KATA PENGANTAR
Puji Syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan Rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir di RSUD Selasih Pelalawan. Laporan ini dimaksudkan untuk memenuhi penugasan dari Praktik Kerja Lapangan (PKL) Institusi yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa Gizi UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Dalam proses penulisan laporan ini, penulis mendapat bantuan, arahan, dan bimbingan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini,kami menyampaikan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Kedua orang tua tercinta yaitu Ayahanda Anhar dan Ibunda Elfanda Yoshi 2. Ibu drg.Nurpelita Sembiring, MKM selaku Ketua Program Studi Gizi
3. Ibu Novfitri Syuryadi, S.Gz., M.Si selaku dosem pembimbing praktik kerja lapangan (PKL)
4. Ibu Adek Trisnawati Harahap, AMG selaku Kepala Instalasi Gizi dan pembimbing laporan yang telah memberikan bimbingan, saran dan arahannya selama penulisan laporan ini.
5. Seluruh teknisi masak/pramusaji di Instalasi Gizi RSUD Selasih Pelalawan yang telah membantu dalam proses persiapan bahan hingga pendistribusian makanan untuk pasien.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih belum sempurna. Penulis berharap memperoleh manfaat secara pribadi. Semoga laporan Praktik Kerja Lapangan ini memberikan manfaat bagi kita semua baik masa kini maupun untuk masa yang akan datang.
Pelalawan, November 2023
Penulis
DAFTAR ISI
I. PENDAHULUAN
I.1 Latar Belakang I.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan Umum
Mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk melaksanakan proses asuhan gizi terstandar pada pasien dengan diagnosa
1.2.2 Tujuan Khusus
a. Mampu melaksanakan pengkajian gizi pada pasien b. Mampu menetapkan diagnosa gizi pada pasien c. Mampu merencanakan intervensi pada pasien
d. Mampu mengimplementasikan intervensi gizi yang telah direncanakan pada pasien
e. Mampu memberikan edukasi mengenai masalah gizi dan pengaturan makan yang sesuai dengan kondisi penyakit yang diderita pasien
f. Mampu melakukan monitoring dan evaluasi terhadap implementasi diet yang diberikan pada
I.3 Manfaat
1.3.1 Bagi Mahasiswa
Mampu menerapkan ilmu teori dan praktek yang diperoleh saat masa perkuliahan yang sesuai dengan keadaan pasien dan rumah sakit
1.3.2 Bagi Pasien dan Keluarga
Diharapkan pasien dan keluarga dapat menerpkan terapi diet yang telah diberikan sehingg dapat membantu proses penyembuhan
1.3.3 Bagi Rumah Sakit
Dapat memberikan informasi, khususnya dalam pengkajian, perencanaan, penerapanm dan evaluasi pada pasien selama dirawat inap RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan dan sebagai masukan dalam rangka meningkatkan pelayanan gizi dan penatalaksanaan diet pada pasien
II. GAMBARAN KASUS
II.1 Identitas Pasien
Nama : Tn. T
Ruang Rawat : Equator No. Rekam Medis : 00100796
Tanggal Lahir : 18 Februari 1963
Usia : 60 tahun
Jenis Kelamin : Laki-laki
Diagnosa Medis : Post op laparotomi, low intake, dyspepsia
Alamat : Desa Merbau
Status : Kawin
Agama : Islam
Pekerjaan : Petani
Suku/Bangsa : Melayu/Indonesia Tanggal Masuk RS : 15 November 2023 Tanggal Pengkajian : 23 November 2023 Status Pasien : Rawat Inap Equator
II.2 Gambaran Pasien
III. SKRINING GIZI
Skrining gizi merupakan proses untuk mengidentifikasi masalah gizi dengan risiko malnutrisi pada pasien rawat inap. Skrining gizi yang digunakan oleh RSUD Selasih Kabupten Pelalawan adalah Malnutrition Skrining Tools (MST) yang dapat digunakan pada pasien dewasa dan lansia.
Hari/Tanggal : 23/11/2023
Pukul :
Kondisi Umum (kesadaran) : Compos mentis
Tabel 1. Kuesioner Malnutrition Skrining Tools (MST)
Parameter Skor
1. Apakah pasien mengalami penurunan berat badan yang tidak diinginkan dalam 6 bulan terakhir ?
Tidak ada penurunan berat badan 0
Pasien tidak yakin/tidak tahu/ada tanda baju terasa longgar 2
Ada penurunan sebanyak :
1-5 kg 1
6.10 Kg 2
11-15 kg 3
>15 kg 4
2. Apakah asupan makan pasien berkurang karena ada penurunan nafsu makan atau kesulitan menerima makanan ?
Ya 1
Tidak 0
Total Skor MST 3
Pasien dengan kondisi khusus : Ya √ Tidak Keterangan :
1.1 Risiko malnutrisi rendah, ulangi skrining setiap 7 hari
>2 Risiko Malnutrisi tinggi, lanutkan pengkajian gizi (asuhan gizi) √
Kesimpulan : Berdasarkan hasil skrining Ny. S skor MST adalah 2 yaitu risiko malnutrisi tinggi
IV. ASSESMENT GIZI
Assesment gizi adalah sebagai langkah untuk mengumpulkan berbagai informasi serta mengidentifikasi pemeriksaan fisik yang berfokus pada nutrisi, sehingga dapat ditentukan permasalahan gizi yang terjadi pada pasien untuk dilakukan intervensi.
IV.1 Riwayat Personal Berikut riwayat personal pasien :
Tabel 2. Data Riwayat Pasien
Kode Indikator Hasil Keterangan
CH 1.1.1 Umur 60 tahun -
CH 1.1.2 Jenis Kelamin Laki-laki -
CH 1.1.3 Suku/Bangsa Melayu/Indonesia -
CH 3.1.7 Agama Islam -
CH. 2.1.14 Diagnosa Medis Post op laparotomi,low
intake, dyspepsia -
CH. 3.1.6 Pekerjaan Petani -
IV.2 Data Antropometri
Hasil dari pengkajian antropometi pada tanggal didapatkan data sebagai berikut : Tabel 3. Pengkajian Antropometri
Kode Indikator Hasil Keterangan
AD 1.1.7 LILA 19 cm -
AD 1.1.7 Tinggi Lutut 48 cm -
AD 1.1.1 Tinggi badan Estimasi tinggi badan berdasarkan tinggi lutut :
= 71,85 + (1,88xTL)
= 71,85+(1,88x48)
=162 cm
Tinggi badan
dihitung berdasarkan tinggi lutut
AD 1.1.2 Berat badan Estimasi berat badan bersadarkan LILA
= (2,863 x LILA) –14,533
= (2,863 x 19) – 14,533
= (83,027) – (4,019) – 14,533
= 39,86 kg
Berat badan dihitung berdasarkan LILA
AD 1.1.5 IMT
IMT = BB
(TB)2 = 39,86
(162)2 = Sangat kurus
39,86
2,6244❑ = 15,18
Kesimpulan : Berdasarkan pengukuran antropometri, status gizi Tn. S tergolong sangat kurus
IV.3 Data Biokimia
Berikut adalah hasil pemeriksaan laboratorium
Tabel 4. Data Biokimia
Kode Indikator Hasil Rujukan Keterangan
BD 1.10.1 Hemoglobin 12,5 g/dl 14-17 g/dl Rendah
BD 1.12.18 Kreatinin 0,71 mg/dL 0,6-1,4 mg/dL Normal
BD 1.10.2 Hematokrit 34,7% 42-54% Rendah
BD 1.10.4 Eritrosit 4,45 jt/ml 4,5-,5,5 jt/ml Rendah
BD 1.10.4 Trombosit 302.000/mm3 150 rb-400 Normal
BD 1.10.4 Leukosit 6180/mm3 5rb-10rb/mm3 Normal
MCV 78,1 82-92 Rendah
MCH 28,1 27-31 Normal
MCHC 35,9 32-36 Normal
SGOT 10,0 <35 Normal
SGPT 16,7 <41 Normal
Kesimpulan : Hasil laboratorium Tn. S mengalami Anemia
IV.4 Data Klinis/fisik
Berikut data klinis/fisik pasien :
Tabel 5. Hasil Pemeriksaan Klinis
Kode Indikator Hasil Rujukan Keterangan
PD 1.1.9 Tekanan darah 98/45 mmHg 120/80 mmHg
Nadi 186x/menit 80-100x/menit
Pernafasan 20x/menit 22x/menit Normal
Suhu 36 36-37C Normal
Kesimpulan : Pemeriksaan fisik klinis
Tabel 6. Hasil Pemeriksaan Fisik
Kode Indikator Hasil
PD 1.1.1 Penampilan keseluruhan Lemah, pusing
PD 1.1.5 Sistem pencernaan Rendah nafsu makan,mual,muntah
Kesimpulan : Tn. S memiliki fisik yang lemah, pusing, rendah nafsu makan, mual, dan muntah
IV.5 Riwayat Gizi
Riwayat Makan Sebelum Masuk Rumah Sakit
Riwayat makan pasien 1x24 jam SMRS dianalisis menggunakan Food Recall 1x24 jam dilakukan dengan wawancara dengan
Tabel 6. Riwayat Makan Pasien SMRS
Bahan Makanan Frekuensi Jenis Makanan URT Berat
Nasi 3x Nasi 1 ctg 50 g
Telur 3x Goreng 1 btr 60 g
Tabel 7. Analisa Hasil Recall 24 Jam Pasien
Energi (kkal) Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat (g)
Asupan 359,2 16,8 18,3 29,8
Kebutuhan 1683,66 84,18 37,41 252,54
Kecukupa n
21% 19% 48% 11%
Tabel 8. Kebiasaan Makan Pasien SMRS Bahan
makanan Frekuensi URT Berat
1x/hr 3x/hr 3x/mgg 1x/mgg 1x/bln
Nasi √ 1 ctg 50
Tahu √ 1 ptg 40
Tempe √ 1 ptg 40
Daun ubi √ 1 sdm 10
Kacang √ 5 bj 10
Pepaya √ 1 ptg 40
Melon √ 1 ptg 40
Ikan √ 1 ptg 40
Ayam √ 1 ptg 40
SKM √ 1 gls 100
Tabel 10. Pengkajian Riwayat Gizi dan Makan Hasil Recall Domain Data Terkait Standar Pembanding Keterangan FH 1.1.1
Asupan energi
Hasil recall 1x24 jam SMRS 359,2 kkal
Kebutuhan energi Tn.S 1683,66 kkal
SMRS defisit 21% dari total kebutuhan harian FH 1.5.2
Asupan Protein
SMRS 16,8 gram Kebutuhan protein Tn.S 84,13 gram
SMRS defisit 19% dari total kebutuhan
FH 1.5.1 Asupan Lemak
SMRS 18,3 gram Kebutuhan lemak Tn.S 37, 41 gram
SMRS defisit 48% dari total kebutuhan
FH 1.5.3 Asupan KH
SMRS 29,8 gram Kebutuhan KH Tn.S 252,54 gram
SMRS defisit 11% dari total kebutuhan
V. DIAGNOSIS GIZI
Diagnosis gizi adalah kegiatan mengidentifikasi dan memberi nama masalah gizi yang merupakan tanggung jawab ahli gizi. Setelah dilakukan pengkajian gizi maka ditegakkan diagnosis gizi pasien sebagai berikut :
Tabel. 11 Diagnosa Gizi
Kode Problem Etilogi Sign/Symptom
NI 2.1 Asupan oral tidak adekuat
Penurunan nafsu makan Asupan energi 21%, protein 19%, lemak 48%
,KH 11%
NC 2.2 Perubahan nilai lab terkait gizi
Pasien menderita anemia
Hemoglobin 12,5 Hematokrit 34,7%
Berat badan kurang Kurang nafsu makan, mual, dan muntal
IMT 15 (sangat kurus)
Kesimpulan :
1. NI 2.1 Asupan oral tidak adekuat berkaitan dengan penurunan nafsu makan ditandai dengan asupan energi , protein , KH
2. NC 2.2 Perubahan nilai lab terakit gizi berkaitan dengan pasien menderita anemia ditandai dengan hemoglobin 3,4 (rendah) hematokrit 11,5% (rendah)
VI. INTERVENSI GIZI
Intervensi gizi merupakan suatu tindakan yang didalamnya mencakup perencanaan dan implementasi untuk mengatasi masalah gizi yang sudah teridentifikasi.
VI.1 Perencanaan Intervensi Gizi 1. Tujuan diet
Meningkatkan asupan makan pasien hingga memenuhi kebutuhan energi.
protein , lemak dan karbohidrat
Membantu mengatasi anemia dengan menaikkan kadar hemoglobin menjadi normal (12) secara bertahap
Meningkatkan pengetahuan gizi pasien menegenai makanan dan gizi yang berkaitan dengan anemia
2. Syarat diet
Perhitungan dengan rumus miffin :
Energi sesuai dengan kebutuhan tubuh yaitu
Protein tinggi, 20% dari kebutuhan energi total yaitu
Lemak 20% dari kebutuhan energi total yaitu
Karbohidrat yang cukup 60% dari kebutuhan energi total yaitu
Zat besi sesuai dengan kebutuhan tubuh 9 mg (AKG,2019) 3. Preskripsi Diet
Prinsip/Jenis diet : Diet Post Op, diet lambung, diet tktp
Konsistensi : Makanan Cair > Bubur saring
Rute : NGT > oral
Frekuensi : 6 x 50 cc > 4 x 100 cc dan bubur saring 4. Perhitungan Kebutuhan Pasien
BBI = (TB-100)-10% (TB-100)
=(162-100)-10% (162-100)
= 55,8
BMR= (10xBBI)+(6,25xTB)-(5xU)+5 (10x55,8)+(6,25x162)-(5x60)+5 558+1012,5-300+5
1275,5
TEE=1275,5x1,1x1,2=1683,66
Protein 20% = 20% x 1683,66 : 4 = 84,18 gram Lemak 20% = 20% x 1683,66 : 9 = 37,41 gram Karbohidrat 60% = 60% x 1683,66 : 4 = 252,54 gram
VI.2 Implementasi Intervensi Gizi
Hasil dari pengkajian implementasi pasien adalah sebagai berikut : 1. Terapi Diet
a. Rencana intervensi diet
Rencana intervensi diet pasien dilakukan selam 3 hari berturut-turut yaitu dari tanggal dengan memperhatikan prinsip diet. Rencana diet diberikan secara bertahap hingga mencapai asupan yang baik.
Zat Gizi Standar Kebutuhan
Target Hari 1 (20%)
Target Hari 2 (50%)
Target Hari 3 (70%)
Energi 1683,66 336,73 841,83 1178,56
Protein 84,6 16,92 42,3 59,22
Lemak 37,41 7,48 18,70 26,18
Karbohidra
t 252,54 50,5 126,37 176,77
2. Implementasi Menu Menu hari pertama
Waktu Menu Bahan Makanan
Berat (g)
Energi (kkal)
Protein (g)
Lemak (g)
KH (g) 12.00 Susu
proten
Susu proten
13 g (50cc)
55 2,5 1,5 8,25
16.00 Susu proten
Susu proten
13 g (50cc)
55 2,5 1,5 8,25
20.00 Susu proten
Susu proten
13 g (50cc)
55 2,5 1,5 8,25
24.00 Susu
proten Susu
proten 13 g
(50cc) 55 2,5 1,5 8,25
04.00 Susu
proten Susu
proten 13 g
(50cc) 55 2,5 1,5 8,25
08.00 Susu proten
Susu proten
13 g (50cc)
55 2,5 1,5 8,25
TOTAL 330 15 9 49,5
TARGET RECALL HARI PERTAMA 336,73 16,92 7,48 50,5
RECALL HARI PERTAMA 330 15 9 49,5
PERSEN RECALL HARI PERTAMA 98% 88% 120% 98%
Menu hari kedua
Waktu Menu Bahan makana
n
Berat Energi Protein Lemak KH
12.00 MC proten
Proten 26 110 5 3 16,5
Marie 8 26 0,4 0,8 5,75
Bubur saring
Nasi 100 130 2,4 0,2 28,6
Wortel 10 2,6 0,1 0 0,5
Labu siam
15 3 0,1 0 0,6
Jagung muda
15 16,2 0,5 0,2 3,8
Gabus 20 16,8 3,6 0,1 0
Putih telur
Putih telur
35 17,5 3,7 0 0,3
SUBTOTAL 322,1 15,8 4,4 56,05
18.00 MC
Proten Proten 26 110 5 3 16,5
Bubur
saring Nasi 75 97,4 1,8 0,2 21,5
Dencis 30 24,6 5,3 0,2 0
Buncis 15 5,2 0,3 0 1,2
Wortel 15 3,9 0,1 0 0,7
Toge 15 9,1 1 0,5 0,7
Tempe 15 53,1 2,6 4 2,3
Putih telur
35 17,5 3,7 0 0,3
SUBTOTAL 320,9 19,8 8 43,2
24.00 MC Proten
Proten 26 110 5 3 16,5
SUBTOTAL 110 5 3 16,5
06.00 MC
Proten Proten 26 110 5 3 16,5
SUBTOTAL 110 5 3 16,5
TOTAL 863 45,6 18,4 132,25
TARGET RECALL HARI KEDUA 841,83 42,3 18,71 126,37
RECALL HARI KEDUA 778,57 33,35 10,15 118,25
PERSEN RECALL HARI KEDUA 92% 78% 54% 93%
Menu hari ketiga
Waktu Menu Bahan makana n
Berat Energi Protein Lemak KH
12.00 MC Proten
Proten 40 172 8 4,4 25,2
Marie 8 26 0,4 0,8 5,75 Bubur
saring
Nasi 75 97,5 1,8 0,2 21,5
Ikan gabus
20 16,8 3,6 0,1 0
Wortel 15 3,9 0,1 0 0,7
Buncis 15 5,2 0,3 0 1,2
Bakso 10 37 2,3 3 0
Tahu 15 11,4 1,2 0,7 0,3
Putih telur
35 17,5 3,7 0 0,3
SUBTOTAL 387,3 21,5 9,3 54,95
18.00 MC Proten 40 172 8 4,4 25,2
Marie 8 26 0,4 0,8 5,75
Bubur Nasi 75 97,5 1,8 0,2 21,5
Ikan 20 16,4 3,6 0,1 0
Labu siam
15 3 0,1 0 0,6
Wortel 15 3,9 0,1 0 0,7
Kacg pjg 15 5,2 0,3 0 1,2
Tempe 10 35,4 1,7 2,7 1,5
Putih telur
35 17,5 3,7 0 0,3
SSUBTOTAL 376,9 19,7 8,3 56,85
24.00 MC
Proten Proten 40 172 8 4,4 25,2
Marie 8 26 0,4 0,8 5,75
SUBTOTAL 198 8,4 5,2 30,95
06.00 MC
Proten Proten 40 172 8 4,4 25,2
Marie 8 26 0,4 0,8 5,75
SUBTOTAL 198 8,4 5,2 30,95
TOTAL 1160,2 58 28 173,7
TARGET 1178,56 59,22 26,18 176,77
RECALL HARI KETIGA 1160,2 58 28 30,95
PERSEN RECALL HARI KETIGA 100% 100% 100% 100%
3. Konseling Gizi
Pelaksanaan Konseling Gizi Hari/Tanggal
Pukul Tempat Topik Tujuan Sasaran
Stategi/Pendekatan Metode
Materi Media Hambatan
VII. MONITORING DAN EVALUASI GIZI
Tanggal Parameter Energi Protein Lemak Karbohidra t 24 November
2023
Kebutuhan Diasup 25 November
2023
Kebutuhan Diasup 26 November
2023
Kebutuhan Diasup Kesimpulan :