisa jadi berasal dari diri sendiri, yaitu untuk menjaga pandangan dan harga diri dari penyimpangan seksual. Ada juga yang terpengaruh oleh sesuatu di luar dirinya, seperti menunaikan perintah menikah, mengikuti sunnah Nabi, menghindari larangan selibat.
Secara lirik, ibu hamil dapat dipahami dengan dua pengertian, pertama, ibu hamil dengan akibat suami yang sah, kedua, ibu hamil akibat zina. Perilaku seks bebas remaja modern, baik dengan pasangannya (pacar) maupun dengan kekasih rahasianya, turut menyumbang antrean panjang remaja hamil di luar nikah. 54 Enizar, Pembentukan keluarga menurut hadits Rasulullah SAW, (Metro: STAIN Jurai Siwo Metro Wanita hamil di luar nikah dapat dinikahkan dengan pria yang menghamilinya.
Faktor eksternal adalah bagian luar (badan, diri, dan sebagainya) Faktor eksternal adalah “segala sesuatu” yang berada di luar individu atau sering disebut lingkungan. Jadi faktor eksternal dapat mengubah perilaku individu, mengubah karakter bahkan dapat mengubah karakter individu. Dalam pembahasan ini yang dimaksud dengan faktor eksternal atau motivasi eksternal adalah segala sesuatu yang berasal dari luar diri seseorang dan mempengaruhinya untuk melakukan sesuatu.
Motivasi untuk menikah dan berkeluarga dapat berasal dari dalam diri sendiri yaitu untuk menjaga harga diri dari penyimpangan seksual. Ada juga yang menikah karena alasan keuangan, seperti ingin hidup lebih baik, atau sekadar mengikuti arus. 61 Adib Machrus, Yayasan Keluarga Sakinah, (Jakarta: Subdit Bina Keluarga Sakinah, Direktorat KUA & Bina Keluarga Sakinah, Ditjen Bimas Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kewajiban ini terkait dengan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sebelum mengambil keputusan untuk menikahkan.62 Orang tua harus mendengarkan pendapat anaknya tentang keinginannya untuk menikahkan anaknya. Motivasi yang datang dari dalam maupun dari luar memberikan kekuatan fisik dan mental, sehingga keluarga yang akan dibina berdiri di atas landasan yang kokoh. Seruan itu juga bertujuan untuk melestarikan karakter alam dan sosial masyarakat demi kelangsungan hidup manusia.
METODE PENELITIAN
Jenis dan Sifat Penelitian
Secara kualitatif diperoleh dari hasil pengumpulan data dan informasi dengan menggunakan berbagai metode pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dll dengan teori-teori hukum.
Sumber Data
Peneliti kemudian menghubungi subjek untuk mengetahui apakah memenuhi kriteria sebagai responden 68. Kriterianya adalah orang-orang yang mengalami peristiwa atau masalah yaitu perkawinan selama masa penelitian yang diteliti yaitu faktor-faktornya. yang menyebabkan pernikahan selama kuliah. Dan juga orang-orang yang paling dekat dengan responden yang mengetahui dengan jelas permasalahan yang dialami responden. Wawancara ini dapat menjadi sumber data primer untuk memberikan informasi tentang apa yang membuat mahasiswa IAIN Metro menikah selama masa studi.
Sumber sekunder adalah sumber yang tidak secara langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau melalui dokumen 69 Sumber sekunder terdiri dari berbagai jenis, mulai dari surat pribadi, catatan harian, risalah rapat asosiasi, serta dokumen yang dapat membantu. mengumpulkan data yang berguna untuk penelitian ini.70 Dalam mengumpulkan data sekunder ini, peneliti melampirkan foto hasil wawancara dengan informan.
Teknik Pengumpulan Data
Pendokumentasian dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data atau informasi melalui bahan-bahan tertulis baik dari peraturan perundang-undangan, buku maupun hasil wawancara selama penelitian terkait penyebab perkawinan selama masa studi oleh mahasiswa di IAIN Metro. Berdasarkan informasi di atas, maka peneliti menggunakan fakta-fakta yang diperoleh dari data yang dikumpulkan peneliti pada mahasiswa IAIN Metro yang menikah selama masa studi untuk menganalisis data. Menikah Mengharapkan Pertolongan Tuhan Karena Takut Berzina Ada beberapa responden yaitu mahasiswa yang menikah saat kuliah di IAIN Metro menjelaskan bahwa menikah saat kuliah karena takut berzina jika menjalin hubungan dengan orang yang belum menikah. muhrim terlalu lama, menurut mereka, alasan ini menjadi landasan yang kokoh untuk menikah.
Penjelasan IPT dalam wawancara tersebut, ia menikah saat kuliah karena merasa mampu dan sudah dewasa. Sedangkan pernikahan PPT dilakukan selama masa penelitian karena sudah hamil di luar nikah. Berdasarkan hasil penelitian pada beberapa mahasiswa yang menikah pada masa studinya, terdapat faktor pendorong IPT dan PPT menikah karena keinginan sendiri yaitu faktor internal dan tidak adanya dorongan eksternal.
Berdasarkan penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan bahwa lingkungan mahasiswa yang sudah menikah tetap memberikan semangat dan respon yang baik terhadap mereka selama menempuh pendidikan. Keluarga IPT merespon baik IPT ketika ia memutuskan untuk menikah sambil kuliah. Berdasarkan penelitian ini, peneliti dapat menganalisis bahwa mahasiswa yang menikah pada masa penelitian berbeda pernyataannya ketika diwawancarai oleh peneliti yang menikah karena dorongan dari pihak lain.
Berdasarkan penelitian ini, peneliti dapat menganalisis bahwa mahasiswa yang menikah pada masa studinya berbeda pernyataan pada saat diwawancarai oleh peneliti, faktor penyebab pernikahan yang mereka lakukan karena dorongan dari luar yaitu menikah dengan mahasiswa IAIN Metro yang menikah selama masa studi mereka harus memikirkan resiko yang akan mereka alami sebelum memutuskan untuk menikah, karena mereka harus membagi waktu antara universitas dan keluarga mereka. Faktor internal penyebab perkawinan selama masa studi di kalangan mahasiswa IAIN metro antar mahasiswa IAIN metro.
Faktor Eksternal Penyebab Perkawinan Kajian Antar Mahasiswa IAIN Metro Antar Mahasiswa IAIN Metro.
Teknik Analisa Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro
Faktor Internal Penyebab Terjadinya Pernikahan Pada Masa
Faktor Eksternal Penyebab Terjadinya Pernikahan Pada
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Apakah Anda akan tetap membiayai kebutuhan sekolah dan rumah tangga anak Anda setelah menikah?