• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh risk transfer dan risk finance terhadap short

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh risk transfer dan risk finance terhadap short"

Copied!
128
0
0

Teks penuh

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah Risk Transfer (transfer risiko) dan Risk Finance (risk financing) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi?, 2) Apakah Risk Transfer dan Risk Finance ? sekaligus berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi? Pengaruh risk transfer dan risk financing terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya banyuwangi kabupaten banyuwangi.”

Pembatasan Masalah

Rumusan Masalah

Apakah Risk Transfer dan Risk Finance secara parsial berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi? Apakah Risk Transfer dan Risk Finance secara simultan berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi?

Tujuan penelitian

Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan tentang dampak risk transfer dan risk financing terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Kabupaten Banyuwangi. Sebagai pengembangan pengetahuan dan sebagai referensi literatur terkait pengetahuan tentang Risk Transfer dan Risk Financing terkait Likuiditas Jangka Pendek di Terminal Brawijaya Kabupaten Banyuwangi.

Ruang Lingkup Penelitian

Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau dihasilkan dari variabel bebas.15 Dalam penelitian ini yang menjadi variabel adalah (Y) Likuiditas Jangka Pendek (Y) 2. Setelah variabel penelitian terpenuhi, dilanjutkan dengan menyajikan indikator-indikator penelitian yang bersifat empiris referensi dari variabel yang akan diteliti.16 Indikator variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

Tabel 1.1  Indikator Variabel
Tabel 1.1 Indikator Variabel

Definisi Operasional

Dengan mengetahui definisi masing-masing variabel penelitian maka dapat diketahui bahwa variabel Risk Transfer dan Risk Finance berpengaruh terhadap likuiditas jangka pendek. Hal ini mendukung penelitian yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih lanjut pengaruh risk transfer dan risk financing terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi.

Asumsi Penelitian

Hipotesis

Ha: Ada dugaan risk transfer dan risk financing secara parsial berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi. Ha: Risk transfer dan risk financing diduga mempunyai dampak yang signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi secara bersamaan.

Metode Penelitian

Entri data adalah pergerakan data yang telah diubah menjadi kode ke dalam mesin pengolah data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dan asumsi klasik dengan menggunakan alat analisis kuantitatif sebagai berikut: a.

Sistematika Pembahasan

Manajemen Risiko

Manajemen risiko merupakan suatu bidang ilmu yang membahas tentang bagaimana suatu organisasi menerapkan langkah-langkah untuk memetakan berbagai permasalahan yang ada dengan menerapkan berbagai pendekatan manajemen secara komprehensif dan sistematis.58. Menurut ajaran Islam, kajian tentang manajemen risiko juga sangat penting, karena sunatullah bahwa pengelolaan suatu usaha atau investasi melibatkan risiko. Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang dikerjakannya untuk hari esok dan bertakwalah kepada Allah.

Apabila potensi kerugian yang dapat menimpa suatu perusahaan tidak diketahui seluruhnya, maka mustahil risiko bagi perusahaan tersebut dapat dikelola. Apabila seluruh risiko tidak teridentifikasi, berarti seluruh perusahaan yang terkena dampak menanggung risiko tersebut tanpa disadari. 59 Muhammad Sohibu Thohir, Keluarga Besar Mushaf Al-Quran Al-Amin (Madura: Ibadah Konsekrasi Mushaf Al-Quran.

Pengendalian risiko, dilakukan dengan metode penghindaran risiko, pengendalian kerugian, pemisahan, kombinasi atau agregasi, pengalihan risiko.62. Cadangan dana untuk mencadangkan kerugian perusahaan dapat dilakukan sebelum terjadinya kerugian (pre-loss) atau setelah terjadinya kerugian (post-loss), tergantung apakah pendanaan atau pembayarannya diatur sebelum atau sesudah terjadinya kerugian.63.

Pemindahan Risiko kepada Perusahaan Asuransi

Setelah manajer risiko mengidentifikasi dan mengukur risiko yang dihadapi bisnisnya, ia harus memutuskan bagaimana mengelola risiko tersebut. Apabila risiko dialihkan kepada perusahaan asuransi, maka perusahaan wajib membayar tarif asuransi sesuai objek yang dipertanggungkan. Tarif asuransi terdiri dari tiga komponen yaitu untuk membayar kerugian yang terjadi, untuk menutup biaya-biaya, sebagian bunga untuk kepentingan perusahaan.

Ketiga komponen tersebut memerlukan data statistik dan perhitungan matematis, serta pengalaman masa lalu perusahaan, yang penting untuk mengalihkan risiko bisnis kepada perusahaan asuransi.65. Keberadaan asuransi sendiri sebenarnya sangat bermanfaat bagi dunia usaha, karena asuransi bertujuan untuk memberikan jaminan terhadap risiko yang dihadapi suatu pihak, meningkatkan efisiensi dalam melindungi kerugian usaha dan membantu mempertahankannya.

Kerangka Penelitian

Fasilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Terminal Brawijaya atau biasa dikenal dengan Terminal Karang Ente yang beralamat di Jl. Brawijaya No. 7A. Kebalenan, Kabupaten. Visi Terminal Brawijaya Banyuwangi adalah memberikan pelayanan transportasi yang berkualitas untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Petugas kebersihan bertugas melakukan pembersihan terminal, pemeliharaan dan pemeliharaan kebersihan Terminal Brawijaya Banyuwangi agar selalu bersih, rapi dan asri.

Mengupayakan terciptanya lingkungan kerja yang bersih baik bagi individu anggota Terminal Brawijaya maupun prasarana dan lingkungan sekitar Terminal Brawijaya. Menjaga keselamatan di lingkungan kerja Terminal Brawijaya khususnya keamanan setiap penumpang angkutan umum di Terminal Brawijaya. Memahami pentingnya kebersihan dan menjaga kebersihan diri dan tempat kerja di Terminal Brawijaya Banyuwangi.

Berusaha menjaga kesehatan diri dan lingkungan kerja yang menunjang kesehatan jasmani dan rohani setiap insan Terminal Brawijaya Banyuwangi. Terminal ini melayani beberapa rute AKDP dan AKAP di pulau Jawa, Bali dan Madura serta terhubung dengan halte hub transportasi kota.

Penyajian Data

Data tersebut menunjukkan sebanyak 21 responden yaitu seluruh pegawai Terminal Brawijaya Banyuwangi berjenis kelamin laki-laki dan tidak ada responden. karyawan perempuan. Data menunjukkan 6 orang responden berstatus pegawai golongan IIC, 4 orang responden berstatus pegawai golongan IIA, 2 orang pegawai berstatus pegawai golongan IIIA dan 9 orang pegawai berstatus pegawai tidak tetap. Data menunjukkan usia responden 18-36 tahun sebanyak 7 orang, usia 37-47 tahun sebanyak 9 orang, usia 48-58 tahun sebanyak 5 orang, dan usia antara 48-58 tahun sebanyak 9 orang.

Data menunjukkan 17 responden bekerja di Terminal Brawijaya 1-6 tahun, 4 responden bekerja di Terminal Brawijaya 7-12 tahun, tidak ada pegawai yang bekerja di Terminal Brawijaya 13-20 tahun, dan tidak ada pegawai yang bekerja di Terminal Brawijaya lebih dari 20 tahun. . e) Informasi tentang responden dalam hal pendidikan terakhir. Data menunjukkan sebanyak 2 responden berpendidikan rendah/sederajat, 11 responden berpendidikan SMA/sederajat, 5 responden berpendidikan D3/S1 dan 3 responden berpendidikan tinggi >S1. f) Data responden berdasarkan gaji bulanan.

Analisis dan Pengujian Hipotesis

Berdasarkan uji heteroskedastisitas dengan metode scatterplots maka dinyatakan tidak terdapat gejala heteroskedastisitas pada model penelitian ini, oleh karena itu model regresi cocok untuk memprediksi variabel dependen likuiditas jangka pendek berdasarkan masukan dari variabel independen risiko. transfer dan pembiayaan risiko. Variabel independen dari penelitian ini adalah risk transfer dan risk financing, sedangkan variabel dependen dari penelitian ini adalah likuiditas jangka pendek. Nilai koefisien regresi Risk Transfer sebesar 0,091 yang artinya jika terjadi peningkatan sebesar 1 poin maka nilai likuiditas jangka pendek akan meningkat sebesar 0,091.

Nilai koefisien regresi Risk Finance sebesar -0,340 yang berarti jika terjadi peningkatan sebesar 1 poin maka nilai likuiditas jangka pendek akan meningkat sebesar -0,340. Nilai Adjusted R-square yang sangat kecil menunjukkan bahwa risk transfer dan risk financing tidak berpengaruh terhadap likuiditas jangka pendek subjek penelitian di Terminal Brawijaya Banyuwangi. Karena nilai signifikansinya di atas 0,05 maka Ha yang menyatakan bahwa pengalihan risiko secara parsial diduga berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi ditolak.

Karena nilai signifikansinya diatas 0,05 maka Ha yang menyatakan risk financing berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi sekaligus ditolak. Berdasarkan uji F diatas terlihat nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 0,376, karena nilai signifikansi diatas 0,05 maka Ha yang berarti terdapat pengaruh signifikan Risk Transfer dan Risk Financing secara simultan terhadap Likuiditas Jangka Pendek di Brawijaya Terminal Banyuwangi ditolak dan H0 diterima yang menyatakan tidak terdapat pengaruh signifikan secara simultan Risk Transfer dan Risk Financing terhadap Likuiditas Jangka Pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi.

tabel  makaitem tersebut tidak valid.
tabel makaitem tersebut tidak valid.

Pembahasan

Meskipun teori menyatakan bahwa Likuiditas Jangka Pendek seharusnya sangat dipengaruhi oleh Risk Transfer dan Risk Financing, namun kenyataan di lapangan seringkali menunjukkan hal-hal yang bertentangan dengan teori tersebut, seperti yang terjadi di Terminal Brawijaya Banyuwangi. Untuk variabel Risk Transfer nilai t hitung sebesar 0,514 dengan nilai signifikansi 0,613 > 0,05 maka Ha yang menyatakan terdapat pengaruh signifikan secara parsial Risk Transfer terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi ditolak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh terhadap transfer risiko atau mungkin terdapat pengaruh yang sangat kecil terhadap likuiditas jangka pendek.

Dalam hal ini, tidak signifikannya pengaruh pengetahuan transfer risiko terhadap likuiditas jangka pendek terletak pada kenyataan bahwa yang melakukan transfer risiko bukanlah Terminal Brawijaya, melainkan UPT LLAJ Surabaya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Risk Finance tidak berpengaruh terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi. Yang menjamin Risk Finance tidak berpengaruh terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya adalah risk finance tidak seluruhnya dilakukan oleh terminal, melainkan dibiayai melalui pegawai dengan sistem pemotongan gaji yang dioperasikan oleh UPT LLAJ Surabaya.

Seperti di Terminal Brawijaya Banyuwangi, meskipun pembiayaannya dilakukan melalui sistem pemotongan gaji, namun tetap membantu para pegawai terminal, dan terminal juga mengontrol pelaksanaan pengendalian risiko, meskipun kegiatan pengendalian risiko dilakukan dengan sistem terpusat yang dikelola oleh UPT LLAJ. Surabaya. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan dapat disimpulkan bahwa hasil pengujian simultan risk transfer dan risk financing secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Banyuwangi yang dibuktikan dengan hasil uji F hitung sebesar 1,034 dengan nilai signifikansi 0,376 > 0,05 dan jika membandingkan nilai F hitung sebesar 1,034 dengan nilai F tabel 3,20 maka Ha ditolak dan Ho diterima.

Saran

“Pengaruh Risk Transfer dan Risk Financing Terhadap Likuiditas Jangka Pendek di Terminal Brawijaya Kabupaten Banyuwangi”. Apakah Risk Transfer dan Partial Risk Financing Berpengaruh Signifikan Terhadap Likuiditas Jangka Pendek di Terminal Brawijaya Kabupaten Banyuwangi? Apakah risk transfer dan risk financing secara simultan berpengaruh signifikan terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Kabupaten Banyuwangi?

Ha = Risk Transfer dan Risk Finance berpengaruh signifikan secara parsial terhadap likuiditas jangka pendek di Terminal Brawijaya Kabupaten Banyuwangi. 2 Terminal Brawijaya Banyuwangi menggunakan sistem pemotongan gaji bagi karyawan untuk membayar premi asuransi sesuai tingkat asuransi. Terminal Brawijaya 1 Banyuwangi melakukan kegiatan asuransi untuk menghindari kerugian akibat kejadian yang terjadi pada karyawannya.

2 Terminal Brawijaya Banyuwangi tidak menangani risiko setelah risiko terjadi, namun melakukan persiapan sebelum risiko terjadi. 1 Terminal Brawijaya Banyuwangi mengelola kewajiban jangka pendeknya dengan baik (membayar gaji pegawai) 2 Terminal Brawijaya Banyuwangi tidak.

Gambar

Tabel 1.1  Indikator Variabel
Tabel 2.1  Penelitian Terdahulu
Gambar 2.1  Kerangka Penelitian
tabel  makaitem tersebut tidak valid.
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini menunjukkan: 1 pengembangan media mobile learning berbasis aplikasi appypie pada pembelajaran teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Gamping Sleman; 2