PENGARUH HUMAN CAPITAL, INFRASTRUKTUR JALAN DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI SUMATERA
BARAT
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi (S1) Pada Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang
Oleh :
GAMAWAN AL HAFIDH 2017/17060105
JURUSAN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2022
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, kesehatan, infastruktur jalan dan jumlah penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Sumatera Barat dari tahun 2018-2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian deskriptif dan penelitian induktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan mempunyai pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi tetapi pengaruh ini tidak signifikan, kesehatan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, infastruktur jalan berpengaruh positif dan mempunyai pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk berpengaruh negatif dan mempunyai pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Secara simultan pendidikan, kesehatan, infastruktur jalan dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
Berdasarkan hasil yang di peroleh, penulis menyarankan kepada pemerintah agar lebih memperhatikan kondisi infastruktur baik dari segi pembangunan maupun dari segi penyelenggaraan agar perputaran pertumbuhan ekonomi khususnya di Sumatera Barat menjadi lebih meningkat.
Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Pendidikan, kesehatan, infastruktur jalan dan jumlah penduduk
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya kepada hamba-Nya serta shalawat beriringan salam tidak lupa penulis ucapkan kepada Nabi Muhammad SAW. Dengan rahmat dan izin Allah sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul, Pengaruh Human Capital, Infrastruktur Jalan Dan Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat .
Penulis menyadari dalam proses penulisan skripsi ini banyak mengalami kendala. Namun berkat bantuan, bimbingan dan kerjasama dari berbagai pihak dan rahmat dari Allah SWT sehingga kendala-kendala tersebut dapat teratasi.
Terimakasih yang tulus penulis ucapkan kepada Bapak Prof. Dr. Syamsul Amar B,M.S selaku dosen pembimbing penulis yang telah sabar dan ikhlas meluangkan waktu , tenaga dan pikiran untuk memberikan bimbingan, arahan, motivasi dan saran- saran yang sangat penting dan bermanfaat kepada penulis selama melakukan penulisan skripsi ini.
Pada kesempatan ini penulis juga menyampaikan terimakasih kepada:
1. Bapak Dr. Idris, M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.
2. Ibu Melti Roza Adry, SE, ME selaku ketua jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Padang.
3. Ibu Dewi Zaini Putri, S.E M.M selaku sekretaris Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Negeri Padang.
4. Bapak Prof. Dr. Syamsul Amar B,MS selaku dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk memberikan bimbingan, arahan, motivasi dan saran-saran kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.
5. Ibu Ariusni, S.E, M.Si selaku Dosen Penguji (1) dan Bapak Drs. Ali Anis, MS selaku Dosen Penguji (2) pada Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang yang telah memberikan motivasi dan saran kepada penulis dalam penyelesaiaan studi serta penulisan skripsi ini.
6. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi khususnya pada Program Studi Ilmu Ekonomi beserta seluruh karyawan yang telah membantu penulis selama menuntut ilmu di Fakultas Ekonomi.
7. Bapak dan Ibu Staf Tata Usaha dan Staf Perpustakaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.
8. Teristimewa kedua orang tua tercinta dan seluruh keluarga yang telah
selama penulisan skripsi ini.
9. Teristimewa kepada Lusy Tania S.E yang sudah memberikan support terbesar dan selalu bersedia direpotkan oleh penulis dalam penyelesaian skripsi ini.
10. Teman-teman yang selalu mendukung dan memberikan motivasi kepada penulis, khususnya teman-teman seperjuangan dari prodi Ilmu Ekonomi Angkatan 2017.
11. Semua pihak yang telah membantu dan memberikan semangat dalam penyelesaian skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari kata sempurna, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun dalam kesempurnaan skripsi ini.
Padang, Februari 2022 Penulis
Gamawan Al Hafidh
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... v
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR TABEL ... viii
BAB I ... 1
PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 9
C. Tujuan Penelitian ... 9
D. Manfaat penelitian ... 10
BAB II ... 11
KAJIAN TEORI,KERANGKA KONSEPTUAL, DAN HIPOTESIS ... 11
A. Kajian teori ... 11
1. Pertumbuhan ekonomi ... 11
2. Pendidikan ... 15
3. Kesehatan ... 17
4. Infrastruktur ... 20
5. Jumlah penduduk ... 24
B. Penelitian Terdahulu ... 26
C. Kerangka Konseptual ... 29
D. Hipotesis ... 32
BAB III ... 34
METODOLOGI PENELITIAN ... 34
A. Jenis Penelitian ... 34
B. Tempat dan Waktu Penelitian... 34
C. Variabel penelitian ... 34
D. Jenis Data dan Sumber Data ... 35
E. Teknik Pengumpulan Data ... 36
F. Defenisi Operasional Variabel... 36
G. Teknis Analisis Data ... 38
H. Pengujian Hipotesis ... 45
BAB IV ... 48
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 48
A. Gambaran Umum Objek Penelitian ... 48
B. Deskripsi Variabel Penelitian ... 50
C. Analisis Induktif ... 76
D. Pembahasan Hasil Penelitian ... 85
BAB V ... 90
KESIMPULAN DAN SARAN ... 90
A. Kesimpulan ... 90
B. Saran ... 91
DAFTAR PUSTAKA ... 92
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Laju Pertumbuhan PDRB Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2020 Gambar 1.2 Angka Melek Huruf Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2020 Gambar 1.3 Kesehatan dalam Umur Harapan Hidup saat lahir Tahun 2018-2020 Gambar 1.4 Perkembangan infrastruktur jalan (Km) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018 2020
Gambar 1.5 Jumlah penduduk Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2020
Gambar 2.1 kerangka konseptual pengaruh Human capital, infrastruktur jalan dan jumlah penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat
Gambar 4.1 Kondisi Ekonomi Makro Provinsi Sumatera Barat
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2010 Kabupaten/Kota Sumatera Barat Tahun 2018-2020 (%)
Tabel 4.2 Angka Melek Huruf Kabupaten/Kota Sumatera Barat Tahun 2018-2020 (%)
Tabel 4.3 Umur Harapan Hidup (tahun) Kabupaten/Kota Sumatera Barat Tahun 2018-2020
Tabel 4.4 Panjang jalan (km) Kabupaten/Kota Sumatera Barat Tahun 2018-2020 Tabel 4.5 Jumlah penduduk (jiwa) Kabupaten/Kota Sumatera Barat Tahun 2018-2020
Tabel 4.6 Hasil Pengujian Uji Chow Tabel 4.7 Hasil Pengujian Uji Hausman
Tabel 4.8 Hasil Pengujian Uji Langrange Multiplier Tabel 4.9 Hasil Uji Multikolinearitas
Tabel 4.10 Hasil Uji Heterokedastisitas
Tabel 4.11 Hasil pengujian Uji Common Effect Model
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pertumbuhan ekonomi berarti peningkatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat. Untuk mencapai peningkatan perekonomian dengan pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu, karena pada dasarnya aktivitas pengeluaran pemerintah adalah suatu proses penggunaan variabel-variabel belanja untuk menghasilkan output, maka pada prosesnya akan menghasilkan suatu barang atau jasa. Pertumbuhan dalam faktor lain dalam penentuan keberhasilan pembangunan ekonomi selain melihat dari pendapatan suatu daerah juga dilihat dari sisi peningkatan kualitas suatu daerah, seperti pembangunan infrastruktur jalan, melihat sejauhmana perkembangan jumlah penduduk dan sejauhmana pengeluaran pemerintah pada setiap daerah.
(Didu, 2018)
Pembangunan ekonomi yang tinggi akan berpengaruh terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan dapat menjadi suatu jembatan dalam realisasi pembangunan daerah. Keberhasilan pembangunan ekonomi dapat di ukur melalui Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan tingkat pertumbuhan
ekonominya. PDRB merupakan jumlah nilai akhir dari barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu perekonomian dalam waktu tertentu (Siahaya, 2018)
Di Sumatera Barat, PDRB merupakan jumlah nilai akhir dari barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu perekonomian dalam waktu tertentu. Provinsi Sumatera Barat termasuk salah satu provinsi di Indonesia yang mengalami kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) setiap tahun. Tetapi berbeda dengan tahun 2020 dimana laju pertumbuhan PDRB mengalami penurunan yang sangat drastis yang diakibatkan beberapa sektor ekonomi yang mengalami penurunan Dari sisi produksi, kinerja lapangan usaha pertanian yang merupakan kontributor terbesar dalam perekonomian Sumatera Barat mengalami pertumbuhan melambat, sisi pengeluaran dan konsumsi rumah tangga mengalami kontraksi di tahun 2020. yang dimana terjadi akibat adanya masa pandemi sehingga mengakibatkan laju pertumbuhan PDRB menjadi menurun pada tahun 2020. Berikut grafik pertumbuhan ekonomi menurut laju pertumbuhan PDRB di Provinsi Sumatera Barat tahun 2018-2020 :
Gambar 1.1 Laju Pertumbuhan PDRB Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2020
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) 2020
Pada tahun 2018 2020, Perkembangan Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Sumatera Barat mengalami fluktuasi disetiap tahunnya, pada tahun 2020 PDRB berada ditingkat terendah dengan jumlah -1.60 persen yang sangat menurun drastis dibandingkan pada tahun sebelumnya.Tahun 2018 Laju Pertumbuhan PDRB tertinggi dengan jumlah 5.16 persen.
Menurut Pribadi (2017) Faktor lain yang ikut dalam pengembangan pertumbuhan ekonomi adalah pendidikan, Pendidikan merupakan salah satu indikator utama pembangunan dan kualitas sumber daya manusia, sehingga kualitas sumber daya manusia sangat tergantung dari kualitas pendidikan.
Pendidikan merupakan bidang yang sangat penting dan strategis dalam
pembangunan nasional, karena merupakan salah satu penentu kemajuan suatu bangsa. Pendidikan dikatakan mampu untuk mendapatkan pekerjan yang lebih baik sehingga dapat menambah pendapatan seseorang. Pendidikan bahkan merupakan sarana paling efektif untuk meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesejahteraan masyarakat. Provinsi Sumatera barat pada tahun 2020. Berikut grafik pendidikan menurut angka melek huruf di Provinsi Sumatera Barat tahun 2018-2020 :
Gambar 1.2 Angka Melek Huruf Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2020
Sumber : Badan pusat statistik (BPS) 2020
Pendidikan di Sumatera Barat, mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Pada tahun 2019, Pendidikan tertinggi dengan angka melek huruf 99.61 persen dengan tingkat PDRB di tahun 2019 dengan laju pertumbuhan PDRB 5.05 persen. pada tahun 2020 angka melek huruf dengan jumlah 99.59 persen yang
sama-sama menurun dari jumlah tahun sebelumnya dengan tingkat PDRB dengan laju pertumbuhan ekonomi -1.60 persen.
Faktor lain yang masuk dalam pengembangan pertumbuhan ekonomi dalam human capital adalah kesehatan, dimana kesehatan merupakan keadaan sehat baik secara fisik maupun mental dalam berkehidupan sosial maupun individual. Dalam kesehatan tingkat atau persentase kesehatan penduduk sangatlah penting dalam melakukan aktivitas dalam bentuk apapun, dengan keadaan kesehatan yang membaik tentu akan menjadikan pekerjaan atau kegiatan yang dilakukan akan lebih mencapai maksimal yang lebih baik. Menurut berita resmi statistik IPM provinsi Sumatera barat umur harapan hidup saat lahir adalah rata-rata 69,47 Tahun. Berikut grafik kesehatan angka harapan hidup di Provinsi Sumatera Barat tahun 2018-2020 :
Gambar 1.3 Kesehatan dalam Umur Harapan Hidup saat lahir Tahun 2018-2020
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS) 2020
Kesehatan di Sumatera barat mengalami fluktuasi di sepanjang tahun, dimana pada tahun 2018 kesehatandengan 69.01 tahun dengan tingkat PDRB 5.16 persen. Pada tahun 2020 kesehatan mengalami kenaikan secara fluktuasi dengan jumlah 69.47 tahun dengan tingkat PDRB ditahun yang sama dengan tingkat yang berbeda dimana PDRB mengalami penurunan sebesar -1.60 persen.
Faktor lain yang juga ikut dalam pengembangan pertumbuhan ekonomi adalah pembangunan infrastruktur jalan, dimana pembangunan infrastruktur merupakan salah satu aspek penting dan vital untuk mempercepat proses pembangunan nasional. Infrastruktur juga memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Laju pertumbuhan ekonomi suatu negara maupun daerah tidak dapat dipisahkan dari ketersedian infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi. Inilah yang menyebabkan pembangunan infrastruktur menjadi fondasi dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Bertambahnya infrastruktur dan perbaikannya oleh pemerintah diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi (Jeklin, 2016). Berikut grafik infrastruktur jalan (Km) Provinsi Sumatera Barat tahun 2018-2020 :
Gambar 1.4 Perkembangan infrastruktur jalan (Km) Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018 2020
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 2020
Infrastruktur jalan di sepanjang tahun 2018-2020 tidak mengalami perubahan yang pesat setiap tahunnya.Dimana pada tahun 2018, infrastruktur jalan dengan panjang jalan 22649 Km dengan PDRB yang 5.16 persen. Pada tahun 2020, infrastruktur jalan tidak mengalami perubahan yang dimana panjang jalan 22649 Km dengan PDRB ditahun yang sama -1.60 persen.
Faktor lain dalam pengembangan pertumbuhan ekonomi adalah jumlah penduduk. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, Jumlah penduduk Sumatera Barat berjumlah 5,53 juta jiwa. Dimana jumlah penduduk dalam pembangunan ekonomi suatu daerah merupakan tolak ukur dari nilai pertumbuhan ekonomi suatu Negara, yang dimana menentukan dengan jumlah penduduk menjadikan suatu Negara menjadi lebih sejahtera atau menjadikan
suatu Negara krisis dalam pertumbuhan ekonominya. Berikut grafik jumlah penduduk di Provinsi Sumatera Barat tahun 2018-2020 :
Gambar 1.5 Jumlah penduduk Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2020
Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS), 2020
Jumlah penduduk di Sumatera Barat, mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2018, jumlah penduduk terendah dengan jumlah populasi 5,382 juta jiwa,dan PDRB ditahun yang sama dengan jumlah 5.16 persen dan pada tahun 2020 jumlah penduduk terus mengalami peningkatan dengan jumlah populasi 5,534 juta jiwa dengan PDRB ditahun yang sama berjumlah -1.60 persen.
Berdasarkan hal ini, maka perlu dilakukan penelitian untuk memecahkan Pengaruh human capital, Infrastruktur Jalan
dan Jumlah Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Barat
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan permasalahan diatas, maka perlu dilakukan penelitian dengan rumusan masalah sebagai berikut :
1. Sejauhmana pengaruh pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat?
2. Sejauhmana pengaruh kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat?
3. Sejauhmana pengaruh infrastruktur jalan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat?
4. Sejauhmana pengaruh Jumlah Penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat?
5. Sejauhmana pengaruh pendidikan, kesehatan, Infrastruktur Jalan dan Jumlah Penduduk secara bersama-sama terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat?
C. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah tersebut, tujuan penelitian ini adalah : 1. Menganalisis pengaruh pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di
Sumatera Barat.
2. Menganalisis pengaruh kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat?
3. Menganalisis pengaruh Infrastruktur Jalan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
4. Menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
5. Menganalisis pengaruh pendidikan, kesehatan, Infrastruktur Jalan dan Jumlah Penduduk terhadappertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
D. Manfaat penelitian
Berdasarkan rumusan masalah dan tujuan penelitian, maka manfaat dari penelitian ini adalah :
1. Bagi penulis
a) Untuk menambah wawasan dan pengetahuan penulis dalam bidang penelitian ilmiah.
b) Untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan studi Strata Satu (S1) dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.
2. Bagi pihak lain
Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya. Penelitian ini diharapkan juga bisa membantu para pengambil kebijakan untuk mendapatkan gambaran kebijakan yang diambil.