• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENETAPAN PENETRASI TANAH

N/A
N/A
farras nfl

Academic year: 2023

Membagikan "PENETAPAN PENETRASI TANAH"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Praktikum Ilmu Tanah Hutan

PENETAPAN

PENETRASI TANAH

Kehutanan-B 2023

Abnes Fada Pratama 2214151077 Farras Naufal Damai 2214151094 Riki Habie Bawono 2214151086 Achmad Haris 2214151076

Ali Nurahman Wahid 2214151081

Muhammad Cahya Rhido P 2214151090

Oleh : Kelompok 1

(2)

PENDAHULUAN

Penetrasi tanah mencerminkan kemampuan akar tanaman untuk

merambah tanah, yang dipengaruhi oleh sifat fisik tanah seper i struktur, tekstur,

kepadatan, retakan, kandungan bahan organik, dan kelembapan tanah.

(3)

Percobaan penetapan penetrasi tanah dilakukan dengan penetrometer. Penetrometer diantaranya adalah penetrometer saku dan penetrometer cone atau tangan

METODE

(4)

PENETROMETER SAKU PENETROMETER TANGAN

(5)

Tabel 1. Pengukuran dengan Penetrometer Saku

(6)

Tabel 2. Pengukuran dengan Penetrometer Tangan

NO Kedalaman Nilai

1 5 1, 103

2 10 1, 516

3 15 1, 723

HASIL

(7)

PEMBAHASAN

Nilai terbesar ialah 0,264 pada kedalaman 15-20 cm Nilai terkecil ialah 0,147 pada kedalaman 5-10 cm

Rata-rata yang diperoleh ialah 0,203

Hasil pengukuran dengan penetrometer saku pada horizon tanah menunjukkan hasil yang beragam pada tiap kedalaman, mulai dari 5 cm sampai 40 cm.

Hasil pengukuran dengan penetrometer tangan hanya dapat menembus kedalaman 15 cm, nilai yang di dapat berbanding lurus dengan kedalaman.

Nilai pada kedalaman 5 cm, 10 cm dan 15 cm ialah 1,103 ; 1,516 dan 1,723.

(8)

PEMBAHASAN

Dalam keadaan kering, par ikel tanah menyusut sehingga tanah mengeras.

Dalam keadaan basah, par ikel tanah mengembang sehingga tanah lunak

Kelembaban dan struktur tanah sangat memengaruhi hasil yang diperoleh.

Tanah dengan presentase liat yang lebih tinggi dibanding pasir dan debu :

Penetrometer berguna untuk mengetahui sifat tanah tanpa merusak massa tanah. Penetrometer statis digunakan dengan cara ditekan kedalam tanah secara perlahan dengan kecepatan yang tetap, contoh alatnya ialah penetrometer saku dan tangan.

(9)

PEMBAHASAN

(10)

PEMBAHASAN

Struktur tanah terbentuk dari butir-butir primer (pasir, debu, liat) yang dengan ruang pori di antaranya. Komposisi butir-butir primer ini menentukan jenis struktur tanah. Perubahan struktur tanah melibatkan erosi, yang melibatkan par ikel tanah, bahan organik, dan koloid tanah.

(11)

PEMBAHASAN

(12)

Jenis jenis stuktur tanah antara lain : lempeng, prismatik, batang/tiang, gumpal bersudut, gumpal membulat, granular dan remah. Pada lokasi yang diuji stuktur tanah nya berjenis gumpal bersudut dan gumpal membulat

PEMBAHASAN

(13)

Tanah yang padat sulit ditembus oleh akar mengakibatkan daerah pemajangan akar semakin pendek, volume akar mengecil sehingga kemampuan menyerap hara dan air semakin sedikit, hal ini menimbulkan per umbuhan akar yang tidak optimal.

PEMBAHASAN

(14)

PEMBAHASAN

Akar tanaman mempengaruhi agregat tanah dengan merangsang aktivitas mikroorganisme, membantu mengikat

par ikel tanah dan meningkatkan struktur tanah. Hal ini menghasilkan tanah yang lebih subur dan memiliki drainase

yang lebih baik.

(15)

Fungsi dan tujuan alat penetrometer adalah untuk

mengetahui kekuatan dan

kepadatan suatu lahan atau tanah yang diuji untuk berbagai rencana

seper i penanaman pohon. alat- alat tersebut mengibaratkan bahwa alat tersebut adalah akar

dari tumbuhan dan memerlukan kekuatan untuk menembus tanah.

Selain itu, menguji penetrasi tanah juga menguji ketahanan tanah

terhadap air hujan yang jatuh langsung ke tanah.

KESIMPULAN

(16)

Ada yang ingin

ber anya ?

(17)

Sekian Terima Kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Referensi

Dokumen terkait

Daya dukung tanah dipengaruhi oleh jenis tanah, tingkat kepadatan, kadar air, kondisi drainase dan lain-lain. Pada tanah dengan tingkat kepadatan yang tinggi akan

Hasil penelitian Wahyunie et al (2012) menunjukkan bahwa ketahanan penetrasi pada sistem olah tanah intensif lebih keras jika dibandingkan dengan penerapan olah tanah

Kasar dan halusnya tanah dalam klasifikasi tanah (taksnomi tanah) ditunjukkan dalam sebaran butir yang merupakan penyederhanaan dari kelas

Sedangkan batas bawah nilai kandungan air di dalam tanah, yaitu pada saat tanah tidak mampu lagi melepaskan air bagi tanaman, atau akar tanaman tidak mampu lagi mengisap air dari

Gambar 4 juga menunjukkan bahwa peningkatan ketahanan penetrasi tanah yang terjadi akibat penurunan kadar air pada tanah dengan sistem olah intensif lebih besar

Pengukuran makroporositas, ketahanan penetrasi, distribusi perakaran tanaman dan pengambilan contoh tanah untuk analisa bahan organik, tekstur dan kemantapan agregat tanah dilakukan

Hasil penelitian Wahyunie et al (2012) menunjukkan bahwa ketahanan penetrasi pada sistem olah tanah intensif lebih keras jika dibandingkan dengan penerapan olah tanah

Berat volume tanah merupakan salah satu sifat fisik tanah yang paling sering ditentukan, karena keterkaitannya yang erat dengan kemudahan penetrasi akar di dalam tanah, drainase dan