• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Inoac Polytechno Indonesia - Repository ITB Ahmad Dahlan

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Inoac Polytechno Indonesia - Repository ITB Ahmad Dahlan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

Perkembangan yang terjadi pada perindustrian saat ini serta persaingan yang cukup ketat merupakan ancaman yang nantinya akan dihadapi oleh setiap perusahaan. Banyaknya kompetitor-kompetitor baru yang bermunculan perusahaan dituntut untuk meningkatkan kembali kualitas dan sumber daya manusia yang ada di dalamnya serta meningkatkan

pertumbuhan bisnis perusahaan. Hal ini dikarenakan sumber daya manusia ialah salah satu elemen yang penting dalam sebuah perusahan, sebab keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan sangatlah bergantung pada sumber daya manusia yang berkualitas dan bisa membawa perusahaan mencapai tujuannya.

Budaya perusahaan memiliki sub budaya yaitu budaya kerja. Budaya kerja merupakan pola tingkah laku dan nilai-nilai yang baik dan disepakati oleh para karyawan dalam suatu perusahaan, baik tingkah laku maupun nilai- nilai yang mendasari struktural antara karyawan dengan atasan, atapun karyawan dengan stakeholder-nya. Budaya kerja diperlukan dalam

pencapaian suatu tujuan organisasi karena budaya kerja merupakan salah satu upaya kerja yang bermutu dan memberikan motivasi serta inspirasi untuk bekerja lebih baik. Perusahaan-perusahaan di Indonesia saat ini telah

menerapkan berbagai budaya kerja dengan tujuan untuk membuat suatu citra kerja yang baik terhadap publik. Budaya Kaizen merupakan filosofi dan kerangka kerja yang mendorong mereka untuk terus menerus menerapkan standar prestasi kerja yang lebih tinggi dan untuk mencapai sasaran baru dalam arti kepuasan bagi organisasi.

Budaya Kaizen yaitu budaya perusahaan Jepang yang berarti penyempurnaan dan perbaikan secara konstan atau terus-menerus yang melibatkan seluruh anggota perusahaan dengan menciptakan pemikiran yang tidak hanya berorientasi pada hasil tetapi pada proses dan sebuah sistem

(2)

manajemen yang menunjang serta menghargai usaha karyawan demi penyempurnaan. Kaizen pertama kali diperkenalkan oleh Taichi Ohno, mantan Vice President Toyota Motors Cooporation. Kaizen (Continous Improvement) atau perbaikan berlanjut adalah aktivias perubahan yang dilakukan secara terus menerus untuk meningkatkan hasil yang telah dicapai ke arah yang lebih baik. Pada dasarnya setiap individu maupun perusahaan manapun pasti menginginkan selalu menjadi yang terbaik, untuk itu

perbaikan dan penyempurnaan setiap saat selalu diperlukan. Budaya Kaizen sangat cocok diterapkan pada perusahaan asal Jepang yang berada di

Indonesia, sebab Budaya Kaizen merupakan budaya kerja asal Jepang yang tujuannya adalah menyempurnakan seluruh kegiatan perusahaan secara perlahan dan terus-menerus sehingga mampu membuat suatu kemajuan yang bernilai.

Kemudian terdapat aturan dan disiplin kerja di dalam suatu perusahaan, Disiplin kerja merupakan sikap yang perlu ditanamkan oleh perusahaan terhadap setiap karyawannya dalam meningkatkan kinerja untuk mencapai tujuan organisasi. Disiplin mencerminkan besarnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Penerapan disiplin kerja bagi karyawan diharapkan dapat meningkatkan kinerja

karyawan melalui penanaman budaya organisasi yang baik dari perusahaan yang berlandaskan visi dan misi perusahaan.

PT. Inoac Polytechno Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi Busa, Furniture, dan sebagian Automotive part. PT. Inoac Polytechno Indonesia sudah ada sejak tahun 2003 di Indonesia, dan sebelum berganti nama menjadi PT. Inoac Polytechno Indonesia, perusahaan yang berasal dari Jepang ini berdiri sejak tahun 1926 di Jepang. Dan pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1972. Semakin produk Inoac dikenal dengan kualitasnya yang baik oleh masyarakat di Indonesia membuat permintaan semakin banyak. Sampai saat ini PT. Inoac Polytechno Indonesia adalah salah satu perusahaan yang cukup di percaya oleh masyarakat Indonesia

(3)

Untuk mengoptimalkan keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan, PT. Inoac Polytechno Indonesia menerapkan sebuah budaya di dalam perusahaannya, budaya ini merupakan Budaya Kaizen. Langkah yang dilakukan PT. Inoac Polytechno Indonesia dalam mensosialisasikan Budaya Kaizen adalah dengan membuat poster-poster tentang Budaya Kaizen yang diletakan di dinding perusahaan. Namun, walaupun telah disosialisasikan masih terdapat beberapa karyawan yang belum menerapkan budaya ini sehingga penerapannya dapat dikatakan belum optimal.

Berdasarkan paparan yang telah diuraikan diatas, maka masalah budaya perusahaan ini perlu diteliti karena mungkin dapat mempengaruhi kinerja karyawan pada PT. Inoac Polytechno Indonesia. Penulis tertarik mengangkat masalah tersebut sebagai bahan skripsi dengan judul “Pengaruh Budaya Kaizen Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT.

Inoac Polytechno Indonesia.”

1.2 Pembatasan Masalah

Agar permasalahan yang dibahas pada skripsi ini tidak meluas ke aspek bidang lainnya, maka pembahasan masalah dalam penelitian ini hanya terfokus pada bagaimana bentuk penerapan Budaya Kaizen serta pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Inoac Polytechno Indonesia.

Masalah yang akan penulis batasi saat ini adalah sesuai dengan judul skripsi yang diajukan yaitu” Pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Inoac Polytechno Indonesia”.

1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan pembahasan masalah diatas, maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana pengaruh Budaya Kaizen terhadap Kinerja Karyawan pada PT.

Inoac Polytechno Indonesia?

2. Bagaimana pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT.

Inoac Polytechno Indonesia?

(4)

3. Bagaimana pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Inoac Polytechno Indonesia?

1.4 Tujuan Penelitian

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk menganalisis pengaruh Budaya Kaizen terhadap Kinerja Karyawan PT. Inoac Polytechno Indonesia

2. Untuk menganalisis pengaruh Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Inoac Polytechno Indonesia

3. Untuk menganalisis pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Inoac Polytechno Indonesia.

1.5 Manfaat/ Kegunaan Penelitian

Dari hasil penelitian yang ada saat ini diharapkan dapat memberikan beberapa manfaat dari berbagai aspek, diantaranya:

1. Aspek Teoritis

Peneliti berharap dapat memberikan kontribusi pemikiran mengenai peran pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin kerja dalam meningkatkan Kinerja Karyawan pada PT. Inoac Polytechno Indonesia, dan juga sebagai pengaplikasian ilmu-ilmu yang telah dipelajari selama peneliti menimba ilmu pada program studi manajemen ITB Ahmad Dahlan.

2. Aspek Praktis

Penelitian ini diharapkan dapat memberi saran atau masukan yang bermanfaat bagi PT. Inoac Polytechno Indonesia, guna mengambil langkah yang tepat dalam rangka meningkatkan Kinerja Karyawan, sehingga dapat meningkatkan kinerja dengan Budaya Kaizen dan Disiplin Kerja yang lebih baik.

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman serta memberikan sumbangan pemikiran diantaranya sebagai berikut:

a) Bagi peneliti

(5)

Peneliti berharap dengan adanya penelitian ini dapat menambah ilmu pengetahuan serta wawasan seputar manajemen sumber daya manusia tentang pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin kerja dalam meningkatkan Kinerja Karyawan. Juga sebagai

penyelesaian tugas akhir jenjang strata (S1) program studi Manajemen ITB Ahmad Dahlan.

b) Bagi perusahaan

Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana informasi yang sifatnya membangun bagi perusahaan serta memberikan sumbangan pemikiran dan masukan yang dapat membantu perusahaan dalam menghadapi atau mengantisipasi masalah yang berkaitan dengan penelitian.

c) Bagi pihak lain

Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan dapat memberikan referensi pengetahuan tentang peran pengaruh Budaya Kaizen dan Disiplin kerja dalam meningkatkan Kinerja Karyawan

(6)

Referensi

Dokumen terkait

a During the program implementation process, the group and members of the group have never received assistance or support in the form of business support facilities, financial