• Tidak ada hasil yang ditemukan

pelak sanaan dan penatausahaan manajemen

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pelak sanaan dan penatausahaan manajemen"

Copied!
130
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Segala penerimaan dan pengeluaran keuangan desa yang berada dalam kewenangan pelaksana desa dilaksanakan melalui rekening uang desa dan. Penelitian pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Semidang Alas ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan penatausahaan yang dilakukan oleh tim pelaksana.

Rumusan Masalah

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Penelitian Terdahulu

Implementasinya belum sepenuhnya mendukung prinsip pengelolaan keuangan desa dan penyelenggaraan pemerintahan desa di desa adat dan desa kecil kobo, pada dasarnya mempunyai kemudahan yaitu dengan penerapan sistem. Implementasi Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 untuk Penyelenggaraan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa (Studi di Desa Toyomerto Kecamatan Singosari Kabupaten Malang).

TINJAUAN PUSTAKA

Manajemen Keuangan Syari’ah

17 1) Segala upaya untuk memperoleh harta benda harus memperhatikan cara-cara yang sesuai syariah seperti perdagangan/jual beli, pertanian, industri atau jasa.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan Syari’ah

Pembagian bagi hasil penerimaan pajak kepala desa ditetapkan dalam peraturan bupati/walikota berdasarkan ketentuan : .. a) 60% dibagikan secara merata kepada seluruh desa – desa masing – masing. Bantuan ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan desa, bantuan keuangan ini dapat bersifat umum dan khusus. 41 untuk membantu pelaksanaan tugas pemerintah daerah desa Bantuan keuangan yang khusus diperuntukkan dan dikelola ditentukan oleh pemerintah daerah yang memberikan bantuan dalam rangka percepatan pembangunan desa dan penguatan masyarakat.

53 d) Pemerintah desa dilarang memungut pendapatan desa selain yang ditentukan dalam peraturan desa. e) Bendahara dapat menyimpan sejumlah tertentu di kas desa untuk memenuhi kebutuhan operasional pemerintahan desa. Belanja desa tidak termasuk belanja pegawai dan kegiatan perkantoran yang mengikat sebagaimana ditentukan dalam peraturan kepala desa. h) penggunaan biaya tak terduga terlebih dahulu harus menghasilkan anggaran rinci yang disetujui oleh kepala desa. Sedangkan bendahara desa menerima informasi dari bank berupa nota kredit tentang uang yang disetorkan ke rekening kas desa. Berdasarkan nota kredit tersebut, bendahara desa kemudian mencatatnya dalam buku bank.

Hasil analisis data mengenai pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan di desa Rantau Panjang menurut pengelolaan syariah. Kemudian pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan di Desa Rantau Panjang menunjukkan bahwa pemerintah desa mendorong pelaksanaan dan penatausahaan dana desa secara optimal menurut Syraiah Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma.

Landasan Hukum Manajemen Keuangan Syari’ah

Manajemen Keuangan Desa

Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 113 Tahun 2014 menyatakan bahwa kepala desa merupakan pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa dan mewakili kewenangan desa dalam kepemilikan aset desa tersendiri. Bendahara desa mengelola keuangan desa yang meliputi pendapatan dan pengeluaran/pembiayaan desa dalam rangka pelaksanaan APB desa. Sesuai dengan peraturan Menteri Dalam Negeri no. 113 Tahun 201411, badan permusyawaratan desa adalah badan permusyawaratan di tingkat desa yang ikut serta dalam pembahasan dan kesepakatan berbagai kebijakan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Penyelenggaraan kewenangan desa yang ditunjuk pemerintah dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (SEB). 37 Penyelenggaraan kewenangan desa yang ditunjuk oleh pemerintah desa dibiayai oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Belanja desa menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 meliputi seluruh pengeluaran dari rekening desa yang menjadi kewajiban desa dalam 1 (satu) tahun anggaran yang tidak dibayar kembali oleh desa.

Dana Desa

Penyampaian laporan realisasi penggunaan dana desa dilakukan: Untuk semester 1 paling lambat minggu keempat bulan Juli tahun anggaran berjalan dan untuk semester 11 paling lambat minggu keempat bulan Januari tahun anggaran berikutnya. Dana desa setiap kabupaten/kota dihitung berdasarkan jumlah desa dan disalurkan berdasarkan alokasi dasar dan alokasi yang dihitung dengan mempertimbangkan jumlah penduduk, angka kemiskinan, luas wilayah, dan tingkat geografis. kesulitan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa. . Menteri Keuangan Republik Indonesia menata kembali ketentuan terkait dana desa untuk menyesuaikan dengan perkembangan pelaksanaan pengelolaan dana desa, pemerintah menata ulang tata cara pengalokasian, penyaluran, penggunaan, pemantauan dan evaluasi dana desa.

Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 247/PMK.07/2015 yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan pada tanggal 28 Desember 2015 dan kini telah diperbarui dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49/PMK 07/2016 yang ditetapkan pada tanggal 29 Maret 2016. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menghitung rincian dana kota untuk setiap kabupaten/kota secara merata, yang didasarkan pada dua jenis alokasi, yaitu: (1) Alokasi dasar 90% , (2) Penghargaan dihitung dengan memperhitungkan besarnya. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2016 Pasal 14 menyebutkan bahwa penyaluran dana kota dilakukan dengan cara mentransfer dana dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), untuk kemudian ditransfer dari RKUD ke rekening kas desa (RKD). Lebih lanjut, dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2016 Pasal 14 disebutkan bahwa penggunaan dana kota diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, yang mengacu pada prioritas penggunaan dana kota yang ditetapkan oleh Menteri Kota.

Pelaksanaan Manajemen Keuangan Desa

Berdasarkan Rab yang disetujui oleh kepala desa dan rencana teknis pelaksanaan kegiatan di lapangan, kepala bagian (Pelaksana Kegiatan) memproses atau memfasilitasi pengadaan barang dan jasa untuk menyediakan barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan suatu kegiatan. yang harus dilaksanakan. Oleh karena itu, setiap bupati dan walikota wajib menerbitkan peraturan bupati dan walikota yang mengatur tata cara dan ketentuan mengenai pengadaan barang dan jasa di kotanya. Pengadaan barang dan jasa desa menerapkan prinsip: Efisien, efektif, transparan, pemberdayaan masyarakat, gotong royong dan akuntabilitas.

Pada prinsipnya pengadaan barang dan jasa oleh pemerintah desa dilakukan melalui swakelola, dengan memaksimalkan penggunaan bahan dari daerah setempat. Setelah menerima barang dan jasa, pelaksana kegiatan menyampaikan surat permintaan pembayaran (SPP). Barang dan jasa diterima terlebih dahulu menunjukkan bahwa pembayaran dilakukan setelah barang dan jasa diterima.

Penatausahaan Manajemen keuangan Desa

Mencatat setiap penerimaan dan pengeluaran serta menutup pembukuan secara tertib setiap akhir bulan. Sedangkan transaksi penerimaan dan pengeluaran non tunai melalui bank/transfer dicatat dalam pembukuan Bank berdasarkan nota kredit. Selain mencatat pada buku kas atau bank umum, bendahara desa juga mencatat realisasi pendapatan pada buku data pendapatan.

Pengeluaran kegiatan secara tunai dikeluarkan oleh bendahara desa, dan bukti penerimaan pengeluaran dibuat dan dicatat oleh bendahara desa pada buku kas umum. Sedangkan untuk pembelian yang bersifat transfer langsung kepada pihak ketiga, bendahara desa mencatatkannya dalam buku bank (tidak tercatat di BKU), sedangkan sisanya yang masih dalam pelaksanaan kegiatan disetorkan ke bendahara desa. .

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Kerangka pemikiran

Sumber Data, Metode Penentuan Informan, Lokasi

Peneliti melakukan observasi lapangan dan mengumpulkan data berupa catatan pelaksanaan dan penyelenggaraan pengelolaan perekonomian desa di Kecamatan Semidang Alas, setelah itu dilakukan wawancara. Hasil wawancara yang diharapkan antara lain berupa pendapat, gagasan, pandangan dan masukan dari informan mengenai pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan desa. Data sekunder diperoleh dari dokumen tertulis di kantor Kecamatan Semidang Ala dan di kantor desa.

Data sekunder diharapkan dari dokumen yaitu RKP, APBDesa, LPPD, peraturan pengadaan barang dan jasa, surat permintaan pembayaran (SPP), profil desa, perangkat desa berdasarkan tingkat pendidikan, laporan pertanggungjawaban keuangan. Data ini digunakan untuk mendukung informasi langsung yang diberikan oleh informan dan untuk memperkuat kondisi aktual di lapangan mengenai pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan kota. Informan yang dipilih adalah informan yang terlibat langsung, memahami dan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan desa sehingga peneliti dapat menggali informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini.

Teknik Pengumpulan Data dan Analisis Data

Teknik Pengupumlan Data

Pada tahap ini peneliti melakukan wawancara terhadap informan terpilih untuk mengetahui informasi yang lebih mendalam, informan yang diwawancarai ditanyai mengenai gagasan dan pendapatnya mengenai pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan di desa Rantau Panjang kecamatan Semidang Ala. Ini adalah kunci terpenting untuk menjawab setiap pertanyaan wawancara dan disertakan dalam panduan wawancara. Dokumentasi adalah tahap pengumpulan data dari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan desa, seperti APBDes Desa, LPPD, peraturan pengadaan barang dan jasa, SPP, surat pernyataan tanggung jawab pengeluaran (SPTB), buku kas umum, buku bank, buku pajak dan dokumen lainnya.

26 Dokumentasi menghasilkan jenis dokumen yang berbeda-beda tergantung kebutuhan masing-masing pihak yang melakukan proses dokumentasi. Dokumentasi dalam penelitian ini berguna bagi peneliti untuk mengumpulkan bukti-bukti yang memberikan informasi untuk melengkapi dan mendukung data dari wawancara dan observasi penelitian.

Teknik Analisis Data

Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang jelas dan memudahkan peneliti dalam menganalisis data dan melakukan penelitian ulang jika diperlukan. Disini peneliti menguraikan dan kemudian menjelaskan secara singkat tentang pelaksanaan dan pengelolaan pengelolaan keuangan desa. Dengan cara ini peneliti akan mudah memahami apa yang terjadi dan merencanakan tindakan selanjutnya (Sugiono, 2015).

Setelah menyajikan data dengan uraian singkat topik penelitian, peneliti kemudian menganalisis pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan di Desa Rantau Panjang Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma dan membandingkannya dengan pelaksanaan dan penatausahaan menurut peraturan perundang-undangan kemudian memulai peneliti menarik kesimpulan berdasarkan data. Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah apabila peneliti tidak menemukan bukti yang kuat atas kesimpulan yang diambil. Namun jika kesimpulan awal yang dikemukakan sejak awal didukung oleh bukti-bukti yang kuat, valid, dan konsisten, maka kesimpulan tersebut merupakan kesimpulan yang kredibel.

Hasil Penelitian

87 Tabel 1.1 Daftar Susunan Buku Kas Umum Pengeluaran Bendahara. Tahun Anggaran : 2020 Nama Desa : Rantau Panjang Tanggal 02 Januari s/d 28 Desember 2020 N. Sumber : Buku Kas Umum Bendahara Pengeluaran. Tahun Anggaran : 2020 Nama Desa : Rantau Panjang Dari Tanggal 2 Januari s/d 28 Desember 2020, Saldo Pembukaan 2 Januari 2020 Penerimaan 2 Januari s/d 28 Desember 2020 Rp. Berdasarkan tabel diatas, Desa Rantau Panjang memperoleh saldo buku kas penutup sebesar tahun 2020.

Berdasarkan tabel diatas, Desa Rantau Panjang bidang pembayaran pajak telah memperoleh pendapatan sebesar 233.400. Berdasarkan tabel diatas, Desa Rantau Panjang bidang penagihan giro pada tahun 2020 dari segi dana ADD melalui beberapa tahapan , menerima jumlah yang berbeda berdasarkan bulan yang berbeda. Berdasarkan tabel diatas, Desa Rantau Panjang Kecamatan Semidang Alas mendapatkan jumlah anggaran pada tahun 2020 sebesar 10.379,12.

Tabel  di  atas  merupakan  daftar  komposisi  buku    kas  umum  bendahara  pengeluaran.tahun  anggaran202  desa  rantau  panjangdari tanggal 2 januari s/d 28 desember 2020
Tabel di atas merupakan daftar komposisi buku kas umum bendahara pengeluaran.tahun anggaran202 desa rantau panjangdari tanggal 2 januari s/d 28 desember 2020

Pembahasan

92 Pengelolaan dana desa di Desa Rantau Panjang berdasarkan peraturan Inspektorat Kabupaten Seluma berdasarkan surat tugas Bupati Seluma nomor 700/372/Insp/SPT/XII/2020 tentang tata cara pengelolaan dana desa dan penyusunan Laporan Pertanggungjawaban yang bersifat peraturan yang diadaptasi dari Permendagri no. 93 Hasil peneliti ini menunjukkan bahwa pelaksanaan dan pengelolaan Desa Rantau Panjang Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma. Artinya jika dilihat dari pengelolaannya yang syariah, ternyata implementasi dan pengelolaan Desa Rantau Panjang ada beberapa yang memang sudah tercapai dan sesuai dengan syariat Islam, namun ada juga yang belum terpenuhi.

Pemerintah telah melaksanakan dan mengelola perekonomian desa Rantau Panjang sesuai dengan syariat Islam dan juga didukung oleh. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan di Desa Rantau Panjang menurut pengelolaan syariah berada pada kategori sesuai. Selain itu juga hasil analisis data mengenai pelaksanaan dan penatausahaan pengelolaan keuangan di desa Rantau Panjang menurut pengelolaan syariah.

Penyelenggaraan dan penyelenggaraan Desa Rantau Panjang hendaknya lebih aktif mengembangkan kegiatan di lapangan agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Penyelenggara dan penatausahaan desa Rantau Panjang hendaknya lebih aktif mengembangkan kajian akuntansi sektor publik mengenai pelaksanaan dan pengelolaan pengelolaan keuangan desa sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang nantinya dapat dijadikan tolak ukur pemikiran dinamis berdasarkan temuan faktual dan peneliti. . pandangan, dan juga.

PENUTUP

Gambar

Tabel 1.1. Data jumlah penduduk, jumlah penduduk miskin,  dan luas pada tahun 2020
Tabel  di  atas  merupakan  daftar  komposisi  buku    kas  umum  bendahara  pengeluaran.tahun  anggaran202  desa  rantau  panjangdari tanggal 2 januari s/d 28 desember 2020
Tabel  di  atas  merupakan  laporan  realisasi  fisik  dan  keuangan desa rantau panjang tahun anggaran 2020

Referensi

Dokumen terkait