• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengantar Permukiman

N/A
N/A
Fadillah Nurrahman

Academic year: 2024

Membagikan " Pengantar Permukiman"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Fadillah Nurrahman NIM : 2005521072

RESUME JURNAL Pengantar Permukiman Nama Jurnal : Jurnal Spasial

Judul : Karakteristik Permukiman Masyarakat Pada Kawasan Pesisir Kecamatan Bunaken

Volume : Vol. 6 No. 1 Tahun : 2019

Penulis : Lisa Meidiyanti Lautetu, Veronica A. Kumurur, Fela Warouw

Latar Belakang

Kecamatan Bunaken adalah wilayah yang memiliki letak geografis pesisir di bagian utara Manado, dengan luas sekitar 4.036,59 hektar dan panjang garis pantai sekitar 12 kilometer. Wilayah ini terletak di kawasan lindung dan kawasan budidaya menurut RTRW Kota Manado tahun 2014-2034. Wilayah ini dikenal karena karakteristik fisik, non-fisik, dan sosial ekonomi yang unik. Topografi wilayah ini menunjukkan bahwa wilayah ini terletak antara 0-25 meter di atas permukaan laut, dengan ekosistem yang bersih. Kondisi wilayah yang berada pada pinggiran manado membuatnya menjadi lingkungan yang dekat dengan kehidupan pedesaan.

Sebagai masyarakat pesisir dengan ciri permasalahan seperti kemiskinan, kualitas sumber daya manusia yang cukup rendah, dan degradasi lingkungan, menjadikan kehidupan masyarakat pada Kec. Bunaken tidak menutup kemungkinan untuk menghadapi permasalahan demikian. Oleh karena itu, karakteristik permukiman masyarakat ini perlu dipelajari untuk memahami tantangan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat pada permukiman pesisir Kec. Bunaken.

Tujuan Penulisan Jurnal

Tujuan dari penulisan jurnal ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik fisik lingkungan, karakteristik fisik permukiman dan karakteristik sosial ekonomi masyarakat yang berada di permukiman kawasan pesisir Kecamatan Bunaken.

Metode

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskripif, untuk menjelaskan fenomena yang ada dengan memberikan gambaran secara jelas dan sesuai dengan fakta di lapangan secara detail yang kemudian disajikan dalam bentuk peta, gambar, dan presentase yang dideskripsikan. Adapun metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder, yang dilakukan dengan cara survey langsung pada lokasi penelitian dan diperoleh melalui literature atau studi pustaka.

(2)

Hasil Penelitian

Karakteristik fisik lingkungan di kawasan pesisir Kecamatan Bunaken dengan fokus pada berbagai elemen. Berikut adalah temuan utama dari penelitian ini:

Penggunaan lahan di kawasan pesisir Kecamatan Bunaken mencakup lahan tidak terbangun seperti perkebunan, hutan mangrove, tambak, dan lahan terbangun seperti permukiman dan hotel/resor. Pemanfaatan sempadan pantai dilakukan dengan buffer sejauh 100 meter dari titik pasang tertinggi ke daratan, dengan lahan perkebunan mendominasi sebesar 79%. Terdapat hutan mangrove dengan luas sekitar 141.14 Ha. Permukiman di kawasan pesisir Kecamatan Bunaken memiliki morfologi fisik yang mencakup dataran, gunung/pegunungan, dan bukit/perbukitan dengan berbagai kemiringan lereng. Mayoritas permukiman berada pada kemampuan lahan dari morfologi rendah (60%) yang sesuai untuk permukiman dan budidaya berdasarkan peraturan PERMEN PU No. 20 Tahun 2007.

Karakteristik Fisik Permukiman (Non Alamiah): Prasarana permukiman seperti drainase, air minum, dan sanitasi, serta persampahan, memiliki kondisi pengelolaan yang kurang baik. Kondisi bangunan permukiman didominasi oleh bangunan semi permanen, yang mencerminkan karakteristik penghuni dan kemampuan finansial mereka. Pola permukiman mayoritas mengikuti orientasi geografis dengan kebanyakan berketinggian antara 8 hingga 54 meter.

Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir: Masyarakat merasa nyaman tinggal di tempat mereka dan tingkat keamanan serta kerukunan masyarakat tinggi.

Kepadatan penduduk di kawasan pesisir bervariasi, dan beberapa wilayah memiliki organisasi pesisir yang berfokus pada pelestarian hutan mangrove. Tingkat pendidikan rendah dan mata pencaharian petani yang dominan merupakan ciri khas masyarakat pesisir. Mayoritas masyarakat memiliki tingkat pendapatan rendah.

Karakteristik Permukiman berdasarkan Elemen Ekistics: Karakteristik permukiman di kawasan pesisir Kecamatan Bunaken terbentuk oleh berbagai elemen Ekistics, termasuk Nature, Network, Shells, Man, dan Society. Elemen nature memegang peran kunci dalam membentuk elemen Ekistics lainnya di permukiman pesisir Kec.

Bunaken. Sehingga pada hierarki elemen ekstics dalam permukiman pesisir Kec.

Bunaken, elemen nature berada paling atas dan diikuti dengan elemen ekistics lainnya.

Simpulan

Penelitian mengungkapkan bahwa karakteristik fisik lingkungan (wilayah) ditandai oleh penggunaan lahan seluas 171,53 hektar, morfologi wilayah Kecamatan Bunaken yang terdiri dari tiga lapisan, dan keberadaan kolam seluas 57,22 hektar.

Wilayah hutan bakau seluas 141,14 hektar merupakan salah satu hutan bakau di Kota Manado. Karakteristik fisik permukiman (buatan) mencakup wilayah linear dengan orientasi bangunan sekitar 8-54 meter. Karakteristik sosial ekonomi masyarakat pesisir memiliki tingkat pendidikan dan pendapatan yang rendah.

Untuk karakteristik permukiman berdasarkan elemen ekistics, elemen nature berada paling atas yang diikuti oleh empat elemen lainnnya.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat kesesuaian lahan untuk permukiman di kecamatan Bantul, (2) mengetahui persebaran dan luas lahan permukiman

Tujuan Penelitian ini adalah untuk menemukan karakteristik lingkungan dan faktor-faktor lingkungan yang membentuk kawasan permukiman nelayan yang berada di

Makalah ini juga berisi tentang karakteristik permukiman swadaya, karakteristik lokasi permukiman swadaya, potensi dan permasalahan, dan perbaikan lingkungan yang telah

Selain itu, tujuan khusus adalah untuk mengidentifikasi karakteristik bahan baku, menganalisis sifat kimia, fisik dan organoleptik food bar torbangun katuk serta

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor fisik seperti kemiringan lereng, elevasi, dan aksesibilitas terhadap pola sebaran dan perkembangan permukiman

Tujuan Penulisan Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membahas tentang permukiman padat di kawasan Menara Kudus terkait adanya aktivitas wisata religi dengan mengangkat permukiman

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data, menganalisis dan membahas tentang kondisi kesehatan lingkungan permukiman penduduk berdasarkan jenis mata pencaharian di

Metode pengumpulan data juga menjadi salah satu metode yang digunakan pada penelitian ini dengan tujuan fungsional dalam menganalisis karakteristik kawasan permukiman berdasarkan