• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Job Description Dan Job Specification Terhadap Kinerja Pegawai Pada Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia - Repository UHAMKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Pengaruh Job Description Dan Job Specification Terhadap Kinerja Pegawai Pada Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia - Repository UHAMKA"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

PENGARUH DESKRIPSI PEKERJAAN DAN SPESIFIKASI PEKERJAAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT JENDERAL DEWAN PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA”. JUDUL: PENGARUH DESKRIPSI PEKERJAAN DAN SPESIFIKASI PEKERJAAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT JENDERAL DEWAN PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA. PENGARUH DESKRIPSI PEKERJAAN DAN SPESIFIKASI PEKERJAAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT JENDERAL DEWAN PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA.

Variabel yang diteliti adalah “deskripsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan dan kinerja pegawai” sebagai objek perubahan dan. Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya serta memberikan banyak kesempatan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Pengaruh Uraian Jabatan dan Spesifikasi Jabatan Terhadap Kinerja Pegawai di Gedung Sekretariat Jenderal Wakil Republik Indonesia”. Fasilitas yang tersedia sudah lengkap dan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan saya sehingga menunjang kelancaran operasional.

Latar belakang pendidikan dan pelatihan saya sepadan dengan keseluruhan tanggung jawab posisi yang dijabat. Latar belakang pendidikan dan pelatihan pegawai sepadan dengan keseluruhan tanggung jawab jabatan yang dijabat. Latar belakang pengalaman kerja saya konsisten dengan keseluruhan tanggung jawab posisi yang dijabat.

Pengalaman kerja pegawai sepadan dengan keseluruhan tanggung jawab jabatan 78.

Latar Belakang

Oleh karena itu, manajemen ASN menerapkan manajemen yang berorientasi pada penciptaan pegawai ASN yang profesional, berintegritas, berkualitas dan kompeten sehingga dapat menghasilkan ASN yang memiliki kesadaran dan komitmen dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan penuh tanggung jawab. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dengan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan (Mangkunergara. Peningkatan kinerja pegawai merupakan hal yang paling penting karena pegawai memberikan tenaga, bakat, kreativitas dan kontribusinya kepada perusahaan.

Tujuan pembuatan uraian dan spesifikasi pekerjaan salah satunya adalah agar pegawai memahami tugas, tanggung jawab, dan fungsinya di tempat kerja, sehingga pegawai mempunyai arah dan tujuan tertentu dalam menjalankan pekerjaan dan jabatannya. Karlina Pitaloka dkk (2019) menyatakan bahwa spesifikasi pekerjaan membuat karyawan melakukan pekerjaannya dengan penuh tanggung jawab. Berdasarkan penjelasan di atas, kinerja pegawai merupakan faktor yang sangat penting dalam meningkatkan profesionalisme dan produktivitas organisasi.

Sekretariat Jenderal DPR RI merupakan sekretariat lembaga negara yang bertugas mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang dan tanggung jawab administrasi, pembuktian, keahlian, data, dan informasi DPR RI. Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti melakukan survei pendahuluan dengan menyebarkan kuesioner sementara untuk melihat bagaimana kondisi terkini mengenai kinerja pegawai di Sekretariat Jenderal DPR RI. Melakukan perbaikan dalam kinerja tugas merupakan hal yang wajar, namun jika selalu dilakukan perbaikan yang memakan banyak waktu, tenaga dan biaya, maka hal tersebut kurang efektif dan dapat menjadi permasalahan yang dapat mengganggu kinerja pegawai.

Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan. Pernyataan tersebut berdasarkan penelitian terdahulu yang menyimpulkan bahwa penerapan deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan dapat mengoptimalkan kinerja pegawai (Sudrajat, 2021). Deskripsi pekerjaan mempengaruhi kinerja karyawan karena deskripsi pekerjaan akan membuat karyawan memahami bahwa pekerjaan terarah (Agustin, 2019).

Tanggung jawab yang diberikan kepada pegawai sesuai dengan kompetensinya, artinya pegawai menganggap tanggung jawab yang diberikan tidak sesuai dengan kompetensinya. Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik karena pegawai merasa kompetensinya masih kurang dan tidak sepadan dengan tanggung jawab yang diberikan sehingga dapat menyebabkan pegawai kurang maksimal dalam menjalankan tanggung jawabnya. Oleh karena itu, penerapan deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan dalam organisasi memegang peranan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai.

Berdasarkan hasil observasi awal terhadap pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, terdapat beberapa fenomena yang menarik untuk diteliti lebih lanjut yaitu keadaan rendahnya kinerja pegawai dalam menjalankan tugas yang dipengaruhi oleh uraian tugas (tanggung jawab). dan deskripsi pekerjaan. spesifikasi (kompetensi pekerja dalam hal pengetahuan tenaga kerja). Oleh karena itu, penerapan uraian tugas dan spesifikasi pekerjaan yang tepat sangat penting untuk mendukung pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya secara maksimal, sehingga ambisi masyarakat dapat terwujud dengan baik.

Permasalahan

Pembatasan Masalah

Penelitian ini berfokus pada kinerja pegawai, yang terkait dengan masalah rendahnya kinerja tugas karena tugas yang dilakukan seringkali ditingkatkan, meliputi indikator seperti kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas, dan tanggung jawab. Penelitian ini berfokus pada deskripsi pekerjaan yang berhubungan dengan masalah ketidakmampuan pegawai dalam melaksanakan tugasnya, meliputi indikator wewenang, tanggung jawab, kondisi kerja dan standar hasil kerja. Penelitian ini berfokus pada spesifikasi pekerjaan terkait dengan kurangnya pengetahuan kerja karyawan, termasuk indikator seperti pendidikan dan pelatihan serta kompetensi.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui apakah deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan berpengaruh secara simultan terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Jenderal DPR RI 1.4 Manfaat Penelitian.

Manfaat Teoritis

Manfaat Praktis

Analisis pengaruh gaya manajemen dan uraian tugas terhadap kinerja pegawai kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri. Hubungan Manajemen, Motivasi Kerja, Iklim Organisasi Dengan Kinerja Pegawai Sekretariat Daerah Kabupaten Grobongan. Pengaruh motivasi kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan (Studi pada CV. Putra Putri Jombang).

Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Disiplin Terhadap Kinerja Pegawai Bank Rakyat Indonesia Cabang Putri Hijau Medan. Analisis faktor kondisi perekonomian, tingkat pendidikan dan kemampuan wirausaha terhadap kinerja usaha pengusaha Pindang di desa Cukanggenteng. Pengaruh Kompensasi Pegawai, Lingkungan Kerja dan Disiplin Pegawai Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Pemerintahan Desa Di Kecamatan Parakan Melalui Kinerja Pegawai Di Kecamatan Parakan.

Pengelolaan Peningkatan Kinerja Pegawai Dengan Metode Job Description dan Job Spesification (Studi Kasus Deskriptif Kuantitatif Analitik Bappeda Kota Binjai). Pengaruh gaya manajemen, deskripsi pekerjaan, spesifikasi pekerjaan terhadap kinerja pegawai bank jatim cabang sumenep. Pengaruh analisis jabatan terhadap kinerja karyawan (studi kasus pada karyawan phone banking di PT. Infomedia Solusi Humanika).

Pengaruh remunerasi, deskripsi pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan terhadap kinerja pegawai (studi pada pegawai Dinas Ekowisata KBM Perum Perhutani Jawa Barat-Banten). Analisis Pengaruh Faktor Lingkungan Kerja dan Keadilan Distributif Terhadap Turnover Intention Karyawan Bagian Produksi PT. Hubungan Kemanusiaan, Kepuasan Kerja dan Deskripsi Pekerjaan terhadap Kinerja Pegawai Unit Pusat Survei Geologi Bandung.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di Sekretariat DPRD Provinsi

Kinerja pegawai sekretariat DPRD Kabupaten Jeneponto yang akan dibahas mendalam pada penelitian ini yang hasilnya kerjanya diharapkan sesuai dengan wewenang dan

Hasil uji validitas untuk variabel bebas (gaya kepemimpinan, pengembangan sumber daya manusia dan disiplin kerja) dan variabel terikat (kinerja pegawai) menunjukan bahwa

1. Secara simultan Motivasi Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung. Dengan demikian variabel

Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis sebesar 48,86% sedangkan sisanya 51,14% adalah faktor

Untuk mengetahui variabel yang cenderung memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja pegawai Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una,

96 Hal ini sudah sesuai dengan hasil penelitian terdahulu yang diteliti oleh Pali, dkk 2021 mengenai Pemanfaatan e- Government dalam Pelaksanaan Kinerja Pegawai Dinas Kependudukan dan

Sekretariat Jenderal tidak mengetahui hasil tindak lanjut dari analisa aspirasi dan pengaduan masyarakat karena Komisi X DPR RI tidak menyampaikan laporan hasil tindak lanjut kepada