• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh relisensi terhadap distres psikologis pada mahasiswa

N/A
N/A
Kelas D @ Jimmi Micael Ginting

Academic year: 2024

Membagikan "Pengaruh relisensi terhadap distres psikologis pada mahasiswa "

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal yang di rujuk

Judul : Pengaruh relisensi terhadap distres psikologis pada mahasiswa

Penulis: Fatimah Azzahra

Abstrak: Distres psikologis merupakan keadaan negatif kesehatan mental yang

mempengaruhi individu baik secara langsung maupun tidak langsung dan

berkaitan dengan kondisi kesehatan fisik dan mental lainnya

Kata kunci: Resilensi , distres psikologis, Mahasiswa

Tujuan : Penelitian ini

bertujuan untuk menemukan pengaruh resiliensi terhadap distres psikologis

mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan Kessler Psychological Distress

Scale (K10) dan Connor Davidson Resilience Scale (CDRISC 25) yang

diberikan kepada 342 mahasiswa.

Pendahuluan : Pidgeon, dkk (2014) menyatakan bahwa

mahasiswa dengan tingkat resiliensi yang rendah memiliki tingkat distres psikologi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa yang memiliki tingkat resiliensi yang lebih tinggi.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi memberikan pengaruh negatif sebesar 3.6% yang artinya

semakin tinggi resiliensi maka semakin rendah distres psikologis, dan

semakin rendah resiliensi maka semakin tinggi distres psikologis.

Judul : HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP

TINGKAT RESILIENSI REMAJA DI PANTI ASUHAN

Penulis : Lamda Octa Mulia , Veny Elita

, Rismadefi Woferst

Abstrak :t ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial sebaya dengan tingkat kepadatan remaja di panti asuhan. Metode ini menggunakan korelasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di 4 panti

(2)

asuhan di Pekanbaru, yang merupakan panti asuhan Al Hidayah, panti asuhan Putra Harapan, panti asuhan Annisa, dan panti asuhan Arrahim, dengan jumlah sampel 114 responden yang diambil pengambilan sampel cluster

Kata kunci: Remaja di panti asuhan, dukungan sosial sebaya, ketahanan.

Tujuan : :tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial sebaya dengan tingkat kepadatan remaja di panti asuhan.

Pendahuluan : Masa remaja merupakan suatu periode

transisi dari anak-anak menuju masa dewasa, dimana terjadi kematangan fungsi fisik, kognitif,

sosial, dan emosional yang cepat pada laki-laki maupun perempuan (Wong, 2008).

Hasil : Hasil penelitian yang telah dilakukan pada 114 remaja yang tinggal di 4 panti asuhan,

yaitu Panti Asuhan Al Hidayah, Panti Asuhan Putra Harapan, Panti Asuhan Annisa, dan Panti Asuhan Arrahim Pekanbaru didapatkan hasil bahwa proporsi perempuan lebih banyak daripada laki-laki yaitu responden perempuan berjumlah 65 orang (57%) sedangkan laki-laki 49 orang (43%).

Kesimpulan : dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan sosial teman sebaya terhadap tingkat resiliensi remaja di panti asuhan.

Judul : Strategi Koping Siswa dalam Menghadapi Stres Akademik di Era Pandemi Covid-19

Penulis : Della Tri Damayamti & Alviyatun Masitoh

Abstrak: Stres akademik merupakan suatu kondisi akibat ketidakseimbangan situasi yang diinginkan dengan keadaan fisiologis,

psikologis, dan sistem sosial siswa, sehingga permasalahan stres akademik harus segera diatasi

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab beserta strategi koping yang digunakan siswa

untuk menurunkan stres akademik di era

(3)

pandemi Covid-19.

Pendahuluan: Kemunculan wabah ini sangat berdampak terhadap berbagai aspek kehidupan seperti ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Sejak ditetapkannya

sebagai pandemi, pemerintah segera mengeluarkan kebijakan guna

meminimalisir penyebaran kasus luar biasa ini.

Pemerintah memutuskan

penerapan social distancing, physical distancing, pembatasan sosial berskala besar (PSBB), work from home, dan belajar dari rumah bagi para pelajar atau

mahasiswa

Hasil: Siswa sekolah menengah atas rentan menghadapi tekanan akademis

karena memiliki harapan akademis yang lebih tinggi (Izzati, Tentama, &

Suyono, 2020). Kondisi ini akan berimplikasi negatif terhadap diri individu yang

merasakannya. Dalam penelitian ini, subjek menyebutkan reaksi akibat stres

akademik yang dominan dialaminya adalah pusing, sulit tidur, atau tidur tidak

teratur. Terdapat pula efek lainnya seperti jantung berdebar, perut mulas, dan sering buang air kecil.

Kesimpulan: Stres akademik merupakan salah satu permasalahan psikologis siswa di

tengah pandemi COVID-19. Pertama, perubahan pola belajar menjadi daring, kesulitan memahami penjelasan melalui bahasa tulis, perasaan jemu akibat interaksi guru hanya sebatas memberikan tugas, dan posisi kelas XII menjadi

faktor penyebab terjadinya stres.

Judul: Pengembangan modul bimbingan dan konseling untuk

pengelolaan stres akademik siswa Penulis: Mufadhal Barseli1 , Ifdil Ifdil2

, Mudjiran Mudjiran3 , Z. Mawardi Efendi4 , Nilma Zola5

Kata kunci: Stres akademik

(4)

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan apakah modul bimbingan dan konseling untuk pengelolaan tekanan akademik siswa memenuhi syarat dan materi yang memenuhi syarat, dan untuk menggambarkan tingkat kegunaan dan modul konseling untuk pengelolaan stres akademis siswa oleh konselor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Addie Model.

Tujua: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan apakah modul bimbingan dan konseling untuk pengelolaan tekanan

akademik siswa memenuhi syarat dan materi yang memenuhi syarat, dan untuk

menggambarkan tingkat kegunaan dan modul konseling untuk pengelolaan stres akademis siswa oleh konselor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Addie Model.

Pendahuluan: Stres merupakan suatu permasalahan yang sering menjadi

pembahasan dalam kehidupan sehari-hari.

Stres sebagai suatu fenomena pertama kali dijelaskan oleh Selye pada tahun 1950-an (Ross & Altmaier,

1994). Selye menggunakan pendekatan medis fisiologis untuk menjelaskan tentang

fenomena stres sebagai

suatu respon yang tidak spesifik dari fisik seseorang terhadap adanya berbagai tuntutan baik dari dalam

maupun dari luar tubuh manusia.

Hasil: Pengelolaan Stres Akademik Siswa Pengimplementasian modul BK untuk pengelolaan stres akademik

siswa yang disusun telah mencapai taraf keterpakaian yang memadai. Untuk aspek perencanaan dapat

dilakukan oleh guru BK/konselor dengan baik.

Segala alat yang dibutuhkan untuk penggunaan modul dapat

disediakan oleh guru BK/konselor. Selanjutnya aspek pelaksanaan menunjukkan bahwa guru BK/konselor

dapat mengikuti langkah- langkah yang telah disusun.

Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, ditarik

kesimpulan modul BK untuk pengelolaan stres

(5)

akademik siswa berada pada kategori layak secara materi, sangat layak secara tampilan modul dan tingkat

keterpakaian modul BK untuk pengelolaan stres akademik siswa berada pada kategori sangat tinggi. Artinya,

bahwa modul BK untuk pengelolaan stres akademik siswa dapat digunakan sebagai media dalam

pelaksanaan layanan BK di sekolah.

Judul: Pengaruh Metode Pembelajaran Online Terhadap Stres

Akademik Mahasisw

Penulis: Drajat Edy Kurniawan 1, Arum Setiowati2

Kata kunci: Metode Pembelajaran Metode Pembelajaran Online Stres Akademik

Abstrak: Metode pembelajaran online merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dan

komunikasi. Melalui metode pembelajaran online, dosen tidak perlu

bertatap muka untuk menyampaikan materi kepada siswa. Salah satu dampak penerapan metode

pembelajaran online adalah

kesalahpahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan yang

menyebabkan gangguan psikologis berupa stres akademik

Tujuan: Tujuan dari

penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh dan besarnya

pengaruh metode pembelajaran online terhadap stres akademik

mahasiswa. Jumlah responden penelitian adalah 80 mahasiswa.

Instrumen yang digunakan adalah angket.

Pendahuluan: Di era pandemi covid-19 ini, mahasiswa dihadapkan pada kenyataan bahwa proses perkuliahan dilakukan melalui metode online. Metode pembelajaran online

merupakan metode pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi dan

(6)

komunikasi (Yunitasari & Hanifah, 2020.

Proses pembelajaran terkadang menjadi tidak terarah karena sering terjadi

mis komunikasi antara dosen dan mahasiswa.

Selain itu, metode pembelajaran

online membuat mahasiswa bosan karena sebagian besar dosen hanya memberikan tugas tanpa menyampaikan penjelasan yang detail mengenai materi yang

dipaparkan.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan tidak terbukti kebenarannya sehingga diperlukan

pembahasan lebih lanjut untuk memperoleh penjelasan yang lebih rinci. Secara teori dikatakan bahwa metode pembelajaran online memiliki berbagai dampak terhadap aktivitas belajar siswa (Al-Baher et al., 2021). Ketika guru menerapkan metode pembelajaran online, tidak ada pertemuan tatap muka antara guru dan siswa. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran tidak terkontrol secara optimal

Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah metode pembelajaran online tidak berpengaruh signifikan terhadap stres akademik mahasiswa. Besarnya pengaruh tersebut sangat kecil, hanya 0,1% yang menunjukkan bahwa stres akademik

mahasiswa tidak secara langsung dipengaruhi oleh metode pembelajaran online

judul : PENGARUH PEMBELAJARAN ONLINE TERHADAP STRES AKADEMIK SISWA

DI SMA NEGERI 1 KEPANJEN penulis: Syarifatur Rofiah

kata kunci: Pembelajaran Online; Stres Akademik;Siswa

abstrak: Perubahan pola pembelajaran terjadi di Indonesia selama wabah pandemi Covid- 19.Pola

pembelajaran tatap muka yang biasa dilakukan pada semua jenjang pendidikan sekolah menengah

keatas, harus digantikan dengan pembelajaran online atau dalam jaringan

tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaiaman

(7)

pengaruh pembelajaran online terhadap stres akademik siswa

pada masa pandemi covid-19.

pendahuluan: Pembelajaran online adalah proses

pembelajaran yang didukung oleh jarigan internet dan media digital yang dapat membantu menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Pembelajaran online menjadi solusi pada saat masa pandemi covid yang dipilih pemerintah dalam menekan jumalh korban virus corona.

hasil: Hasil

penelitian Agus dkk,

menyebutkan mahasiswa menjadi terbebani dengan adanya sistem pembelajaran online dikarenakan beratnya tugas yang diberikan oleh masing-masing dosen berdampak pada tingginya tingkt stres yang dialami oleh mahasiswa dengan persentase sebesar 72%

(Watnaya et al., 2020).

kesimpulan: Pembelajaran online selama pandemi

covid-19 dapat meningkatkan stres akademik siswa. Akibat dari stres akademik terjadi karena adanya sistem pembelajaran yang berubah dari tatap muka ke pembelajaran secara online dan secara cepat dimana siswa dituntut untuk memiliki

kemandirian

akademiknya, hal ini di nilai sebagai tolak ukur kemajuan dari hasil belajar siswa.

Judul: Hubungan Jenis Kelamin Dengan Tingkat Stres Pada Remaja Siswa Sma di Kota Kediri Tahun 2017

Penulis: Arief Hakim Ramadhani , Lucia Yovita Hendrati

Kata kunci: STRES, Seks, Siswa Sekolah Tinggi, Remaja

Abstrak: Jenis penelitian ini adalah

observasional analitik dengan desain cross sectional, dan menggunakan dua metode panggung random rodom. Responden penelitian ini terdiri dari 78 orang dari siswa SMA di Kota Kediri pada tahun 2017. Variabel penelitian ini adalah tingkat seks dan stres yang dialami responden

(8)

Tujuan: Tujuan: Stres dapat didefinisikan sebagai situasi di mana tuntutan seseorang lebih besar daripada kemampuan orang yang membuat kurangnya kemampuan untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi. Siswa SMA atau remaja lebih rentan terhadap stres karena kurangnya kemampuan dalam mengatasi stres dan memecahkan masalah.

Stres dapat menyebabkan perubahan fisiologis dan biologis dan dapat menyebabkan penyakit lain.

Pendahuluan: Stres adalah suatu keadaan seseorang mengalami tekanan

dari lingkungannya dan tidak dapat mengatasinya sehingga akan menjadikan seorang tersebut mengalami gangguan psikis. Stres dapat diartikan sebagai keadaan seseorang yang

mengalami ketidaksesuaian antara tunturan yang diterima

dan kemampuan untuk mengatasinya (Gregson, 2005).

Hasil: Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada

78 responden siswa SMA kelas 11, responden lebih banyak

pada perempuan daripada laki-laki, hal ini menjukkan perbandingan yang cukup jauh antara responden laki-laki dengan perempuan.

Tingkat stres yang dialami dibagi menjadi 2 yaitu stres ringan dan stres berat, hal ini dikarenakan jika

terbagi menjadi 3 bagian stres ringan, stres sedang, dan stres

berat

Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat stres yang dialami pada remaja siswa SMA di kota Kediri pada tahun 2017. Sebagian besar responden perempuan hanya mengalami stres

ringan dan laki-laki tidak berbeda cukup jauh antara yang

mengalami stres ringan dengan stres berat

(9)

Judul: HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN STRES AKADEMIK PADA SISWA DI SMA X

Penulis: Dhea Karina Pramesta

Kata kunci: Keefektifan diri dan stres akademis, self-efficacy, stres akademik.

Abstrak: Pembelajaran jarak tempuh saat pandemi kovid-19 memberi siswa pengalaman yang berbeda dari kondisi belajar normal.

Kondisi ini bisa memunculkan tuntutan akademis yang memicu munculnya persepsi yang berbeda pada siswa. Siswa yang tidak memiliki kepercayaan diri dalam kemampuan mereka untuk menghadapi situasi dapat merasakan tekanan pada tingkat manapun sebagai tekanan bagi mereka

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-efficacy dan stres akademis di siswa kelas XI di SMA X. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa di SMA X kelas + X dengan total 250 siswa

Pendahuluan: Stres merupakan salah satu permasalahan akademik

yang muncul pada siwa yang disebabkan karena adanya

stresor akademik. terdapat beberapa hal yang dapat

memicu stres akademik pada siswa, Selain itu stresor akademik juga

dapat bersumber dari ekspektasi diri yang dimiliki oleh

siswa, kekhawatiran pada nilai, dan sebagainya(Sun et

al., 2011).

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa

memiliki efikasi diri yang sedang dan tinggi, berdasarkan

hal tersebut, meskipun terdapat tuntutan namun, sebagian

besar siswa memiliki kegigihan dalam menghadapi

tuntutan yang ada, hal ini ditunjukkan dengan sebagian

(10)

besar siswa juga memiliki efikasi diri yang tinggi, dalam

hal ini siswa tidak menyerah dan terus berusaha

mengatasi tuntutan yang ada

Kesimpulan: Efikasi diri merupakan keyakinan yang dimiliki

oleh individu terhadap kemampuannya dalam mengelola

suatu tindakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.

Berbagai kondisi di masa pendemi dapat berpengaruh

terhadap tuntutan akademik yang dipersepsikan oleh

siswa, setiap individu dapat berbeda dalam mempersepsikan tuntutan tersebu

Referensi

Dokumen terkait

Penurunan tingkat stres dapat terbukti dari besarnya prosentase tingkat stres normal setelah dilakukan hipnoterapi yaitu sebanyak 16 responden (53,33%) dari 0

22 Putri, Galuh Arivia Nastiti. Pengaruh Self-Efficacy terhadap Stres Akademik Mahasiswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19. UNIVERSITAS

tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “Pengaruh Perilaku Belajar dan Kecerdasan Emosional Terhadap Stres Kuliah Mahasiswa Akuntansi (Studi Kasus: Mahasiswa

Berkat rahmatNya pula memungkinkan penulis untuk menyelesaikan skripsi dengan judul “ PENGARUH PERILAKU BELAJAR DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP STRES KULIAH

Adapun besarnya pengaruh variabel dalam penelitian ini digunakan untuk menghitung pengaruh Mutu Layanan Akademik (X) terhadap Variabel Kepuasan Mahasiswa (Y)

NASKAH TESIS PENGARUH PROBLEM FOCUSED COPING TERHADAP KECEMASAN DAN STRES MAHASISWA KEPERAWATAN SELAMA PEMBELAJARAN ONLINE Disusun untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar

Judul: Efektivitas Focus Group Discussion FGD Dan Psikodrama Untuk Mengurangi Stres Akademik Pada Mahasiswa Baru - Menggunakan metode Focus Group Discussion sebagai

Dalam penelitian tersebut telah dibuktikan bahwa resiliensi dan distres psikologis memiliki hubungan negatif dimana individu yang memiliki resiliensi yang rendah memiliki tingkat