• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Senam Kegel terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum

N/A
N/A
Zirah Magfirah

Academic year: 2024

Membagikan "Pengaruh Senam Kegel terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

ISSN 2655-9951 (print), ISSN 2656-0062 (online)

Pengaruh Senam Kegel terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum

Ratna Budi Purwaningrum 1*); Ita Herawati 2

1*) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

2 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

ARTICLE INFO A B S T R A C T

Kata Kunci:

Kegel Exercise Perineal Wound

*) corresponding author

Ratna Budi Purwaningrum

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Email: [email protected] DOI: 10.30604/well.237422022

WHO data in 2017 shows that every day, an average of 830 women die during pregnancy and after childbirth. MMR in Indonesia in 2020 fell to 230/100,000 live births. Maternal mortality during the puerperium was caused by puerperal infection (10.0%), occurred due to lack of care for perineal wounds, bleeding (42%) caused by tearing of the birth canal, remnants of the placenta and uterine antonia, eclampsia (13%) and complications during pregnancy. postpartum (11%). Effective mobilization for postpartum women in accelerating the healing process of perineal wounds is by doing Kegel exercises, including improving blood circulation, updating body posture, improving pelvic/pelvic floor muscles of a woman.

Objective of this study is knowing the effect of Kegel exercises on perineal wound healing in post partum mothers. Quasi experiment with posttest only control group design were used in this study. The sample in this study were all post partum mothers in February-March 2022 as many as 20 people (total sampling). The average perineal wound healing in the intervention group was 5.30 and in the control group was 7.80. There is an effect of Kegel exercises on perineal wound healing in post partum mothers at BPM Nunung Nurhikmah Bekasi in 2022 (p value 0.000). There is an effect of Kegel exercises on perineal wound healing in postpartum mothers at BPM Nunung Nurhikmah Bekasi in 2022. Midwives are expected to provide counseling to postpartum mothers to do Kegel exercises so that perineal wound healing can be faster.

This is an open access article under the CC–BY-SA license.

PENDAHULUAN

Ruptur perineum merupakan salah satu penyebab perdarahan pascasalin. Ruptur ini sebagai penyebab kedua perdarahan setelah atoniauteri yang terjadi pada hampir setiap persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Kejadian ruptur perineum di dunia sebanyak 2,7 juta pada ibu bersalin. Angka ini diperkiraka nmencapai 6,3 juta pada tahun 2020. Di Amerika dari 26 juta ibu bersalin, terdapat 40% mengalami ruptur perineum. Di Asia kejadian ruptur perineum cukup banyak terjadi, 50% dari kejadian robekan perineum di dunia terjadi diAsia (Champion dan Bascom, 2018). Di Indonesia ruptur perineum dialami oleh 75% ibu melahirkan pervaginam. Dari total 1951 kelahiran spontan pervaginam, 57% ibu mendapat jahitan perineum 8% karena episiotomy dan 29% karena robekan spontan (Kemenkes RI, 2021).

(2)

Robekan jalan lahir selalu memberikan perdarahan dalam jumlah yang bervariasi banyaknya.

Sumber perdarahan dapat berasal dari perineum, vagina, serviks, dan robekan uterus (Ruptura Uteri). Robekan jalan lahir banyak dijumpai pada pertolongan persalinan oleh dukun. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan dengan risiko rendah mempunyai komplikasi ringan sehingga dapat menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) maupun perinatal (Manuaba, 2018).

Perdarahan postpartum menjadi penyebab utama kematian ibu di Indonesia. Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua perdarahan setelah atonia uteri yang terjadi pada hampir setiap persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Luka perineum juga dapat menimbulkan rasa nyeri perineum yang dapat disebabkan oleh laserasi atau luka episiotomy dan jahitan laserasi atau luka episiotomy (Prawirohardjo, 2018).

Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya laserasi perineum yaitu faktor maternal, faktor janin, dan faktor penolong. Faktor maternal meliputi perineum yang rapuh dan oedema, primigravida, kesempitan pintu bawah panggul, kelenturan jalan lahir, mengejan terlalu kuat, partus presipitatus, persalinan dengan tindakan seperti ekstraksi vakum, ekstraksi forsep, versi ekstraksi dan embriotomi, varikosa pada pelvis maupun jaringan parut pada perineum dan vagina. Faktor janin meliputi janin besar, posisi abnormal seperti oksipitoposterior, presentasi muka, presentasi dahi, presentasi bokong, distosia bahu dan anomali kongenital seperti hidrosefalus. Faktor penolong meliputi cara memimpin mengejan, cara berkomunikasi dengan ibu, ketrampilan menahan perineum pada saat ekspulsi kepala, episiotomi dan posisi meneran (Mochtar, 2017).

Dampak dari terjadinya rupture perineum pada ibu diantaranya terjadinya infeksi pada rupture jahitan, dan dapat merambat pada saluran kandung kemih ataupun pada jalan lahir sehingga dapat berakibat pada munculnya komplikasi infeksi kandung kemih maupun infeksi pada jalan lahir.

Selain itu juga dapat terjadi perdarahan karena terbukanya pembuluh darah yang tidak menutup sempurna. Penanganan komplikasi yang lambat dapat menyebabkan terjadinya kematian ibu postpartum mengingat kondisi ibu postpartum masih lemah (Manuaba, 2018).

Penghambat keberhasilan penyembuhan luka adalah malnutrisi, merokok, kurang tidur, stress, kondisi medis dan terafi, apusan kurang optimal, lingkungan optimal untuk penyembuhan luka, kurang mobilisasi dan infeksi. Beberapa manfaat senam nifas secara umum adalah membantu penyembuhan rahim, perut, dan otot pinggul yang mengalami trauma serta mempercepat kembalinya bagian-bagian tersebut ke bentuk normal, membantu menormalkan sendi-sendi yang menjadi longgar akibat kehamilan dan persalinan serta mencegah pelemahan dan peregangan lebih lanjut, mengahasilkan manfaat psikologis, menambah kemampuan menghadapi stress dan bersantai sehingga mengurangi depresi masa nifas (Antini, 2018).

Mobilisasi yang efektif dilakukan untuk ibu nifas dalam mempercepat proses penyembuhan luka perineum adalah dengan senam kegel, diantaranya untuk memperbaiki sirkulasi darah, memperbarui sikap tubuh, memperbaiki otot pelvis/ dasar panggul seorang perempuan (Antini, 2018).

Senam nifas sangat baik dilakukan pada ibu setelah melahirkan agar kesehatan tetap prima dan untuk mengembalikan pada keadaan normal kembali. Senam yang diterapkan pada masa nifas yaitu senam kegel. Senam kegel merupakan senam untuk menguatkan otot panggul. Senam ini bisa dilakukan segera setelah melahirkan untuk mempercepat penyembuhan dan pemulihan luka perineum (Proverawati, 2018).

Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan oleh peneliti di BPM yang berada di Bekasi terhadap 10 ibu nifas yang mengalami Episiotomi didapatkan 5 orang dengan lama penyembuhan luka perineum < 8 hari dan 5 orang dengan lama penyembuhan luka > 8 hari.

Berdasarkan hasil wawancara pada ibu nifas tersebut yang penyembuhan luka perineum < 8 hari

(3)

mereka melakukan senam kegel dan pada ibu nifas yang lama penyembuhan luka perineum > 8 hari tidak melakukan senam kegel. Selain itu ibu mengatakan mengatakan tidak diajarkan oleh petugas kesehatan tentang senam kegel yang bermanfat untuk mempercepat penyembuhan luka.

Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul

“Pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum di BPM Nunung Nurhikmah Bekasi tahun 2022”.

METODE

Metode penelitian menggunakan Quasi eksperiment dengan rancangan posttest only control group design. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil observasi. Instrumen pengambilan data yang digunakan adalah lembar observasi pada ibu post partum. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum pada bulan Februari-Maret 2022 sebanyak 20 orang, teknik pemgambilan sampel yaitu total sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji independent simples test.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Tabel 1

Rata-Rata Penyembuhan Luka Perineum pada Kelompok Intervensi dan Kelompok Kontrol di BPM Nunung Nurhikmah Bekasi Tahun 2022

Penyembuhan Luka Perineum

Kelompok N Mean Selisih Mean Min Max

Intervensi 10 5,30

2,50 4 7

Kontrol 10 7,80 6 9

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi diperoleh nilai sebesar 5,30, dan rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok kontrol diperoleh nilai sebesar 7,80 sehingga didapatkan selisih nilai rata-rata penyembuhan luka perineum antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 2,50.

Tabel 2

Pengaruh Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum di BPM Nunung Nurhikmah Bekasi Tahun 2022

Jenis Kelompok Penyembuhan Luka Perineum

Mean SD P Value

Kategori F

Intervensi

Cepat 9

5,30 ,949

0,000

Normal 1

Kontrol

Cepat 1

7,80 ,919

Normal 9

Berdasarkan tabel diatas didapatkan rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi sebesar 5,30 dan standar deviasi 0,949. Pada kelompok kontrol rata-rata penyembuhan luka perineum sebesar 7,80 dan standar deviasi 0,919. Hasil uji statistik didapatkan p-value sebesar

(4)

0.000 (p<0,05), yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa senam kegel efektif dapat mempercepat penyembuhan luka perineum pada persalinan, karena ada perbedaan yang signifikan nilai rata-rata antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol, dengan kata lain ada pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum.

Pembahasan

Rata-Rata Waktu Penyembuhan Luka Perineum pada Kelompok Intervensi dan Kelompok Kontrol

Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi diperoleh nilai sebesar 5,30, dan rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok kontrol diperoleh nilai sebesar 7,80 sehingga didapatkan selisih nilai rata-rata penyembuhan luka perineum antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebesar 2,50.

Luka perineum adalah luka pada bagian perineum karena adanya robekan pada jalan lahir baik karena ruptur maupun tindakan episiotomi pada waktu melahirkan janin. Luka perineum merupakan perlukaan pada diafragma urogenitalis dan muskulus levator ani, yang terjadi pada waktu persalinan normal atau persalinan dengan alat dapat terjadi tanpa luka pada kulit perineum atau pada vagina sehingga tidak kelihatan dari luar, sehingga dapat melemahkan dasar pinggul dan mudah terjadi prolaps genetalia (Rukiyah, 2016). Penyembuhan luka perineum adalah mulai membaiknya luka perineum dengan terbentuknya jaringan-jaringan baru menutupi luka perineum dalam jangka waktu 6-7 hari. Kriteria penilaian penyembuhan luka menurut Hamilton (2014).

Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Anis Sulala (2021) yang mengatakan bahwa sebagian besar ibu postpartum yang diberikan perlakuan senam kegel waktu penyembuhan luka perineum < 7 hari dan pada ibu postpartum yang tidak diberikan perlakuan senam kegel sebagian besar waktu penyembuhan luka perineum > 7 hari.

Menurut pendapat peneliti, banyak faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka, setiap responden memiliki faktor sendiri sehingga proses penyembuhan luka berbeda setiap responden.

Pada kelompok senam kegel, berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa latihan kegel akan dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap penyembuhan luka perineum dengan dilakukannya arahan pelaksanaan senam kegel dapat meningkatkan kemampuan fisik manusia apalagi jika dilaksanakan dengan tepat dan terarah, karena dengan latihan kegel dapat memperkuat otot-otot dasar panggul terutama otot pubococcygeal sehingga wanita dapat memperkuat otot-otot saluran kemih dan otot-otot vagina sehingga berefek terhadap percepatan proses penyembuhan luka perineum, selain kegel banyak gerakan yang dapat dilakukan oleh ibu post partum diantaranya adalah mengangkat panggul secara bertahap dan lain-lain.

Pengaruh Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi sebesar 5,30 dan standar deviasi 0,949. Pada kelompok kontrol rata-rata penyembuhan luka perineum sebesar 7,80 dan standar deviasi 0,919. Hasil uji statistik didapatkan p-value sebesar 0.000 (p<0,05), yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa senam kegel efektif dapat mempercepat penyembuhan luka perineum pada persalinan, karena ada perbedaan yang signifikan nilai rata-rata antara kelompok intervensi dengan

(5)

kelompok kontrol, dengan kata lain ada pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum.

Senam kegel adalah senam untuk menguatkan otot panggul yang ditemukan oleh Dr. Arnold Kegel (Pubococcygeal Muscle) adalah otot yang melekat pada tulang-tulang panggul seperti ayunan dan berperan menggerakkan organ-organ dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, dan usus (Widianti dan Proverawati, 2018). Senam kegel bertujuan untuk memperkuat otot-otot dasar panggul terutama otot Puboccoccygeus (PC) atau pelvic floor muscle, sehingga seorang wanita dapat memperkuat otot-otot saluran kemih dan otot-otot vagina. Senam kegel mempunyai beberapa manfaat antara lain membuat jahitan lebih merapat, mempercepat penyembuhan, meredahkan hemoroid, meningkatkan pengendalian atas urin. (Wulandari & Handayani, 2017).

Berdasarkan hasil penelitian Eka Yulia Fitri (2019) yang mengatakan bahwa hasil uji statistik didapatkan p-value 0,028 (p-value < α = 0,05) berarti ada pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka pada ibu post partum, terdapat selisih penyembuhan luka pada ibu post partum dimana ibu yang melakukan senam kegel lebih cepat sembuh jika dibandingkan dengan ibu yang tidak melakukan senam kegel dengan selisih 1.133 point. Artinya dapat disimpulkan bahwa senam kegel dapaat mempercepat penyembuhan luka perineum.

Menurut pendapat peneliti responden yang tidak melakukan senam kegel, hanya sebagian kecil saja yang penyembuhannya cepat yaitu yaitu hanya 1 orang (10%), berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian maka diasumsikan bahwa senam kegel dapat mempercepat penyembuhan luka. Perilaku senam kegel tidak dilakukan dikarenakan banyak ibu yang tidak mengetahui manfaat senam kegel, hal ini menurut peneliti dapat disebabkan karena pendidikan responden rata-rata lulusan SMA yang sumber informasi terkait manfaat senam kegel sangat terbatas, selain itu banyak responden dengan IMT lebih dari normal yang menurut teori dapat mempengaruhi proses penymbuhan luka perineum.

Dengan melakukan senam kegel akan membuat adanya kontraksi dan relaksasi otot-otot dan membantu meredakan ketidaknyamanan pada perineum dengan meningkatkan sirkulasi lokal dan mengurangi edema. Kecepatan penyembuhan luka perineum yang melakukan mobilisasi dini selama 2-4 jam dan selama 6-8 jam masing-masing sebagian besar dalam kategori cepat. Tindakan senam kegel sangat berpengaruh terhadap penyembuhan luka karena ibu nifas yang dengan rutin melakukan senam kegel maka proses penyembuhan luka perineumnya cepat. Dari hasil penelitian juga diketahui bahwa manfaat senam kegel yang dilakukan oleh ibu memiliki banyak manfaat khususnya pada penyembuhan luka perineum yang disebabkan oleh tindakan episiotomy yang dilakukan di daerah perineum. Pada masa penyembuhan luka yang lebih cepat, dengan penyembuhan luka yang lebih cepat dapat mengurangi kemungkinan adanya infeksi yang dapat terjadi karena adanya luka pada tubuh ibu. Dari manfaat-manfaat ini dapat disimpulkan bahawa senam kegel sebaiknya menjadi tindakan yang rutin dilakukan oleh ibu pasca persalinan. Sehingga peran bidan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kegiatan ini. Bidan dapat mengajarkan senam kegel disaat ibu melakukan pemeriksaan kehamilan, sehingga ibu memahami bahwa senam kegel yang nanti akan dilakukan saat masa nifas sangat bermanfaat bagi dirinya khusunya pada pengurangan nyeri dan penyembuhan luka.

SIMPULAN DAN SARAN

Rata-rata penyembuhan luka perineum pada kelompok intervensi sebesar 5,30 dan pada kelompok kontrol sebesar 7,80. Ada pengaruh senam kegel terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu post partum di BPM Nunung Nurhikmah Bekasi tahun 2022 (p. value 0,000).

(6)

DAFTAR PUSTAKA

Antini Ari, 2018. Efektivitas Senam Kegel Terhadap Waktu Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Normal. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Volume VII Nomor 4, Oktober 2018

Anis Sulala, 2021. Hubungan Senam Kegel Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Campion, Bascom, 2018. Obstetri Williams Volume I. Jakarta: EGC

Eka Yulia Fitri, 2019. Pengaruh Senam Kegel Terhadap Penyembuhan Luka Pada Ibu Post Partum. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, Volume 15, No. 2, Oktober 2019 P-ISSN 1907 - 0357 E-ISSN 2655 – 2310

Hamilton, Persis Mary. 2014. Dasar-Dasar Keperawatan Maternitas Edisi 6. Jakarta: EGC Manuaba, 2018. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB Edisi 2. Jakarta: EGC Mochtar, Rustam. 2017. Sinopsis Obstetri. Jakarta: EGC

Prawirohardjo, Sarwono. 2018. Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Proverawati dan Anggriyana TW. 2018 senam kesehatan dlengkapi dengan contoh gambar.

Jogyakarta: Nuha Medika

Rukiyah & Ai, YeyeH. 2016. Asuhan Kebidanan I. Jakarta: Trans Info Media

Wulandari & Handayani. 2017. Asuhan kebidanan ibu masa nifas. Yogyakarta: Gosyen Publishing

Referensi

Dokumen terkait

Sampel dalam penelitian ini adalah adalah ibu nifas hari pertama yang melahirkan pada bulan mei sampai dengan nopember 2015 yang memenuhi kriteria inklusi: Ibu

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka perineum ruptur tingkat II pada ibu post partum di Puskesmas Kassi-Kassi

Dengan adanya hasil penelitian yang menyebutkan bahwa konsumsi tinggi protein nabati bisa memberikan kualitas penyembuhan luka perineum yang baik, agar para

MENGENAI PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOOKLET&#34;, Jurnal Kebidanan Malahayati,

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh ibu nifas yang melakukan latihan kegel di Puskesmas Kalitengah Lamongan mengalami penyembuhan luka perineum

Dengan adanya hasil penelitian yang menyebutkan bahwa konsumsi tinggi protein nabati bisa memberikan kualitas penyembuhan luka perineum yang baik, agar para

Perbandingan Pijat Perineum dan Senam Kegel Terhadap Ruptur Perineum Setelah dilakukan Uji Mann-Whitney test dari kedua kelompok perlakuan didapatkan bahwa tidak ada perbedaan yang

Perbandingan Pijat Perineum dan Senam Kegel Terhadap Ruptur Perineum Setelah dilakukan Uji Mann-Whitney test dari kedua kelompok perlakuan didapatkan bahwa tidak ada perbedaan yang