PENDALAMAN MATERI
(Lembar Kerja Resume Modul)
A. Judul Modul : STRUKTUR KEILMUAN PAI
B. Kegiatan Belajar : KONSEP DAN RUANG LINGKUP KEILMUAN PAI (KB 2)
C. Refleksi
NO BUTIR REFLEKSI RESPON/JAWABAN
1 Konsep (Beberapa istilah dan definisi) di KB
1. Hakikat Keilmuan PAI
a. Hakikat Pendidikan Agama Islam
Pendidikan agama islam merupakan usaha usaha secara sistematis dan pragmatis membantu siswa agar hidup dengan sesuai ajaran islam.
Pendidikan agama islam adalah suatu sistem pendidikan yang membimbing pada peserta didik pada perkembangan jiwa dan raganya.
b. Sumber ajaran islam
Islam adalah syariat Allah yang diwahyukan kepada manusia untuk melayani Allah di bumi ini dengan surah Adz Dzariyat ayat 56 "Aku tidak menciptakan jin dan manusia tetapi agar mereka melayani Aku.
c. Pokok-pokok inti ajaran islam
Ada 3 poin inti dalam ajaran Islam, yaitu iman, Islam dan ihsan
Akhir hadits menyatakan Rasulullah saw bahwa Jril telah datang untuk mengajarkan agamamu dalam sejarah Nabi Jibirl menurunkan wahyu pertama kepada Nabi (saw), yaitu Surah Al-alaq ayat 1-5 Iman, Islam dan ihsan sebagai pokok ajaran Islam, kemudian dikenal dengan rukun agama (Islam).
Inti dari bidang pendidikan agama Islam adalah penjabaran Iman, Islam dan Ihsan, dilengkapi dengan realitas historis praktiknya yang dikenal sebagai sejarah peradaban Islam. Jika diidentifikasi, ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut:
a. Al-Qur’an dan Hadits b. Aqidah
c. Akhlak d. Fiqih
e. Sejarah Peradaban Islam
Oleh karena itu, dalam panduan PAI sekolah disebutkan bahwa Pendidikan Agama Islam (PAI) adalah pendidikan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan serta membentuk sikap dan kepribadian peserta didik dalam mengamalkan ajaran agama Islam.
Pendidikan Agama Islam adalah pendidikan yang ditujukan untuk dapat menserasikan, menselaraskan dan menyeimbangkan antara iman, Islam, dan ihsan yang diwujudkan dalam:
Hubungan manusia dengan Allah Swt.
Hubungan manusia dengan diri sendiri
Hubungan manusia dengan sesama
Hubungan manusia dengan lingkungan alam.
2. Tujuan pendidikan Agama Islam
Berdasarkan skema di atas, tujuan Pendidikan Agama Islam adalah menjadikan peserta didik menjadi muslim, mu'min, dan muhsin
Muslim adalah Muslim yang bertekad bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah
Mukmin adalah orang yang percaya kepada Allah yang percaya pada rukun iman ke-6 kepada Allah, pada Malaikat, pada Rasulullah, dalam kitab-kitab, pada hari terakhir dan pada qada dan qadar Allah,
Muhsin adalah orang yang saleh, yaitu orang yang menyembah Allah seolah-olah dia melihat-Nya (Allah), jika dia tidak melihat-Nya (Allah), maka Dia (Allah) melihatnya".
Secara umum, Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk meningkatkan iman, pemahaman, penghargaan dan pengalaman peserta didik tentang Islam, sehingga mereka menjadi insan muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, serta memiliki akhlak luhur dalam kehidupan pribadi, masyarakat, bangsa dan negara.
3. ruang lingkup pendidikan agama islam
Ruang lingkup materi pendidikan agama Islam di SD, SMP, SMA, SMK dikembangkan dari arkan al-din di Dalam rangka mencapai tujuan menjadikan manusia yang beragama Islam (muslim), mukmin (mukmat) dan berihsan (muhsin) seperti pada gambar di atas disiplin ilmu yang mengembangkan materi Islam adalah ilmu syari'ah (hukum syariah') Pembahasan ilmu syari’ah ini dilakukan melalui pemahaman (al-fiqh) yang lebih dikenal sebagi ilmu Fiqih.
Dengan demikian belajar Fiqih pada utamanya adalah belajar hukum syari’at untuk melalui jalan kepasrahan dan kepatuhan kepada ketentuan Allah SWT.
Sebagai dasar utamanya adalah Al-Qur'an, Hadis, aqidah, ahlak, piqih, sejarah peradaban Islam
2 Daftar materi pada KB yang sulit dipahami
1. Amiinus sammaa 2. Amiinul ardh
3
Daftar materi yang sering mengalami miskonsepsi dalam pembelajaran
1. Jiwa vegetatif (al-nafs al-tabi’iy) 2. Jiwa sensitif (al-nafs al-hayawaniyah)