• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF Strategi Indonesia Jerman Terhadap Keberhasilan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF Strategi Indonesia Jerman Terhadap Keberhasilan"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Peningkatan kerja sama internasional antara Indonesia dan Jerman menjadi momentum yang kuat seiring dengan kunjungan Presiden Republik Federal Jerman, dr. Kerjasama Internasional Indonesia-Jerman telah memberikan dampak positif bagi kedua negara, khususnya pada bidang pendidikan di Indonesia yang pengaruhnya meningkat secara signifikan.

Batasan Masalah

Penelitian sebelumnya oleh Yarnis (2015) tentang analisis implementasi Deklarasi Jakarta tahun 2012 antara Indonesia-Jerman pada sektor transportasi, pendidikan dan lingkungan hidup (masa tersebut menunjukkan bahwa kerjasama internasional Indonesia-Jerman di bidang pendidikan dapat dikatakan menguntungkan. kepada kedua negara dalam hal pembangunan dan pembangunan negara. Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Karomah (2015) mengenai kerjasama pertahanan Indonesia-Jerman melalui Deklarasi Jakarta pada tahun 2015 yang menyatakan bahwa kerjasama internasional Indonesia-Jerman dapat saling menguntungkan dan bertanggung jawab terhadap kepentingan global. masalah, dan dapat mengembangkan bidang yang berbeda antar negara, terutama di bidang pertahanan dan pendidikan.

Rumusan Masalah

Tujuan dan Kegunaan Penelitian

Kegunaan pragmatis penelitian ini adalah untuk memenuhi tugas akhir skripsi jurusan Hubungan Internasional Universitas Bosowa Makassar, melihat strategi Indonesia-Jerman untuk menyukseskan Deklarasi Jakarta 2012-2016 di bidang pendidikan.

Kerangka Konseptual

Kerjasama internasional ini diharapkan dapat saling memberi dan bertanggung jawab terhadap permasalahan global yang menjadi perhatian dan kepentingan bersama (Karomah, 2017). Kerja sama internasional kedua negara membahas isu-isu mendasar kerja sama antar negara dan prioritasnya dalam bidang kerja sama di masa depan.

Metode Penelitian

Sadar akan keterbatasan kemampuan dalam negeri, Indonesia pun gencar berupaya menjalin kerja sama dengan banyak negara di bidang pendidikan. Salah satu negara yang menjadi mitra Indonesia dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan dalam negeri adalah Jerman (Deepublish).

TINJAUAN PUSTAKA

Kerjasama Internasional

Kerja sama multilateral merupakan kerja sama yang dilakukan oleh lebih dari dua negara yang tidak dibatasi oleh kawasan atau wilayah tertentu dan bersifat internasional, dalam kerja sama multilateral negara-negara maju biasanya mempunyai kekuasaan langsung dibandingkan dengan negara-negara kecil. Kerja sama regional merupakan kerja sama antara dua negara yang berada atau berlokasi pada suatu wilayah tertentu. Dengan demikian, negara-negara yang produksi bahan bakunya sedikit akan melakukan kerjasama dengan negara-negara yang kaya akan bahan baku industri, sehingga kebutuhan bahan baku tersebut dapat dipenuhi melalui kerjasama antar negara (Ferdiawan Perbedaan Iklim.

Misalnya negara-negara di kawasan Asia Tenggara menjalin hubungan melalui organisasi ASEAN, dan sebagainya. Misalnya NATO (North Atlantic Treaty Organization) yang merupakan kerja sama antara negara-negara yang tidak memihak blok Barat dan blok Timur membentuk kerja sama dalam organisasi non-blok. 4) Perumpamaan agama.

Kerjasama Internasional Indonesia – Jerman

Konsep Politik Luar Negeri

Oleh karena itu, kajian kebijakan luar negeri tidak dapat menafsirkan struktur dan proses sistem politik dalam negeri. Sehingga sulit bagi kita untuk memisahkan kebijakan luar negeri dengan kebijakan dalam negeri. Kebijakan luar negeri merupakan kajian yang kompleks karena tidak hanya mencakup aspek eksternal tetapi juga aspek internal suatu negara.

Tujuan politik luar negeri dibedakan salah satunya dalam jangka panjang, jangka menengah, dan jangka panjang. Bangsa Indonesia menerapkan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif dalam mendorong kerja sama dengan negara lain.

Perjanjian Internasional

Oleh karena itu, tidak semua subjek hukum internasional saat ini dapat menjadi pihak dalam perjanjian internasional. Hanya Negara, tahta suci dan organisasi internasional, masyarakat yang berperang, negara yang memperjuangkan hak-haknya yang dapat diposisikan sebagai pihak dalam perjanjian internasional (Parthiana, 2002). Makna dari perjanjian-perjanjian internasional tersebut menjadi lebih sempit dengan adanya pembatasan subyek hukum internasional dan bentuk-bentuk kebijakannya.

Perjanjian internasional menganut asas Pacta Sunt Servanda yang menjelaskan bahwa perjanjian internasional mengikat pihak-pihak yang bersangkutan. Dilihat dari segi rule of law, Deklarasi Jakarta tahun 2012 termasuk dalam perjanjian internasional yang mengeluarkan rule of law yang khusus berlaku bagi pihak-pihak yang terlibat.

Kerjasama Internasional Indonesia-Jerman di Bidang Pendidikan

Kemudian, selama bertahun-tahun, Jerman menjadi salah satu pilihan pertama pelajar Indonesia untuk belajar di luar negeri. Lebih dari 30.000 alumni, termasuk salah satu presiden Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie, membangun jembatan penting dalam hubungan bilateral. Mengusung tema “Jerman-Indonesia”, German Fest 2015 merayakan kerja sama yang baik antara kedua pihak.

Lebih dari 100.000 pengunjung di Indonesia menghadiri acara Jerman-Indonesia yang mengangkat berbagai topik mulai dari budaya, politik, ekonomi hingga sains (Kementerian Luar Negeri Jerman, 2021). Saat ini, sekitar 200.000 masyarakat Indonesia sedang belajar bahasa Jerman, dan lebih dari 14.000 bersekolah di 28 sekolah mitra di seluruh Indonesia.

GAMBARAN UMUM (KEBERHASILAN DEKLARASI

Kebijakan Indonesia-Jerman dalam Bidang Pendidikan

Implikasi dari kebijakan ini adalah pemerintah negara bagian mempunyai kewenangan penuh untuk menentukan kebijakan sistem pendidikan. Saat ini negara-negara bagian di Jerman mempunyai sistem pendidikan yang berbeda-beda, termasuk perbedaan lama pendidikan. Permasalahan pendanaan pendidikan di Indonesia juga akan berdampak langsung pada ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan (Nur Syah, 2001).

Kewenangan mengambil kebijakan besar di bidang pendidikan di Indonesia masih dipegang oleh pemerintah pusat. Meningkatkan skema yang lebih baik untuk meningkatkan pendidikan dan pelatihan vokasi, Jerman dan Indonesia untuk dunia usaha dan industri di Indonesia (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, 2018).

Keberhasilan “Indonesia-Germany Joint Declaration for a Comprehensive

Kerja sama internasional antara Indonesia dan Jerman telah memberikan dampak positif bagi kedua negara, khususnya dalam bidang pendidikan di Indonesia, dimana dampaknya meningkat secara signifikan. Berkat kerja sama internasional yang tertuang dalam Deklarasi Jakarta tahun 2012, Jerman berhasil memperluas penggunaan bahasa Jerman di banyak sekolah dan universitas di Indonesia. Menurut informasi yang penulis peroleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kantor Kerjasama Luar Negeri), terdapat 27 perguruan tinggi di Indonesia yang telah menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Jerman.

Hal ini dilakukan karena pendidikan di Timor Timur kurang memadai sehingga Jerman memberikan beasiswa kepada sebagian siswanya untuk belajar di Indonesia. Stigma yang ada di Indonesia melihat SMK tidak bagus pada jurusan tertentu, hal ini juga yang masih menghambat Indonesia, ada juga stereotip gender.

Strategi Pengembangan Pendidikan Vokasi Indonesia-Jerman

Salah satu fokus utama di Indonesia saat ini adalah meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan (GIZ, 2011). Hubungan Indonesia dan Jerman dalam pendidikan vokasi dan pelatihan kerja bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja lulusan sekolah vokasi dan calon tenaga kerja di beberapa lokasi di Indonesia. Kualitas pendidikan dan pengajaran di Indonesia dapat ditingkatkan dan setara dengan universitas di Jerman dengan menerapkan program pendidikan ganda.

Dalam konsep ini, kerjasama Indonesia dan Jerman didasarkan pada pandangan atau harapan suatu negara dalam hal ini kebijakan yang diputuskan berdasarkan kerjasama internasional Jerman-Indonesia akan membantu masing-masing negara mencapai kepentingannya, yang timbul dari kerjasama pendidikan vokasi dan penelitian serta pendidikan. Dalam konsep ini, Indonesia dan Jerman bekerja sama berdasarkan kesepakatan mengenai permasalahan tertentu antara kedua negara atau yaitu antara Indonesia dan Jerman untuk memanfaatkan kesamaan kepentingan atau konflik kepentingan.

BAGAIMANA STRATEGI KERJASAMA INDONESIA –

Pandangan Dua atau Lebih Kepentingan

Pandangan atau Harapan dari Suatu Negara

Dalam penelitiannya, Yarnis menemukan bahwa di bidang pendidikan, banyak universitas di Indonesia yang menjalin hubungan dengan berbagai universitas di Jerman, khususnya di bidang teknik. Lulusan yang lulus di Jerman setara dengan gelar master atau magister di Indonesia dan bisa langsung mengikuti program doktor (PhD). Diremehkannya persoalan ini bisa dimaknai sebagai bentuk persetujuan atas fenomena guru yang juga menjadi tukang ojek di Indonesia.

Hal ini biasanya menjadi hal yang positif di Indonesia, mengingat standarisasi pendidikan masih sama di seluruh Indonesia. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Asosiasi Ekonomi Indonesia-Jerman (EKONID) telah memperdalam kerja sama dalam meningkatkan pendidikan dan pelatihan vokasi di Indonesia. Pendidikan vokasi sistem ganda ini sinkron 2,5 tahun dengan standar Jerman untuk jurusan industri mesin yang baru pertama kali dilaksanakan di sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri di Indonesia.

Pelatihan para pelatih, pelatih tempat kerja sesuai standar Jerman dan mendorong dunia usaha dan industri Jerman dan Indonesia untuk berperan dalam program pemagangan SMK di Indonesia. Kerjasama ini mempunyai perbedaan yaitu tidak sekedar pertukaran pelajar saja, namun kerjasama ini Jerman ingin menerapkan metodenya pada pendidikan vokasi di Indonesia. Strategi sekolah kejuruan adalah meningkatkan kesempatan kerja bagi lulusannya dan menerapkan lapangan kerja di wilayah tertentu di Indonesia.

Persetujuan atas Masalah Tertentu antara Dua Negara

Aturan Resmi atau Tidak Resmi

Transaksi antar Negara

Isri dalam jurnalnya “Konsep Pendidikan Jerman dan Australia: Studi Komparatif dan Aplikatif Terhadap Mutu Pendidikan Indonesia” menjelaskan bahwa kemiskinan dan ketidaktahuan menjadi faktor utama keterbelakangan negara. agar kedepannya kualitas dan mutu pendidikan di Indonesia dapat meningkat lebih baik, karena selain sumber daya manusia yang melimpah, Indonesia juga harus menyiapkan sumber daya manusia yang handal dan berkualitas. Kesepakatan tersebut adalah Deklarasi Intens Bersama (JDI) Jerman-Timor-Leste-Indonesia, yaitu pemberian beasiswa oleh pemerintah Jerman kepada pelajar Timor-Leste untuk belajar di Indonesia yang ditandatangani pada tanggal 3 Mei 2007. Salah satu tantangannya adalah bahwa di Indonesia masih terdapat kesenjangan keterampilan antara masyarakat yang mempunyai lulusan pendidikan vokasi, hal inilah yang menghambat pembangunan karena sulitnya mencari tenaga kerja dengan kualifikasi yang telah ditentukan.

Sementara itu, meskipun pihak-pihak di Indonesia telah merasakan manfaat dari berbagai kerjasama TAP dengan pihak Jerman, namun harus diakui bahwa sistem ganda pendidikan/pelatihan vokasi seperti yang diterapkan di Jerman belum terstandarisasi, apalagi diterapkan di tingkat nasional di Indonesia. . Pusat Kebudayaan Jerman di Indonesia yang dapat dijadikan fasilitator pembelajaran bahasa Jerman adalah Goethe Institute yang berlokasi di dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia telah menjalin kerja sama double degree dengan universitas Jerman, antara lain Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Duisburg-Essen untuk Program Magister.

Karena situasi pendidikan di Indonesia agak berbeda dengan pendidikan di Jerman, maka diperlukan berbagai penyesuaian.

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan, ditemukan bahwa Indonesia dan Jerman menerapkan strategi peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi di masing-masing negara. Dalam konsep ini, Indonesia dan Jerman menggandeng German society deutsche gesellschaft fur internationale zusammenarbeit gmbh (GIZ) dan menjalin kerja sama di bidang bahasa, seni, dan budaya. Banyak program kerjasama pembangunan dari berbagai organisasi yang dinilai sangat penting karena terdapat sinergi dan beberapa kesamaan dengan bidang penelitian dan pengembangan, termasuk khususnya Gesellschaft fur Technische Zusammenarbeit (GTZ) dan Centrum fur Internationale Migration und Entwicklung (CIM).

Dalam konsep ini kerjasama Indonesia dan Jerman berdasarkan aturan resmi dan tidak resmi mengenai transaksi kedepannya dilakukan untuk mewujudkan tujuan bersama antara kedua negara, dalam hal ini Indonesia dan Jerman yaitu kerjasama teknologi hari kebudayaan Indonesia dengan kampus Jerman yang terdiri dari program ganda gelar dan pertukaran pelajar Indonesia-Jerman. Dalam konsep ini, Indonesia dan Jerman telah bekerja sama untuk memenuhi tujuan kedua belah pihak antara kedua negara, yaitu pinjaman cicilan fur wiederaubau (KfW) dan beasiswa darmasiswa.

Saran

Daring: https://kemlu.go.ig/berlin/id/read/sekilas-hubangan-bilateral-indonesia-dan-jerman/1287/etc-menu. Kerjasama internasional dalam bidang dokumen untuk memenuhi tugas mata kuliah bisnis internasional yang dipromosikan oleh Dr.

Referensi

Dokumen terkait