• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI 001 RINDING TAHUN AJARAN 2023/2024

N/A
N/A
Arie Puspito Rini

Academic year: 2024

Membagikan "PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI 001 RINDING TAHUN AJARAN 2023/2024"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN BEST PRACTICE

PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA

KELAS VI SD NEGERI 001 RINDING TAHUN AJARAN 2023/2024

A. PENDAHULUAN 1. SITUASI

Guru harus senantiasa melakukan perbaikan pembelajaran dari waktu ke waktu dalam upaya memaksimalkan pengembangan potensi siswa melalui capaian pembelajaran dalam bersikap, berpengetahuan dan berketerampilan. Berbagai permasalahan ditemukan dalam pembelajaran diantaranya, siswa kurang aktif selama proses pembelajaran dan Guru belum maksimal dalam melaksanakan pembelajaran inovatif berbasis TPACK.

Untuk itu, guru melaksanakan upaya perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning menggunakan media pembelajaran berbasis audio visual.

2. TANTANGAN

Berdasarkan analisis hasil kajian literatur dan wawancara teman sejawat dapat disimpulkan bahwa tantangan guru dalam pembelajaran yaitu, siswa kurang aktif dalam diskusi kelompok ataupun memberikan tanggapan dari hasil presentasi siswa lain. Guru belum membuat assesmen yang sesuai dengan kebutuhan siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis yang berbeda.

Dari penyebab diatas tantangan yang dihadapi oleh guru adalah, pemilihan media yang variatif dan model pembelajaran inovatif sehingga siswa antusias mengikuti pembelajaran. Membuat asesmen berdiferensiasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

(2)

B. PEMBAHASAN 1. AKSI

Langkah-langkah yang dilakukan sesuai tantangan yang dihadapi yaitu,

Pemilihan media yang variatif dan model pembelajaran inovatif sehingga siswa merasa antusias mengikuti pembelajaran. Strategi yang dilakukan, dengan memilih media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan materi pembelajaran sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi. Pengguaan media juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Media pembelajaran yang dipilih adalah video animasi. Video animasi ini berisi proses penyaluran energi listrik dari sistem pembangkit sampai ke rumah pelanggan yang sebelumnya di download dari aplikasi youtube. Selain itu guru juga menggunakan media powerpoint dan LKPD. Melalui kegiatan diskusi LKPD dan membuat runtutan proses penyaluran energi listrik dari potongan gambar yang sebelumnya diacak, dapat melatih kolaborasi dan komunikasi antar siswa.

Model pembelajaran yang dipilih adalah PBL karena sesuai dengan materi dan karakteristik siswa. Dalam model pembelajaran ini, siswa akan berdiskusi memacahkan masalah sehingga mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa dan pemahaman siswa dengan mengaitkan pengalaman siswa dalam kehidupan sehari – hari..

Selanjutnya membuat asesmen berdiferensiasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Langkah-langkah persiapan yang perlu dilakukan agar pembelajaran berdiferensiasi dapat berjalan efektiff yaitu, menentukan tujuan pembelajaran, memetakan kebutuhan belajar siswa (kesiapan belajar, minat, profil belajar), menentukan alat penilaian yang akan digunakan, menentukan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi yang akan dijalankan (diferensiasi konten, proses, produk).

2. REFLEKSI

Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang telah dilakukan hasilnya efektif dapat meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari pemilihan model PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil nilai pengetahuan yang didapat dari pemberian soal evaluasi diakhir pembelajaran menunjukkan 92% siswa tuntas, dimana jumlah siswa yang tuntas sebanyak 25 siswa dari 27 siswa. Selain itu, motivasi belajar siswa juga meningkat. Hal ini terlihat dari meningkatnya aktivitas belajar siswa saat pembelajaran dibuktikan dengan jurnal penilaian sikap. Melalui model PBL terlihat keaktifan siswa dalam berdiskusi, merespon pertanyaan guru, mampu presentasi dengan percaya diri, memberikan pendapat ketika teman presentasi.

Penggunaan media powerpoint dan video pembelajaran sangat membantu meningkatkan pemahaman siswa akan materi yang dipelajari.

(3)
(4)

C. KESIMPULAN

Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan metode problem based learning berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas VI SD Negeri 001 Rinding tahun ajaran 2023/2024

DAFTAR PUSTAKA

Yuristia, F., Hidayati, A., & Ratih, M. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Problem Based Learning pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2400-2409.

Mardani, N. K., Atmadja, N. B., & Suastika, I. N. (2021). Pengaruh Model Pembelajaran Problem based learning (PBL) terhadap Motivasi dan hasil belajar IPS. Jurnal

Pendidikan IPS Indonesia, 5(1), 55-65.

Referensi

Dokumen terkait

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “ Bagaimanakah penerapan model PBL berbantuan media audio visual dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model Brain-Based Learning berbantuan media

Penerapan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan video dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan langkah-langkah pembelajaran: guru

Tabel 4.6 Rekapitulasi Lembar Observasi Keterampilan Guru Dalam Pembelajaran Matematika Melalui Metode Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Audio Visual Siklus