• Tidak ada hasil yang ditemukan

pelaksanaan pendidikan islam berbasis karakter qurani

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pelaksanaan pendidikan islam berbasis karakter qurani"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

i PELAKSANAAN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KARAKTER QURANI

DI PONDOK PESANTREN AL BAROKAH TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG

TESIS

Oleh : Samsul Arifin NPM : 21902011039

UNIVERSITAS ISLAM MALANG PROGRAM PASCASARJANA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

JANUARI 2022

(2)

viii ABSTRAK

Arifin, Samsul. 2021. Pelaksanaan Pendidikan Islam Berbasis Karakter Qur‟ani di PP. Al-Barokah Kota Malang, Tesis, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Islam Malang. Pembimbing : Prof. Dr.

H. Maskuri Bakri, M.SI. dan Dr. M. Fahmi Hidayatullah. M.PdI.

Kata Kunci : Pelaksanaan Pendidikan islam, Karakter Qur‟ani

Seiring dengan perkembangan teknologi yang mengalami kemajuan sangat pesat, maka banyak tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di Indonesia, diantaranya maraknya game online yang menyebabkan para pelajar lebih tertarik untuk bermain game dari pada belajar, kurang bijak dalam menggunakan media social dll, Hal ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami degradasi moral. Pada umumnya praktek pendidikan saat ini juga hanya berhenti pada penekanan aspek kognitif atau pengetahuan dari pada moral. Oleh karena itu diperlukan penanaman nilai-nilai moral atau akhlak kepada para peserta didik. Sehingga Pondok pesantren merupakan tempat yang sangat tepat untuk membentuk karakter agar sesuai dengan nilai-nilai Islam, PP.

Al-Barokah mengembangkan pendidikan berbasis karakter Qurani, Keistimewaan dan keunikan pendidikan dari pondok pesantren ini adalah tiga karakter yaitu istiqomah, disiplin, dan cinta ilmu dijadikan sebagai karakter pokok dan tujuan utama, yang menjadi pembeda dengan pondok-pondok yang lain. Hal ini tercermin dari para alumni PP.Al-Barokah yang senantiasa mengimplementasikan karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari terutama para alumni yang menjadi pengajar di pondok tersebut.

Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Jenis Studi kasus, sumber data dari penelitian ini yaitu data primer yang berasal dari jawaban ketika wawancara dan data sekunder dan data lain yang berhubunbgan dengan penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisa data menggunakan metode reduksi data (kondensasi), penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Perencanaan pendidikan islam berbasis karakter Qur‟ani di PP. Al-Barokah kota Malang yaitu mencakup brainstorming, Merumuskan tujuan, kurikulum, Tenaga pendidik, Peserta didik, Strategi/metode dan perencanaan evaluasi, 2. Pelaksanaan Pendikan Islam Berbasis Karakter Qur‟ani di PP. Al-Barokah dengan menggunakan Metode Kisah, Keteladanan, dan Pembiasaan yang digunakan dalam penanaman karakter disiplin yang melahirkan sikap Imajinatif, Tanggung jawab, pemanfaatan waktu, dan patuh terhadap tata tertib. Karakter istiqomah yang melahirkan kejujuran, suka mempelajari pengetahuan baru dan senantiasa menjaga lisan untuk berkata yang baik, dan cinta ilmu yang menjadikan sikap dan prilakunya sesuai dengan ilmu yang dipahami, rendah hati dan pengabdian serta Evaluasi Pendidikan Islam dengan menggunakan teknik tes dan non tes, 3. Model Pendidikan Islam Berbasis Karakter Qur‟ani di PP. Al-barokah adalah model holistik, model pengenalan diri, model perluasan kesadaran dan model Integrasi.

(3)

ix

ABSTRACT

Arifin, Samsul. 2021. Implementation of Islamic Education based on Qur'anic Characters at Al-Barokah Islamic Boarding School, Malang City, Thesis, Postgraduate Program, Master of Islamic Education, Islamic University of Malang, Advisor 1: Prof. Dr. H.

Maskuri Bakri, M.SI, Advisor 2: Dr. Muhammad Fahmi Hidayatullah, M.Pd.I.

Keywords: Implementation of Islamic Education, Qur'anic Characters

Along with the rapid advancement of technology, educational institutions in Indonesia face numerous challenges, including the rise of online games, which cause students to be more interested in playing games than learning, and less wise in using social media, among other things. This proves that the Indonesian people are experiencing moral degradation. Currently, educational practice concentrates exclusively on cognitive or knowledge components, rather than morals. Therefore, moral principles must be instilled in students. As a result, an Islamic boarding school is an excellent venue to mold the character in conformity with Islamic values. The education based on Quranic character is developed at Al-Barokah Islamic Boarding School. Three main characters and main goals, namely istiqomah, discipline, and love of science, are used as the main characters and main goals, which distinguish this Islamic boarding school from others. This is reflected in the alumni of the Al-Barokah Islamic Boarding School, especially those who are teachers at the boarding school, always embody these characteristics in their daily lives.

This research uses a qualitative approach with a case study type, the data source for this study is primary data derived from answers provided during interviews, as well as secondary data and other data related to research. Data collecting strategies include observation techniques, interviews and documentation. The data analysis uses data reduction (condensation) methods, data presentation and conclusion drafting.

The findings revealed that: (1) Islamic education planning based on Qur'anic character at Al-Barokah Islamic Boarding School, which involves brainstorming, goal formulation, curriculum, teaching staff, students, strategies/methods, and assessment planning. (2) Implementation of Islamic education based on Qur'anic character at Al- Barokah Islamic Boarding School through the Story, Example, and Habituation Method, which is intended to establish disciplined personalities that encourage imaginative attitudes, responsibility, time management, and rule observance. The istiqomah character that creates an attitude of honesty, likes to learn new knowledge and always keeps the mouth to say good, and loves science, which makes his attitude and behavior in accordance with the knowledge that is understood, humility and devotion, and evaluation of Islamic education using test and non-test techniques. (3) The Islamic education based on Qur'anic character model at Al-Barokah Islamic Boarding School is a comprehensive model, a self-introduction model, an awareness expansion model, and an integration model.

(4)

1 BAB I

PENDAHULUAN A. Konteks Penelitian

Seiring dengan perkembangan teknologi yang mengalami kemajuan sangat pesat, maka banyak juga tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan di Indonesia. Berbagai permasalahan dialami oleh dunia pendidikan, diantaranya maraknya game online menyebabkan para pelajar lebih tertarik untuk bermain game dari pada belajar, kurang bijak dalam menggunakan media sosial sehingga Indonesia mendapat predikat sebagai pengguna media sosial paling tidak sopan se-Asia Tenggara, serta terjadinya berbagai kasus kenakalan remaja seperti pergaulan bebas, narkoba, tawuran antar pelajar, dan lain sebagainya. Hal ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia sedang mengalami degradasi moral. Pada umumnya praktek pendidikan saat ini juga hanya berhenti pada penekanan aspek kognitif atau pengetahuan dari pada moral. Oleh karena itu diperlukan penanaman nilai-nilai moral atau akhlak kepada para peserta didik di sebuah lembaga pendidikan, baik formal maupun non formal.

Pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuannya adalah membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik.

Adapun kriteria manusia yang baik, warga masyarakat yang baik, dan warga negara yang baik bagi suatu masyarakat atau bangsa, secara umum nilai-nilai tersebut

(5)

2 terdapat pada sumber utama pijakan dan pedoman manusia yaitu Al-Quranul karim yang harus dikaji lantas di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pondok pesantren merupakan tempat yang sangat tepat untuk membentuk karakter agar sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pondok pesantren merupakan pelopor pendidikan Islam di Indonesia. Pendidikan Islam dapat digunakan sebagai upaya untuk menciptakan generasi yang lebih baik, generasi yang taat kepada Allah dan rasulnya serta menjauhi larangannya.

Pendidikan Islam lebih menekankan pada tarbiyah dari pada ta‟lim atau ta‟dib karena tarbiyah lebih lengkap pemaknaannya yaitu mencakup pembinaan, pendidikan, pengasuhan, dan pemeliharaan. Konsep ini selaras dengan teori-teori pendidikan dalam Islam yang menyatakan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan untuk melahirkan cendekiawan atau para ilmuan saja, tetapi juga untuk melahirkan generasi yang berakhlak mulia atau berbudi pekerti baik, dan dengan akhlak tersebut ia gunakan untuk menguasai ilmu pengetahuan.

Pendidikan Islam sendiri memiliki sumber utama yaitu Al-Qur‟an dan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Al-Qur‟an berfungsi sebagai pedoman dan petunjuk untuk mengatur sikap atau perilaku yang harus dilakukan oleh manusia. Melalui ayat-ayatnya, Al-Qur‟an berusaha untuk mengajak, mengarahkan, dan membimbing manusia, khususnya umat Islam agar berakhlakul karimah atau memiliki akhlak yang baik.

Oleh karena itu, sangat urgent sekali melakukan penelitian terkait pendidikan berbasis karakter quran yang harapanya kemudian kedepan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Peneliti melakukan observasi pada salah satu pondok

(6)

3 pesantren di kota Malang yaitu Pondok Pesantren Al-Barokah Tlogomas Malang, pondok tersebut mengembangkan pendidikan berbasis karakter Qurani, dimana dalam pendidikan islam tersebut para santri dididik untuk memiliki karakter Qurani dalam kehidupan sehari-hari. Keistimewaan dan keunikan pendidikan Islam berbasis karakter Qur‟ani dari pondok pesantren ini adalah memfokuskan pada tiga karakter yaitu istiqomah, disiplin, dan cinta ilmu yang menjadi karakter pokok dan tujuan utama dari pondok ini, berbeda dengan pondok-pondok yang lain meskipun ada penanaman tiga karakter tersebut namun tidak menjadi program dan fokus utama dalam penanaman karakter. Hal ini tercermin dari para alumni pondok pesantren Al- Barokah yang senantiasa mengimplementasikan karakter tersebut dalam kehidupan sehari-hari, terutama para alumni yang menjadi pengajar di pondok tersebut. Selain itu, hal ini juga sesuai dengan visi dan Misi Pondok pesantren Al-Barokah yang tertulis pada dokumen word dalam komputer inventaris pondok yang ditunjukkan kepada peneliti.

Visi dan Misi Pondok Pesantren Al-Barokah Tlogomas Malang adalah sebagai berikut:

Visi Pondok Pesantren Al-Barokah Tlogomas Malang adalah “Menjadi lembaga Pesantren yang unggul untuk melahirkan kader-kader muslimah yang beriman, serta mencetak santri yang mampu mengahafal al-Qur‟an beserta maknanya dan mampu mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari serta mampu berbahasa al-Qur‟an” (Observasi pada 25 Mei 2021). Sedangkan Misi Pondok pesantren Al-Barokah adalah sebagai berikut:

(7)

4 1. Mencetak individu yang unggul dan berkualitas menuju terbentuknya generasi

yang berkarakter Qur‟ani.

2. Mencetak kader-kader Huffadz atau Hamalatul Qur‟an yang dapat mengimplementasikan nilai, ajaran dan isi kandungan al-Qur‟an dalam kehidupan sehari-hari.

3. Mencetak generasi Qur‟ani yang berwawasan internasional, (Observasi pada 25 Mei 2021)

Hal ini berdasarkan hasil wawancara kepada salah satu santri yang bernama Roisatul Khoironi selaku pengurus pondok Al-barokah, mengatakan bahwa:

“Pondok pesantren Al-Barokah cukup konsisten dan senantiasa memberikan kontribusi dalam menanamkan akhlak dan nilai-nilai kebaikan, serta menerapkan karakter qurani, beberapa karakter Qur‟ani yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-Barokah adalah Istiqomah, disiplin, dan cinta ilmu.”

(Wawancara pada 25 mei 2021)

Selain itu, berdasarkan hasil wawancara dengan ustadz Sobakh selaku Pembina Pondok Pesantren Al-Barokah mengatakan bahwa:

“Pondok Pesantren Al-Barokah ingin membentuk generasi berkarakter Qur‟ani dengan menekankan pada karakter istiqomah, disiplin, dan cinta ilmu.

Ketiga karakter Qur‟ani ini menjadi fokus utama di pondok kami yang berbeda dengan pondok-pondok yang lain”

Para pengurus dan pengajar di Pondok Pesantren Al-Barokah berusaha menerapkan karakter Qur‟ani ini kedalam program pondok yang dikemas melalui kegiatan-kegiatan harian, mingguan, maupun bulanan sehingga dibutuhkan perencanaan pendidikan, pelaksanaan dan evaluasi serta model pendidikan yang diimplementasikan. Penerapan karakter ini bertujuan untuk mengajarkan para santri agar istiqomah dan disiplin dalam beribadah terutama dalam membaca Al-Qur‟an, menghafal Al-Qur‟an, dan mempelajari Al-Qur‟an. Karena Pondok Pesantren Al-

(8)

5 Barokah adalah pondok tahfidz sehingga santrinya diharuskan untuk selalu berinteraksi dengan Al-Qur‟an.

Para santri juga diajarkan untuk disiplin dalam manajemen waktu, yaitu membagi waktu untuk menghafal Al-Qur‟an, membagi waktu untuk kuliah, dan membagi waktu untuk kegiatan lainnya karena mayoritas santri yang ada di Pondok Pesantren Al-Barokah adalah mahasiswa. Selain itu, para santri juga diajarkan agar memiliki karakter cinta ilmu dengan tidak hanya mempelajari Al-Qur‟an saja, tapi juga mempelajari kitab kuning utamanya terkait fiqih, akhlak dan aqidah.

Berdasarkan uraian di atas, problematika tentang pendidikan islam berbasis karakter Qurani sangatlah menarik, penting, dan perlu diteliti, serta belum pernah diteliti sebelumnya. Dengan demikian peneliti mengadakan penelitian tentang

“Pelaksanaan Pendidikan Islam Berbasis Karakter Qurani di PP. Al-Barokah Tlogomas Kota Malang”

B. Fokus Penelitian

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka Fokus yang diangkat dalam penelitian ini adalah:

1. Bagaimana Perencanaan pendidikan islam berbasis karakter Qurani di PP.Al- Barokah Tlogomas Malang?

2. Bagaimana Proses pelaksanaan Pendidikan islam berbasis karakter qurani di PP.Al-Barokah Malang?

3. Bagaimana Model pelaksanaan pendidikan islam berbasis karakter Qurani di PP.

Al-Barokah Malang?

(9)

6 C. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan fokus penelitian diatas, maka tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis tentang:

1. Perencanaan pendidikan islam berbasis karakter Qurani di PP.Al-Barokah Tlogomas Malang.

2. Pelaksanaan Pendidikan islam berbasis karakter qurani di PP.Al-Barokah Malang.

3. Model pelaksanaan pendidikan islam berbasis karakter Qurani di PP. Al- Barokah Malang.

D. Manfaat Penelitian

Dalam penelitian ini, ada beberapa manfaat yang diharapkan yaitu:

1. Manfaat Teoritis

Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi serta menjadi salah satu sumber referensi teoritis bagi pengembangan ilmu pengetahuan terutama terkait pelaksanaan pendidikan Islam berbasis karakter Qur‟ani.

2. Manfaat Praktis a. Bagi peneliti :

1) Dapat membawa kemanfaatan dan keberkahan, dan menjadi inspirasi, bahwa karakter Qurani sangat penting dan perlu di implementasikan dalam pendidikan Islam.

2) Dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi peneliti mengenai Karakter qurani dalam pelaksanaan pendidikan Islam

(10)

7 b. Bagi keilmuan di harapkan mampu menambah dan memperkaya hasanah ilmu pengetahuan, terutama yang berhubungan dengan pelaksanaan pendidikan islam berbasis karakter Qurani.

c. Bagi lembaga yang di teliti terutama bagi Pesantren, khususnya Pondok Pesantren Al Barokah kelurahan Tlogomas kecamatan Lowokwaru kota Malang ini diharapkan mampu menjadi bahan evaluasi atas kelemahan- kelemahan yang ada dan selalu melakukan pengembangan-pengembangan demi pencapaian tujuan Pesantren di masa mendatang dalam mengimplementasikan pendidikan islam berbasis karakter Qurani di lingkungan pesantren

E. Definisi Operasional

Sebagaimana telah di sebutkan di muka bahwa judul ini adalah “Pelaksanaan Pendidikan Islam Berbasis Karakter Qurani di PP. Al-Barokah Tlogomas Kota Malang”. Untuk menghindari timbulnya salah pengertian terhadap judul ini maka di rasa perlu memberi penegasan dan penjelasan seperlunya sebagaimana tersebut di bawah ini:

1. Pelaksanaan Pendidikan Islam

Pelaksanaan Pendidikan Islam yang dimaksud disini adalah proses untuk mewujudkan sebuah program yang dilakukan secara sistematis yang didalamnya mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan model pendidikan islam yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Barokah Kota Malang.

(11)

8 2. Karakter Qurani

Karakter Qurani yang dimaksud adalah tingkah laku atau perilaku yang mengandung nilai moralitas yang bersumber dari Al-Quran yaitu istiqomah, disiplin, dan cinta ilmu. Penggunaan istilah karakter Qur‟ani yang difokuskan pada karakter istiqomah, disiplin dan cinta ilmu di PP. Al-Barokah ini dicetuskan oleh ustadz Sobakh selaku pengasuh pondok pesantren sebagai branding dan keunikan serta identitas pondok tersebut meskipun sebenarnya dalam Al-Qur‟an juga terdapat karakter berupa taqwa, tawadhu, istiqomah atau konsinten, taubat, tawakkal, cinta ilmu, berpendirian kuat, berbuat baik, disiplin, berbakti pada orang tua, tolong menolongw, dan sebagainya.

(12)

159 BAB VI

PENUTUP A. Kesimpulan

Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer atau data yang berasal dari jawaban ketika wawancara dan data sekunder atau data yang lain Yang berhubungan dengan penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisa datanya menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, maka berikut akan dikemukakan beberapa kesimpulan terkait dengan Pelaksanaan Pendidikan Islam Berbasis Karakter Qur‟ani di PP. Al-Barokah Kota Malang sebagai berikut:

1. Perencanaan pendidikan islam berbasis karakter qur‟ani di pondok pesantren Al-Barokah kota Malang yaitu mencakup Penggalian ide/gagasan (brainstorming), Merumuskan tujuan, kurikulum, Tenaga pendidik, Peserta didik, Strategi/metode dan perencanaan evaluasi

2. Pelaksanaan Pendikan Islam Berbasis Karakter Qur‟ani di PP. Al-Barokah Kota Malang dengan menggunakan Metode Kisah, Keteladanan, dan Pembiasaan yang digunakan dalam penanaman karakter disiplin yang melahirkan sikap Imajinatif, Tanggung jawab, pemanfaatan waktu, dan patuh terhadap tata tertib.

Karakter istiqomah yang melahirkan kejujuran, suka mempelajari pengetahuan baru dan senantiasa menjaga lisan untuk berkata yang baik, dan cinta ilmu yang menjadikan sikap dan prilakunya sesuai dengan ilmu yang dipahami, rendah

(13)

160 hati dan pengabdian serta Evaluasi Pendidikan Islam dengan menggunakan teknik tes dan non tes.

3. Model Pendidikan Islam Berbasis Karakter Qur‟ani di PP. Al-barokah Kota Malang adalah model holistik, model pengenalan diri, model perluasan kesadaran dan model Integrasi

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian diatas, maka peneliti mengajukan beberapa saran terkait pelaksanaan pendidikan islam berbasis karakter qur‟ani sebagai berikut :

1. Kepada Lembaga Pondok pesantren Al-Barokah Tlogomas Malang

Hendaknya meningkatkan kualitas pendidikan dengan menambahkan kuantitas pendidik dan tenaga kependidikan agar tidak terlalu berat beban kerja yang dijalankan oleh pendidik sehingga proses pendidikan karakter bisa berjalan lebih maksimal dan lebih baik.

2. Kepada para ustadz-ustadzah dan pengurus pondok Al-Barokah Malang

Hendaknya lebih sering berinovasi dengan beragam cara dalam menanamkan karakter qurani di pondok Al-barokah agar santri semakin mudah dalam memahami pendidikan karakter sehingga dapat mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Kepada santri Al-Barokah Malang

Hendaknya dapat membagi waktu dengan baik sehingga tidak menghambat pelaksanaan kagiatan-kegiatan yang telah dirumuskan dan dilaksanakan oleh pondok Al-Barokah. Dengan begitu penanaman karakter

(14)

161 qurani yang dijalankan melalui kegiatan-kegiatan tersebut dapat diserap secara maksimal oleh para santri. selain itu, santri juga diharapkan semakin bersungguh-sungguh dalam mengikuti setiap kegiatan yang ada di pondok agar mereka dapat menyerap karakter yang diberikan pondok pesantren secara maksimal sehingga santri dapat meng-eliminasi sifat buruk menjadi sifat-sifat yang lebih baik

(15)

162 DAFTAR RUJUKAN

Abdurrahman al-Nahlawi (1995), Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat, Jakarta: Gema InsaniPress

Al-Qathathan, Syaikh Manna. (2006). Pengantar Studi Ilmu Al-Qur‟an. Jakarta:

Pustaka Al-Kautsar.

Aly, H. n. (1999). Ilmu pendidikan islam. Jakarta : Logos Wacana Ilmu.

Arifin, Zainal. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Ali al-Jumbulati Abd. Futuh al-Tuwanisi (1994), Dirasah Muqaranah fi al- Tarbiyahbal-Islamiyah, terj. M. Arifin, Jakarta : Rineka Cipta.

Ali Mustofa (2019), Metode Keteladanan Perspektif Pendidikan Islam, Cendekia : jurnal Studi Keislaman Volume 5, No 1, Juni 2019

Armai Arief (2002). pengantar ilmu dan metodologi pendidikan islam Jakarta : Ciputat presa

Arikunto, Suharismi.(1993) Prosedur penelitian : pendekatan suatu praktek Jakarta : Rineka cipta.

Ary, Donald dkk, (2010). Introduction to Research in Education Eigh edition. USA:

Wadsworth

Masykuri Bakri dkk ( 2020). Implementasi Pendidikan Karakter Religius di taman pendidikan Qur‟an Al-Aziz Jabung malang, Jurnal Vicratina Vol. 5 No.8

Masykuri Bakri dkk. (2013) Metode penelitian Kualitatif Tianjauan Teoritis dan praktis, Surabaya : LP Unisma & Visipres media

(16)

163 Bakri, Masykuri, (2017). Formulasi dan Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam,

Analisis Kritis terhadap Proses Pembelajaran. Surabaya : Visi Press Media.

Chomaidi dan Salamah. (2018). Pendidikan dan Pengajaran: Strategi Pembelajaran Sekolah. Jakarta: Grasindo.

Departemen agama RI. (2006). Al-Qur‟an dan Terjemahnya. Jakarta: Maghfirah Pustaka.

Depdikbud. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, (2001). Ensiklopedi Islam, Jakarta:PT. Ichtiar Baru Van Houve

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, 2001, Ensiklopedi Islam, Jakarta:PT. Ichtiar Baru Van Houve

Dolet Unaradjan. (2003). Manajemen Disiplin. Jakarta: PT Grasindo.

Elias A. Elias dan Ed. E. Elias,(1982) Kamus Ilyasi al Asro, Beirut : Darul Jiyl

Halim, Adil Musthafa Abdul (2007). Kisah Bapak & Anak dalam Al-Qur‟an.(Jakarta : Gema Insani Press

Hamka Abdul Azis, (2011) Pendidikan Karakter.berpusat pada hati, Jakarta, Almawardi prima

Haryanto. (2020). Evaluasi Pembelajaran (Konsep dan Manajemen). Yogyakarta: UNY Press.

(17)

164 Hadi Purnomo (2017), Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren, Yogyakarta : Cv.

Bildung Pustaka Utama.

Hadiyanto (2013:51), Manajemen Peserta didik Bernuansa Pendidikan Karakter, Jakarta Selatan : Penerbit Al-Wasath

Heri Gunawan (2014). pendidikan islam kajian teoritis dan pemikiran tokoh, Bandung : PT. Remaja karya.

Http://www.ibnukatsironline.com/2015/05/tafsir-surat-nisa-ayat-103-104.html. Diakses pada tanggal 25 Mei pukul 20.30 WIB.

Husain Usman, (2013), Manajemen: Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan, Jakarta: PT.

Bumi Askara.

Hujair AH. Sanaky (2014), Mengembangkan Model Ideal Pendidikan Islami, Jurnal El- Tarbawi Vol 7 No 1 2014

Ismail Marzuki & Lukmanul Hakim. (2019). Evaluasi Pendidikan Islam, Jurnal Tadarus Tarbawy Universitas Muhammadiyah Tangerang. Vol. 1 No. 1

Kaufman, R. A. (1972). Educational System. Engleewood Cliffs: New Jersey.

Lexy J. Moleong, (2016) Metodologi Penelitian kualitatif, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Mahmud al-Mishri Abu Ammar, Mausu‟ah min Akhlaqir-Rasul, (Cairo: Darut-Taqwa) , Penerjemah Abdul Amin, 2009 Ensiklopedia Akhlak Muhammad SAW.Jakarta: Pena Pundi Aksara.

(18)

165 Mahmud, Ali Abdul Halim (1995) Dakwah Fardiyah Metode Membentuk pribadi

Muslim:Penerjemah, As‟ad Yasin, Jakarta: Gema Insani Press

Kasiram. (2008), Metodologi Penelitian kualitatif-kuantitatif, Sukses offset

Maragustam dalam M. Kamil, pendidikan vol 1 no 2 edisi agustus 2003,

Mohammad Fauzil Adhim. (2010). Positive Parenting: Cara-Cara Islami Mengembangkan karakter positif pada anak anda, Bandung ,Mizania

Mokhtar Stork, (2000). A-Z Guide To The Qur‟an, Selangor : Times Books Internasional

Mudjito. (2007). Pedoman pelaksanaan pendidikan berorientasi kecakapan hidup taman kanak-kanak. Jakarta: Departemen pendidikan Nasional.

Muhammad Al-Ghazali. (1995). Khuluqul Muslim Akhlak seorang Muslim, Penerjemah:

Abu Laila dan Muhammad Thohir, Bandung: PT. Al-Ma‟arif

Mursyi, M. M. (1982). Al-Tarbiyah Al-Islamiyah : Ushuluba wa Tathawwuruha fi al- Bilad al-'Arabiyyah. Kairo: Alam al Kutub.

Musthafa Dieb Al-Bugha Muhyiddin Mistu, (2003). Menyelami Makna 40 Hadits Rasulullah saw. (Jakarta: Al-I‟tishom.

Musfah, J. (2012). Pendidikan Holistik(1ed). Jakarta : Kencana Prenada Media

Nana Syaodih Sukmadinata, M, (2009). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung:

Remaja

(19)

166 Muttaqien, Ghazi abdullah, (2019), Pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Tentang Islamisasi Ilmu, JAQFI : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, Vol. 4 No 2, 2019

Neneng Lina, (2011). Perencanaan Pendidikan. Bandung : Pustaka Setia

Ningsih, Tutuk. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter. Purwokerto: STAIN Press.

Nurgiantoro, Burhan. (1988). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah.

Yogyakarta: BPFE.

Porter, L. W. (1978). Management:Concepts and Theories. wiley: Hamilton.

Qutbh, M. (1993). Sistem pendidikan islam. In M. Qutbh, Sistem Pendidikan Islam.

Bandung: P.T Al-Ma'arif.

Ratna Megawangi, (2004). Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa, Bogor: Indonesia Heritage Foundation

Said Agil Husin Al Munawar, (2005). Aktualisasi Nilai-Nilai Qur‟ani dalam Sistem Pendidikan berimplikasi bagi pemahaman pengamalan nilai-nilai Al-Qur‟an dalam pendidikan. Islam, hlm ciputat press

Sani, Ridwan Abdullah. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara

Saptono, (2011). Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter (wawasan strategi, dan langkah praktis), Jakarta : Erlangga

Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian kualitatif-kuantitatif. Bandung : CV. Alfabeta.

(20)

167 Suharismi arikunto. (2002). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek edisi revisi V

Jakarta: Rineka Cipta.

Sukardi. (2012). Evaluasi Pendidikan: Prinsip dan Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Ulwan, A. N. (1992). Tarbiyatul Aulad Fil Islam, Terj Khalilullah Ahmad Masjkur Hakim, Pendidikan anak menurut islam. In A. N. Ulwan, Tarbiyatul Aulad Fil Islam, Terj Khalilullah Ahmad Masjkur Hakim, Pendidikan anak menurut islam.

Bandung: Rosda Karya

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003, Pasal 39 ayat 2 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Syaikh Jamaluddin Al-Qasimi (2010), Ihya‟ Ulumuddin- Imam Ghazali, Bekasi : Darul falah.

Uma Sekaran. (2009). Metodologi penelitian untuk bisnis, Jakarta, Salemba empat Waryono Abdul Ghofur. (2005). Tafsir Sosial, Sleman : el SAQ Press.

Wina Sanjaya. (2005). Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Prenada Media.

Widowati, Asri (2009), Brainstorming sebagai Alternatif Pengembangan Berfikir Kreatif dalam Pembelajaran Sains Biologi. Laporan Penelitian : UNY

Yusni Amru Ghazali. (2011). Ensiklopedia al-Qur‟an dan Hadits Per Tema, Jakarta:

PT. Niaga Swadaya.

(21)

168 Zakiyah dan Rusdiana (2014), Pendidikan Nilai Kajian Teori dan Praktik di Sekolah,

Bandung : Pustaka Setia.

Zein, M. (1995), Metodologi pengajaran agama. Yogyakarta: Aka Grou.

(22)

162 DAFTAR RUJUKAN

Abdurrahman al-Nahlawi (1995), Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat, Jakarta: Gema InsaniPress

Al-Qathathan, Syaikh Manna. (2006). Pengantar Studi Ilmu Al-Qur‟an. Jakarta:

Pustaka Al-Kautsar.

Aly, H. n. (1999). Ilmu pendidikan islam. Jakarta : Logos Wacana Ilmu.

Arifin, Zainal. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Ali al-Jumbulati Abd. Futuh al-Tuwanisi (1994), Dirasah Muqaranah fi al- Tarbiyahbal-Islamiyah, terj. M. Arifin, Jakarta : Rineka Cipta.

Ali Mustofa (2019), Metode Keteladanan Perspektif Pendidikan Islam, Cendekia : jurnal Studi Keislaman Volume 5, No 1, Juni 2019

Armai Arief (2002). pengantar ilmu dan metodologi pendidikan islam Jakarta : Ciputat presa

Arikunto, Suharismi.(1993) Prosedur penelitian : pendekatan suatu praktek Jakarta : Rineka cipta.

Ary, Donald dkk, (2010). Introduction to Research in Education Eigh edition. USA:

Wadsworth

Masykuri Bakri dkk ( 2020). Implementasi Pendidikan Karakter Religius di taman pendidikan Qur‟an Al-Aziz Jabung malang, Jurnal Vicratina Vol. 5 No.8

Masykuri Bakri dkk. (2013) Metode penelitian Kualitatif Tianjauan Teoritis dan praktis, Surabaya : LP Unisma & Visipres media

(23)

163 Bakri, Masykuri, (2017). Formulasi dan Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam,

Analisis Kritis terhadap Proses Pembelajaran. Surabaya : Visi Press Media.

Chomaidi dan Salamah. (2018). Pendidikan dan Pengajaran: Strategi Pembelajaran Sekolah. Jakarta: Grasindo.

Departemen agama RI. (2006). Al-Qur‟an dan Terjemahnya. Jakarta: Maghfirah Pustaka.

Depdikbud. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, (2001). Ensiklopedi Islam, Jakarta:PT. Ichtiar Baru Van Houve

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, 2001, Ensiklopedi Islam, Jakarta:PT. Ichtiar Baru Van Houve

Dolet Unaradjan. (2003). Manajemen Disiplin. Jakarta: PT Grasindo.

Elias A. Elias dan Ed. E. Elias,(1982) Kamus Ilyasi al Asro, Beirut : Darul Jiyl

Halim, Adil Musthafa Abdul (2007). Kisah Bapak & Anak dalam Al-Qur‟an.(Jakarta : Gema Insani Press

Hamka Abdul Azis, (2011) Pendidikan Karakter.berpusat pada hati, Jakarta, Almawardi prima

Haryanto. (2020). Evaluasi Pembelajaran (Konsep dan Manajemen). Yogyakarta: UNY Press.

(24)

164 Hadi Purnomo (2017), Manajemen Pendidikan Pondok Pesantren, Yogyakarta : Cv.

Bildung Pustaka Utama.

Hadiyanto (2013:51), Manajemen Peserta didik Bernuansa Pendidikan Karakter, Jakarta Selatan : Penerbit Al-Wasath

Heri Gunawan (2014). pendidikan islam kajian teoritis dan pemikiran tokoh, Bandung : PT. Remaja karya.

Http://www.ibnukatsironline.com/2015/05/tafsir-surat-nisa-ayat-103-104.html. Diakses pada tanggal 25 Mei pukul 20.30 WIB.

Husain Usman, (2013), Manajemen: Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan, Jakarta: PT.

Bumi Askara.

Hujair AH. Sanaky (2014), Mengembangkan Model Ideal Pendidikan Islami, Jurnal El- Tarbawi Vol 7 No 1 2014

Ismail Marzuki & Lukmanul Hakim. (2019). Evaluasi Pendidikan Islam, Jurnal Tadarus Tarbawy Universitas Muhammadiyah Tangerang. Vol. 1 No. 1

Kaufman, R. A. (1972). Educational System. Engleewood Cliffs: New Jersey.

Lexy J. Moleong, (2016) Metodologi Penelitian kualitatif, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya

Mahmud al-Mishri Abu Ammar, Mausu‟ah min Akhlaqir-Rasul, (Cairo: Darut-Taqwa) , Penerjemah Abdul Amin, 2009 Ensiklopedia Akhlak Muhammad SAW.Jakarta: Pena Pundi Aksara.

(25)

165 Mahmud, Ali Abdul Halim (1995) Dakwah Fardiyah Metode Membentuk pribadi

Muslim:Penerjemah, As‟ad Yasin, Jakarta: Gema Insani Press

Kasiram. (2008), Metodologi Penelitian kualitatif-kuantitatif, Sukses offset

Maragustam dalam M. Kamil, pendidikan vol 1 no 2 edisi agustus 2003,

Mohammad Fauzil Adhim. (2010). Positive Parenting: Cara-Cara Islami Mengembangkan karakter positif pada anak anda, Bandung ,Mizania

Mokhtar Stork, (2000). A-Z Guide To The Qur‟an, Selangor : Times Books Internasional

Mudjito. (2007). Pedoman pelaksanaan pendidikan berorientasi kecakapan hidup taman kanak-kanak. Jakarta: Departemen pendidikan Nasional.

Muhammad Al-Ghazali. (1995). Khuluqul Muslim Akhlak seorang Muslim, Penerjemah:

Abu Laila dan Muhammad Thohir, Bandung: PT. Al-Ma‟arif

Mursyi, M. M. (1982). Al-Tarbiyah Al-Islamiyah : Ushuluba wa Tathawwuruha fi al- Bilad al-'Arabiyyah. Kairo: Alam al Kutub.

Musthafa Dieb Al-Bugha Muhyiddin Mistu, (2003). Menyelami Makna 40 Hadits Rasulullah saw. (Jakarta: Al-I‟tishom.

Musfah, J. (2012). Pendidikan Holistik(1ed). Jakarta : Kencana Prenada Media

Nana Syaodih Sukmadinata, M, (2009). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung:

Remaja

(26)

166 Muttaqien, Ghazi abdullah, (2019), Pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Tentang Islamisasi Ilmu, JAQFI : Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, Vol. 4 No 2, 2019

Neneng Lina, (2011). Perencanaan Pendidikan. Bandung : Pustaka Setia

Ningsih, Tutuk. (2015). Implementasi Pendidikan Karakter. Purwokerto: STAIN Press.

Nurgiantoro, Burhan. (1988). Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah.

Yogyakarta: BPFE.

Porter, L. W. (1978). Management:Concepts and Theories. wiley: Hamilton.

Qutbh, M. (1993). Sistem pendidikan islam. In M. Qutbh, Sistem Pendidikan Islam.

Bandung: P.T Al-Ma'arif.

Ratna Megawangi, (2004). Pendidikan Karakter: Solusi yang Tepat untuk Membangun Bangsa, Bogor: Indonesia Heritage Foundation

Said Agil Husin Al Munawar, (2005). Aktualisasi Nilai-Nilai Qur‟ani dalam Sistem Pendidikan berimplikasi bagi pemahaman pengamalan nilai-nilai Al-Qur‟an dalam pendidikan. Islam, hlm ciputat press

Sani, Ridwan Abdullah. (2013). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara

Saptono, (2011). Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter (wawasan strategi, dan langkah praktis), Jakarta : Erlangga

Sugiyono. (2011). Metodologi Penelitian kualitatif-kuantitatif. Bandung : CV. Alfabeta.

(27)

167 Suharismi arikunto. (2002). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek edisi revisi V

Jakarta: Rineka Cipta.

Sukardi. (2012). Evaluasi Pendidikan: Prinsip dan Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Ulwan, A. N. (1992). Tarbiyatul Aulad Fil Islam, Terj Khalilullah Ahmad Masjkur Hakim, Pendidikan anak menurut islam. In A. N. Ulwan, Tarbiyatul Aulad Fil Islam, Terj Khalilullah Ahmad Masjkur Hakim, Pendidikan anak menurut islam.

Bandung: Rosda Karya

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003, Pasal 39 ayat 2 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Syaikh Jamaluddin Al-Qasimi (2010), Ihya‟ Ulumuddin- Imam Ghazali, Bekasi : Darul falah.

Uma Sekaran. (2009). Metodologi penelitian untuk bisnis, Jakarta, Salemba empat Waryono Abdul Ghofur. (2005). Tafsir Sosial, Sleman : el SAQ Press.

Wina Sanjaya. (2005). Pembelajaran dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Prenada Media.

Widowati, Asri (2009), Brainstorming sebagai Alternatif Pengembangan Berfikir Kreatif dalam Pembelajaran Sains Biologi. Laporan Penelitian : UNY

Yusni Amru Ghazali. (2011). Ensiklopedia al-Qur‟an dan Hadits Per Tema, Jakarta:

PT. Niaga Swadaya.

(28)

168 Zakiyah dan Rusdiana (2014), Pendidikan Nilai Kajian Teori dan Praktik di Sekolah,

Bandung : Pustaka Setia.

Zein, M. (1995), Metodologi pengajaran agama. Yogyakarta: Aka Grou.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang akan penulis lakukan ini adalah penelitian tentang pendidikan karakter, adapun fokusnya adalah tentang bagaimana pelaksanaan pendidikan karakter berbasis pendidikan