MAKALAH EKONOMI MIKRO
PELUANG BISNIS USAHA DI BIDANG SKINCARE PADA TAHUN 2023 Makalah Ini Dibuat Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ekonomi Mikro
Dosen Pengampu : Riska Franita S. E., M. Ak.
Disusun Oleh :
Anindiya Salsabila (2215100099)
PRODI AKUNTANSI FAKULTAS SOSIAL SAINS
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI
2022
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, penulis panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan “Makalah ekonomi mikro ini dengan judul “Ekonomi Mikro Peluang Bisnis Usaha Di Bidang Skincare Pada Tahun 2023”
Makalah ini penulis susun dengan maksimal dan harapan dapat bermanfaat untuk pembaca. Terlepas dari semua itu, penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka penulis menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar penulis dapat memperbaiki makalah ini.
Medan, Desember 2022 Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...2
DAFTAR ISI...3
BAB I PENDAHULUAN...4
1.1 Latar Belakang...4
1.2 Rumusan Masalah...5
1.3 Tujuan...5
BAB II PEMBAHASAN...6
1.4 Pengertian Skincare...6
1.5 Faktor Bisnis Skincare Termasuk Usaha yang Menjanjikan...6
1.6 Proses Pemasaran...8
1.6.1 Analisis SWOT...8
1.6.2 Strategi STP (Segmentasi, Targeting, & Positioning)...9
1.6.3 Strategi Pemasaran...9
1.7 Perencanaan Modal Usaha...10
1.8 Hambatan Dalam Usaha...11
1.9 Hal yang Diperlukan Dalam Usaha...11
BAB III PENUTUP...16
1.10 KESIMPULAN...16
1.11 SARAN...16
DAFTAR PUSTAKA...17
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan ekonomi, teknologi, dan budaya di era modern ini, perawatan kecantikan telah menjadi kebutuhan yang dianggap penting bagi masyarakat di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Fenomena ini terlihat dari perkembangan bisnis perawatan kecantikan atau sering disebut skin care yang tumbuh sangat pesat di Indonesia.
Skin Care yang muncul saat ini tidak hanya menawarkan jasa perawatan yang dapat dilakukan konsumen saat berada di tempat perawatan, melainkan juga menawarkan produk sebagai kelanjutan dari perawatan yang dilakukan. Produk tersebut biasanya dikemas dalam berbagai macam bentuk kosmetik untuk digunakan sehari-hari. Saat ini banyak sekali beredar produk kecantikan di pasaran, dengan itu berbagai perusahaan kecantikan seperti salon kecantikan, klinik kecantikan dan berbagai institusi kecantikan mereka berlomba-lomba agar produk dan layanan jasa di klinik kecantikannya dapat diterima oleh pasar dan mempunyai pelanggan yang tetap.
Skincare merupakan unsur yang sangat penting dalam dunia kecantikan. Kecantikan semakin berkembang dari masa ke masa dan sudah menjadi sebuah kebutuhan khususnya untuk kaum hawa yang mendambakan kecantikan dari luar akhirnya berdampak semakin luasnya industri skin care di dunia termasuk juga di Indonesia. Indonesia tidak terlepas dari gaya hidup modern saat ini. Hal ini terbukti dari tingginya produksi skin care di Indonesia, dimana dari tahun ke tahun penjualannya semakin meningkat baik skin care produksi dalam negeri maupun skin care impor. Industri kecantikan wanita merupakan industri yang dapat dikatakan cukup dinamis, sehingga banyak perusahaan dengan merek-merek skin care yang beragam yang baru berminat untuk masuk berkecimpung dan mengembangkan pasarnya di Indonesia. Selain alasan tersebut, banyaknya wanita yang sangat ingin terlihat cantik sebagai bentuk eksistensi diri dan bahwa terlihat cantik merupakan hal yang penting serta telah menjadi sebuah kewajiban dan juga merupakan salah satu alasan semakin banyaknya produsen yang menyasar lahan ini sebagai lahan yang menguntungkan untuk dijajaki yang akhirnya memunculkan begitu banyak varian perawatan kecantikan untuk memuluskan jalan seorang wanita agar terlihat cantik dan membuat para konsumen memiliki banyak pilihan dalam menggunakan kosmetik.
Begitu banyak berbagai produk kecantikan yang dapat dilihat tersebar di pasaran dengan berbagai kemasan, bentuk, harga, serta kegunaannya. Bermacam-macam perusahaan dalam bidang skin care atau produk kecantikan berdiri untuk berlomba-lomba memenuhi kebutuhan para perempuan di bidang yang satu ini, sehingga pasar kosmetik menjadi pasar yang sangat menguntungkan untuk diincar oleh para produsen. Di masa pandemi ini rencana bisnis atau usaha yang layak dipasarkan dan memiliki peluang yang cukup besar adalah skin care dan produk kecantikan. Di masa sekarang, skincare atau produk kecantikan sudah merupakan produk yang harus dimiliki banyak orang khususnya adalah wanita. Dengan banyaknya
aktivitas yang lebih banyak dilakukan di rumah pada masa pandemi ini, membuat banyak orang lebih sadar dan mementingkan untuk merawat kulit dan tubuhnya, terutama di kalangan wanita. Saat ini dunia kecantikan, skin care sedang menjadi trend di masyarakat, sehingga menjadi peluang yang tepat untuk mengembangkan bisnis. Oleh karena itu ini adalah peluang yang baik untuk dijalani di masa pandemi ini. Peluang bisnis ini adalah ide yang baik. Anda bisa menjadi reseller atau mitra dari sebuah klinik kecantikan ternama, sehingga produknya sudah terjamin dengan kualitas yang baik dan banyak dikenal oleh masyarakat luas.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa pengertian skincare?
2. Faktor yang membuat usaha bisnis skincare menjadi peluang usaha yang menjanjikan?
3. Bagaimana proses pemasaran usaha bisnis skincare?
4. Bagaimana perencanaan modal usaha bisnis skincare?
5. Hambatan apa saja dalam usaha bisnis skincare?
6. Apa saja hal yang diperlukan sebelum memulai usaha bisnis skincare?
1.3 Tujuan
1. Mengetahui pengertian dari skincare
2. Memahami faktor apa saja yang mempengaruhi bisnis skincare dapat dijadikan peluang usaha yang menjanjikan untuk kedepannya
3. Memahami proses pemasaran dalam bisnis skincare
4. Mengetahui dan memahami modal yang perlu disiapkan untuk bisnis skincare 5. Mengetahui hambatan yang menghampiri ketika usaha bisnis skincare?
6. Mengetahui dan memahami hal-hal yang diperlukan sebelum memulai usaha bisnis skincare?
BAB II PEMBAHASAN
1.4 Pengertian Skincare
Care, Body Care, Kosmetik, Dan Perawatan Kecantikan merupakan
unsur yang sangat penting dalam dunia kecantikan, kecantikan semakin
brkembang dari masa ke masa, dan sudah menjadi sebuah
kebutuhan
khususnya untuk kaum
hawa. Yang
mendambakan kecantikan dari luar
akhirnya berdampak
semakin luasnya industri kecantikan didunia
termasuk
Indonesia, dimana dari tahun ke tahun tingkat penjualannya semakin
meningkat baik produksi skincare, bodycare,
kosmetik dan perawatan kecantikan.
Skincare adalah sebuah tempat perawatan kecantikan yang dikhususkan untuk bidang kulit yang dapat anda jumpai diberbagai daerah, pada zaman yang semakin pesat ini tentu teknologi untuk mempercantik kulit pun juga sudah beragam dengan alat-alat yang semakin canggih, juga para ahli kecantikan yang telah menciptakan berbagai macam krim atau obat- obatan kecantikan yang dapat dirasakan hasilnya dengan waktu yang singkat.
Pendapat lain, Skincare di Indonesia adalah tempat perawatan kecantikan maupun penyembuhan penyakit kulit. Biasanya skincare hanya menangani masalah pada kulit khususnya kulit wajah. Skincare atau dalam bahasa Indonesia nya adalah merawat kulit bertujuan untuk merawat kesehatan dan keindahan dari kulit itu sendiri. Baik melalui perawat seperti facial, totok, dan lain-lain maupun obat kimia.
Skincare, body care, kosmetik, dan perawatan kecantikan merupakan unsur yang sangat penting dalam dunia kecantikan, kecantikan semakin berkembang dari masa ke masa, dan sudah menjadi sebuah kebutuhan khususnya untuk kaum hawa.
Yang mendambakan kecantikan dari luar akhirnya berdampak semakin luasnya industri kecantikan di dunia termasuk Indonesia, dimana dari tahun ke tahun tingkat penjualannya semakin meningkat baik produksi skincare, body care, kosmetik dan perawatan kecantikan. Kesadaran masyarakat untuk lebih merawat kulit dan tubuhnya, menjadikan bisnis skincare menjadi sebagai salah satu tren bisnis yang berkembang dengan sangat baik.
1.5 Faktor Bisnis Skincare Termasuk Usaha yang Menjanjikan
Bisnis skincare atau perawatan kulit di dunia tumbuh semakin pesat selama dua tahun terakhir, bahkan penjualan dari tahun ke tahun meningkat secara signifikan melampaui industri makeup, menurut laporan Forbes. Salah satu faktornya adalah perubahan selera konsumen. Baby Boomers hingga Gen Z beralih ke tampilan yang lebih sederhana, lebih ringan, dan menggunakan lebih sedikit riasan. Didukung pula oleh tren kulit sehat dan bersinar alami yang digaungkan para pengaruh di dunia kecantikan alias beauty influencer.
Pandemi Covid-19 pun menjadi faktor utama industri skincare kian melejit. Kondisi di rumah saja membuat konsumen lebih banyak waktu merawat diri dan mental, sehingga meningkatnya penjualan lilin aroma terapi, produk perawatan kuku untuk manikur di rumah, dan, produk perawatan kulit.
Berikut beberapa faktor yang memengaruhi skincare menjadi peluang bisnis yang menjanjikan :
1. Masyarakat Sadar Pentingnya Kesehatan dan Kecantikan Kulit
Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kecantikan kulit terus meningkat, Dilansir dalam artikel goodstats.id, data pertumbuhan penggunaan produk kecantikan di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 7% pada 2021.
Fenomena ini sangat mungkin didukung oleh eksposur pada media sosial. Di samping
“tuntutan media sosial” yang seolah mengharuskan setiap orang untuk tampil sempurna, ada banyak para ahli dan orang-orang berpengaruh yang juga turut memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.
2. Pangsa Pasar Luas
Skincare kini menjadi salah satu kebutuhan sehari-hari bagi sebagian orang dari berbagai kalangan. Mulai dari bayi hingga dewasa, laki-laki maupun perempuan, semua membutuhkan produk kosmetik tertentu sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing. Dari segi cakupan wilayah pun, target pasar produk kosmetik sangat luas. Tak cuma di Indonesia atau bahkan wilayah tertentu saja, tetapi juga hingga internasional.
3. Ada Banyak Varian Produk Kosmetik yang Bisa Dibuat
Dapat menentukan sendiri varian produk skincare yang sesuai dengan konsep dan segmentasi pasar sekitar. Jenis skincare yang beragam, memberikan peluang untuk bisa memiliki banyak produk yang menggaet banyak pasar.
4. 100% Kontrol Penuh untuk Produk yang Dibuat
Dibandingkan menjadi reseller, sebagai pemilik bisnis anda akan terlibat penuh dalam produk yang akan dibuat. anda akan berkutat langsung dalam setiap prosesnya, mulai dari pengonsepan ide, pengembangan formula produk, hingga proses produksi.
Dengan demikian, produk yang dihasilkan akan jauh lebih sesuai dengan ekspektasi. Hal ini pun dapat memberi keunikan tersendiri pada produk yang dihasilkan sehingga memberi nilai tersendiri di mata konsumen.
5. Tak perlu keahlian khusus
Meski bisnis skincare ini erat kaitannya dengan kesehatan kulit dan tubuh, anda tak perlu menjadi ahli pembuat formula skincare. Sebab, ada jasa maklon kosmetik atau skincare yang bisa dimanfaatkan. Yakni, memanfaatkan produsen kosmetik atau skincare yang sudah memiliki keahlian dalam produksi, legalitas dan berpengalaman. Anda hanya membutuhkan skill keberanian untuk menciptakan brand dengan konsep baru & strategi pemasaran yang bisa memperlancar bisnis skincare Anda
6. Pengurusan Izin Edar dan Legalitas yang Mudah
Masyarakat kini makin jeli dan peduli mengenai keamanan dan kehalalan sebuah produk.
Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara dengan konsumen halal terbesar kedua setelah India.
Memang, pengurusan izin edar produk kosmetik dan berbagai legalitas lain memerlukan waktu cukup panjang dan kompleks. Namun, hal ini tak perlu lagi menjadi kepusingan, karena anda dapat menggunakan jasa maklon yang akan mengurus hal-hal tersebut sepenuhnya.
7. Penjualan yang fleksibel (bisa di mana saja)
Produk skincare ini terbilang fleksibel untuk urusan penjualannya. Anda bisa melakukan penjualan di mana saja. Apabila bisnis skincare masih dalam level pemula, maka penjualan bisa dilakukan dari pintu ke pintu, online, offline, dll. Penjualannya tidak menyulitkan, dan bisa mengedukasi konsumen dengan beragam media yang ada saat ini untuk meyakinkan kualitas produk kepada para konsumen.
1.6 Proses Pemasaran
1.6.1 Analisis SWOT
Strength (Kekuatan):
1. Kualitas produk yang baik dan prima.
2. Harga yang lebih murah dibandingkan kompetitor.
3. Berbagai macam produk sesuai dengan kondisi kulit.
4. Usaha yang
menguntungkan.
5. Banyaknya diminati oleh berbagai kalangan,
terutama wanita.
6. Target pasar yang jelas yaitu kalangan wanita.
Weakness (kelemahan ):
1. Pangsa pasar tidak
menjamah seluruh lapisan masyarakat, lebih
diutamakan
kalangan menengah keatas.
2. Produk yang diperjualkan tidak semua memiliki
BPOM.
3. Tidak semua orang cocok dengan produk yang
ditawarkan.
Opportunities (Peluang):
1. Daya beli konsumen tinggi.
2. Perkembangan IPTEK yang semakin maju
dapat mempromosikan produk
dimanapun.
3. Selera Pasar, saat ini
dunia kecantikan, skin care sedang menjadi trend di
masyarakat, sehingga
menjadi peluang yang tepat untuk mengembangkan
bisnis.
4. Besarnya pasar dan
Pertumbuhan Pasar yang semakin pesat, saat ini tidak
hanya kalangan wanita saja yang menggunakan skin
care, namun juga pria.
Selain itu tidak hanya orang dewasa, tapi juga remaja
dapat menggunakan produk kecantikan.
5. Pemasaran melalui sosial media, ini merupakan
peluang yang tepat dalam
memasarkan produk dan branda awareness di
masyarakat.
a. Strength (Kekuatan)
1. Kualitas produk yang baik dan prima.
2. Harga yang lebih murah dibandingkan kompetitor.
3. Berbagai macam produk sesuai dengan kondisi kulit.
4. Usaha yang menguntungkan.
5. Banyaknya diminati oleh berbagai kalangan, terutama wanita.
6. Target pasar yang jelas yaitu kalangan wanita.
b. Weakness (kelemahan)
1. Pangsa pasar tidak menjamah seluruh lapisan masyarakat, lebih diutamakan kalangan menengah ke atas.
2. Mungkin terdapat beberapa produk yang diperjualbelikan tidak semua memiliki BPOM.
3. Tidak semua orang cocok dengan produk yang ditawarkan.
c. Opportunities (Peluang) 1. Daya beli konsumen tinggi.
2. Perkembangan IPTEK yang semakin maju dapat mempromosikan produk dimanapun.
3. Selera Pasar, saat ini dunia kecantikan, skin care sedang menjadi trend di masyarakat, sehingga menjadi peluang yang tepat untuk mengembangkan bisnis.
4. Besarnya pasar dan Pertumbuhan Pasar yang semakin pesat, saat ini tidak hanya kalangan wanita saja yang menggunakan skin care, namun juga pria. Selain itu tidak hanya orang dewasa, tapi juga remaja dapat menggunakan produk kecantikan.
5. Pemasaran melalui sosial media, ini merupakan peluang yang tepat dalam memasarkan produk dan branda awareness di masyarakat.
d. Threat (ancaman):
1. Perubahan selera konsumen, yaitu berpalingnya konsumen ke produk lain.
2. Perubahan pendapatan konsumen.
3. Ketidakcocokan konsumen terhadap produk atau treatment yang ditawarkan.
4. Banyak produk kompetitor yang dijual luas seperti di minimarket atau supermarket.
1.6.2 Strategi STP (Segmentasi, Targeting, & Positioning) a. Segmentasi
Segmentasi dari segi demografis yaitu jenis kelamin, usia dan pendapatan pasien. Dari segi psikografi yaitu, wanita yang memperhatikan penampilan, dan menyukai perawatan kulit serta yang berjiwa muda.
b. Targeting
Konsumen dengan kemampuan ekonomi kalangan menengah ke bawah, yang berusia antara 15 tahun sampai 45 tahun dan ingin memiliki kondisi kulit yang lebih baik. Target pasar kami adalah dari kalangan kelas menengah ke bawah dari remaja sampai dewasa, dengan pemberian harga yang terjangkau serta tidak menyulitkan pembeli.
c. Positioning
Pusat skin care yang memberikan solusi terbaik bagi konsumen dengan menyediakan berbagai paket skin care sesuai dengan kondisi kulitnya.
1.6.3 Strategi Pemasaran a. Product
b. memiliki beberapa macam produk
perawatan
c. wajah yang berfungsi dari setiap produk
disesuaikan dengan masalah yang
d. dihadapi konsumen.
e. Produk skin care yang dalam
pemakaiannya
disesuaikan dengan kondisi
f. keadaan konsumen.
g. memiliki beberapa macam produk
perawatan
h. wajah yang berfungsi dari setiap produk
disesuaikan dengan masalah yang
i. dihadapi konsumen.
j. Produk skin care yang dalam
pemakaiannya
disesuaikan dengan kondisi
k. keadaan konsumen.
l. memiliki beberapa macam produk
perawatan
m. wajah yang berfungsi dari setiap produk
disesuaikan dengan masalah yang
n. dihadapi konsumen.
o. Produk skin care yang dalam
pemakaiannya
disesuaikan dengan kondisi
p. keadaan konsumen.
q. memiliki beberapa macam produk
perawatan
r. wajah yang berfungsi dari setiap produk
disesuaikan dengan masalah yang
s. dihadapi konsumen.
t. Produk skin care yang dalam
pemakaiannya
disesuaikan dengan kondisi
u. keadaan konsumen.
v. international memiliki beberapa macam produk perawatan
w. wajah yang berfungsi dari setiap produk
disesuaikan dengan masalah yang
x. dihadapi konsumen.
y. Produk skin care yang dalam
pemakaiannya
disesuaikan dengan kondisi
z. keadaan konsumen.
Produk antara Skin Care antara lai
Memiliki beberapa macam produk perawatan wajah yang berfungsi dari setiap produk disesuaikan dengan masalah yang dihadapi konsumen. Produk skin care yang dalam pemakaiannya disesuaikan dengan kondisi keadaan konsumen.
b. Place
Memilih lokasi yang strategis dan menunjang berkembangnya bisnis ini, seperti dekat perumahan, tempat kos dsb. Serta besar ruangan yang cukup untuk menunjang pelaksanaan bisnis ini serta perlengkapan pendukung.
c. Promotion
BAB 1 melakukan
berbagai promosi dari
akan
BAB 2 launching sampai toko berjalan. Promosi
yang dilakukan sebagai berikut:
BAB 3 a. Menyebarkan brosur ke daerah
perumahan terdekat, perguruan tinggi
BAB 4 dan pusat
perbelanjaan sekitar lokasi face of beauty
inteernational.
BAB 5 b. Membuat
katalog produk face of
beauty international.
BAB 6 c. Melalui informasi para pembeli dari mulut ke mulut.
BAB 7 d. Advertising:
Melakukan endorsment atau paid promote
kepada
BAB 8 influencer di berbagai sosial media.
BAB 9 e. PR Online:
Membuat akun sosial
media di Instagram dan Twitter dan
BAB 10 selalu
mengupdate informasi
mulai dari informasi kecantikan, promo,
BAB 11 dan juga testimoni penggunaan produk face of beauty international.
BAB 12 melakukan
berbagai promosi dari akan
BAB 13 launching sampai toko berjalan. Promosi
yang dilakukan sebagai berikut:
BAB 14 a. Menyebarkan
brosur ke daerah
perumahan terdekat, perguruan tinggi
BAB 15 dan pusat
perbelanjaan sekitar lokasi face of beauty
inteernational.
BAB 16 b. Membuat
katalog produk face of beauty international.
BAB 17 c. Melalui informasi para pembeli dari mulut ke mulut.
BAB 18 d. Advertising:
Melakukan endorsment
atau paid promote kepada
BAB 19 influencer di berbagai sosial media.
BAB 20 e. PR Online:
Membuat akun sosial
media di Instagram dan Twitter dan
BAB 21 selalu
mengupdate informasi mulai dari informasi
kecantikan, promo,
BAB 22 dan juga testimoni
penggunaan produk face
of beauty international.
Melakukan berbagai promosi dari akan launching sampai toko berjalan. Promosi yang dilakukan sebagai berikut:
Menyebarkan brosur ke daerah perumahan terdekat, perguruan tinggi dan pusat perbelanjaan sekitar lokasi
Membuat katalog produk Melalui informasi para pembeli dari mulut ke mulut.
Advertising: Melakukan endorsement atau paid promote kepada influencer di berbagai sosial media.
PR Online: Membuat akun sosial media di Instagram dan Twitter dan selalu mengupdate informasi mulai dari informasi kecantikan, promo, dan juga testimoni penggunaan produk.
d. Price
Tentukan Margin Pricing
Hitung Markup Pricing
Membuat Value-based Pricing
Sesuaikan dengan Target Pasar
Terapkan Break Even Pricing
1.7 Perencanaan Modal Usaha
a. Modal Investasi Toko Skincare Offline
Dalam modal investasi berhubungan dengan modal awal yang dikeluarkan di awal dan kemungkinan besar tidak dikeluarkan lagi di masa selanjutnya. Biaya ini meliputi modal pembelian etalase, modal renovasi dan lainnya. Berikut riciannya :
Modal Investasi Toko Kosmetik Offline Besara Biaya (Rp)
Etalase 2.000.000
Kursi dan Meja 700.000
Rak 1.000.000
Renovasi Ruang 750.000.
b. Modal Operasional Toko Skincare Offline
Bukan hanya membutuhkan modal investasi untuk jangka panjang, namun dibutuhkan juga modal operasional yang berhubungan dengan pengelolaan toko skincare. Biaya operasional meliputi biaya yang harus dikeluarkan agar toko skincare dapat berjalan seperti upah karyawan, biaya listrik dan lainnya. Berikut rinciannya :
Modal Operasional Toko Kosmetik Offline Besara Biaya (Rp)
Belanja Kosmetik 10.000.000
Listrik dan air 100.000
Biaya 100.000
Upah untuk Karyawan 800.000 – 1.000.000
Biaya lain-lain 100.000
Bangunan toko kosmetik sederhana 2.000.000 Biaya sewa tempat 2.000.000-5.000.000 c. Modal Investasi Toko Kosmetik Online
Meski toko yang dibangun tidak ada bentuk fisiknya, namun juga perlu mengeluarkan biaya investasi. Tidak jauh berbeda dengan modal investasi toko offline, biaya investasi toko online adalah biaya awal yang harus dikeluarkan untuk hal-hal yang bersifat tetap. Sederhananya modal untuk membeli keperluan yang digunakan dalam waktu lama. Berikut ini adalah rinciannya :
Modal Investasi Toko Kosmetik Online Besara Biaya (Rp)
Laptop 5.000.000
Smarthphone 3.000.000
d. Modal Operasional Toko Kosmetik Online
Kamu juga memerlukan biaya operasional untuk mengelola toko online. Terlebih lagi, toko online tidak memiliki bentuk fisik. Banyak pelanggan tidak tahu bahwa kamu menjual produk skincare. Nah, berikut ini adalah rincian modal operasional yang kamu butuhkan untuk toko online :
Modal Operasional Toko Kosmetik Onine Besara Biaya (Rp)
Pembelian Kosmetik 10.000.000
Listrik 100.000
Kuota 100.000
Lakban dan ATK 200.000
Biaya Iklan di Media Sosial 300.000
Biaya Iklan di Marketplace 500.000
1.8 Hambatan Dalam Usaha
Berikut ini adalah hambatan dalam usaha sebelum memulai bisnis tersebut :
Banyaknya persaingan yang ketat di bidang sejenis
Modalnya besar
Tuntutan standar kualitas
Sulitnya membangun kepercayaan konsumen
Resiko tuntutan dari konsumen
1.9 Hal yang Diperlukan Dalam Usaha
Langkah awal dalam memulai bisnis tentu saja bergantung dari besarnya modal bisnis
a. Hitung Modal Usaha Bisnis Skincare
Tentu saja modal di bawah 20 juta tak cukup untuk membangun pabrik, namun modal bisnis skincare senilai itu tetap bisa menjalankan bisnis menggiurkan ini. Misalnya dengan cara bisnis skincare sebagai agen. Itu sebabnya pastikan nominal modal yang terkumpul.
Seperti yang anda ketahui ada banyak sumber modal, tak hanya merogoh kocek pribadi.
Anda bisa mencoba untuk mendekati investor, menjalankan P2P lending, patungan modal bersama orang lain yang dapat dipercaya, dan masih banyak lagi. Begitu besaran modal bisnis skincare terlihat, maka anda bisa mulai melakukan langkah berikutnya.
b. Memilih Cara Bisnis Skincare
Intinya memang berjualan skincare. Namun ada beberapa metode yang bisa kamu pilih dalam menjalankan bisnis skincare, yaitu:
Membangun merek sendiri. Metode bisnis ini benar-benar dikelola sendiri bersama tim.
Mulai dari pembuatan perusahaan, legalisasi merek, merancang kemasan dan komposisi bahan, sampai membangun pabrik. Metode ini membutuhkan modal yang sangat besar dan tim yang mumpuni di tiap bidangnya.
Bisa memilih bekerja sama dengan maklon skincare. Prinsipnya anda berada di bawah perusahaan orang lain, namun bisa memiliki merek sendiri. Anda tak perlu memiliki banyak sumber daya untuk memproduksi produk. Maklon akan mengurusi bagian produksi di pabrik, perizinan, dan juga kemasan seperti yang kamu inginkan.
Agen atau reseller. Walau sifatnya hanya memasarkan dan menjual produk skincare yang sudah jadi, namun tetap bisa dikatakan kamu punya bisnis skincare sendiri. Bagaimanapun anda tetap harus memikirkan strategi pemasaran dan mengkoordinasikan tim agar target tercapai. Metode ini cocok untuk yang bermodal kecil.
c. Menentukan Tujuan Bisnis
Sebelum melakukan hal teknis terkait dengan pembangunan sebuah bisnis, anda perlu melakukan langkah penting ini. Tujuan ini semacam ‘bintang timur’ yang menjadi patokan arah dari gerak bisnis skincare anda. Selain menentukan target finansial, bungkus bisnisnya dengan idealisme.
Idealisme ini menjadi penyemangat di saat merasa lelah ketika menjalankannya. Misalnya : ingin jadi solusi untuk kulit berjerawat dengan produk skincare natural, agar produk skincare dengan resep warisan keluarga menjadi lestari, atau agar bisnis ini bisa menjadi jalan untuk para wanita yang ingin berdaya.
d. Kenali Target Calon Konsumen Bisnis Skincare
Lakukan riset dan survei agar lebih mengenal dan mempertajam target pasar atau konsumen dari produk bisnis skincare.
Informasi dan data yang dibutuhkan meliputi hal-hal berikut ini:
Demografik: data mengenai usia, jenis kelamin, domisili, status pernikahan, kondisi keluarga, tingkat pendidikan, kemampuan berbelanja, dan masih banyak lagi.
Psikografik: informasi mengenai kepribadian, gaya hidup, pola belanja, ketertarikan, hobi, kecenderungan dalam menyukai sesuatu, cara mengambil keputusan, dan lain-lain.
Preferensi rival: merek skincare yang cenderung disukai oleh calon konsumen beserta alasannya.
e. Riset dan Pengembangan Produk Bisnis Skincare
Sekarang, diperlukan banyak melakukan riset untuk mengembangkan formula skincare yang ingin ditawarkan dalam lini bisnis. Agar terlihat berbeda dengan para kompetitor, diperlukan membuat racikan yang lebih baik namun tetap aman serta menjadi solusi bagi konsumen yang selama ini dicari-cari.
Oleh karena pengguna skincare masih didominasi oleh perempuan, maka buat pemakainya nyaman dengan formula yang aman untuk ibu hamil dan ibu menyusui.
f. Buat Logo, Merek, dan Kemasan Produk Bisnis Skincare yang Menarik
Sekarang, sudah waktunya bersama tim desain untuk merancang logo, merek, dan kemasan untuk produk skincare. Filosofi logo dan merek harus mewakili nilai yang menjadi dasar dari bisnis yang dibangun atau keunggulan produk yang diusung.
Pastikan semuanya itu belum pernah dipakai atau berbeda dengan yang sudah terdaftar jika tak ingin digadang-gadang sebagai plagiator. Langkah ini sangat penting. Ingat, merek adalah asosiasi dan persepsi yang konsumen miliki terhadap bisnis anda. Sedangkan kemasan dan logo merupakan hal pertama yang akan dilihat konsumen.
g. Perizinan dan Legalitas Bisnis Skincare
Konsumen dalam bisnis skincare sudah makin pintar. Mereka lebih menyasar produk yang sudah terdaftar dan mendapatkan izin edar dari BPOM serta memiliki logo halal.
Pastikan konsumen bisa mengecek nomor BPOM di laman resminya. Hal ini membuat kepercayaan konsumen meningkat.
Toko yang dimaksud bisa berupa toko offline, toko online, maupun keduanya. Anda tak selalu harus memiliki toko offline jika dananya belum ada. Namun toko online harus dibuat segera agar kredibilitas merek menjadi meningkat. Toko online ini bisa berupa website, akun media sosial, toko di e-commerce, dan sebagainya.
Anda bisa menyewa jasa web developer untuk membuat website dan merekrut tim medsos untuk mengelola toko online untuk menjalankan bisnis skincare online. Tayangkan katalog produk dengan harganya di tiap toko yang anda bangun, misalnya di website dan e- commerce. Hal ini memudahkan konsumen untuk menggali informasi mengenai produk.
i. Mulai Berjualan dan Beriklan Bisnis Skincare
Maksimalkan kunjungan website dengan teknik SEO ataupun SEM. Begitupun dengan media sosial yang menjadi toko online dari bisnis skincare milik anda. Posting produk dengan grafis yang menarik dan caption yang membuat orang penasaran untuk mencoba skincare anda.
Untuk membangun brand awareness, kamu bisa mulai memasang iklan dengan memanfaatkan Facebook Ads, Google Ads, ataupun layanan iklan berbayar lainnya.
j. Gandeng Influencer
Agar merek skincare makin dikenal banyak orang, kini para pelaku usaha sudah biasa menggandeng influencer yang menawarkan jasa endorse. Jadikan review dari mereka sebagai testimoni yang bisa menambah tingkat kepercayaan konsumen untuk memilih skincare produk anda sebagai pilihan terbaik. Tenang saja, rentang harga yang ditawarkan para influencer beragam. Pilih yang sesuai dengan dana.
Efek dari influencer ini bisa menaikkan profit secara signifikan. Namun demikian, konsultasikan dengan ahli ketika menjalankan strategi pemasaran menggunakan influencer.
k. Servis Merupakan Kunci Utama Bisnis Skincare
Apalah artinya produk yang bagus, kemasan yang keren, website yang megah, dan promosi sana-sini namun jika tak dibarengi dengan pelayanan yang baik. Respons yang ramah dan tanggap dalam menghadapi calon konsumen menjadi kunci utama kenyamanan bisnis ini.
Berikan layanan konsultasi gratis untuk konsumen yang masih bingung memilih varian dari produk anda. Penjelasan dengan pendekatan yang hangat membuat konsumen jatuh hati sebelum menggunakan produk anda. Lebih baik lagi jika kamu membuat produk sample
l. Berkreasi dan Berinovasi
Perkembangan dunia skincare sangat dinamis. Jika bulan ini produk yang hits adalah serum dengan kandungan niacinamide, dalam beberapa bulan ke depan konsumen memilih face mask dengan kandungan green tea, misalnya.
Oleh karenanya lakukan terus inovasi yang mengikuti selera pasar. Sejauh ini, ‘kiblat’ pecinta skincare masih mengarah pada produk Korea yang menjanjikan kulit bening nan glowing.
m. Rajin Promosi dan Menjalin Kerja Sama
Bisnis perlu luwes menggandeng partner. Jalin kerja sama dengan pihak lain yang bukan kompetitor namun memiliki arah bisnis yang sama. Misalnya, kerja sama di event talkshow tentang self care sebagai sponsor dengan memberikan produk dan merchandise.
Jangan lupa juga buat giveaway atau kuis berhadiah secara berkala, untuk membangun brand awareness dan keterikatan konsumen dengan produk skincare anda.
BAB III PENUTUP
1.10KESIMPULAN
Skincare, body care, kosmetik, dan perawatan kecantikan merupakan unsur yang sangat penting dalam dunia kecantikan, kecantikan semakin berkembang dari masa ke masa, dan sudah menjadi sebuah kebutuhan khususnya untuk kaum hawa.
Yang mendambakan kecantikan dari luar akhirnya berdampak semakin luasnya industri kecantikan di dunia termasuk Indonesia, dimana dari tahun ke tahun tingkat penjualannya semakin meningkat baik produksi skincare, body care, kosmetik dan perawatan kecantikan. Kesadaran masyarakat untuk lebih merawat kulit dan tubuhnya, menjadikan bisnis skincare menjadi sebagai salah satu tren bisnis yang berkembang dengan sangat baik.
Tips Memulai Usaha dan Bisnis Skincare : 1. Tentukan Jenis Bisnis
2. Lakukan Riset Pasar 3. Buat Produk
4. Pelajari Formulasi Bahan 5. Tetapkan Harga
6. Buat Nama Brand
7. Tentukan Model Kemasan 8. Pahami Izin Edar
9. Jualan Secara Daring 10. Strategi Promosi 11. Strategi Distribusi
12. Kembangkan Identitas Merk 1.11SARAN
Dengan tersusunnya makalah “Peluang Bisnis Usaha Di Bidang Skincare”, diharapkan dapat:
1. Memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada sebagai ajang latihan untuk menerapkan
2. Menambah wawasan dalam dunia usaha mengenaik skincare/perawatan kulit.
3. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam bidang usaha bisnis skincare.
4. Berwirausaha dengan benar agar dapat menciptakan lapangan pekerjaan dimasa akan datang.
DAFTAR PUSTAKA
https://majoo.id/blog/detail/tren-bisnis-2023
https://www.cantika.com/read/1617939/kiat-mengembangkan-bisnis-skincare-di-tengah-persaingan https://asiaskinlab.com/keuntungan-berbisnis-skincare/
https://neokosmetikaindustri.com/10-alasan-memilih-bisnis-kosmetik-cuan-nggak-ada-matinya.html https://koinworks.com/strategi-bisnis/kosmetik/cara-menentukan-harga-jual/
https://mashmoshem.co.id/modal-bisnis-skincare/
https://lakuuu.id/blog/risiko-bisnis-kosmetik https://majoo.id/solusi/detail/bisnis-skincare