• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh model flipped classroom terhadap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pengaruh model flipped classroom terhadap"

Copied!
124
0
0

Teks penuh

Ana Faradila, 2023: Pengaruh model flipped class terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII mata pelajaran IPS SMP Negeri 1 Jenggawah Tahun Pelajaran 2022/2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model flipped class terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII IPS di SMP Negeri 1 Jenggawah.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat penelitian

Manfaat Teoritis

Manfaat Praktis a. Bagi Peneliti

Ruang Lingkup Variabel 1. Variabel Penelitian

Indikator Penelitian

Indikator variabel bebasnya adalah langkah-langkah model flipped class yang diterapkan pada pembelajaran kelas eksperimen. Flipped Classroom adalah pendekatan yang memindahkan informasi keluar kelas dan mengasimilasi informasi di dalam kelas.

Motivasi Belajar

Pembelajaran IPS

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengajaran IPS adalah proses memberikan pengalaman belajar kepada siswa melalui serangkaian kegiatan yang direncanakan agar siswa memperoleh kompetensi terhadap materi atau materi tentang IPS yang dipelajari.

Asumsi Penelitian

Hipotesis

Sistematikan Pembahasan

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar geografi dengan menggunakan metode blended learning pada flipped class. Penggunaan Variasi Blended Learning Flipped Classroom untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Geografi Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas X Ips 3 SMAN 2.

Tabel 2.1   Penelitian Terdahulu
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

Kajian Teori

Motivasi Belajar

Selain itu, dalam jurnal tersebut Bakar menyebutkan motivasi belajar sebagai salah satu penentu motivasi belajar hasil belajar siswa. Dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar adalah dorongan sadar atau tidak sadar yang dimiliki siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar berkelanjutan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yang berujung pada perubahan perilaku. Motivasi belajar berpengaruh terhadap hasil belajar apabila usaha siswa bersifat positif, suportif, dan terfokus pada kegiatan belajar.

Menurut Oemar Hamalik dalam Jurnal Positioning Motivasi Siswa dalam Belajar, ada beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya motivasi intrinsik dan ekstrinsik yaitu: 43. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa cara untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengan memberi angka. harga, persaingan. Hubungan Model Flipped Classroom Dengan Motivasi Belajar Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Jika fasilitas di sekolah tersedia, jika siswa tidak mempunyai motivasi belajar maka semuanya akan sia-sia. Motivasi belajar memerlukan dorongan internal dan eksternal dalam diri siswa untuk melakukan perubahan perilaku dengan berbagai unsur yang didukung.

Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

IPS sebagai bagian dari kurikulum sekolah merupakan peluang yang baik untuk mengembangkan efektivitas, keterampilan kognitif dan psikomotorik siswa untuk menjadi manusia pembangunan. Dengan mempelajari masa lalu dan warisannya, siswa dapat menggunakan pengetahuan faktual dan konseptual sejarah, serta unsur-unsur penelitian sejarah, untuk mengambil keputusan dan mengambil tindakan terhadap isu-isu publik. Melalui tema ini, siswa diharapkan mampu mengeksplorasi hubungan antara manusia dan lingkungan, memperluas pandangan dunia serta memahami di mana dan mengapa manusia, tempat, dan lingkungan itu ada.

Dengan tema ini siswa dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan jati diri, perkembangan dan perilaku individu. Penting bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan dan bentuk-bentuk kekuasaan, wewenang dan pemerintahan. Melalui tema ini, mahasiswa dapat belajar mengelola produksi, konsumsi dan distribusi barang dan jasa serta memperdalam pengetahuannya tentang permasalahan perekonomian domestik dan global.

Dengan mendalami keterkaitan ilmu pengetahuan, teknologi dan masyarakat, siswa dapat memahami dampak perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa lalu dan masa kini. Memahami hubungan global dianggap penting dalam masyarakat. Melalui mata kuliah ini mahasiswa dipersiapkan untuk mengkaji isu-isu global yang timbul akibat globalisasi.

Sampel

Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jenggawah yang berjumlah 284 siswa, jumlah tersebut terdiri dari kelas VIII A,B,C,D,E,F,G,H,I. Dalam pengambilan sampel ini didasarkan pada varian yang sama yaitu siswa dan juga guru yang diinstruksikan untuk membimbing peneliti dalam mengajar di kelas VIII A dan VIII. Berdasarkan teknik pengambilan sampel diambil dua kelas, yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran flippedclassroom yang berjumlah 33 siswa dan VIII B sebagai kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori dengan jumlah siswa sebanyak 33 siswa.

Bagian ini menjelaskan cara peneliti mengumpulkan data serta menjelaskan alat dan bahan yang digunakan dalam metode pengumpulan data (kuesioner, checklist, observasi, dan lain-lain) atau digunakan dalam penelitian. Teknik pengumpulan data dengan observasi digunakan jika penelitian menyangkut perilaku manusia, proses kerja, fenomena alam dan jika jumlah responden yang diamati tidak terlalu banyak 57. Kuesioner adalah teknik pengumpulan data dimana responden disajikan dengan serangkaian pertanyaan atau tertulis pertanyaan.

Kuesioner merupakan salah satu bentuk pengumpulan data yang efektif ketika peneliti mempunyai pemahaman yang jelas mengenai variabel yang akan diukur dan apa yang diharapkan dari responden.58. Dalam penelitian ini peneliti membuat soal dan pernyataan yang akan diberikan pada tes penelitian yaitu Kelas VIII A dan B di SMP Negeri 1 Jenggawah.

Instrumen Pengumpulan Data

Uji Validitas

Untuk menyatakan alat ukur tersebut valid atau tidak valid, peneliti dalam penelitian ini melakukan uji validitasnya dan dapat juga diukur dengan SPSS versi 25 for Windows. Uji validitas digunakan untuk mengetahui valid atau tidaknya setiap butir soal angket motivasi belajar siswa sebelum diujicobakan pada kelas yang diteliti. Berdasarkan uji validitas yang dilakukan disimpulkan bahwa instrumen yang tidak valid dibuang dan hanya instrumen valid yang digunakan untuk penelitian selanjutnya.

Berdasarkan hasil uji validitas diatas diperoleh 30 soal valid dan 5 soal tidak valid. Maka selanjutnya peneliti akan menggunakan 30 soal valid untuk menguji kedua kelas tersebut.

Uji Realiabilitas

Analisis Data

  • Visi dan Misi Sekolah SMP Negeri 1 Jenggawah
  • Sejarah Singkat Berdirinya SMP Negeri 1 Jenggawah
  • Identitas SMP Negeri 1 Jenggawah
  • Keadaan Siswa
  • Struktruk Organisasi
  • Keadaan Tenaga Pengajar
  • TRI ERNI
  • EKA FARIDA ENDRIYANI,
  • DENOK DEWI ROSA
  • YUSWARDI LEKSMANA,
  • ANDHIKA BINTANG RHAMA ROBY HABIBI,
  • FEBDERIKA IKA KURNIA,
  • SEPTIAN TRI
  • MERY FATMALA
  • TIARA KUMALA

Dalam analisis ini peneliti akan menunjukkan pengaruh model flipped class blended learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Jenggawah tahun ajaran 2022/2023. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis uji Independent Sample T-test dengan bantuan SPSS versi 25. Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang berasal dari populasi berdistribusi normal atau berada dalam distribusi normal.

Dasar pengambilan keputusan adalah jika nilai (sig.) > 0,05 maka data survei dinyatakan normal, jika nilai (sig.) < 0,05 maka data survei tidak berdistribusi normal. Tujuan uji homogenitas adalah untuk mengetahui ada tidaknya dua atau lebih kelompok sampel data yang diambil dari suatu populasi yang mempunyai Kriterianya adalah jika nilai (sig.) > 0,05 maka varians kedua kelompok data sama atau homogen. Jika nilai (sig.) < 0,05 maka kedua kelompok data tidak sama atau tidak homogen.

Uji Independent Sample T-test merupakan suatu teknik analisis data yang digunakan untuk membandingkan proporsi dua kelompok yang tidak berhubungan satu sama lain dengan tujuan untuk mengetahui sama atau tidaknya proporsi kedua kelompok tersebut. Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari angket motivasi belajar siswa kelas VIIIA dan VIIIB.

Penyajian Data

  • Data Hasil Angket Motivasi Belajar Siswa
  • Uji Normalitas
  • Uji Homogenitas
  • Analisis Data
  • Uji Hipotesis

Berikut hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel yang meliputi hasil tabel 4.4 angket motivasi belajar siswa kelas VIII A dan tabel 4.5 hasil angket motivasi belajar siswa kelas VIII B. Berdasarkan data pada tabel diatas terdapat perbedaan nilai rata-rata antara kelas kontrol dan kelas eksperimen terhadap motivasi belajar siswa, yaitu pada kelas kontrol VIIB terdapat nilai rata-rata sebesar 99,212 sedangkan pada kelas eksperimen VIII A terdapat perbedaan nilai rata-rata sebesar 99,212. skor mean sebesar 103,42 C. Sebelum dilakukan uji hipotesis, dilakukan uji prasyarat yang terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas untuk mengetahui apakah data yang akan dianalisis berdistribusi normal dan homogen.

Berdasarkan hasil uji normalitas di atas diketahui nilai karakteristik sebesar 0,200 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil angket motivasi belajar kelas eksperimen maupun kelas kontrol adalah normal. Setelah melakukan uji normalitas data, langkah selanjutnya adalah melakukan uji homogenitas untuk mengetahui variasi populasi data, apakah kedua kelas tersebut mempunyai varian yang sama atau berbeda. Berdasarkan hasil uji homogenitas di atas diketahui nilai signifikansi (sig) sebesar 0,335 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat variansi data angket kelas eksperimen dan kelas kontrol VIII. kelas homogen.

Berdasarkan penyajian data hasil uji yang diperlukan untuk analisis data yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, diperoleh hasil data yang berdistribusi normal dan mempunyai varian yang homogen, maka setelah melalui kedua uji wajib tersebut selanjutnya dilakukan uji hipotesis. . keluar menggunakan uji T sampel independen untuk menguji. Artinya: Terdapat pengaruh yang signifikan model Flipped Classroom terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Jenggawah.

Pembahasan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Flipped Classroom terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Jenggawah tahun pelajaran 2022/2023. 61 Ahmad Mubarok, Model Flipped Classroom dalam Motivasi Belajar Siswa, “Jurnal Prosiding TPP & PDs” No 2 (2017). Artinya: terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh model Flipped Classroom terhadap Motivasi Belajar siswa kelas VIII mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Jenggawah tahun pelajaran 2022/2023.

Hasil penelitian yang disusun peneliti menunjukkan bahwa keberadaan model Flipped Classroom yang baik memberikan pengaruh yang besar terhadap peningkatan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 1 Jenggawah, yaitu semakin baik model pembelajaran yang diberikan guru maka semakin tinggi pula Semakin menarik minat siswa terhadap motivasi belajar dan sebaliknya, semakin buruk model pembelajaran yang diberikan guru maka semakin rendah pula motivasi belajar siswa. Dan juga beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan selalu memberikan motivasi dan nasehat. Dengan memberikan model Flipped Classroom yang baik dan motivasi belajar yang baik, maka siswa dapat melaksanakan proses belajar mengajar dengan baik.

Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis peneliti dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan antara model Flipped Classroom terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII IPS SMP Negeri 1 Jenggawah Tahun Pelajaran 2022/ tahun ajaran 2023. Artinya: terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh model Flipped Classroom terhadap Motivasi Belajar siswa kelas VIII mata pelajaran IPS di SMP Negeri 1 Jenggawah tahun pelajaran 2022/2023.

Saran

Dengan menolak H0 dan menerima Ha, maka penelitian ini dapat membuktikan kebenaran hipotesis adanya pengaruh model Flipped Classroom terhadap motivasi belajar siswa Kelas VIII IPS di SMP Negeri 1 Jenggawah tahun pelajaran 2022/2023. tahun. Bagi para guru khususnya guru IPS dapat menggunakan model Blended Learning Flipped Classroom untuk diterapkan dalam proses pembelajaran, sehingga pembelajaran terasa menyenangkan dan menarik serta meningkatkan semangat belajar siswa. Choiroh, Ayu Nur Laily, dkk., “Pengaruh Model Pembelajaran Flipped di Kelas Menggunakan Metode Mind Mapping Terhadap Prestasi dan Kemandirian Pembelajaran Fisika,” Jurnal Pendidikan Fisika, Vol.7 (2018) 2 .

Penggunaan Blended Learning Menggunakan Model Flipped Classroom Menggunakan Google Classroom Dalam Pembelajaran Matematika SMA,” Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 1 April “Penerapan Model Flipped Classroom Pada Bahan Ajar IPS Kegiatan Ekonomi Kelas V SDN 601 Manggala Surabaya”, Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat dan Hasil Penelitian (2021). Simanjuntak, Lasmana Udur, “Penggunaan Metode Blended Learning Versi Flipped Classroom untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Geografi Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kelas X Ips 3 SMAN 2 Pangkalan Kerinci Tahun 2022", Jurnal Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 2 No. 2 (2022) Sukayanti, Luh Rika, I Komang Sudarma dan I Nyoman Jampel.

“Pengembangan Blended Learning Tipe Flipped Classroom pada Mata Pelajaran Seni Budaya Kelas Xi,” Jurnal Edutech Universitas Pendidikan Ganesha. Sudiasih, Yuni, Trisnaningsih, dan Risma Margaretha Sinaga, "Flipped Classroom: Alternatif Pembelajaran Sosiologi di Masa Pandemi Covid-19." Waryana, “Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Berbantuan Google Sites untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS”.

Pengaruh model blended learning flippedclassroom terhadap motivasi belajar siswa pada kelas VIII mata pelajaran IPS SMP Negeri 1 Jenggawah Tahun Pelajaran 2022/2023.

IDENTITAS PENULIS

RIWAYAT PENDIDIKAN

Gambar

Tabel 2.1   Penelitian Terdahulu

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan perumusan masalah yang telah ditentukan sebelumnya, maka hipotesis penelitian ini adalah: kepercayaan merek dan advertising (iklan) melalui instagram mempunyai

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dirumuskan hipotesis penelitian sebagai berikut: 1) Terdapat perbedaan pengaruh antara model classroom dan model discovery

classroom adalah suatu model pembelajaran yang membalik metode pembelajaran di kelas [6]. Semenjak kemunculan model pembelajaran ini, banyak diimplementasikan oleh

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Maoidah, Ruhimat &amp; Dewi (2017) dapat disimpulkan secara umum bahwa penerapan model pembelajaran Flipped

Purwanto juga menjelaskan motivasi merupakan suatu pernyataan yang kompleks di dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan (goal) atau

Hipotesis Penelitian Suharsimi Arikunto menjelaskan bahwa hipotesis adalah “jawaban yang bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang

Hal ini mengindikasikan bahwa model Blended Learning menggunakan aplikasi google classroom mampu meningkatkan hasil belajar IPS siswa di Kelas VIII SMP Nasional Denpasar, dan 3 pada

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1 Skor rata – rata angket motivasi siswa kelas eksperiment lebih tinggi dari skor rata – rata kelas kontrol 2Hasil rata – rata posttest kelas