• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan Bahasa Inggris-PPG Prajab

N/A
N/A
vindy

Academic year: 2023

Membagikan "Pendidikan Bahasa Inggris-PPG Prajab"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama: Rika Vindy Arinda Amalya Pendidikan Bahasa Inggris-PPG Prajab

1. Peserta didik dapat menjelaskan melalui generalisasi dan prinsip, memberikan penjelasan yang benar dan sistematik mengenai fenomena, fakta dan data serta membuat hubungan dengan wawasannya dan memberikan contoh atau ilustrasi yang jelas. Menjelaskan merupakan teori dan ilustrasi yang menyediakan pengetahuan dan dibenarkan melalui tindakan. Sebagai contoh peserta didik dalam pelajaran Bahasa Inggris dapat menjelaskan alasan mengapa memilih dapat atau tidak dalam pertanyaan terbuka narrative text.

2) Dalam menginterpretasikan (Interpretation), peserta didik akan menceritakan cerita yang bermakna, memberikan terjemahan yang tepat, memberikan sejarah atau dimensi pribadi untuk mengungkapkan ide-ide dan peristiwa, dan membuat obyek pemahaman yang diakses melalui gambar, anekdot, analogi dan modul. Jalan interpretasi adalah narasi yang menarik, bukan teori abstrak. Dalam matematika, interpretasi adalah proses penarikan kesimpulan berdasarkan data yang terbatas. Untuk memahami siswa harus memungkinkan mereka untuk bekerja dengan masalah. Misalnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris, peserta didik dapat membedakan fungsi sosial dari descriptive text dan report text.

3) Pada aspek mengaplikasian (Aplication), peseta didik dapat menunjukkan kemampuan untuk menggunakan pengetahuan dengan efektif dalam situasi yang baru dan bermacam- macam, keadaan realistis. Sebagai contohnya dalam pelajaran matematika, peserta didik dapat mengaplikasikan persamaan dalam permasalahan.

4) Dalam bukti pemahaman, terdapat aspek memiliki sudut pandang (Has perspective).

Melalui asumsi, kesimpulan, dan aplikasi, perspektif peserta didik menggambarkan sesuatu yang dipertanyakan dan diteliti. Ini adalah realisasi yang kuat karena memungkinkan seseorang untuk mengembangkan teori, cerita, dan aplikasi baru bagi peserta didik untuk diselidiki dengan mengubah perspektif dan menuangkan ide-ide akrab dengan cara-cara baru.

Peserta didik dapat menunjukkan pemahamannya dengan menyebutkan posisi suatu benda yang ditentukan dengan penggunaan This dan These dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

5) Empati (Empathy) merupakan kemampuan untuk merasakan atau mengetahui perasaan orang lain dan sekitarnya. Melalui asumsi, kesimpulan, dan aplikasi, perspektif siswa menggambarkan sesuatu yang dipertanyakan dan diteliti. Ini adalah realisasi yang kuat karena

(2)

memungkinkan seseorang untuk mengembangkan teori, cerita, dan aplikasi baru bagi siswa untuk diselidiki dengan mengubah perspektif dan menuangkan ide-ide akrab dengan cara- cara baru belajar. Sebagai contoh adalah Pelatih Winsbu bilang kalau

6) Pengetahuan pribadi (Has self-knowledge) berhubungan dengan kesadaran muncul untuk mempersepsikan gaya pribadi, prakonsepsi, proyeksi, dan kebiasaan utama, baik yang membentuk dan menghalangi pemahaman kita sendiri, menyadari bahwa kita tidak mengerti, merefleksikan makna belajar dan pengalaman. Kemampuan pribadi adalah kebijaksanaan untuk mengetahui ketidaktahuan seseorang dan bagaimana seseorang mengatur ide dan tindakannya untuk menyelesaikannya. Sebagai contoh, peserta didik dalam pembelajaran announcement text menilai hasil kerja keras teman-teman.

Referensi

Dokumen terkait

mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik di SMA Negeri 1 kolaka. Guru yang memahami kompetensi pedagogik adalah guru yang senantiasa. memacu siswanya dalam

Dan tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Weblog untuk mata kuliah Perhotelan di lingkungan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP Budi Utomo Malang,

Pemberian hadiah bertujuan agar memacu rasa bersaing antar peserta didik untuk berlomba-lomba secara positif mendapat- kan hasil yang baik dalam kegiatan pembelajaran menulis

Permasalahan penelitian ini meliputi (1) bagaimanakah kebutuhan media pembelajaran menyusun teks cerita pendek yang sesuai untuk kebutuhan peserta didik dan pendidik SMP kelas

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh Basyir dkk (2016) adalah pada model pengembangan, materi dan aplikasi yang digunakan untuk mengembangkan produk

• Mendemonstrasikan pemahaman terhadap pengaruhsosiokultural terhadap penggunaan bahasa ketepatan, kepantasan, kesopanan, ragam formal dan informal • Mendemonstrasikan pemahaman

 Kemampuan peserta didik menangkap materi pelajaran sebagian besar relatif lambat sehingga memerlukan lebih banyak waktu untuk peserta didik bisa menguasai materi  Tingkat kesukaran

Implikasi Teori Konektivisme dalam Pendidikan Sains dan Teknologi untuk Mengembangkan Berpikir Kritis Siswa Konektivisme dianggap sebagai teori belajar baru yang memberikan penekanan