PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi instansi pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya untuk meningkatkan kinerja pegawai, diperlukan motivasi agar pegawai dapat bekerja dengan baik dan maksimal, dan salah satunya adalah pemberian tantiem bagi prestasi kerja pegawai negeri sipil. pelayan, yang dapat merangsang semangat pegawai dalam melaksanakan tugas. mereka dengan cepat menghilangkan tugas dan tanggung jawab atas pekerjaan dan hak mereka. Dengan kata lain tunjangan kinerja merupakan imbalan berupa tambahan penghasilan yang diterima karyawan atas pekerjaannya guna meningkatkan semangat kerja. Secara teoritis, tunjangan kinerja merupakan salah satu komponen kesejahteraan pegawai, dan Tukin (Tunjangan Kinerja) dapat dijadikan salah satu unsur motivasi keberhasilan pegawai.
Imbalan yang diberikan kepada pegawai atas prestasi kerja atau prestasinya disebut kompensasi kinerja. Pasal 1 ayat (1) Peraturan Menteri Agama RI Nomor 11 Tahun 2019 menyebutkan tunjangan kinerja adalah tunjangan yang diberikan kepada pegawai di lingkungan Kementerian Agama yang pelaksanaannya sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor .130 Tahun 2018 tentang Pembayaran Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Agama. Menurut Sadili Samsudin dalam bukunya Manajemen Sumber Daya Manusia, salah satu fungsinya adalah memberikan kompensasi kinerja.
Meskipun diberikan bonus kinerja, namun kinerja pegawai tidak menunjukkan perubahan yang signifikan bahkan cenderung tetap. Ia juga berharap pemberian bonus kinerja dapat memberikan motivasi bagi pegawai Agae untuk dapat bekerja secara disiplin, proaktif, dan inovatif.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Tinjauan Teori
- Fungsi tunjangan Kinerja
- Unsur-unsur Tunjangan Kinerja
- Indikator Tunjangan Kinerja
- Kinerja Pegawai
- Pengertian Kinerja Pegawai
- Faktor-faktor yang memp engaruhi Kinerja Pegawai
- Indikator Kinerja Pegawai
- Penelitian Terdahulu
- Kerangka Pikir
- Hipotesis
Pemberian tantiem atas prestasi kerja dilakukan secara adil dan wajar sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas dan menjamin kesejahteraan pegawai. Menurut Mondy dan Neo (dalam Rivai, perbedaan jenis bonus kinerja adalah finansial dan non finansial, yaitu bonus kinerja yang diberikan kepada pegawai tertentu karena prestasinya di atas standar atau memenuhi target.
Bonus kinerja merupakan tantiem kepada PNS yang diperoleh dari keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi. Tunjangan prestasi kerja (XI) berpengaruh positif signifikan terhadap prestasi kerja PNS (Y) dan disiplin kerja (X2) berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja PNS (Y). Pengelolaan dan/atau pemberian bonus kinerja merupakan variabel yang mempunyai hubungan positif dan cukup signifikan terhadap kinerja pegawai.
Kerangka yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pengaruh pemberian bonus kinerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Hipotesis penelitian ini adalah : Kompensasi kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar.
METODOLOGI PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Definisi Operasional Variabel
- Populasi dan Sampel
- Teknik Pengumpulan Data
- Sumber Data
- Teknik analisis Data
- Uji Hipotesis
Hal ini menunjukkan bahwa hibah kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Secara keseluruhan hasil pengujian pada variabel tunjangan kinerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa hibah kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara suplemen kinerja terhadap kinerja pegawai Kementerian Agama Kota Makassar. Pengaruh Pemberian Alat Bantu Kinerja (Tukin) Terhadap Motivasi Kerja PNS Kementerian Agama Kota Payakumbuah. Pengaruh Pemberian Bonus Kinerja (tukin) Terhadap Motivasi Kerja PNS Kementerian Agama Kota Payakumbuah.
Pengaruh dana hibah kinerja daerah (Tkd) terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Banggai. Jawaban dari Anda selanjutnya akan diolah sehingga menghasilkan hasil penelitian dengan judul “Pengaruh Pemberian Tunjangan Kinerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar”.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
Bagian Kurikulum dan Evaluasi mempunyai tugas : Menyiapkan pelayanan pelaksanaan pelayanan, petunjuk teknis dan pelatihan di bidang kurikulum dan evaluasi di Raudlatul Athfal (RA), Medrash Ibtidayah (MI), Madrash Tsanawiyah (MTs), Madrash Aliyah (MA), dan Madrasah Profesi Aliyah (MAK). Bagian Tenaga Diklat mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan pelayanan, petunjuk teknis dan pelatihan di bidang kurikulum dan penilaian di Raudlatul Athfal (RA), Medrash Ibtidayah (MI), Madrash Tsanawiyah (MTs), Madresah Aliyah (MA), dan Madrasah Profesi Aliyah (MAK). Bagian Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan pelaksanaan pengabdian, petunjuk teknis dan pelatihan di bidang pengembangan potensi mahasiswa di RSH, MI, MSH, MA dan MAK.
Bagian pendidikan formal dan kesetaraan bertanggung jawab; Penyiapan bahan pelaksanaan pelayanan, petunjuk teknis dan pelatihan di bidang pendidikan formal dan kesetaraan. Seksi Asrama Islam mempunyai tugas: Menyiapkan bahan pelaksanaan bimbingan teknis dan pelayanan pelatihan di bidang asrama Islam. Seksi Pendidikan Al-Qur'an mempunyai tugas: Menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan, petunjuk dan pedoman di bidang pendidikan Al-Qur'an.
Bagian sistem informasi pesantren dan pesantren mempunyai tugas sebagai berikut: Menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan, bimbingan teknis dan bimbingan di bidang pengelolaan sistem informasi pendidikan pesantren. Seksi Pendidikan Agama Islam (PAUD&TK) mempunyai tugas: menyiapkan bahan pelaksanaan materi pengabdian, bimbingan teknis dan bimbingan di bidang pendidikan agama Islam pada PAUD dan TK. Seksi pendidikan agama Islam di SD/SDLB mempunyai tugas: menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan, bimbingan teknis, dan bimbingan di bidang pendidikan agama Islam di SD/SDLB.
Jurusan Pendidikan Agama Islam SMP/SMPLB menyiapkan materi pelaksanaan layanan bimbingan teknis, dan bimbingan bidang pendidikan agama Islam di SMP/SMPLB. Jurusan sistem informasi pendidikan agama Islam mempunyai tugas sebagai berikut: Penyiapan bahan pelaksanaan pelayanan, bimbingan teknis dan bimbingan di bidang pengelolaan sistem informasi pendidikan agama Islam. Bagian akomodasi, pengangkutan, dan perlengkapan haji mempunyai tugas: menyiapkan bahan persiapan, bimbingan teknis, dan bimbingan di bidang akomodasi, pengangkutan, dan perlengkapan haji.
Seksi Penghuluan mempunyai tugas: Menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan, petunjuk teknis dan petunjuk di bidang pengelolaan Penghuluan. Bagian Pemberdayaan Kantor Agama mempunyai tugas sebagai berikut: Penyiapan bahan pelaksanaan pelayanan, bimbingan teknis dan bimbingan di bidang pemberdayaan Kantor Agama. Bagian Masjid mempunyai tugas: Menyiapkan bahan pelaksanaan bimbingan teknis dan pelayanan pelatihan di bidang masjid.
Deskripsi Data Variabel Penelitian
Berdasarkan tabel diatas diperoleh nilai koefisien pengaruh suplemen terhadap kinerja karyawan nilai t sebesar 5,167. Tabel diatas menunjukkan nilai koefisien determinasi = 0,326 yang berarti variabel bonus kinerja mempengaruhi variabel kinerja pegawai sebesar 32,6%, dan sisanya sebesar 67,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Pertimbangan dalam penelitian ini adalah hasil pengujian hipotesis, koefisien pengaruh bonus kinerja terhadap kinerja pegawai diperoleh thitung 5,167 > ttabel 1,674 dan nilai signifikan = 0,000 < 0,05.
Pangemanan dan Ellen G Tangkere (2017, dengan judul “Pengaruh Tunjangan Kinerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa”. Melihat penelitian terdahulu serupa dengan penelitian ini, tunjangan kinerja merupakan salah satu faktor pendukung bagi pegawai. untuk memberikan kinerja yang lebih baik, oleh karena itu tunjangan kinerja yang bersifat variabel menjadi hal yang paling penting untuk dilakukan dan diberikan kepada pegawai.
Selain itu, peneliti memilih judul ini untuk diteliti karena ingin tahu seberapa besar pengaruh suplemen kinerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Peningkatan kinerja dapat mempengaruhi kinerja karena dengan keterampilan yang tinggi maka kinerja pegawai akan tercapai. Tabel di atas juga menunjukkan bahwa sig. kurang dari 0,05, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi kinerja pegawai atau dapat dikatakan suplemen kinerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yaitu hasil uji hipotesis, koefisien pengaruh bonus kinerja terhadap kinerja pegawai diperoleh thitung 5,167 > ttabel 1,674 dan nilai signifikan = 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa bonus kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di kantor Kementerian Agama Kota Makassar. Adapun rencana kedepannya, suplemen prestasi kerja perlu terus dikembangkan agar kinerja pegawai terus meningkat dan menjadi lebih baik lagi. Kami berharap penelitian ini dapat memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan mengenai masalah kinerja dan kinerja pegawai, serta memberikan kesempatan kepada peneliti untuk menerapkan teori-teori yang dipelajari selama perkuliahan dan memperdalamnya lebih luas. .
Pengaruh bonus kinerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil di Balai Karantina Pertanian Kelas I Banjarmasin. Pengaruh bonus kinerja terhadap motivasi kerja pegawai (studi kasus pada pegawai di Kantor Pemantapan Kehutanan Wilayah 1 Medan. Pengaruh bonus kinerja dan lingkungan kerja terhadap motivasi kerja pegawai di Kantor Kementerian Agama Kota Medan.
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan hasil uji F pada tabel di atas diperoleh Fhitung sebesar 26,693, sedangkan hasil Ftabel pada tabel distribusi mempunyai tingkat kesalahan sebesar 5%. Dapat disimpulkan bahwa hibah kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota Makassar.
Saran
2019) Kinerja Karyawan Bone Bolango-Gorontalo : CV. 2007) Dampak Manajemen Sumber Daya Manusia dan Budaya Organisasi Terhadap Kualitas Pelayanan di Kantor Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Dengan adanya kuisioner tersebut, Sri Wahyuni mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar saat ini sedang menyusun skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Manajemen, sehingga sangat membutuhkan pendapat dalam formulir tanggapan kuesioner dari Anda untuk menyelesaikan penelitian ini. Kasus yang digunakan Statistik untuk setiap pasangan variabel didasarkan pada semua kasus dengan data yang valid untuk pasangan tersebut.
Cases used Statistics are based on all cases with valid data for all variables in the procedure. Cases used Statistics are based on cases with no missing values for the variables used.