Pemilihan Umum dan Pemilihan
Kepala Daerah
Negara Demokrasi
Indonesia merupakan
sebuah negara demokrasi yang
berlandaskan Pancasila.
Demokrasi:
pemerintahan yang
mengikutsertakan rakyat.
Negara
demokrasi:
negara yang
menempatkan rakyat sebagai pemegang
kekuasaan tertinggi.
Dalam negara demokrasi,
pemerintahan dijalankan
berdasarkan
kedaulatan rakyat,
yaitu dari rakyat,
oleh rakyat, dan
untuk rakyat.
Pemilu dan pilkada di Indonesia dilaksanakan dengan menganut asas LUBER dan JURDIL.
U
mum: pemilu berlaku bagi seluruh warga negara Indonesia yangmemenuhi persyaratan tanpa membedakan asal-usulnya.
Be
bas: pemilih dapat menggunakan hak suaranya dengan bebas untukmenentukan pilihan yang sesuai keinginannya sendiri tanpa ada
tekanan dan paksaan dari orang lain.
R
ahasia: pilihanpemilih dijamin tidak diketahui oleh pihak manapun dengan
cara apapun.
L
angsung: setiappemilih memberikan suaranya secara
langsung tanpa
perantara orang lain.
LUBER
JURDIL
Jujur: semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu harus bersikap dan
bertindak jujur sesuai dengan peraturan
yang berlaku.
Adil: setiap pemilih dan peserta pemilu diperlakukan secara adil dan bebas dari kecurangan pihak
manapun.
Komisi Pemilihan Umum (KPU)
• Menetapkan standar
kebutuhan barang dan jasa yang berkaitan
dengan penyelenggaraan pemilu.
• Memelihara arsip dan dokumen KPU.
• Menyampaikan informasi kegiatan kepada
masyarakat.
• Melaporkan
penyelenggaraan Pemilu kepada presiden.
• Mempertanggungjawabka n penggunaan anggaran yang diterima dari APBD.
• Melaksanakan kewajiban lain yang diatur dalam
undang-undang.
KPU bertanggung jawab atas terciptanya pemilu yang luber dan jurdil dengan cara:
Pemilihan Umum
(Pemilu)
Tujuan Pemilu:
1. Terlaksananya
kedaulatan rakyat.
2. Bentuk hak asasi politik bagi rakyat.
3. Melaksanakan pergantian pemegang kekuasaan
pemerintahan secara
aman, tertib, dan damai.
4. Menjamin kelangsungan pembangunan nasional secara terus-menerus.
Pendaftaran Pemilih
Pencalonan
Kampanye
Pemungutan Suara
Penghitungan Suara
Penetapan Hasil Pemilu
Penetapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih
Pelantikan Anggota Legislatif
Pemilihan Anggota DPR, DPD dan DPRD
a. Calon anggota DPR, DPD, dan DPRD
1. WNI yang berumur 21 tahun atau lebih.
2. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
3. Berdomisili di wilayah NKRI.
4. Cakap berbicara,
membaca, dan menulis bahasa Indonesia.
Syarat-syarat calon
anggota DPR dan DPRD:
5. Pendidikan serendah- rendahnya SMA.
6. Terdaftar sebagai
anggota partai politik peserta pemilu yang dibuktikan dengan
kartu anggota.
7. Tidak sedang dicabut haknya.
8. Sehat jasmani dan rohani.
calon anggota DPD harus berdomisili
(tinggal) minimal 3 tahun di provinsi asalnya serta
tidak menjadi pengurus
partai politik minimal 4 tahun terakhir.
Pelaksanaan kampanye pemilu
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003
tentang
Pemilihan Umum,
kampanye dilakukan
selama tiga minggu dan berakhir tiga hari
sebelum waktu
pelaksanaan pemilu.
Kampanye pemilu:
kegiatan atau ajakan yang dilakukan oleh
seseorang atau partai politik untuk
mendapatkan dukungan
dalam pemilihan umum.
Kampanye
dilakukan untuk
meyakinkan para
calon pemilih serta untuk menjelaskan kepada calon
pemilih tentang
program, visi, serta
misi dari para calon
terpilih.
Pelaksanaan pemilu
1. Pemungutan suara
2. Penghitungan Suara Pemilih yang terdaftar
memberikan suaranya di TPS yang telah ditentukan.
Penghitungan suara dihitung
oleh Panitia Penghitung Suara (PPS) dan disaksikan oleh
wakil dan saksi dari KPU serta
masyarakat.
2. Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
a. Peserta pemilu presiden dan wakil presiden
1. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Warga negara Indonesia (WNI).
3. Tidak pernah mengkhianati negara.
4. Mampu secara jasmani maupun rohani untuk.
melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai
presiden dan wakil presiden.
Syarat-syarat calon anggota DPR dan DPRD:
5. Bertempat tinggal dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
6. Tidak pernah melakukan perbuatan tercela.
7. Belum pernah menjabat sebagai presiden atau
wakil presiden selama dua kali masa jabatan dalam
jabatan yang sama.
8. Berusia sekurang-
kurangnya 35 tahun.
9. Berpendidikan serendah- rendahnya SMA.
Pelaksanaan pemilu
Pada pemilu
presiden, pemilih mencoblos nama atau gambar
pasangan calon presiden dan
wakil presiden
pada surat suara.
Penetapan presiden dan wakil presiden terpilih
Presiden dan wakil presiden terpilih
memegang jabatan selama lima tahun sesuai ketentuan UUD 1945.
Pelaksanaan
pemilihan presiden dan wakil presiden
dilaksanakan
oleh KPU.
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 1. Persiapan Pilkada
1. Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Sudah berusia 17 tahun ke atas pada saat
pilkada berlangsung atau sudah pernah menikah.
3. Tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya.
4. Tidak sedang dicabut hak pilihnya karena
kasus pidana.
5. Tinggal menetap di daerah
pemilihan
minimal enam bulan.
Warga yang berhak memilih dalam pilkada harus memenuhi persyaratan berikut:
2. Peserta Pilkada
Penetapan
pasangan calon
kepala daerah dan wakilnya dilakukan oleh KPUD.
Pasangan calon
kepala daerah dan wakilnya yang
sudah ditetapkan
KPUD tidak dapat
diganti oleh alasan
apapun.
a. Pelaksanaan kampanye
pilkada
Dilakukan selama 14 hari dan
berakhir 3 hari sebelum
pelaksanaan pilkada.
b. Pelaksanaan pilkada
Pemilih mencoblos nama atau gambar pasangan calon kepala daerah dan wakilnya pada surat
suara. Penghitungan suara dalam pilkada juga sama dengan pemilu.
c. Penetapan kepala
daerah dan wakil kepala daerah terpilih
Pasangan calon dengan perolehan suara lebih dari 50% dari total suara ditetapkan sebagai kepala daerah
dan wakil kepala daerah terpilih.