Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran sangat berpengaruh dalam pelaksanaan pembelajaran, terlebih guru pendidikan agama Islam berperan sangat penting dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Guru pendidikan agama Islam hendaknya lebih memperhatikan dan memaksimalkan penggunaan media pengajaran teknologi informasi dan komunikasi. Permasalahannya, sebagian guru pendidikan agama Islam masih memiliki kendala dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dalam mengajar.
Untuk itu bagaimana implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis teknologi informasi dan komunikasi di SMK N 3 Metro. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pelaksanaan pembelajaran pada pendidikan agama Islam.
PENDAHULUAN
- Latar Belakang Masalah
- Pertanyaan Penelitian
- Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan penelitian
- Penelitian Relevan
- Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Pengertian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Tujuan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Ruang Lingkup Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
- Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran 4. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Tujuan Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi
Hasil penelitian ini dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada mahasiswa IAIN Metro tentang pembelajaran pendidikan agama Islam dalam kajian teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian yang dilakukan oleh Idris Harun berjudul Efektivitas Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.5. 5 Idris Harun, Efektivitas Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, (Riau: UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 2015) 35.
Penelitian di atas mengkaji pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan. 6 Chaidar Husain, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan, (Tarakan: SMA Muhammadiyah, 2014).
METODOLOGI PENELITIAN
Jenis dan Sifat Penelitian 1. Jenis penelitian
- Sifat penelitian
Penelitian kualitatif bersifat deskriptif yaitu “Penelitian yang berusaha menggambarkan suatu fenomena, kejadian, kejadian yang sedang terjadi sekarang.
Sumber Data
Berdasarkan sifat penelitian di atas, penulis dalam penelitian ini berusaha mendeskripsikan secara sistematis dan faktual pembelajaran pendidikan agama Islam dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi berdasarkan data yang terkumpul selama penelitian dan dituangkan dalam bentuk laporan atau laporan. keterangan. Sumber primer adalah 'Sumber data yang menyediakan data langsung ke pengumpul data.'52 Sumber primer dalam penelitian ini adalah guru dan siswa SMK N3 Metro, dari sumber primer tersebut penulis mengumpulkan data tentang penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah Islam. pendidikan agama dengan mengacu pada tuturan lisan dari sumber primer itu sendiri. Sumber data tambahan adalah sumber data yang diperoleh dari sumber sekunder atau secondary source dari data yang kita butuhkan.
Sumber data sekunder adalah “Sumber yang tidak secara langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau melalui dokumen”. dan dokumen sekolah. Berdasarkan penjelasan di atas, penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder sehingga data yang diperlukan untuk penelitian dikumpulkan sesuai dengan kebutuhan peneliti.
Teknik Pengumpulan Data
- Observasi
- Wawancara
- Dokumentasi
- Teknik Penjaminan Keabsahan Data
- Triangulasi Sumber
- Triangulasi Teknik
Pengumpulan data merupakan langkah awal yang harus dilakukan dalam penelitian, dengan tujuan “mengungkap fakta tentang variabel yang akan diteliti”. Metode observasi adalah “teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi disertai dengan rekaman keadaan atau perilaku objek sasaran”. Penelitian ini menggunakan observasi nonpartisipatif, yaitu peneliti tidak terlibat dan hanya bertindak sebagai pengamat independen tanpa perantara.
Teknik ini digunakan peneliti untuk memperoleh data primer tentang pembelajaran pendidikan agama Islam di SMK N 3 Metro (Studi Teknologi Informasi dan Komunikasi). Wawancara adalah “dialog atau tanya jawab yang dilakukan oleh pewawancara (interviewer) untuk memperoleh informasi dari orang yang diwawancarai (interviewee) baik secara langsung maupun tidak langsung dari sumber data” 57 Melalui metode wawancara ini, peneliti akan memperoleh informasi data secara langsung dari sumber data . . Peneliti menanyakan hal-hal yang diperlukan untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian, yang ditujukan kepada seorang guru.
Dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh informasi dari sumber tertulis atau dokumen, baik berupa buku, majalah, kebijakan, risalah rapat, dll. 58 Metode ini digunakan penulis untuk memperoleh informasi tentang sejarah singkat SMK N 3 Metro, letak geografis, situasi pembelajaran PAI dan struktur organisasi sekolah. Teknik pengumpulan data merupakan langkah paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama penelitian adalah “memperoleh data”. Triangulasi sumber untuk memverifikasi kredibilitas data dilakukan dengan memverifikasi data yang telah diperoleh dari berbagai sumber.
Sumber data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah guru PAI, kepala sekolah dan siswa SMK N 3 Metro. Triangulasi teknik untuk menguji kehandalan data dengan cara mengecek data pada sumber yang sama dengan menggunakan teknik yang berbeda.
Teknik Analisis Data
Setelah data direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti untuk mengumpulkan data. Melalui data ini, data diorganisasikan, disusun dalam bentuk model hubungan sehingga mudah dipahami. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, grafik, hubungan antar kategori, dan sejenisnya.
Menampilkan data memudahkan untuk memahami apa yang terjadi dan merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang telah dipahami.
Deskripsi Lokasi Penelitian
- Sejarah Singkat Berdirinya SMK N 03 Metro
- Identitas Sekolah
- Kontak Sekolah
- Visi Misi dan Tujuan SMK N 03 Metro a. Visi SMK Negeri 3 Metro
- Keadaan Guru dan Karyawan SMK N 03 Metro
- Keadaan Siswa SMK N 03 Metro
- Keadaan Sarana dan Prasarana SMK N 03 Metro
- Denah Lokasi SMK N 3 Metro
Menciptakan lingkungan belajar ISO-Shine (Bersih, Sehat, Asri, Nyaman, Asri dan Religius dengan Manajemen ISO 9001:2008) Menciptakan lingkungan belajar ISO-Shine ((Bersih, Sehat, Indah, Nyaman, Asri dan Religius dengan Manajemen ISO 9001:2008) Sarana dan Prasarana SMKN 03 Metro memadai, baik yang utama maupun yang mendukung.
Analisis Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Teknologi Informasi dan Komunikasi)
- Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi
- Pemanfatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kami sebagai guru pendidikan agama Islam di SMK N 3 Metro diwajibkan untuk menggunakan fasilitas sekolah dalam kegiatan belajar mengajar, meskipun sebagian dari kami masih memiliki beberapa kendala dalam pengoperasian fasilitas yang disediakan sekolah, seperti penggunaan dari jaringan Wi-fi Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti dapat dipahami bahwa fasilitas sekolah di SMK N 3 Metro cukup memadai walaupun beberapa fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah terdapat beberapa kendala saat digunakan dalam pembelajaran. Mengingat pentingnya penguasaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pengajaran, maka masih ada beberapa guru dalam penggunaan TIK, khususnya guru mata pelajaran pendidikan agama Islam yang masih belum memahami penggunaan TIK, karena kepala sekolah SMK N 3 Metro mengembangkan kegiatan bimbingan teknis. untuk meningkatkan keterampilan dalam penggunaan TIK dalam kegiatan belajar mengajar.
Khusus dalam penguasaan TIK, kami sebagai guru pendidikan agama Islam memiliki tim khusus untuk menguasai TIK dalam pembelajaran yaitu dengan bantuan atau bimbingan teman-teman IT dan kami juga mengadakan kegiatan konsultasi guru mata pelajaran yang salah satunya berfungsi untuk meningkatkan pemahaman TIK dalam pembelajaran , meskipun kami belum sepenuhnya terampil dengan kegiatan tersebut, namun setidaknya kami berusaha untuk menggunakan TIK dengan baik dan benar. Salah satu pemanfaatan TIK dalam pembelajaran adalah untuk memudahkan penyampaian materi pembelajaran dalam bentuk multimedia. Pembelajaran yang menggunakan pemanfaatan teknologi informasi yang dirancang dengan baik cenderung meningkatkan hasil belajar siswa karena dengan menggunakan teknologi informasi siswa lebih tertarik dan tidak bosan dalam belajar.
Setiap guru harus menggunakan fasilitas TIK di sekolah karena kami telah menyediakan fasilitas yang lengkap dalam pembelajaran berbasis TIK salah satunya wi-fi di setiap kelas dan kami telah menyiapkan lab RPL, semua lab TKJ dapat digunakan saat guru membutuhkannya. Sedang belajar. Pemanfaatan TIK dalam pengajaran wajib untuk dimanfaatkan, karena SMK N 3 Metro sebagai sekolah berbasis IT, tentunya tidak hanya guru tetapi juga semua tingkatan organisasi. Kami sebagai guru pendidikan agama Islam diwajibkan oleh pihak sekolah untuk menggunakan TIK dalam pengajaran, walaupun kami belum sepenuhnya memahami penggunaan TIK, kami mencoba untuk mempelajari dan memperdalam penggunaan TIK.
Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di kelas memberikan dampak positif yaitu mempermudah pencarian sumber belajar yang lebih luas dan dampak negatif yaitu tidak semua siswa atau guru menguasai dan memahami pemanfaatan TIK dalam pembelajaran dengan baik. Respon dari siswa cukup baik karena secara teknis penyampaian pembelajaran lebih menarik dan menyediakan sumber belajar yang lebih luas, kemudian dalam pembelajaran PAI siswa tidak perlu mempercayai google karena tidak semua yang berasal dari internet atau google itu akurat atau jelas tidak. , dan tidak semuanya mengambil pengetahuan kita dari internet lebih baik dari buku. Berdasarkan wawancara yang dilakukan peneliti di atas dapat diartikan bahwa pembelajaran pendidikan agama Islam dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan, karena untuk memudahkan akses pembelajaran yang lebih kompleks, siswa lebih mudah memahami materi pelajaran. materi pelajaran yang disampaikan oleh guru.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, maka penulis dapat memberikan saran atau masukan yang dapat bermanfaat bagi sekolah yang menjadi objek penelitian di SMK N 3 Metro agar dijadikan sebagai bahan motivasi dan bahan masukan. Kepada kepala sekolah agar terus mengawasi dan meningkatkan kemampuan guru dalam penguasaan teknologi informasi dan komunikasi agar kegiatan belajar mengajar berubah menjadi lebih baik. Guru harus secara berkesinambungan memperdalam kemampuannya dalam penggunaan media berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar dapat memanfaatkan media yang ada secara lebih optimal.
Alim, Muhammad, Pendidikan Agama Islam Upaya Membentuk Pemikiran dan Kepribadian Muslim, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011). Harun, Idris, Efektifitas Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pengajaran Pendidikan Agama Islam, (Riau: Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau, 2015). Husain, Chaidar, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran di SMA Muhammadiyah Tarakan, (Tarakan: SMA Muhammadiyah, 2014).
Kusnadi, Edi, onderzoeksmethodologie (Jakarta: Ramayana Press: Metro, 2008) Mahfud, Rois, Al-Islam islamitisch religieus onderwijs, (Jakarta: Erlangga, 2011). Noor, Juliansyah, Thesis Research Methodology, Thesis, Proefschrift en wetenschappelijk werk, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011). Sugiyono, Quantitative, Qualitative Research Methods, and R & D, (Bandung: Alfabeta, 2016) Suharsaputra, Uhar, Quantitative Qualitative Research Methods and Actions (Bandung, PT Refika Aditama, 2012).
Wawancara dengan Kepala SMK METRO 3 Negri tentang Pendidikan Agama Islam Belajar Kajian Teknologi Informasi dan Komunikasi di PT. Wawancara dengan Guru Pendidikan Agama Islam SMK Negri 3 METRO tentang Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Kajian Teknologi Informasi. Wawancara dengan siswa SMK METRO 3 Negri tentang Pengajaran Pendidikan Agama Islam Studi Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Wawancara dengan siswa SMK Negeri METRO 3 tentang kajian pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi pendidikan agama Islam di PT.