PELUANG DAN TANTANGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI DI ERA 4.0 Monika Nur, S.Pd, M.Si, Ph.D
A. Tujuan Pembelajaran
1. Menganalisa peluang dan tantangan pemamfaatan teknologi di era 4.0 2. Mengidentifikasi peluang dan tantangan pemamfaatan teknologi di era 4.0 3. Memamfaatkan teknologi secara tepat untuk hal-hal positif
B. Pendahuluan
Revolusi industri 4.0 membuka peluang yang luas bagi siapapun untuk maju.
Teknologi informasi yang semakin mudah diakses hingga ke seluruh pelosok negeri menyebabkan semua orang dapat saling terhubung dalam sebuah jejaring sosial dengan bantuan internet. Banjir informasi seperti yang sudah diprediksikan menjadi realitas yang ditemukan di era revolusi industri saat ini. Informasi yang sangat melimpah ini menyediakan manfaat yang besar untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa IoT (Internet of Things), Big Data, Cloud Computing, dan mesin Learning telah memberikan kemudahan bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari, meskipun hal tersebut bisa juga menjadi tantangan bagi pihak lainnya.
C. Materi Pokok
1. Pengertian Teknologi Informasi
Istilah ‘teknologi informasi’ mulai dipergunakan secara luas di pertengahan tahun 80- an. Teknologi informasi merupakan pengembangan dari teknologi komputer yang dipadukan dengan teknologi telekomunikasi. Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.
Banyak para ahli yang menjelaskan defenisi teknologi informasi ini, diantaranya.
Brown, DeHayes, Hoffer, dan Perkins (2005) dimana pengertian teknologi informasi menurut Brown, DeHayes, Hoffer, dan Perkins adalah kombinasi dari teknologi komputer yang tersusun dari perangkat keras dan perangkat lunak untuk memproses dan juga menyimpan teknologi komunikasi informasi untuk melakukan distribusi informasi.
2. Peluang Pemamfaatan Teknologi
Ada tiga hal penting dalam era Revolusi Industri 4.0 dimana ketiga hal tersebut dapat menjadi peluang dan tantangan bagi Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dari sisi teknologi.
1. Peralatan / device dalam produk manufaktur yang menjadi sensor dan mengirimkan datanya melalui jaringan internet, yang sering disebut dengan IoT (Internet of Things).
2. Jaringan internet itu sendiri yang harus mencakup semua lokasi dengan bandwidth/kecepatan yang cukup
3. Data yang dikumpulkan yang sangat banyak untuk dikelola oleh manufaktur atau pihak ketiga.
Internet adalah jaringan komunikasi yang mampu menghubungkan satu media elektronik dengan media lainnya. Banyak mamfaat internet yang bisa kita rasakan, diantaranya:
1. Sarana konektifitas dan komunikasi 2. Akses informasi, pengetahuan dan edukasi 3. Akses alamat dan pemetaan
4. Akses kemudahan bisnis dan hiburan
Penggunaan internet yang positif akan sangat menguntungkan semua pihak. Salah satu contohnya dalam sarana belajar. Sejak pandemic covid-19, internet menjadi sarana utama dalam mendukung kegiatan belajar mengajar secara formal. Selain itu, banyak yang memamfaatkan internet untuk belajar dari web seminar atau webinar.
Dalam pemamfaatan internet ini kita dituntut harus kreatif. Jadikan internet sebagai media untuk berkarya. Kita bisa menggunakan berbagai platform untuk menampilkan hasil karya yang diciptakan. Seperti, jika suka menulis, ditulis di blog. Jika suka merbicara di depan umum, buat konten dan unggah di YouTube, dan jika suka bereksperiment, buat webside yang unik dan menarik. Sehingga internet bisa menjadi ruang kreatif dan produktif untuk guru dan siswa.
Dalam dunia Pendidikan sangat terasa sekali pemafaatan internet ini, Pusat data dan Informasi (Pusdatin) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah meluncurkan berbagai situs dan program pengajaran online gratis yang bisa digunakan oleh seluruh guru dan siswa dalam mendukung pembelajaran. Antara lain, Akun Belajar.id, Portal Rumah Belajar, TVEdukasi, radio Edukasi dan lainnya. Dimana dalam portal rumah belajar ini bisa dijadikan sebagai sumber belajar, kelas maya, bank soal dan laboratorium maya.
4. Tantangan Pemamfaatan Teknologi
Dibalik banyaknya peluang pemamfatan teknologi, tantangan yang dihadapi dalam era digitalisasi cukup besar, antara lain:
Tantangan pertama adalah masih cukup banyak daerah yang belum terjangkau sinyal (blind-spot) sehingga akses jaringan belum banyak dirasakan oleh masyarakat. Hal ini terjadi dikarenakan infrastruktur yang belum memadai, sulitnya akses untuk pembangunan serta populasi yang masih sedikit di daerah tersebut sehingga pelajar dan tenaga kependidikan didaerah tersebut belum dapat memamfaatkan secara maksimal konten-komten pembelajaran yang sudah disiapkan pemerintah.
Tantangan berikutnya adalah kecepatan atau bandwidth internet rata-rata di Indonesia masih rendah. Dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia atau Thailand, kecepatan internet di Indonesia rata-rata hanya sebesar 17,26 Mbps, bandingkan dengan Malaysia yang mencapai 33,9 Mbps dan Thailand sebesar 47,35 Mbps (Ookla Speedtest Global Index, 2018).
Tantangan lain adalah literasi digital masyarakat yang cenderung masih rendah sehingga pemanfaatan teknologi masih sebatas sosial media maupun hiburan saja.. Masyarakat terutama peserta didik dan tenaga kependidikan perlu diedukasi tentang pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan peralatan digital (terutama smartphone), untuk membantu mereka dalam belajar dan bagi masyarakat dapat menganalisa pasar, memasarkan hasil produksi serta memanfaatkan data seabagai rencana mengembangkan bisnisnya.
Masih banyaknya konten-konten berbahaya dan tidak bermaafaat. Disamping berisi situs dan web yang bermamfaat dalam Pendidikan, dalam internet juga tersedia konten-konten yang berbahaya bagi perkembangan siswa. Ada bahaya pornogtrafi dan kekerasan yang siap mengintai apabila kita tidak bisa memilah dan memilih konten yang akan kita buka.
Disini sangat diperlukan sekali pengawasan dari orang tua dan guru serta bekal ilmu agama yang bisa mencegah para pelajar dari ancaman bahaya ini
5. Cara Aman dalam Penggunaan Internet
Seperti yang telah diuraikan diatas, selain memiliki banyak mamfaat, penggunaan teknologi internet ini juga memiliki banyak resiko. Untuk itu kita perlu tahu bagaimana cara aman dalam penggunaan internet ini. Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam menjaga keamanan dalam penggunaan internet (Silvia Adiswan, 2022)
Jangan membagikan informas pribadi seperti nomor telepon, NIK, tanggal lahir, alamat tempat tinggal, alamat surat elektronik, status hubungan dan data lainnya untuk mencegah pencurian data kita yang bisa dimamfaatkan orang lain untuk hal-hal yang merugikan.
Data kita bisa digunakan oleh para hacker untuk menipu, membobol data kita.
Non aktifkan Bluetooth jika tidak diperlukan. Teknologi wireless yang berfungsi untuk tukar menukar data menjadi salah satu pintu masuk yang paling mudah diakses oleh para peretas. Jadi pastikan Bluetoot di perangkat kita dalam eadaan non-aktif apabila sedang tidak digunakan.
Hanya masuk pada situs yang berawalan https:// ini merupakan versi aman dari http, di mana “s” dibagian akhir itu adalah singkatan dari kata secure yang berarti aman/terlindungi.
Unduh software Antivirus atau Anti Malware. Untuk memperkuat proteksi di perangkat pribadi selama mengakses internet, sebaiknya kita mengunduh software antivirus dan anti malware yang terprcaya. Kita bisa download beberapa antivirus dan anti malware versi gratis maupun berbayar, seperti Avira Antivirus, Kaspersky atau Malwarebytes.
Hindari Tautan yang mencurigakan. Jika sebuah link (tautan) terkirim ke email, jangan langsung menkliknya. Hal itu berlaku pula jika kita mengunjungi sebuah situs web, dimana kita diarahkan untuk mengklik sebuah tautan, maka pastikan dulu bahwa tautan itu memang terpercaya. Karena kita tidak tahu, barangkali tautan-tautan tersebut berisi malware, ransomware, atau virus-virus berbahaya lainnya.
Jangan terhubung ke wifi terbuka. Jika sedang berada diluar rumah, lalu menemukan ada jaringan wifi tanpa secure atau password, jamgan langsung digunakan. Banyak hacker sengaja membuat WIFI palsu agar bisa mengakses data pribadi dari perangkat-perangkat yang terhubung jaringannya.
D. Kesimpulan
Teknologi informasi memegang peranan penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Banyak mamfaat yang dapat diambil dengan pemamfaatan teknologi informasi ini, terutama dalam dunia pendidikan. Disamping banyak mamfaat, tantangan dan bahayanya juga mengintai. Untuk itu diperlukan pengetahuan dan pengawasan yang bijak dari orang tua dan guru agar para siswa dapat menggunakan teknologi informasi seperti internet ini dengan baik sehingga hanya digunakan untuk hal-hal yang bermamfaat.
Pendidikan agama dan karakter juga memegang peranan penting. Dengan bekal agama yang bagus siswa memiliki benteng yang kuat dan selalu merasakan pengawasan dari Allah SWT dalam setiap aktifitasnya di dunia nyata maupun maya, sehimgga tidak melakukan hal- hal yang berbahaya dan terhindar dari jejak digital yang tidak baik.
E. Evaluasi
1. Pernyataan berikut merupakan pengertian teknologi informasi :
a. Teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang dapat diterapkan untuk mengirimkan sebuah informasi melalui media elektronik.
b. Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.
c. Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
d. kombinasi dari teknologi komputer yang tersusun dari perangkat keras dan perangkat lunak untuk memproses dan juga menyimpan teknologi komunikasi informasi untuk melakukan distribusi informasi.
e. Semua jawaban betul.
2. Diantara mamfaat internet yang bisa kita rasakan kecuali:
a. Sarana konektifitas dan komunikasi
b. Menggunakan data orang lain untuk menambah penghasilan.
c. Akses informasi, pengetahuan dan edukasi d. Akses alamat dan pemetaan
e. Akses kemudahan bisnis dan hiburan
3. Tantangan pemamfaatan teknologi di Indonesia, kecuali a. Daerah yang belum terjangkau sinyal.
b. Kecepatan internet yang masih rendah c. Sedikitnya pengguna internet
d. Literasi digital masyarakat yang masih rendah e. Konten berbahaya dan tidak bermamfaat
4. Cara aman dalam penggunaan internet, kecuali
a. Menggunakan antivirus atau anti malware dalam perangkat elektronik b. Masuk pada situs berawalan https://
c. Tidak membagikan informasi pribadi di internet d. Menggunakan hp yang canggih
e. Non aktikan Bluetoth jika tidak diperlukan
5. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk membentegi diri dari pengaruh negatif internet:
a. Merasakan pengawasan Allah dimanapun kita berada b. Melakukan hal-hal positif dalam kehidupan
c. Gemar berbuat baik
d. Patuh dan taat pada perintah orang tua e. Menghormati guru