PENERAPAN ILMU STATISTIKA DALAM BIDANG PENDIDIKAN
OLEH :
Gusti Ayu Sintya Devi NIM.201031003
PROGRAM STUDI FISIOTERAPI FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BALI INTERNASIONAL
DENPASAR 2024
KATA PENGANTAR
Om Swastiastu
Puja dan puji syukur saya haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) karena atas rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.
Makalah ini disusun dalam rangka melengkapi tugas akademik mata kuliah Statistika pada Semester Ganjil tahun akademik 2023/2024. Makalah ini akan dapat dijadikan referensi guna mengetahui serta menambah wawasan tentang penerapan ilmu statistika pada bidang
Dalam menyelesaikan tugas ini, saya mengalami hambatan dan berbagai kesulitan sebagai akibat kurangnya pengalaman dan pengetahuan menyusun makalah ini. Berkat semangat dan kerja keras hambatan tersebut dapat diatasi.
Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya terutama Kepada Bapak I Putu Astrawan, S.Or., M.Fis., AIFO selaku pengampu mata kuliah Statistika.
Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, segala tanggapan, kritik dan saran perbaikan akan diterima dengan rendah hati untuk meyempurnakan karya-karya tulis berikutnya. Akhir kata saya ucapkan terima kasih semoga karya tulis kecil ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Om Santih, Santih, Santih Om
Denpasar, 1 Januari 2024
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...i
DAFTAR ISI...ii
BAB I PENDAHULUAN...1
1. 1. Latar Belakang...1
1. 2. Rumusan Masalah...2
1. 3. Tujuan Penulisan...2
BAB II KAJIAN PUSTAKA...3
2. 1. Definisi Statistika...3
2. 2. Sejarah Statistika...3
2. 3. Jenis-jenis Statistika...4
2. 4. Jenis data dalam Statistika dan Penelitian...6
2. 5. Peranan Statistika dalam bidang Pendidikan...8
BAB III PENUTUP...10
3.1. Kesimpulan...10
DAFTAR PUSTAKA...11
BAB I PENDAHULUAN
1. 1.
Latar BelakangStatistika merupakan cabang dari ilmu matematika yang banyak membantu kehidupan manusia, oleh karena itu statistika telah digunakan baik dalam perdagangan, bisnis, pendidikan maupun pengambilan keputusan dalam dunia politik. Sebelum digunakan di dalam perdagangan, pendidikan maupun di dunia politik, statistika hanya digunakan untuk menggambarkan keadaan dan menyelesaikan masalah-masalah kenegaraan seperti perhitungan banyaknya penduduk, pembayaran pajak, mencatat pegawai yang masuk dan keluar, membayar gaji pegawai dan lainnya.
Sekarang di era globalisasi ini hampir semua bidang kehidupan menusia menggunakan statistika sebagai alat bantu dalam menyelesaikan berbagai masalah dan pengambilan keputusan sesuai dengan data yang ada. Bagi mahasiswa sendiri, statistika sangat diperlukan terutama ketika seorang mahasiswa harus mengumpulkan, mengolah, menganalisis dan menginterprestasikan data untuk pembuatan skripsi, thesis atau disertasi.
Dalam hal ini pengetahuan statistik dipakai dalam menyusun metodologi penelitian.
Meskipun saat ini masyarakat sudah banyak yang melek akan perkembangan zaman yang semakin maju, namun masih banyak pula yang belum paham mengenai statistika. Sebagian besar masyarakat saat mendengar kata statistika, mereka akan cenderung berfikiran statistika adalah sebuah data tentang jumlah penduduk maupun data hasil voting.
Namun selain itu Masyarakat belum tahu bahwa statistika juga dapat digunakan di dalam bidang lain, misalnya pada bidang Pendidikan.
Dari ketidaktahuan masyarakat mengenai statistika di bidang pendidikan, maka penulis menyusun makalah ini agar masyarakat dapat membaca dan memahami peran statistika di dalam dunia Pendidikan.
1. 2.
Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas, dapat dirumuskan masalah sebagai berikut.
1.2.1 Apa yang dimaksud dengan Statistika?
1.2.2 Bagaimana sejarah Statistika?
1.2.3 Apa peranan Statistika dalam bidang Pendidikan?
1.2.4 Apa saja jenis-jenis Statistika?
1.2.5 Apa saja jenis data dalam Statistika dan Penelitian?
1. 3.
Tujuan PenulisanBerdasarkan latar belakang penulisan makalah dan rumusan masalah yang telah dijelaskan di atas, tujuan penulisan makalah sebagai berikut
1.3.1 Mengetahui dan memahami definisi dan sejarah statistika 1.3.2 Mengetahui dan memahami peranan statistika dalam bidang
pendidikan
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
2. 1.
Definisi StatistikaStatistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan data atau analisanya dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic) (Jaya & Ardat, 2019).
Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam, misalnya astronomi dan biologi, maupun ilmu-ilmu sosial, di bidang bisnis, ekonomi, dan industri. Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan, seperti sensus penduduk. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta hitung cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count (Studi et al., n.d.).
2. 2.
Sejarah StatistikaPenggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern yaitu statisticum collegium yang berarti dewan negara dan bahasa Italia statista yang berarti negarawan atau politikus. Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara (state)”. Pada awal abad ke-19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”. John Sinclair memperkenalkan nama Statistics dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat.
Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang.
Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika.
Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya.
Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika. Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika (Studi et al., n.d.).
2. 3.
Jenis-jenis Statistika1. Jenis-jenis statistika berdasarkan cara pengolahan data a. Statistika deskriptif
Statistika deskriptif adalah statistik yang berkenan dengan bagaimana cara mendeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan atau menguraikan data sehingga mudah dipahami. Statistik deskriptif menggunakan metode numerik dan grafis untuk mengenali pola sejumlah data, merangkum informasi yang terdapat dalam data tersebut dan menyajikan informasi tersebut dalam bentuk yang diningkan. Ada beberapa cara yang digunakan dalam mendeskripsikan, menggambarkan, menjabarkan, atau menguraikan data antara lain:
Menentukan ukuran dari data, seperti: nilai modus, rata-rata, dan nilai tengah (median).
Menentukan ukuran variabilitas data, seperti: varians (varian), Tingkat penyimpangan (deviasi standar), dan jarak (range).
Menentukan ukuran bentuk data: skewness, kurtosiss dan plot boks
b. Statistika Inferensi
Statistika Inferensial adalah serangkaian teknik yang digunakan untuk mengkaji, menaksir dan mengambil kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh dari sampel untuk menggambarkan karakteristik atau ciri dari suatu populasi. Statistika Inferensial juga menganalisis data sampel dan hasilnya akan digeneralisasi di tingkat populasi tempat sampel diambil. Berdasarkan ruang lingkup bahasanya, maka statistik inferensial mencakup:
- Probabilitas atau teori kemungkinan - Distribusi teoritis
- Sampling dan sampling distribusi - Pendugaan populasi atau teori populasi - Uji hipotesis
- Analisi korelasi dan uji signifikansi - Analisis regresi untuk peramalan - Analisis varians
- Analisis konvarians
2. Jenis statistika berdasarkan cara pengolahan data a. Statistik Parametrik
Statistika Parametrik adalah statistika yang mempertimbangkan jenis sebaran/distribusi data yang berdistribusi normal dan memiliki varians homogen. Pada umumnya, data yang digunakan pada statistika parametrik ini bersifat interval dan rasio. Uji statistik yang dapat digunakan pada statistika parametrik, antara lain:
- Uji –Z ( 1 atau 2 sampel)
- Uji –T (1 atau 2 sampel) - Korelasi pearson
- One or two way ANOVA test - Analisis regresi
b. Statistika NonParametrik
Statistika Nonparametrik merupakan bagian statitik yang parameter populasinya atau datanya tidak mengikuti suatu distribusi tertentu atau memiliki distribusi yang bebas dari persyaratan dan variansnya tidak perlu homogen. Statistika nonparametrik biasanya digunakan untuk melakukan analisis pada data berjenis nominal atau ordinal. Analisis statistika nonparametrik, antara lain:
- Uji tanda peringkat Wilcoxon dan Uji U mann- Withney (untuk 1-2 kelompok)
- Uji Kruskal-Wallis (untuk kelompok lebih dari 2) - Uji korelasi Rank Spearman dan Kendall Tau - Uji Chi-kuadrat.
2. 4.
Jenis data dalam Statistika dan PenelitianData menurut jenisnya dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.
1. Data Kualitatif
Data kualitatif merupakan data yang menunjukkan kualitas sesuatu, oleh karena itu data kualitatif sering menunjukkan kualitas sesuatu baik manusianya, benda-benda, maupun suatu variabel tertentu seperti motivasi, minat dan lainnya. Contoh data kualitatif: siswa itu rajin, motivasi belajarnya rendah dan sebagainya. Data ini biasanya didapat dari wawancara atau pengamatan dan bersifat subjektif sebab data tersebut dapat ditafsirkan berbeda oleh orang lain yang juga melakukan pengamatan.
2. Data Kuantitatif
Data kuantitatif merupakan data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan. Data kuantitatif dapat dikelompokkan
menjadi dua kelompok besar, yaitu data diskrit dan data kontinu. Data diskrit adalah data yang diperoleh dari hasil menghitung atau mencacah, data seperti ini sering juga disebut dengan data nominal dan ordinal. Data kontinu adalah data yang diperoleh dari hasil pengukuran. Data kontinu dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu data interval dan Rasio.
Berdasarkan skala ukurnya data kuantitatif dapat dibedakan menjadi data: nominal, ordinal, interval dan rasio.
a. Data Nominal
Data nominal adalah data yang hanya mengandung unsur penamaan (Bahasa Latin, Nomos = nama). Contoh; jenis kelamin mahasiswa fakultas kedokteran terdiri dari laki-laki dan perempuan, laki-laki berjumlah 450 orang dan perempuan sebanyak 765 orang.
b. Data Ordinal
Data ordinal adalah data yang selain mengandung unsur penamaan juga memiliki unsur urutan (Order = urutan).
c. Data Interval
Data interval adalah data yang selain mengandung unsur penamaan dan urutannya juga memiliki sifat interval atau selang, jaraknya bermakna, disamping itu, data ini memiliki ciri angka dimana angka nol-nya tidak mutlak. Pada data interval selain data memiliki skor, memiliki urutan juga memiliki interval yang jelas antara satu tingkatan data dengan yang lainnya.
d. Data Rasio
Data rasio adalah data yang memiliki unsur penamaan, urutan, intervalnya bermakna dan angka nolnya mutlak, sehingga rasionya memiliki makna. Beberapa contoh dari data rasio adalah jarak, berat badan, tinggi, pendapatan dan lainnya.
2. 5.
Peranan Statistika dalam bidang PendidikanStatistika memiliki peranan yang snagat penting, terutama dalam bidang pendidikan. Salah satunya statistika digunakan dalam pembuatan data hasil penelitian. Ada empat peranan dalam penelitian, antara lain:
1. Peranan Statistika dalam Penentuan Sampel Penelitian. Tujuan teknik penentuan sampel adalah agar diperoleh sampel yang representative bagi populasinya dan diperoleh ukuran sampel yang memadai untuk dilakukannya penelitian. Berkaitan dengan peranan ini, statistika menyediakan teknik–teknik dan rumusrumus tertentu agar diperoleh sampel yang reperesentatif dan ukuran sampel yang memadai.
2. Peranan Statistika dalam Pengembangan Alat Pengambilan data.
Sebelum seseorang menggunakan suatu alat pengambil data, dia harus mempunyai kepastian bahwa alat yang digunakannya itu berkualitas.
Kualitas alat pengumpulan data dapat dilihat dari sisi validitas dan reliabilitasnya. Oleh karena itu setiap alat pengumpulan data perlu diuji tingkat validitas dan relibilitasnya, dan cara terbaik untuk menguji vasliditas dan reliabilitas alat pengumpulan data adalah dengan menggunakan metode statistik.
3. Peranan Statistika dalam menyajikan data. Data yang dikumpulkan melalui Teknik pengambilan data tertentu masih bersifat data mentah, oleh karena itu agar data itu lebih komunikatif maka harus disajikan sedemikian rupa sehingga data mudah dibaca atau dipahami. Berkaitan dengan Upaya untuk menampilkan data agar mudah dibaca dan dipahami, maka statistika menyediakan teknik tertentu dalam mengolah data dan menyajikan data, yaitu dengan metode statistika deskriptif.
4. Peranan Statistika dalam Analisis Data atau Menguji Hipotesis. Tujuan akhir dalam kegiatan penelitian adalah adanya kesimpulan sebagai bahan untuk mengambil keputusan. Agar diperoleh hasil penelitian yang valid dan reliabel, statistika juga telah mengembangkan teknik- teknik perhitungan tertentu dan mengembangkan berbagai metode untuk menguji hipotesis yang dapat membantu para peneliti. Statistika
yang membahas tentang analisis data atau menguji hipotesis ini adalah metode statistika inferensial.
Menurut (Sugiyono, 2006), Statistik mempunyai peran yang sangat besar pada penelitian kuantitatif. Berikut akan diberikan beberapa kegunaan statistik dalam penelitian kuantitatif.
1. Alat untuk menghitung besarnya anggota sampel yang diambilbdari suatu populasi. Penggunaan statistik dalam menentukan jumlah sampel penelitian dapat memberikan jumlah sampel yang representative terhadap jumlah populasi sehingga jumlah sampel yang ditentukan lebih dapat di pertanggung jawabkan. Statistik membantu peneliti untuk menentukan berapa jumlah sampel yang tepat untuk dapat mewakili populasi penelitian.
2. Alat untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen. Sebelum instrument digunakan untuk penelitian, maka harus di uji validitas dan reliabilitasnya terlebih dahulu. Sehingga data yang dihasilkan oleh instrumen tersebut dapat dipercaya. Selain itu statistik juga diperlukan untuk menentukan daya pembeda tes dan tingkat kesukaran tes.
3. Membantu peneliti menyajikan data hasil penelitian sehingga data lebih komunikatif. Teknik-teknik penyajian data ini antara lain: tabel, grafik, diagram lingkaran, dan piktogram atau yang didalam statistic dinamakan dengan statistik deskriptif.
4. Alat untuk analisis data seperti menguji hipotesis Penelitian yang diajukan. Dalam hal ini statistik yang digunakan antara lain: korelasi, regresi, T- test, Anava, Chi kuadrat dll. Dengan statistik kita dapat mengambil kesimpulan yang tepat mengenai keadaan populasi dan sampel penelitian melalui data yang dihasilkan oleh penelitian yang kita lakukan.
BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan data atau analisanya dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data. Penggunaan istilah statistika berakar dari istilah istilah dalam bahasa latin modern yaitu statisticum collegium yang berarti dewan negara dan bahasa Italia statista yang berarti negarawan atau politikus. Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang- cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Statistika memiliki peranan yang sangat penting, terutama dalam bidang pendidikan. Salah satunya statistika digunakan dalam pembuatan data hasil penelitian.
DAFTAR PUSTAKA
Jaya, I., & Ardat. (2019). Penerapan Statistik untuk Penelitian Pendidikan.
Studi, P., Informatika, T., Obos, J. G., & Kuantitatif, P. (n.d.). Peranan statistika dalam penelitian sosial kuantitatif. 114.
Sugiyono, P. D. (2006). Statistik untuk Penelitian. 9.