• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAYANAN JEMPUT BOLA DALAM PROGRAM KAWASAN LINGKUNGAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (KALIMASADA) DI KOTA SURABAYA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PELAYANAN JEMPUT BOLA DALAM PROGRAM KAWASAN LINGKUNGAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (KALIMASADA) DI KOTA SURABAYA"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

89 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

PELAYANAN JEMPUT BOLA DALAM PROGRAM KAWASAN LINGKUNGAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (KALIMASADA) DI KOTA SURABAYA

Achmad Kautsar Azmi Saddad 1, Lukman Arif 2

1,2Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia Jl. Rungkut Madya No.1, Gn. Anyar, Kec. Gn. Anyar, Surabaya, Jawa Timur 60294

[email protected]1,[email protected]2

Abstract: The Proactive Service in the KALIMASADA program in Dukuh Seteo Village is the result of a study aimed at analyzing population administration services from the Surabaya City Population and Civil Registration Service. The Proactive Service is a form of innovation by the Surabaya City Government which provides easy administration services to the public so that they have more awareness of the needs and ownership of population administration. Data collection from this study was carried out using primary methods through observation and secondary through document reports and other literature studies. The results of this program are after The Proactive Service was provided in the KALIMASADA program in Dukuh Setro Village, Tambaksari District, Surabaya City. , all factors including the service process, completion time, costs, products, facilities and infrastructure as well as the skills of service delivery officers have contributed to increasing public awareness of population administration and contributing to improving the quality of public services.

Kata kunci: Public service, Proactive Service, Population Administration.

Abstrak: Pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Seteo merupakan hasil kajian yang ditujuakan untuk menganalisis mengenai pelayanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Pelayanan jemput bola tersebut sebagai bentuk inovasi Pemerintah Kota Surabaya yang memberi kemudahan layanan adminduk kepada masyarakat agar memiliki kesadaran lebih untuk kebutuhan dan kepemilikan administrasi kependudukan. Pengumpulan data dari kajian ini dilakukan menggunakan metode primer melalui observasi maupun sekunder melalui dokemen laporan maupun kajian pustaka lainnya.. Hasil dari program ini adalah setelah adanya pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya Jika dilihat dari standar pelayanan, semua faktor termasuk proses pelayanan, waktu penyelesaian, biaya, produk, sarana dan prasarana serta keterampilan petugas pemberi pelayanan telah berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap administrasi kependudukan dan berkontribusi dalam peningkatanm kualitas pelayanan publik

Kata kunci: Pelayanan, Jemput bola, Administrasi Kependudukan.

(2)

89 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

elayanan publik merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam membantu memenuhi kebutuhan pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat (Susanto and Anggraini; 2019).

Penyedia layanan publik menawarkan layanan publik berupa produk dan layanan mampu memenuhi tuntutan masyarakat dalam hal pelayanan publik dengan tetap berpegang pada hukum. Petugas memiliki kemampuan untuk memproyeksikan citra positif di mata masyarakat atau pelanggan pelayanan merupakan aset paling mendasar yang harus dimiliki oleh penyelenggara pelayanan publik (Nurmalasari at.all; 2019).

Cara untuk meningkatkan dan memeratakan pelayanan publik adalah dengan meningkatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena memiliki kewajiban untuk menafkahi setiap warga negara, maka pemerintah sebagai penyedia pelayanan publik harus bertindak secara bertanggung jawab dan bekerja untuk meningkatkan pelayanan. sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 salah satunya tentang administrasi kependudukan (Undang-Undang Pelayan Publik Nomor 25 Tahun 2009).

Kualitas pelayanan yang sangat baik sangat penting untuk menjaga kepuasan masyarakat karena dapat menarik perhatian publik dalam bentuk pelayanan tertentu.

Tuntutan masyarakat akan dipenuhi melalui layanan yang dikelola (Riyadin; 2019)

Pengamanan hak asasi manusia lembaga peradilan dan pemberian jaminan kepastian hukum merupakan fungsi pokok administrasi kependudukan. Pelayanan publik diberikan sebagai salah satu bentuk perlindungan melalui penyediaan dokumen kependudukan. Setiap warga negara wajib memperoleh hak mereka dalam hal dilayani dengan baik. Pelayanan juga salah satu kebutuhan manusia yang tak dapat terpisahkan.(Nabila Anjani Eka Putri and Sukaris; 2020).

Administrasi kependudukan merupakan serangkaian tindakan perencanaan dan penerbitan untuk penerbitan data kependudukan melalui pencatatan sipil, dan penggunaan hasil untuk pelayanan publik dan pertumbuhan sektor lain (Agnitia Lestari, at.all; 2021).

Segala kepengurusan administrasi kependudukan dapat dilakukan melalui mandiri maupun di Kantor Kelurahan. Tingkat pemerintahan terendah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat dipimpin oleh Kelurahan. Salah satu Kelurahan dapat mengurus dokumen kependudukan di Kota Surabaya yakni Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari. Kelurahan Dukuh Setro memiliki jumlah penduduk 20.610 jiwa. Masyarakat yang terdapat di kelurahan ini masih banyak yang belum mengetahui akan pentingnya dokumen kependudukan serta pembaharuan dari dokumen kependudukan. Pada dasarnya data kependudukan yang tidak segera di perbaharui akan membawa dampak pada masyarakat

P

(3)

90 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

itu sendiri. Karena dapat mempengaruhi data yang berada di pusat. Oleh karena itu, dokumen kependudukan itu sangat penting untuk dimiliki serta di perbaharui.

Inovasi dari Disdukcapil kota Surabaya program KALIMASADA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi Kependudukan) dapat memudahkan masyarakat umum dalam menangani administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi Kantor Kelurahan (Nurjannahtin Aliatin 2023). Pemerintah Kota Surabaya harus memberlakukan peraturan perundang-undangan karena pentingnya administrasi kependudukan di dalamnya.

Program KALIMASADA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi Kependudukan) didirikan oleh Pemerintah Kota Surabaya dengan tujuan untuk akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi yang lebih efisien, baik, cepat, dan terjangkau.

terutama pada Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari.

Masih banyaknya masyarakat yang belum patuh administrasi kependudukan dan tidak berjalannya Program KALIMASADA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk) pada ketua RT rintisan, untuk mengoptimalkan Program KALIMASADA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk), penulis di terjunkan langsung ke lapangan untuk dapat lebih dekat dengan warga. Hal ini terbukti dengan terlaksananya pelayanan jemput bola dari rumah ke rumah. Mendatangi masyarakat yang belum patuh adminduk seperti KK belum barcode, belum memiliki KIA, akta Kelahiran, akta Kematian, dan perubahan biodata.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil menyediakan layanan jemput bola, yaitu layanan yang melibatkan kunjungan ke masyarakat atau bekerja sama dengan kecamatan atau desa, sekolah, rumah sakit, dan puskesmas untuk memberikan layanan di tempat. (Tika Selfira; 2022). Dengan maksud untuk mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil kepada masyarakat dan segera menyelesaikannya, maka didirikanlah pelayanan dengan sistem jemput bola (Irianto at.all; 2022) .

Guna mengoptimalkan program Pemerintah Kota Surabaya, Dispendukcapil membuka pendaftaran program Kampus Merdeka. Program magang akselerasi dengan pengalaman belajar yang terencana dengan baik adalah Program Magang dan Studi Mandiri (MSIB). Pelaksanaan program KALIMASADA dilaksanakan oleh mahasiswa Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Program KALIMASADA yang dilaksanakan oleh Mahasiswa MSIB Disdukcapil Kota Surabaya sangat membantu masyarakat dalam layanan adminduk agar lebih transparan, baik, cepat, mudah dan murah terutama pada dalam kepengurusan administrasi kependudukan di Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari (Hamzah; 2021).

(4)

91 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

Disdukcapil Kota Surabaya menerima 308 mahasiswa yang disebar diseluruh kelurahan di Kota Surabaya untuk mengoptimal Program KALIMASADA (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk).

Pelaksanaan pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA penulis mendatangi rumah warga yang belum tertulis kawin tercatat atau kartu keluarga masih lama dengan didampingi oleh ketua RT rintisan dan ketua RW setempat. petugas mencari data menggunakan website KALIMASADA.Warga tinggal menyiapkan berkas kepengurusan, dalam kepengurusan kawin belum tercatat membutuhkan berkas buku nikah/akta nikah dan kartu keluarga asli. Petugas akan membantu mengajukan melalui web KLAMPID. Setelah dokumen terbit petugas memberikan dokumen kependudukannya melalui ketua RT untuk diserahkan ke warganya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana “pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro”. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitian yaitu: Pelaksanaan “pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro” dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kelurahan Dukuh Setro.

Menurut Mukarom dan Laksana dalam jurnal (Lokabora and Fithriana; 2018), standar pelayanan publik yang wajib ditaati oleh pemberi dan/atau penerima pelayanan, meliputi hal- hal berikut :

1) Prosedur pelayanan; dibakukan bagi pemberi dan penerima pelayanan termasuk pengaduan.

2) Waktu penyelesaian; ditetapkan sejak saat pengajuan permohonan sampai dengan penyelesaian pelayanan, termasuk pengaduan.

3) Biaya pelayanan; termasuk perincian tariff yang ditetapkan dalam proses pemberian pelayanan.

4) Produk pelayanan; hasil dari pelayanan yang akan diterima sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

5) Sarana-prasarana; penyediaan sarana-prasarana pelayanan yang memadai oleh penyelenggara pelayanan publik.

6) Kompetensi petugas pemberi pelayanan; penempatan petugas dengan tepat berdasarkan pengetahuan, keahlian, keterampilan, sikap dan perilaku.

(5)

92 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3 METODE

Kajian ini dilakukan di Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini terdiri atas data primer serta data sekunder. Teknik pengumpulan data kajian ini dialkukan baik melalui observasi langsung maupun melalui data sekunder dari laporan-laporan kegiatan pelayanan jemput bola maupun melalui dokumen referensi yang terkait baik dalam bentuk buku maupun artikel jurnal terkait. Sedang teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analysis interaktif model Miles and Huberman (Miles dan Hubberman; 2018). Validasi data dalam kajian ini menggunakan metode member check dan triangulasi data.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam rangka mnawarkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang sederhana kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memunculkan ide-ide baru. Meluncurkan program Kalimasada (Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi kependudukan) baru-baru ini diperkenalkan oleh pemerintah kota.

Tetapi masih banyaknya warga yang belum taat administrasi kependudukannya pada web KALIMASDA menunjukkan bahwa program belum berjalan efektif. Masih ada beberapa warga dan ketua RT yang belum paham tentang program KALIMASADA. Adanya warga yang memiliki pandangan bahwa mengurus administrasi kependudukan itu sulit .

Tabel 1 Jumlah warga yang belum taat adminduk tiap RT

Sumber : https://kalimasada.disdukcapilsurabaya.id

Dari tabel diatas dengan jumlah warga 2.711 jiwa dan yang belum taat administrasi kependudukan berjumlah 601 jiwa yang diambil dari web https://kalimasada.disdukcapilsurabaya.id. Pada RT rintisan KALIMASADA Kelurahan Dukuh Setro tersebut masih banyak masyarakat RT rintisan KALIMASADA tersebut yang belum taat administrasi kependudukan.

Nama RT Rintisan RT RW Jumlah Masyarakat Jumlah Yang Belum Taat Adminduk

Budi Utomo 9 1 269 67

Rio Sandi Sadewa 5 2 291 51

M. Hasyim 1 3 432 89

Eko Pudjiono 8 4 379 86

Hari Supriyanto 1 5 761 161

Ruyoko 3 6 222 59

Arnas Lukman 1 7 357 88

Total 2.711 601

(6)

93 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

Strategi pelaksanaan pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya. Pelayanan jemput bola dari rumah ke rumah mengambil data masyarakat yang belum taat administrasi kependudukan melalui website KALIMASADA. Mendatangi masyarakat yang belum patuh administrasi kependudukannya seperti Kartu Keluarga belum barcode, belum memiliki KIA, akta kelahiran, akta kematian, dan perubahan biodata.

Sumber : Dokumentasi Pribadi, 2023

Jika berjalan dengan baik dan data kependudukannya akurat, maka ketika pemkot turun tangan akan lebih tepat sasaran. Keunggulan layanan jemput bola ini adalah tepat sasaran bagi masyarakat yang belum mematuhi taat administrasi kependudukan.

Pelayanan Jemput Bola Dalam Program Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Administrasi Kependudukan (KALIMASADA) Di Kelurahan Dukuh Setro bila dilihat dari teori standar menurut Mukarom dan Laksana dalam jurnal (Lokabora and Fithriana; 2018), berikut ini:

1) Prosedur Pelayanan

Ditunjukkanya bahwa prosedur pelayanan sejalan dengan prosedur pelayanan yang diberikan oleh penyedia layanan dengan terbangunnya kerjasama yang sangat baik antara penyedia layanan dengan masyarakat sebagai pengguna layanan dan terselenggaranya layanan ini.

2) Waktu Penyelesaian

Mengenai waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pelayanan, dibutuhkan waktu 1 (satu) hari sejak saat penyerahan sampai dengan dokumen diterbitkan, Hal ini

Gambar 1. Pelayanan jemput bola ke rumah warga

(7)

94 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

menunjukan bahwa petugas sudah sesuai waktu yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya yang memberikan batas waktu penyelesaian 1 (satu) hari sehingga menjadikan pelayanan yang efektif dan efisien.

3) Biaya Pelayanan

Kelurahan Dukuh Setro, penyelenggara layanan penjemputan bola, telah melakukan pelayanan yang baik dengan memberikan layanan gratis atau tanpa biaya.

4) Produk Pelayanan

Produk pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro yang terdapat didalamnya berupa pelayanan KK belum barcode, belum memiliki KIA, akta Kelahiran, akta Kematian, dan perubahan biodata. Produk pelayanan yang hadir pada pelayanan jemput bola dimaksud sejalan dengan produk pelayanan yang ada pada program KALIMASADA.

5) Sarana dan Prasarana

Komputer, printer, internet, dan infrastruktur pendukung lainnya tersedia di Desa Dukuh Setro. Dapat dikatakan bahwa sarana dan prasarana Kelurahan Dukuh Setro saat ini sudah memadai.

6) Kompetensi Petugas Pemberi

Pelayanan Dalam pelaksanaan pelayanan jemput bola program KALIMASADA, petugas pemberi pelayanan telah melaksanakan tanggung jawabnya kepada masyarakat secara bertanggung jawab dan kompeten. Penyedia layanan dipandang sangat ramah, sopan, santun, dan bertanggung jawab oleh masyarakat. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa petugas telah melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan mampu mengemban tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat.

Dengan demikian, pelayanan yang ada pada pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya Jika dilihat dari standar pelayanan, semua faktor termasuk proses pelayanan, waktu penyelesaian, biaya, produk, sarana dan prasarana serta keterampilan petugas pemberi pelayanan telah berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

SIMPULAN

Pelayanan jemput bola dalam program KALIMASADA di Kelurahan Dukuh Setro guna memberikan kemudahan dan kesadaran kepada masyarakat dalam kepengurusan administrasi kependudukan meskipun belum optimal. Karena masyarakat masih memiliki pandangan bahwa mengurus dokumen kependudukan itu rumit dan memakan waktu yang lama.

(8)

95 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

Dari sisi ketentuan yang ada dalam kepeutusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara tentang pelayanan publik menunjukkan bahwa program Kalimasada telah terimplementasi dan sejalan dengan tuntutan kebijakan dan kebutuhan masyarakat untuk mengakses layanan yang sederhana, terjangkau, dan cepat.

Berdasarkan kesimpulan diatas, maka penulis mencoba memberikan saran dan rekomendasi yang kiranya bermanfaat antara lain:

1. Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kota Surabaya agar ke depannya bisa menginformasikan seluas-luasnya khususnya kepada warga Kota Surabaya terkait program KALIMASADA

2. Bagi masyarakat, perlu diadakannya sosialisasi secara terbuka mengenai pentingnya memperbarui dokumen administrasi kependudukan.

3. Meningkatkan kuantitas dan kualitas ketua RT agar dapat tercapainya kinerja yang lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA

Agnitia LEstari, Mia, Muhamm Tabrani, and Surtika Ayumida. 2021. “Sistem Informasi Pengolahan Data Administrasi Kependudukan Pada Kantor Desa Pucung Karawang.” Jurnal Interkom: Jurnal Publikasi Ilmiah Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi 13(3): 14–21.

Hamzah, Rahma Ashari. 2021. “Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan I Program Merdeka Belajar Kemdikbud Di Sekolah Dasar.” Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1(2): 1–8.

Irianto, Heru et al. 2022. “Inovasi Layanan Kependudukan Dispendukcapil Melalui Program Jemput Bola Terpadu Di Kabupaten Sidoarjo 1.” 9(2): 145–50.

Lokabora, Marselus Yollan, and Noora Fithriana. 2018. “Inovasi Jemput Bola Administrasi Kependudukan ( Jebol Anduk ) Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik.” JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 7(3): 64–69.

Miles dan Hubberman. 2018. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Chapter 4). SAGE Publications, Inc. https://us.sagepub.com/en-us/nam/qualitative-data-analysis/book246128.

Nabila Anjani Eka Putri, and Sukaris. 2020. “Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Maskapai Penerbangan XpressAir Bandung.” Junal Ilmiah Ekonomi Manajemen 23(02).

Nurjannahtin Aliatin. 2023. “Pengoptimalisasian Program KALIMASADA Melalui Kegiatan Sayang Warga Di Balai RW Kelurahan Mulyorejo Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya.” Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan 4(1).

Nurmalasari, Intan, Afifuddin, and Agus Zainal Abidin. 2019. “Kualitas Inovasi Pelayanan Program Jemput Bola Administrasi Kependudukan ( Jebol Anduk ) ( Studi Kasus Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang ) Jurusan Administrasi Publik , Fakultas

(9)

96 | J u r n a l D e d i k a s i e – I S S N : 2 7 7 5 - 6 6 5 3

Ilmu Admiministrasi , Universitas Islam Malang ,.” Jurnal Respon Publik 13(4): 99–103.

Pemerintah Pusat. UU Nomor 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik.

Riyadin. 2019. “Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat Keluarga Berencana Di Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung (Studi Kasus Pada Desa Pekalongan).” Jurnal Simplex 2(1): 41–50. http://fe.ummetro.ac.id/ejournal/index.php/JS/article/view/330.

Susanto, Joko, and Zepa Anggraini. 2019. “Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Camat Tabir Ulu Kabupaten Merangin.” Jurnal Administrasi Negara 25(2): 105–22.

Tika Selfira. 2022. “Pelayanan Jemput Bola Dalam Meningkatkan Kepemilikan Dokumen Kependudukan.” Universitas Lampung.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (i) bagaimana pelaksanaan Program Terpadu P2M-BG di Kelurahan Mangkubumen tahun 2004, dilihat dari aspek komunikasi, sikap

“pelayanan dapat diartikan sebagai aktivitas yang diberikan untuk membantu, menyiapkan, dan mengurus baik itu berupabarang atau jasa dari satu pihak ke pihak

Tantangan yang dihadapi dalam melaksanakan program Gisa adalah Jaringan Komunikasi Data Daerah (JARKOMDAD) yang terkadang putus. Dan menyebabkan proses pelayanan

Dari segi kelengkapan sarana dan prasarana di Kelurahan Purus sudah terlaksana dengan baik, terlihat dalam mendukung berjalannya proses pelayanan itu terlihat dari letak

Maka dari itu pada penelitian ini akan membahas mengenai inovasi yang dilakukan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yaitu dengan melalui program Three

Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Pegawai Kelurahan Kajeksan Kabupaten Kudus sebagai penyelenggara pelayanan dan pemohon sebagai sasaran utama dari

Dinas Sosial Kota Surabaya telah berperan dalam mendukung program kesehatan baik secara tidak langsung, melalui program pelayanan kesejahteraan sosial bagi Lansia,

Program yang dilaksanakan Dinas ada bulan Ramadhan kali ini adalah, membuka semua Balai RW di seluruh kelurahan di daerah Surabaya, dengan tujuan agar warga tidak perlu jauh-jauh