• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN RETURN ON ASSET TERHADAP NILAI

PERUSAHAAN

(

Studi pada Perusahaan Makanan & Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019

)

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Manajemen

Jurusan Manajemen

Oleh ;

NURMALA YUNITA 21701081093

UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

MALANG 2021

(2)
(3)

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kepemilikan manajerial, kepemilikan intitusionsl dsn return on asset terhadap nilai perusahaaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2017-2019 dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019 yang berjumlah 20 perusahaan. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purpose sampling sehingga berdasarkan kriteria yang telah ditentukan didapatkan 10 perusahaan terpilih menjadi sampel penelitian. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional ,return on asset berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan.

Kata Kunci: Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Return On Asset dan Nilai Perusahaan

(4)

This study aims to analyze the effect of managerial ownership, institutional ownership, and return on asset on the value of the company in food & beverage companies listed on the IDX in 2017 to 2019 using a quantitative approach method.. The population used is food & beverage sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2017 to 2019 totaling 20 companies. While the sample used in this study used purposive sampling so that based on predetermined criteria, 10 companies were selected as research samples. The analysis used is multiple linear regression. Through this study it can be concluded that managerial ownership ,institutional ownership and return on asset have a significant effect on the value of the company.

.

Keywords: Managerial Ownership, Institutional Ownership, Return On Asset, and the value of the company

(5)
(6)

1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Sumber daya manusia merupakan kedudukan utama didalam suatu organisasi, walaupun banyaknya fasilitas dan sarana dengan tidak adanya dukungan dari sumber daya manusia (SDM) kegiatan organisasi tidak akan bergerak dengan baik. Disamping itu, Sumber daya manusia (SDM) menempati posisi strategis diantara sumber daya lainnya karena sumber daya manusia memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam mengembangkan suatu organisasi atau perusahaan. Di era globalisasi yang semakin meningkat, hal itu telah terbentuk persaingan semakin sengit dan di mana-mana perusahaan dan pelaku ekonomi harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, raih peluang dan tantangan yang ada. Mencapai tujuan perusahaan butuh kemampuan menggunakan sumber daya yang ada untuk memiliki output dan efisiensi yang tinggi.

Menurut Hariandja (2002:169) alasannya pelaksanaan pelatihan karyawan adalah karyawan baru yang biasanya tidak memahami cara melakukannya dengan benar, perubahan yang baik dalam lingkungan kerja dan tenaga kerja, memajukan daya saing perusahaan, dan produktivitas karyawan, dan penyesuaian staf konsisten dengan kewenangan yang ada. Perusahaan harus memiliki sebuah cara pengembangan kinerja karyawan dengan mengadakan kursus pelatihan dimana membuat program implementasi sesuai

(7)

2

dengan kebutuhan perusahaan. Latihan merupakan proses pembelajaran keterampilan dasar dan menjadi kebutuhan karyawan yang baru bekerja (Dessler, 2010:280)

Pengertian kinerja menurut Sinambela, (2012:5) dideskripsikan pada hasil kerja yang diperoleh seseorang maupun perkumpulan orang dalam organisasi, sesuai dengan kewenangan dan kewajiban tersendiri, bertujuan untuk menggapai organisasi yang sehat dan legal, dan tidak melakukan pelanggaran hukum dan sesuai dengan etika dan moral. Kinerja karyawan menjadi variabel terikat dalam penelitian ini. Mangkunegara (2014:9) mengemukakan bahwa kinerja pegawai merupakan hasil kerja yang bermutu tinggi. Jumlah karyawan yang melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Seorang pegawai harus memiliki kinerja yang baik untuk mendukung pencapaian dan sasaran perusahaan. Dampak kinerja karyawan dapat dilihat dari seberapa banyak yang mereka berikan kontribusi untuk organisasi, yaitu termasuk keluaran, kualitas output, durasi output, kehadiran dan sikap di tempat kerja.

Karyawan adalah aset yang menjamin kelancaran perusahaan, dimana membutuhkan keterampilan, kelincahan dan memiliki kemampuan yang cukup untuk memulai bekerja. Untuk memajukan manajemen sumber daya manusia salah satunya melalui pelatihan yang diberikan untuk mendorong karyawan agar bekerja keras, dengan ini karyawan akan berusaha keras untuk mencapai prestasi kerja lebih tinggi. Perusahaan juga akan mengeluarkan sejumlah uang untuk kebutuhan tanpa ragu-ragu untuk pelatihan staf atau karyawan meskipun

(8)

terkadang jumlah yang dikeluarkan cukup besar karena perusahaan sebagai sumber investasi tenaga kerja dan harapan untuk meningkatkan kinerja karyawan. Melalui proses pelatihan tersebut, untuk meningkatkan kemampuan karyawan merupakan kompetensi perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Selain pelatihan, diduga bahwa pengalaman kerja dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Husaini (2011:489) mencontohkan semakin tinggi pendidikan dan pengalaman kerja karyawan, maka semakin tinggi level mereka dalam menampilkan kinerja. Sedangkan menurut Sastrohadiwiryo (2005:163) mengemukakan bahwa pengalaman merupakan aset yang paling utama dan penting bagi seseorang untuk berperan dan ikut serta dalam bidang tertentu.

Karyawan dengan bertambahnya pengalaman kerja maka akan dianggap akan mudah dalam menyesuaikan dengan pekerjaan yang ada. Pengalaman kerja adalah aset utama seseorang di area tertentu. Gibson (2011:523) percaya bahwa orang yang berpengalaman akan selalu lebih pintar dalam menangani segalanya lebih baik dari orang yang tidak sama sekali berpengalaman. selain faktor di atas, yang mempengaruhi baik buruknya kinerja yaitu lingkungan kerja. Lingkungan kerja merupakan fasilitas karyawan melakukan aktivitas dan berkreasi dalam memenuhi ekspektasi perusahaan dan kebalikannya, lingkungan kerja yang tidak terlalu memadai akan timbul penurunan kinerja karyawan. Sedarmayanti (2009:21) menunjukkan secara garis besar, jenis lingkungan kerjanya berbeda beda, dibagi menjadi dua jenis yaitu lingkungan kerja fisik yang merupakan semua situasi fisik di sekeliling tempat bekerja

(9)

4

secara langsung akan berpengaruh pada karyawan. lingkungan kerja tidak langsung dan lingkungan kerja non fisik, yaitu semua situasi yang berhubungan dengan hubungan pekerjaan, hubungan sama pimpinan dan hubungan dengan teman kerja maupun sama bawahan.

Menurut Sunyoto (2013:43), lingkungan kerja yaitu sesuatu yang ada disekeliling pekerja dan mereka yang bisa mempengaruhinya untuk melakukan tugas yang diberikan, seperti pembersihan, musik, pencahayaan, dll.

Sedangkan menurut Noah dan Steve (2012:37) lingkungan kerja adalah hubungan keseluruhan dengan karyawan yang sedang bekerja. Semua hal yang ada pada tempat bekerja adalah lingkungan kerja. Dalam lingkungan kerja jika karyawan sedang melakukan pekerjaan, dan hubungan kerja yang menyangkut karyawan tersebut, maka tergolong di lingkungan kerja.

Pipit Beauty Care (PBC) merupakan tempat treatment yang bertepatan di Jl. Raya Sumenep, Desa Ponteh, Kecamatan Galis. Sebagai salah satu klinik kecantikan sudah legal, lengkap semua izin tempat dan izin praktek dokter serta izin kegiatan atau aktivitas kecantikan. PBC juga sudah mempunyai alat-alat AKL (legal) alat canggih, alat mahal, dan alat luar negeri korea, spanyol, jerman, dan terlengkap di Madura serta memiliki alat vital injector nano, atena satu-satunya di Madura. Fenomena yang terjadi pada PBC yaitu terletak pada konsumennya yang tidak terlalu yakin dengan hasil treatment nya karena para karyawannya memang belum memiliki pengalaman dan tidak mempunyai latar belakang yang bersekolah kecantikan karena itulah konsumen ragu untuk pergi ke klinik mereka, maka PBC perlu terus berbenah diri yaitu dalam kinerja

(10)

karyawan khususnya beauty therapist nya. Untuk meyakinkan para konsumen agar mau datang ke klinik PBC yaitu semua karyawan mutlak dilatih oleh selaku owner PBC yang memang sudah terlatih dan bersekolah di bidang kecantikan, maka dengan hal ini PBC dituntut untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat dengan terus meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu dukungan dari pelatihan kerja, pengalaman dan lingkungan kerja sangat diperlukan supaya bisa membantu karyawan dalam peningkatan kinerja karyawan, perusahaan akan mencapai tujuannya dengan mudah apabila kinerja dari karyawannya meningkat.

Dengan latar belakang tersebut, maka akan dilakukan penelitian tentang

“Pengaruh Pelatihan Kerja, Pengalaman dan Lingkungan Kerja terhadap kinerja karyawan pada Pipit Beauty Care Pamekasan.”

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan pada uraian latar belakang masalah penelitian diatas, maka rumusan masalah penelitian ini sebagai berikut :

1. Bagaimana pelatihan kerja, pengalaman dan lingkungan kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care?

2. Bagaimana pelatihan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care?

3. Bagaimana pengalaman berpengaruh terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care?

4. Bagaimana lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja di pipit beauty care?

(11)

6

1.3 Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui pengaruh pelatihan kerja, pengalaman dan lingkungan kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care.

2. Untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care.

3. Untuk mengetahui pengaruh pengalaman terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care.

4. Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di pipit beauty care.

1.4 Manfaat Penelitian

Manfaat yang diinginkan oleh penulis dari penelitian ini antara lain:

1. Manfaat penelitian teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai masukan pada pihak manajemen perusahaan sebagai bahan evaluasi dimasa yang akan datang dan sebagai dasar pertimbangan atau informasi dalam hal pelatihan kerja, pengalaman dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.

2. Manfaat penelitian secara praktis a Bagi Peneliti

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan serta memperbanyak acuan karya ilmiah serta bisa mengembangkan ilmu pengetahuan. Penelitian ini juga merupakan pembelajaran dan pelatihan

(12)

dalam mengaplikasikan teori dengan mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut dan kemudian akan menjadi lebih lengkap.

b Bagi Program Studi Manajemen

Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan dapat digunakan sebagai referensi tambahan bagi peneliti yang lain terutama dalam permasalahan yang berhubungan dengan pelatihan kerja, pengalaman dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.

(13)

61 BAB V

SIMPULAN DAN SARAN 5.1 Simpulan

Penelitian ini digunakan untuk menguji apakah terdapat pengaruh antara variabel Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Return On Asset terhadap Nilai perusahaan. Berdasarkan penelitian terdahulu, kajian teori, dan pengolahan data, serta pembahasan data penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Kepemilikan manajerial yang bernilai positif menunjukkan bahwa jika setiap variabel kepemilikan manajerial meningkat maka nilai perusahaan pada suatu perusahaan meningkat pula.

2. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Kepemilikan institusional yang bernilai negatif menunjukkan bahwa jika setiap variabel kepemilikan institusional meningkat maka nilai perusahaan pada suatu perusahaan akan menurun.

3. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa return on asset berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Return on asset yang bernilai

(14)

negatif menunjukkan bahwa jika setiap variabel return on asset meningkat maka nilai perusahaan pada suatu perusahaan akan menurun.

5.2 Keterbatasan

Penelitian ini masih memiliki beberapa keterbatasan diantaranya sebagai berikut:

1. Dalam mencari nilai perusahaan, penelitian ini menggunakan Tobins’ Q sebagai variabel dependen.

2. Penelitian ini hanya menggunakan empat variabel saja, diantaranya Kepemilikan manajerial (X1), Kepemilikan Institusional (X2) dan Return On Asset (X3) sebagai variabel bebas serta Nilai Perusahaan (Y) sebagai variabel terikat.

3. Penelitian ini menggunakan 10 perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI, melalui seleksi yang sesuai dengan kriteria pada penelitian ini.

5.3 Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada perusahaan makanan dan minuman , maka peneliti ingin memberikan saran-saran sebagai berikut:

1. Perusahaan diharapkan dapat memperbarui informasi terkait dengan perusahaan ,sehingga mampu meningkatkan nilai perusahaan. Selain itu, dapat digunakan untuk mengevaluasi, memperbaiki dan meningkatkan kinerja perusahaan.

(15)

63

2. Bagi pihak manajemen perusahaan makanan dan minuman diharapkan untuk lebih memperhatikan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan profitabilitas ,khususnya meningkatkan profitabilitas agar perusahaan dapat berkembang dalam persaingan yang semakin ketat.

Dengan memperhatikan variabel-variabel tersebut, perusahaan dapat memutuskan besarnya nilai perusahaan yang sesuai sehingga dihasilkan keuntungan yang optimal bagi perusahaan.

3. Bagi peneliti selanjutnya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik pada penelitian selanjutnya, sebaiknya menggunakan rasio keuangan dan struktur kepemilikan perusahaan yang lain yang tidak tercantum dalam penelitian ini serta menggunakan objek yang lain pula selain perusahaan yang digunakan peneliti saat ini.

(16)

64

Anggitasari, N dan Mutmainah. (2012). Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social ResponsibilityDan Struktur Good Corporate GovernanceSebagai Variabel Pemoderasi. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Volume 1, Nomor 2.

Amanti, Lutfilah, (2012), “ Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan dengan Pengungkapan Corporate Sosial Responsibility sebagai Variabel Pemoderasi (Studi Kasus Pada Perusahaan Rokok Yang Terdaftar Di BEI)”, Skripsi Universitas Surabaya.

Ardimas, Wahyu dan Wardoyo. 2014. “Pengaruh Kinerja keuangan dan Corporate Social ResponsibilityTerhadap Nilai Perusahaan Pada Bank Go Publicyang Terdaftar di BEI”. BENEFIT Jurnal Manajemen dan Bisnis Volume 18, Nomor 1, Juni 2014, hlm.

57 –66

.

Astarani, Juanda, SE, M.Sc,CSRS dan Siregar, Jennifer Shintauli. “Pengaruh Return On Asset (ROA) Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responbility (CSR) Sebagai variabel Pemoderasi Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa efek Indonesia Tahun 2011-2013”. Jurnal . Universiata Tanjungpura.

Apriada, K., & Suardhika, M. S. (2016). Pengaruh Struktur Kepemilikan Saham, Struktur Modal dan Profitabilitas pada Nilai Perusahaan. E-Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana, 5(2), 201–218.

Bodie, K. A. (2016). Investasi, Alih Bahasa oleh Zuliani Dalimunthe dan Budi Wibowo. Jakarta : Salemba Empat.

Cahya, Karin Dwi dan Riwoe, Julians C, (2018). “Pengaruh ROA dan ROE Terhadap Nilai Perusahaan dengan Sustainability Reporting Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan yang terdaftar di LQ 45 pada tahun 2010-2014”. Jurnal. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Harapan Bangsa. Bandung

Deriyaso, I. (2014). “Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility sebagai Variabel Moderating (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”. Skripsi. Universitas Diponegoro Semarang.

Effendi, I.A. (2016). “ Pengaruh Struktur Modal, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan”. Skripsi. Jurusan Akuntansi, FEB, UMS.

Fahmi, Irham. (2014). Analisa Kinerja Keuangan. Bandung : Alfabeta

(17)

65

Fajriana, A. (2016). “Pengaruh Corporate Sosial Responsibility (CSR), Keputusan Investasi, dan Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Manajerial sebagai Variabel Pemoderasi”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Akuntansi, FE, UNY.

Fitriyani, Indah (2019). “ Pengaruh Return On Equity (ROE), Return On Asset (ROA), Leverage dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Corporate Social Responbility Sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Perusahaan yang Tergabung di JII danTerdaftar di BEI Periode 2014-2018)”. Skripsi Institut Agama Islam Salatiga.

Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19 (Edisi 5).

Semarang: Universitas Diponegoro.

Ghozali, I. (2016). Aplikasi Analisa Multivariate Dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8).

Cetakan ke VIII. In Penelitian.

Hariyati, Eka Dewi (2019) “ Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Tekstil Dan Garment Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2015-2017)”. Skripsi Universitas Jember.

Harmono (2014). Manajemen Keuangan Berbasis Balanced Scorecard. (Pendekatan Teori, Kasus, dan Riset Bisnis). Jakarta: Bumi Aksara.

Jumingan. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta : PT. Bumi Aksara.

Kasmir (2014) Analisis Laporan Keunagan. Cetakan Keenam. PT. Raja Grafindo. Jakarta.

Kasmir. 2016, Analisis Laporan Keuangan, cetakan 9, Jakarta. PT Raja Garfindo.

Kemenperin. 2019. Industri Makanan dan Minuman Jadi Sektor Kampiun. Jakarta Selatan.

Kusuma ,Wardani A dan Dewi FR. (2015). Analisis Struktur Modal terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Sektor Utama yang Terdaftar di Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia.

Jurnal Manajemen dan Organisasi.Vol VI, No 2.

Kusuma, Awrin Wahyu dan Priantinah, Denies (2018) “ Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Pemoderasi Pada Perusahaan Yang Bergabung Di ISSI Dan Konvensional Periode 2014-2016” Jurnal Nominal/ VolumeVII Nomor 2. Yogyakarta:

Universitas Negeri Yogyakarta.

Mardiyati, U., Ahmad, G. N., & Putri, R. (2012). Pengaruh Kebijakan Deviden, Kebijakan Hutang, dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2005-2010. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI), 3(1), 1–17.

(18)

Mei Yuniati, Kharis Raharjo, Abrar Oemar. 2016. Pengaruh kebijakan Deviden, kebijakan hutang, pofitabilitas dan struktur kepemilikan terhadan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2009- 20014. Journal of Accounting. Vol.2, No.2.

Universitas Pandanaran Semarang.

Mulyadi, Martin Surya dan Anwar, Yunita. 2015. Corporate Governance, Earnings Management and Tax Management. Procedia – Social and Behavioral Sciences, 177.

Nuryono, Muhammad, Wijayanti, Anita, Samrotun, Yuli Chomsatu (2019). “Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Intitusional, Komisaris independen, Komite Audit, serta Kulitas Audit Terhadap Nilai Perusahaan Pada Pertambangan yang linsting di BEI tahun 2015-2017”. Jurnal . Surkarta Universitas Islam Batik Surakarta.

Pasaribu, M.Y., Topowijono., dan Sulasmiyati, Sri., 2016, “Pengaruh Struktur Modal, Struktur Kepemilikan Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Industri Dasar Dan Kimia Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2011-2014”, Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), Vol. 35, No. 1, Juni, hal. 154-164.

Perdana, Echo. 2016. Olah Data Skripsi Dengan SPSS 22. Bangka Belitung: Lab Kom Manajemen FE UBB.

Perdana, Ramadhan Sukma., dan Raharja. 2014. “Analisis Pengaruh Corporate Governance terhadap Nilai Perusahaan”. Dalam Journal Of Accounting, Volume 3 No. 3. Hal 1-13.

Semarang : Universitas Diponegoro.

Primady Radityo Ganang dan Sugeng Wahyudi 2015. “Pengaruh Corporate Social dan

Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Kepemilikan Manajerial Sebagai Variabel Pemoderasi”. Diponegoro Journal of Management Vol. 4, No.3

Purwohandoko. 2017. “Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan pada Sektor Pertambangan yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2015”. Jurnal Manajerial Bisnis, Vol 1 No 1, Agustus- November 2017. ISSN 2597-503X.

Rahardjo, B. T., dan Murdani, R. 2016. “Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Pengungkapan Corporate Social Resposibility Terhadap Nilai Perusahaan(Studi kasus Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar di BEI Tahun2010-2014)”. Jurnal Akuntansi Bisnis, Vol 3. No 1. 2016.

Sindhudiptha, I. N., & Yasa, G. W. (2013). Pengaruh Corporate Social Responsibility Pada Kinerja Keuangan Perusahaan dan Implikasinya Terhadap Nilai Perusahaan. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 4.2, 388-405.

Subkhan, Masrum Muhammad Noor (2016), “ Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Intervening (Pada Perusahaan

(19)

67

Industri Dasar Dan Kimia Yang Terdaftar Di Indeks Saham Syariah Indonesia Periode 2011-2015)” , Skripsi Universitas Sunan Kalijaga.

Sugiyanto dan Tato Setiawan (2019). “Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Studi Pada Perusahaan Jasa Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Periode 2014-2019)” Dalam Prosiding Seminar Nasional Humanis 2019. Tanggerang Universitas Pamulang.

Sugiyono . (2015). Metodologi Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V.W. (2016). Kupas Tuntas Penelitian Akuntansi dengan SPSS. Yogyakarta:

Pustaka Baru Press.

Sukirni, Dwi. (2011) “Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan Deviden dan Kebijakan Hutang Analisis terhadap Nilai Perusahaan”. Dalam Accounting Analysis Journal, Volume 1. No. 2. Semarang : Universitas Negeri Semarang.

Supriyono, R. A. 2018. Akuntansi Keprilakuan. Gajah Mada University Press.

Suryonugroho, B. (2016). “Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajemen, dan Ukuran Perusahaan sebagi Variabel Moderating”. Skripsi. Fakultas Ekonomi, UNY.

Susanti, Rahmawati, dan Aryani (2012). “Pengaruh Mekanisme Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Kualitas Laba Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2004 - 2007”. Jurnal Ekonomi&Bisnis. Vol. 4, No. 3, November 2010 Hal. 173-183.

Suyanti, Anggraheni Niken., Rahmawati, dan Y. Anni Aryani. 2010. “Pengaruh Mekanisme Corporate GovernanceTerhadap Nilai Perusahaan dengan Kualitas Laba Sebagai Variabel Interveningpada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2004-2007”. Dalam Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Volume 4 No. 3.

Hal. 173-183. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.

Syafitri, Nuzula dan Nurlaily (2018). “Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Studi Pada Perusahaan Industri Sub Sektor Logam Dan Sejenisnya Yang Terdaftar Di BEI pada Periode 2012-2016”. Dalam Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 56 No. 1 Maret 2018. Malang Universitas Brawijaya.

(20)

Subadriyah (2020). “Pengaruh Profitabilitas, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan sektor Industri dasar & Kimia yang terdaftar di BEI periode 2016-2018” Dalam Journal Of Accounting and Finance Vol. 5 No. 02 Jepara Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara.

Wibawa, Yoga Pradipta (2018), “ Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Porperti Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2012- 2016)”, Skripsi Universitas Islam Indonesia.

Wibowo, Soni. 2016. Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kebijakan Deviden Dan Kebijakan Hutang Terhadap Nilai Perusahaan. (Diserasi Magister, Universitas Airlangga, 2015)

Wijaya, H. B. (2017). Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan Dengan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi. Universitas Katolik Musi Charitas.

Wiranata, Yulius Ardy dan Nugrahanti, Yeterina Widi (2013). “Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia”. Dalam Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Volume 15, No. 1. Hal 15-26. Salatiga : Universitas Kristen Satya Wacana.

(21)

69

Referensi

Dokumen terkait

KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PENGATURAN LABA ( EARNINGS MANAGEMENT ) (Ditinjau dari Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Arus Kas Internal dan Kepemilikan Manajerial terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek

Rasio rasio keuangan yang digunakan Return on Assets ( ROA ), Debt to Tottal Asset ( DTA ), Diversifikasi, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Dan

PENGARUH GENDER DEWAN KOMISARIS, GENDER DEWAN DIREKSI, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek

Pengaruh kepemilikan institusional yang memoderasi hubungan antara konservatisme terhadap asimetri informasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN ( FIRM SIZE ), PROFITABILITAS, DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP DIVIDEN.. (Studi Pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa

Apakah kepemilikan manajerial berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?..

Pengaruh Leverage, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional terhadap Keputusan Investasi Studi pada Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek