• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTIKKERJALAPANGAN

N/A
N/A
Arum MD

Academic year: 2023

Membagikan "PEDOMAN PELAKSANAAN PRAKTIKKERJALAPANGAN"

Copied!
128
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam Millennium Development Goals (MDGs), pada tahun 2025 diharapkan masyarakat sudah mempunyai kemampuan mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas dan memperoleh jaminan kesehatan, yaitu masyarakat mendapat perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya. Pelayanan kesehatan yang bermutu yang dimaksud adalah pelayanan kesehatan termasuk pelayanan kesehatan darurat dan bencana yang memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dan diberikan sesuai dengan standar dan etika profesi, sehingga tenaga kerja yang berkualitas dan tenaga kesehatan yang dapat berperan sebagai konsultan, pengembang. , pemikir, perencana, penggerak dan pelaksana pembangunan kesehatan yang memadai ditinjau dari jenis, jumlah dan tingkat pendidikan. Salah satu jenis tenaga kesehatan yang diperlukan dalam pembangunan kesehatan khususnya dalam upaya pelayanan kesehatan saat ini adalah tenaga profesional rekam medis dan informasi kesehatan, yang mengelola catatan dan informasi kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri pada bidang kesehatan dan mempunyai pengetahuan dan/atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang pada jenis tertentu mempunyai kewenangan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. Tenaga kesehatan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat agar masyarakat mampu meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuannya untuk hidup sehat sehingga dapat terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan. sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi, serta merupakan salah satu unsur kesejahteraan umum sebagaimana dimaksud dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Guna menghasilkan perekam informasi medis dan kesehatan yang profesional, handal, siap pakai dan inovatif, mempunyai pengetahuan dan kemampuan, yang pada akhirnya mampu menerapkan dan mengembangkan kemampuannya dalam dunia kerja, maka Departemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan dari Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang mengembangkan program pembelajaran yang dapat memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan.

Kerja lapangan (PKL) merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam prosesnya. Praktik lapangan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang pada akhir semester II, III, IV, dan V yang terbagi dalam PKL I, II, III, dan IV.

Pengertian

Untuk mencapai standar kompetensi, mahasiswa harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang mampu mengimbangi kemajuan modalitas dan permasalahan klinis yang berkembang di rumah sakit. Kegiatan PKL bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam menggunakan metodologi yang relevan untuk menganalisis situasi, mengidentifikasi masalah dan menentukan alternatif pemecahan masalah. Kegiatan belajar mengajar di bidang praktik dirancang berdasarkan prinsip-prinsip utama mata pelajaran pendidikan, sehingga peserta didik memperoleh pengalaman belajar praktis dalam keadaan nyata, benar dan tepat sasaran menuju pencapaian kompetensi yang digariskan dalam kurikulum.

Pengawas praktik klinik adalah pencatat informasi kedokteran dan kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang ditugaskan sebagai instruktur klinik untuk memberikan pengajaran kepada mahasiswa. Pengawas/pengawas praktik akademik adalah dosen/pengawas dari lembaga pendidikan yang diberi tugas khusus melakukan pengawasan PKL di rumah sakit/tempat praktik. Kompetensi merupakan seperangkat tindakan cerdas, terukur, dan profesional yang harus dikuasai oleh seorang pencatat informasi kedokteran dan kesehatan sebagaimana dipersyaratkan oleh standar profesi.

Laporan PKL merupakan laporan yang disusun oleh mahasiswa dengan uraian sesuai dengan topik yang diidentifikasi pada saat PKL.

Dasar Kegiatan

Tujuan

Persiapan PKL

Tawaran teknis adalah tawaran untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mempersiapkan kegiatan praktikum berupa petunjuk yang diberikan oleh guru di laboratorium RMIK yang dilaksanakan paling lambat 2 hari sebelum PKL. Praktisi merupakan mahasiswa DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang yang telah memenuhi prasyarat akademik dan administrasi. Dalam melaksanakan kegiatan praktikum, mahasiswa berada di bawah bimbingan dan arahan pembimbing praktik klinis dan/atau pembimbing/supervisor praktik akademik yang ditunjuk.

Praktisi menyelesaikan sasaran kompetensi klinis yang ditetapkan berdasarkan tingkat kompetensi yang dibuktikan dengan memperoleh paraf dari Kepala Ruang/Pembimbing Praktik Klinis. Pada masa praktek, dilaksanakan tes ekstensif pada minggu terakhir PKL sesuai jadwal yang telah disusun oleh pembimbing praktek. Praktisi menyelesaikan sasaran kompetensi yang ditetapkan berdasarkan tingkat kemahiran yang dibuktikan dengan tanda tangan pembimbing.

Selama masa magang, setiap mahasiswa wajib menulis laporan suatu topik sesuai dengan tingkat pemenuhan kompetensi yang telah ditentukan. Mahasiswa mempresentasikan laporan PKL yang telah dibuat dalam bentuk seminar PKL di hadapan dosen pembimbing/pengawas praktik akademik dengan jadwal yang ditentukan oleh departemen.

KERANGKA KOMPETENSI

Kompetensi

Target Pencapaian

Memberikan nomor rekam medis secara berurutan dan sistematis berdasarkan sistem yang digunakan (penomoran urut, satuan, seri satuan). Menyimpan/menjajarkan rekam medis berdasarkan sistem yang digunakan (sistem pengarsipan nomor datar, nomor tengah, dan nomor akhir). Dapatkan dengan cepat rekam medis yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan perawatan pasien dan berbagai kebutuhan lainnya.

Mengidentifikasi dan memahami cara penyusutan dan pemusnahan dokumen RM di rumah sakit, termasuk pemilahan, penyimpanan rekam medis inaktif, penilaian dan pemusnahan dokumen RM. Mampu berkomunikasi antara petugas rekam medis dan dokter untuk memastikan diagnosis dan bertindak berdasarkan hasil penelitian. I Manajemen unit kerja Rekam Medis.. pengetahuan tentang prinsip-prinsip manajemen dan penerapannya di unit kerja rekam medis.

Kesehatan menjaga mutu (quality assurance) di bidang 2. Mampu memahami RMIC. manajemen risiko khususnya fasilitas pelayanan kesehatan 3. Mampu memahami RMIK. standar pelayanan minimal dan akreditasi unit kerja RMIK. Standar satuan kerja rekam medis dalam akreditasi rumah sakit.. rekam medis yang berlaku pada dokumen standar akreditasi Manajemen Mutu rumah sakit.

PRAKTIK KERJA LAPANGAN I (PKL I)

Persiapan

Peserta praktikum adalah mahasiswa tingkat I semester II Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang yang dibagi sesuai pembagian kelompok rumah sakit. Praklinis adalah metode pengajaran yang dilakukan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan. Konsultasi individu atau kelompok ditawarkan untuk meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan arsip dan juga permasalahan individu (praktisi) yang mungkin timbul selama praktek.

Pencapaian target kompetensi merupakan kompetensi yang dilakukan mahasiswa selama praktik dengan penilaian oleh dosen pembimbing praktik klinik. 3 Laporan dan Ujian Laporan PKL I Minggu ke 3 dan 4 4 Pencapaian target kompetensi Minggu ke 2, 3 dan 4. Mahasiswa dengan nilai kurang dari 71 wajib mengikuti praktik klinik kembali pada waktu dan jadwal yang ditentukan oleh Departemen RMIK menjadi .

Pelaksanaan

Pengawasan merupakan peninjauan terhadap keseluruhan pelaksanaan PKL I termasuk administrasi dan teknis yang dilakukan oleh dosen lembaga pendidikan sebagai pengawas praktik akademik. Pemantauan tingkat pencapaian kompetensi mahasiswa dilakukan dengan melihat form target pencapaian kompetensi yang telah diisi oleh jurusan. Poin kompetensi dianggap sah apabila terdapat keterangan waktu, tempat dan tanda tangan pembimbing praktik klinik.

Pemantauan harian terhadap kepatuhan mahasiswa dilakukan oleh dosen pembimbing praktik klinis, yang selanjutnya diserahkan kepada dosen pembimbing/pengawas praktik akademik. Selain itu, kepatuhan mahasiswa secara umum dapat dipantau dengan melihat tingkat kehadiran dan nilai kinerja pada buku PKL I.

Analisis Data

Pengawasan merupakan peninjauan terhadap keseluruhan pelaksanaan PKL I termasuk administrasi dan teknis yang dilakukan oleh guru dari lembaga pendidikan sebagai pengawas praktik akademik/. pengawas. Selain itu, pemantauan kepatuhan mahasiswa secara umum dapat dilakukan dengan melihat tingkat partisipasi dan nilai prestasi pada PKL I buku 2. Analisis kegiatan PKL I.

Evaluasi dan Pelaporan

Setelah menyelesaikan PKL II, mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan tugas pemberian pelayanan dokumentasi medis dan informasi kesehatan yang bermutu, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan etika profesi. Peserta praktikum adalah mahasiswa Program Studi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Tingkat II Semester III DIII Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang yang dibagi sesuai pembagian kelompok rumah sakit. Pendampingan adalah suatu metode dimana para praktisi akan dibimbing untuk... Pengelolaan catatan kesehatan dan informasi kesehatan meliputi.

Peserta praktikum adalah mahasiswa Tingkat II Semester IV, Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang, yang dibagi sesuai pembagian kelompok rumah sakit. Peserta praktikum adalah mahasiswa tingkat III semester 5 Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang yang dibagi sesuai pembagian kelompok rumah sakit. Pedoman ini berisi tentang peraturan teknis dan administratif penyelenggaraan PKL pada Program Studi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan.

PRAKTIK KERJA LAPANGAN II (PKL II)

PRAKTIK KERJA LAPANGAN III (PKL III)

PRAKTIK KERJA LAPANGAN IV (PKL IV)

PENUTUP

Referensi

Dokumen terkait

Agar penyelenggaraan rekam medis dapat dilaksanakan dengan baik maka harus dilengkapi dengan pedoman organisasi maupun pedoman pelayanan rekam medis tentang tata cara

Diharapkan dengan adanya pengabdian kepada masyarakat oleh Jurusan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan ini, Posyandu Lansia Kelurahan Meteseh mendapatkan

Departemen Kesehatan telah memberikan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, khususnya bagi Pelayanan Rekam Medis dalam penyediaan dokumen rekam medis rawat jalan

PKL adalah suatu kegiatan praktek kerja atau magang yang dilakukan oleh mahasiswa pada suatu Lembaga, perusahaan industri, organisasi Berbadan Hukum untuk menerapkan mata

Dengan kata lain proses rekam medis dapat dilakukan dengan menerapkan perangkat lunak yang membantu kelancaran dalam meningkatkan pelayanan kesehatan , Permasalahan yang

PKL adalah suatu kegiatan praktek kerja atau magang yang dilakukan oleh mahasiswa pada suatu Lembaga, perusahaan industri, organisasi Berbadan Hukum untuk menerapkan mata

PORMIKI 2015 yang luhur dalam pelayanan rekam medis dan informasi kesehatan dengan benar 15 Mahasiswa mampu. menjelaskan

Untuk meningkatka nmutu dan efisiensi pelayanan kesehatan dalam rumah sakit tidak terlepas dari pengelolaan Rekam Medis.Pengertian Rekam medis yaitu menurut Permenkes RI