• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemanfaatan Limbah Ikan Rucah Sebagai Bahan Baku Konsentrat Protein Ikan

Silfi Indrian

Academic year: 2023

Membagikan "Pemanfaatan Limbah Ikan Rucah Sebagai Bahan Baku Konsentrat Protein Ikan"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

PELUANG

PEMANFAATAN IKAN RUCAH SEBAGAI

BAHAN BAKU

KONSENTRAT PROTEIN

Dosen Pengampu: Prof. Dr. rer. Nat. Ir. Anwar Kasim Nama : Silfi Indrian

NIM : 2011131017

(2)

Ikan rucah (bycatch) merupakan jenis kecil-kecil dari hasil tangkap sampingan yang belum termanfaatkan dengan baik. Ikan rucah sama seperti ikan lainnya mengandung protein yang tinggi. Kandungan

nutrien yang terdapat dalam ikan rucah meliputi protein kasar 58,97%, abu 27,89%, lemak 6,54%, dan serat kasar 1,64% (Utomo dkk., 2013).

Pengolahan ikan rucah yang masih terbatas, memicu adanya upaya diversifikasi pengolahan ikan rucah menjadi konsentrat protein ikan.

Konsentrat protein ikan adalah salah satu produk olahan perikanan yang dibuat dengan menghilangkan air serta lemak, kemudian

dihasilkan konsentrat tinggi protein (Ibrahim, 2009). Konsentrat

protein merupakan produk pekatan protein yang memiliki kandungan protein minimal 70%. Konsentrat protein dapat menjadi bahan

tambahan produk suplemen protein, makanan olahan, pakan ternak ataupun hewan peliharaan

(3)

KETERSEDIAAN IKAN RUCAH DI INDONESIA

Ikan rucah merupakan salah satu hasil samping dari penangkapan ikan yang belum termanfaatkan

dengan baik. Indonesia merupakan suatu negara yang memiliki luas perairan yang besar dengan hasil

tangkap melimpah. Potensi hasil perikanan tangkap di Indonesia dari hasil laut dapat mencapai 6,5 juta ton/tahun (Murtidjo, 2005). Produksi ikan rucah pada musim tangkap ketersediaannya sangat melimpah.

Hasil tangkapan ikan rucah pada saat musim tangkap sebesar 331 ton/tahun (Badan Pusat Statistik, 2016).

(4)

PROSEDUR PEMBUATAN KONSENTRAT PROTEIN IKAN (DEWITA DKK., 2011)

(5)

STANDAR MUTU KONSENTRAT PROTEIN (FAO, 1976)

(6)

Konsentrat protein ikan banyak dikonsumsi di seluruh dunia sebagai sumber energi. Hal ini mendorong produsen untuk memasukkan Konsentrat Protein Ikan (KPI) ke dalam

berbagai makanan olahan seperti roti, sosis, dan pakan ternak untuk meningkatkan

kandungan nutrisinya dan untuk memenuhi lonjakan permintaan konsumen. Selain itu, di negara berkembang, ini merupakan bahan protein hewani yang terjangkau dan

digunakan oleh pengolahan makanan dalam banyak resep lokal dan tradisional seperti sup, semur, macaroni, saus spageti, dan lain-lain.

Atribut KPI seperti itu telah membantu meningkatkan pertumbuhan pasar.

Substitusi impor konsentrat protein ikan rucah dapat menjadi strategi yang baik bagi Indonesia untuk mengurangi ketergantung- an pada produk impor dan mempromosikan produksi lokal. Melalui produksi ikan rucah menjadi konsentrat protein, Indonesia dapat mengembangkan industri perikanan lokal untuk meingkatkan produksi ikan.

Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, bea masuk, atau bantuan lainnya kepada

produsen lokal agar lebih kompetitif.

Kolaborasi antara pemerintah, produsen, dan asosiasi industri dapat membantu dalam mengembangkan strategi substitusi impor yang efektif dan berkelanjutan.

PERMINTAAN PASAR DAN SUBSTITUSI IMPOR

KONSENTRAT PROTEIN IKAN

(7)

EFEK IKAN RUCAH TERHADAP LINGKUNGAN

❏Limbah ikan yang dibuang secara tidak terkontrol ke perairan, seperti sungai, danau, atau laut, dapat menyebabkan pencemaran air. Zat-zat organik seperti protein, lemak, dan karbohidrat dalam limbah ikan dapat memicu pertumbuhan alga berlebihan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan eutrofikasi dan mengganggu ekosistem perairan.

❏Eutrofikasi merupakan proses pengkayaan perairan, terutama oleh fosfor, nitrogen, potassium, silikon, mangan, dan kalsium sehingga pertumbuhan tumbuhan air tidak terkontrol. Pada konsentrasi optimum, kandungan unsur hara N dan P menguntungkan bagi fitoplankton (makanan ikan). Namun, pada konsentrasi tinggi terjadi pertumbuhan fitoplankton yang berlebihan. Dengan banyaknya fitoplankton dan tumbuhan air yang tumbuh, menandakan adanya peningkatan bahan organik. Bahan organik ini

didekomposisi oleh bakteri sehingga mengakibatkan penurunan kadar oksigen dan mengganggu ekosistem perairan.

❏Pembuangan limbah perikanan yang berlebihan dapat mengubah dinamika ekosistem perairan. Beberapa organisme pemakan bangkai mungkin mendapatkan manfaat dari sisa-sisa ikan ini, tetapi jika terlalu banyak limbah ikan dilepaskan, ini dapat mengganggu rantai makanan dan merusak ekosistem.

(8)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis proksimat komposisi tubuh ikan menunjukkan bahwa kadar protein pada perlakuan ikan rucah tidak terjadi perbedaan dengan ikan asin (P<0,05), namun terjadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk makanan jajanan (biskuit dan snack) dengan penambahan konsentrat protein

Hasil analisis proksimat dari produk makanan jajanan berbasis konsentrat protein ikan baung ( crackers, cookies cokelat dan tortilla ) menunjukkan bahwa kadar air

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk makanan jajanan (biskuit dan snack) dengan penambahan konsentrat protein

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari uji proksimat terhadap kandungan gizi konsentrat protein ikan (KPI) tembang diketahui bahwa perlakuan penggunaan

Hasil analisis proksimat komposisi tubuh ikan menunjukkan bahwa kadar protein pada perlakuan ikan rucah tidak terjadi perbedaan dengan ikan asin (P<0,05), namun terjadi

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui alur proses pembuatan Konsentrat Protein Ikan lele, (2) mengetahui alur proses pembuatan kerupuk pangsit

Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan konsentrat protein ikan gabus memberikan pengaruh nyata terhadap nilai rupa biskuit, dimana F hitung (31, 76)